Indonesia
NovelToon NovelToon
Terpaksa Menikahi Waria Tampan

Terpaksa Menikahi Waria Tampan

Status: tamat
Genre:Nikah Kontrak / Obsesi / Tamat
Popularitas:167.8k
Nilai: 4.9
Nama Author: EsKobok

Karena terus mendapatkan pelecehan secara fisik maupun verba, Alya memberontak pada keadaan yang selalu membelenggunya. Pada satu kesempatan, ia menolong seorang wanita yang sedang dilecehkan, yang ternyata adalah seorang waria. Karena kesalahpahaman yang ada, mereka dinikahkan warga setempat, dan terjebak dalam ikatan yang sama sekali tidak Alya inginkan. Apakah mereka bisa melewati masa-masa pernikahan mereka, yang terjadi karena terpaksa itu?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon EsKobok, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Tragedi Bianglala 2

“Ahh!!” teriak Alya, sontak membuat Rian mendelik kaget melihat Alya yang terpeleset dari sana.

“Alya!!” pekik Rian dengan sangat takut melihat Alya terjatuh dari bianglala tersebut.

Semua mata mendelik sampai berteriak, melihat Alya yang terpeleset dengan pintu bianglala yang sudah terbuka. Mereka tak bisa melihat kelanjutannya, karena mereka semua menutup matanya tak mau melihat kejadian tersebut di depan matanya.

Namun, hanya mata Rian yang terus mendelik, dan tidak perlu memikirkan apa pun lagi, Rian langsung melangkah untuk menarik Alya agar tidak jatuh dari ketinggian setinggi ini.

Setelah menunggu beberapa saat, mereka tidak mendengar ada suara apa pun yang jatuh dari bianglala tersebut. Mereka membuka matanya, saking herannya ia dengan apa yang terjadi dengan mereka setelahnya.

“Eh?!”

Mata mereka dibuat mendelik, karena ternyata Rian yang sudah berhasil menarik kaus baju yang Alya kenakan itu. Saking kerasnya Rian menarik kaus itu agar Alya tidak jatuh, kaus itu jadi sobek dengan sangat besar, dan beruntung masih bisa menahan tubuh Alya yang cukup berat.

Mata Alya perlahan membuka, dengan dirinya yang ternyata tidak jadi jatuh dari atas ketinggian tertinggi dari bianglala itu. Ia bergerak sedikit untuk menoleh ke arah belakang, yang ternyata ada Rian yang tengah berusaha untuk menahan tubuhnya agar tidak jatuh, meskipun harus mengorbankan baju kaus satu-satunya untuk pengganti kaus yang sedang ia kenakan saat ini.

Napasnya tertahan, karena khawatir jika ia bernapas, ia akan benar-benar kehilangan nyawanya. Sementara itu Rian masih berusaha untuk menahan tubuh Alya dengan bajunya, karena ia bingung harus melakukan apa setelah ini.

“Alya!” panggil Rian dengan nada yang lirih, berusaha untuk menahan napasnya agar tidak membuat kesalahan yang fatal, yang bisa membahayakan nyawa Alya.

Alya merengek di hadapan Rian, “Yan ... jangan dilepas, Yan ... kalau dilepas gue mati,” lirihnya yang sudah setengah pasrah dengan keadaannya saat ini.

Mendengar ucapan Alya tersebut, Rian mendelik kesal dan langsung meraih tangannya untuk ditarik sekuat tenaganya. Rian saat ini, seperti sedang mendapatkan pinjaman kekuatan, dan akhirnya bisa menarik Alya kembali dan terlepas dari mautnya.

Ketika Rian sudah berhasil menarik tangan Alya, dan Alya sudah berada di hadapannya, Rian langsung memeluk Alya dengan sangat erat, dengan tatapan yang masih sangat kesal karena masih teringat dengan ucapan Alya yang mengatakan dirinya akan mati jika sampai tanagannya terlepas. Rian tidak peduli dengan reaksi Alya, dan semakin memeluknya dengan sangat erat, sampai Alya menjadi tidak bisa bernapas karenanya.

Alya merasa sangat keberatan dengan apa yang Rian lakukan padanya. Ia merasa tidak ingin dipeluk oleh Rian, tetapi Rian tetap saja memeluknya seperti ini, dengan pelukan yang sangat erat.

“Yan--”

“Diem! Sebentar aja! Jangan bergerak! Gue cuma mau meluk lo sebentar! Cewek bodoh! Dasar Alya bodoh! Bodoh karena udah sia-siain nyawa yang berharga, hanya untuk membalaskan dendam sama orang lain! Nyawa lo lebih berharga daripada gelang itu! Lo gak boleh begitu lagi, lo gak boleh mati!” bentak Rian, yang benar-benar sudah tidak memedulikan reaksi Alya ketika ia mencelanya seperti ini.

Mendengar bentakan Rian itu, Alya merasa ucapan Rian terselip sebuah perasaan tak rela. Alya tidak bisa berbuat apa-apa, hanya bisa diam dan membiarkan Rian memeluknya dengan erat seperti ini.

Ini adalah kali pertama Rian memeluk seorang wanita. Ini juga adalah kali pertama Alya membiarkan seorang pria memeluknya dengan erat seperti ini, bahkan sampai membirkannya untuk mencelanya seperti ini.

Karena sudah tidak ada siapa pun dalam keadaan bahaya, dan tidak ada korban jiwa, sang petugas bianglala segera memutar kembali biang lala dan menurunkan satu per satu pengunjung yang menaiki bianglala tersebut.

Syara dan Bram menghela napasnya dengan panjang, karena kejadian beberapa tahun lalu yang hampir saja terjadi lagi. Mereka sangat khawatir dan juga takut, jika saja Alya benar-benar jatuh apalagi sampai kehilangan nyawanya hanya kaerna masalah yang sepele.

“Untung dia gak jatuh!” gumam Bram, sembari mengelus dadanya karena benar-benar sudah takut melihat kejadian tadi.

“Untung Rian bisa nyelametin dia! Kalau gak bisa, kejadiannya mungkin sama kayak beberapa tahun lalu!” sahut Syara, yang merasa sangat lega melihat Rian yang bisa menyelamatkan Alya.

Bram memandangnya dengan sinis, “Ngapain sih kamu pake gangguin dia segala? Untung gak terulang lagi masalah beberapa tahun lalu!” bentaknya pada kekasihnya itu.

Syara memandang sinis ke arahnya, “Mana aku tau? Bukan aku yang bikin dia kepeleset! Dia sendiri aja yang mau lempar botol, sampai kepeleset sendiri kayak gitu!” bantahnya, yang memang bukan kesalahannya sepenuhnya dalam kejadian ini.

Kini, giliran mereka yang turun dari biang lala tersebut. Bram menarik tangan Syara dengan erat, berniat memisahkannya dari wanita yang sangat kasar itu.

“Udah ... jauh-jauh deh kamu dari dia!” bentak Bram, sembari menarik tangan Syara untuk menjauhi bianglala tersebut.

Alya tersadar dengan Syara dan juga Bram yang sudah turun dari bianglala itu. Ia mendelik, ketika melihat mereka sudah pergi jauh dari sana, sedangkan dirinya dan Rian yang masih saja berpelukan dan berada di dalam bianglala itu.

“Woy, jangan pergi!!” teriak Alya, membuat Rian mendelik kaget mendengarnya.

Rian melihat ke arah bawah, yang ternyata adalah waktunya mereka untuk menuruni bianglala tersebut. Rian mendelik ke arah petugas, “Tolong putar lagi!!” teriaknya, yang benar-benar tidak menginginkan Alya untuk berpapasan dengan para musuhnya itu.

Bianglala pun berputar kembali, sehingga mereka masih berada di dalamnya. Alya sudah marah-marah kepada Rian, tetapi Rian tetap tidak melepaskan pelukannya dari Alya. Rian khawatir, jika ia melepaskan pelukannya dari Alya, Alya nantinya akan lompat dengan nekat ke bawah bianglala ini, untuk mengejar Syara dan juga Bram.

“Lepasin gue, Yan!” bentak Alya, Rian tetap memeluknya dengan sangat erat.

“Gak! Jangan! Biarin mereka pergi!” bentak Rian, sembari melihat mereka yang masih berlarian untuk menjauhi Alya.

Bianglala pun kembali berputar, membuat Alya menghela napasnya dengan kasar.

“Sial! Kenapa mereka pergi?! Gue belum sempet bikin mukanya ancur, kenapa dia udah pergi aja?!” teriak Alya, membuat Rian semakin kesal mendengarnya.

“Alya!” bentak Rian dengan kasar, Alya berhenti dan memandang kaget ke arah Rian yang membentaknya itu.

Pandangan mereka bertemu satu sama lain, membuat Alya merasa bingung entah bagaimana lagi harus bersikap di hadapan Rian yang sedang membentaknya itu.

“Gue baru bilang, jangan sia-siain nyawa lo buat ngelakuin sesuatu yang gak berguna! Lo itu penting, jangan biarin mereka yang gak penting bikin lo kenapa-napa! Stop bikin trauma gue kembali lagi! Jangan sampai terulang lagi!” bentak Rian, membuat Alya mendelik tak percaya mendengarnya.

‘Jadi dia punya trauma?’ batin Alya yang baru mengerti tentang permasalahannya.

Pantas saja Rian bersikap seperti itu pada Alya.

1
Fahri Ahmad
Luar biasa
Fahri Ahmad
Biasa
Damayanti Sani
Luar biasa
Damayanti Sani
Lumayan
Suci Fatana
masih penasaran ortu rian mana ya
Sulaiman Efendy
SI ALYA JUGA LENJEH BANGET, GMNPUN RIAN ITU SUAMI LOO
Sulaiman Efendy
RIAN BLS DENDAM, KMARIN RIAN NGOBROL2 SAMA RACHEL, ALYA YG MARAH2, SKRG GILIRAN RIAN YG MARAH KRN ALYA SIBUK BICARA DGN MORGAN YG TRNYATA PRNH NEMBAK ALYA
Sulaiman Efendy
KOQ NMA LKI2 YG DEKAT SAMA ALYA, NMA KAFIR SEMUA, DARI DION, SKRG MORGAN..
Sulaiman Efendy
YAA AMPUN, SEGITUNYA, GANTENG2 BUTA HURUF
Sulaiman Efendy
PSTI DION & SELINGKUHANNYA YG NGABISIN
Sulaiman Efendy
WAHHH SAYANG, RIAN GK BSA DUEL, BIASANYA ORG DESA BSA DUEL.. BELAJAR BELADIRI NASIONAL, YAITU PENCAK SILAT...
Sulaiman Efendy
SEMOGA ASLINYA RIAN BISA TARUNG, PERCUMA PNY BADAN BAGUS, DN TINGGI.. KLO GK BSA DUEL.. GMN MAU LINDUNGI DIRI SENDIRI ATAU LINDUNGI WANITANYA
Sulaiman Efendy
DARI MNA LO BILANG BKN PASANGAN BENARAN, LO FAHAM AGAMA NGGAK, BIARPUN LO MSH NIKAH SIRI, TPI LO SAH DIMATA AGAMA & TUHAN, CMA BLM TRDAFTAR DI NEGARA (KUA) AZA.
Sulaiman Efendy
LO HRS LEPAS DARI DION, LO TRLALU BODOH TRGANTUNG PADA DION, DN LBH BODOH KNP LO CINTA MA LAKI2 SPRTI DION..
Sulaiman Efendy
LO HARUSNYA SADAR, KLO LO ITU CMA SAPI PERAHNYA DION..
Sulaiman Efendy
BERARTI INI NENEK SEBELAH IBU ALYA...
Sulaiman Efendy
LBH PANJANG UMUR NENEKNYA DRIPADA ORTUNYA, INI NENEK SBELAH AYAH ATAU SBELAH IBUNYA. .???
Sulaiman Efendy
ARTIS GOBLOK, WANITA GOBLOK, UDH TAU DION KYK GITU, KNP MSH DICINTAI, JDI WANITA JGN LMH, HRSNYA LO YG DICINTAI, BKN MNCINTAI HINGGA BUTA MATA, HATI LOOO..
💥💚 Sany ❤💕
ya beda lah Al...Dion cuma manfaatin kamu doang.
💥💚 Sany ❤💕
Nah Al....bener kan Rian jagonya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!