Indonesia
NovelToon NovelToon
Istriku CEO Terkaya: Pengawal Rahasia Sang Ratu

Istriku CEO Terkaya: Pengawal Rahasia Sang Ratu

Status: sedang berlangsung
Genre:Nikah Kontrak / CEO
Popularitas:3.8k
Nilai: 5
Nama Author: aldolado

Maya Maheswari adalah CEO muda, anggun, dan dingin yang memimpin konglomerat terbesar di Indonesia. Sementara Leo, suami yang dinikahinya lewat perjanjian kontrak, hanyalah mantan prajurit berpenampilan santai yang bekerja sebagai pengawal pribadinya. Dianggap sebelah mata oleh keluarga besar Maheswari, Leo selalu diam dan berdiri tegap satu langkah di belakang sang istri.

Namun, di balik sikap tenangnya, Leo menyimpan identitas rahasia sebagai pendiri jaringan keamanan dan intelijen global yang memegang kendali atas data rahasia para elite dunia. Saat intrik pengkhianatan dari dalam perusahaan mulai mengancam nyawa dan takhta Maya, Leo perlahan membuka topengnya. Demi melindungi wanita yang dicintainya, sang pengawal siap mematahkan setiap konspirasi membuktikan pada dunia siapa penguasa sebenarnya di balik bayangan Sang Ratu.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon aldolado, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

lanjut bab 28

Suara rendah itu bergaung lembut di dalam ruang kabin SUV yang kedap udara, menyapu sisa-sisa jarak formalitas yang selama ini memisahkan mereka. Maya merasakan gelombang hangat berdesir di dadanya. Panggilan tanpa imbalan status, tanpa embel-embel "Bu" atau "Boss", terasa jauh lebih berharga daripada seluruh tepuk tangan apresiasi dari para pemegang saham di ruang RUPS Maheswari Tower tadi pagi.

Leo mengecup punggung tangan Maya sekali lagi secara perlahan, memberikan sebuah penanda sunyi atas ikrar baru di antara mereka, sebelum kembali menempatkan kedua tangannya di atas kemudi.

Mesin V8 meraung halus saat Leo menginjak pedal gas, membawa kendaraan taktis berlapis pelindung balistik itu bergerak mulus melintasi jalan pelabuhan Tanjung Priok. Lampu-lampu sirine dari puluhan armada kepolisian dan unit kejaksaan tampak berkilat kebiruan di spion belakang, menyinari area Dermaga 3 yang kini telah disterilkan total. Kapal kargo Konsorsium Helios terikat mati di dermaga, sementara Vanguard dan sisa anggotanya telah diserahkan sepenuhnya ke tangan hukum.

SUV hitam itu menyusup masuk ke jalan tol arah pusat kota Jakarta. Pendar lampu jalanan dan kilau gedung-gedung pencakar langit membias di kaca mobil yang gelap. Di jok belakang, koper titanium berisi source code Nusantara AI dan tas taktis berisi dokumen operasional Helios tersimpan aman dua amunisi pamungkas yang menyegel kemenangan mutlak bagi Maheswari Group.

Maya menyandarkan punggungnya di jok kulit yang nyaman. Kelelahan fisik dan mental setelah berhari-hari berada di bawah tekanan konspirasi mulai merayap naik, namun pikirannya merasa sangat tenang. Ia melirik jemari Leo yang mencengkeram kemudi dengan stabil.

"Setelah semua dokumen ini diserahkan ke tim hukum besok pagi," kata Maya, menoleh menatap suaminya dari samping, "Hendra dan seluruh sekutunya di dewan komisaris tidak akan pernah bisa menyentuh Maheswari Group lagi. Helios runtuh total."

"Mereka tidak akan punya celah sekecil apa pun," jawab Leo seraya memindahkan jalur kendaraan dengan manuver yang amat halus. Tangannya yang sebelah kiri terulur kembali ke tengah kabin, mencari jemari Maya dan menggenggamnya erat. "Tim intelijen saya sudah mengunci seluruh pergerakan rekening bayangan mereka di Singapura dan Zurich. Besok pagi, kejaksaan akan mengumumkan pembekuan aset secara resmi."

Maya mengulas senyum tipis, meremas jemari Leo yang hangat. "Dan apa yang akan dilakukan oleh sang pengawal rahasia setelah tugas utamanya selesai?"

Leo melirik sekilas ke arah Maya. Sorot matanya memancarkan kehangatan yang amat tulus, menyapu bersih sisa-sisa aura mematikan yang beberapa jam lalu mendominasi dirinya di Tanjung Priok dan Cikarang.

"Tugas utama saya tidak pernah selesai, Maya," bisik Leo dengan nada yang amat pasti. "Meruntuhkan Helios hanyalah menyelesaikan satu proyek keamanan. Tapi menjaga Anda... itu adalah komitmen seumur hidup yang tidak punya tanggal kadaluarsa."

Kata-kata itu meluncur tanpa beban, sarat akan kesetiaan murni yang membuat dada Maya bergemuruh oleh rasa haru. Pria di sampingnya ini telah membuktikan bahwa keberadaannya bukan sekadar bagian dari klausul kontrak korporasi atau instruksi mendiang kakeknya. Leo memilih untuk bertahan dan bertarung di sisinya atas kehendaknya sendiri.

"Kalau begitu," bisik Maya halus seraya memiringkan tubuhnya dan menyandarkan kepalanya di bahu tegap Leo yang kokoh, "mulai malam ini, kita jalani semua ini bersama. Bukan lagi sebagai CEO dan pengawalnya, tapi sebagai pasangan sejati."

Leo tersenyum hangat, mengusap jemari Maya yang berada di dalam genggamannya. "Sesuai perintahmu, Maya."

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!