Indonesia
NovelToon NovelToon
Terjerat Cinta Sang Mantan

Terjerat Cinta Sang Mantan

Status: tamat
Genre:CEO / Peran wanita dan peran pria sama-sama hebat / Romansa / Tamat
Popularitas:145.4k
Nilai: 5
Nama Author: my_el

Jangan boom like. Mari saling feedback dengan baik dan benar🫶


“Dari banyaknya perempuan di kota ini. Kenapa juga harus lo yang dijodohin sama gue?!”


“Jangan pikir gue senang dengan perjodohan ini, Brengsek!”


Apa yang akan kalian lakukan jika dihadapi dengan sebuah perjodohan mendadak dari orang tua? Terlebih, orang yang akan dijodohkan dengan kalian adalah mantan kekasih yang sampai saat ini tidak ada kejelesan dalam putusnya hubungan kalian.

Hal itu lah yang dipusingkan oleh Ayara dan Marvin. Mantan kekasih yang sudah cukup lama tidak saling tegur sapa. Tiba-tiba dipertemukan dan disatukan dalam sebuah ikatan yang sakral. Yang membuat keduanya mau tidak mau saling menegur satu sama lain setiap harinya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon my_el, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

29

Cuti yang masih tersisa beberapa hari, membuat Marvin menggunakan beberapa hari yang tersisa itu dengan baik. Setelah Ayara menghabiskan satu botol infus dan mertuanya sudah diperbolehkan pulang.

Marvin menggunakan kesempatan yang dia miliki untuk membawa Ayara kembali liburan. Kali ini, tidak ke luar negeri lagi. Melainkan hanya ke kota tetangga. Di mana kota itu mempunyai keindahan alam yang masih asri dan sejuk.

Ayara pun mau-mau saja dibawa liburan oleh suaminya. Dia juga masih butuh liburan. Apalagi setelah mendapat kabar mengenai ayahnya dan membuatnya panik. Membuat dia kembali membutuhkan hari santai untuk merefresh otaknya.

“Marv, kita nginep?” tanya Ayara dengan tetap menikmati semilir angin yang menerpa wajahnya.

Marvin yang tengah mengemudikan mobilnya, melirik sejenak ke arah istrinya. Yang begitu menikmati perjalanannya kali ini. “Iya, Ay. Capek juga kalau nyetir pulang-pergi langsung, tanpa istirahat,” jawabnya.

Ayara pun berbinar senang. Dia lantas menoleh ke arah suaminya. “Kamu udah nyewa tempat buat nginep? Hari ini sudah weekend, loh, Marv, kalau kamu lupa,” tanyanya penasaran. Nadanya juga terdengar cukup khawatir.

Mendengar kekhawatiran Ayara akan masalah tempat tinggal membuat Marvin terkekeh geli. “Ada vila milik keluarga Aditya. Jadi, kamu gak perlu khawatir masalah penginapannya, Ay,” jelasnya tenang.

Ayara speechless, baru teringat jika dia menikahi salah seorang pria konglomerat. Jadi, tidak heran sedari tadi Marvin sangat tenang. Tidak terlihat sibuk mencari penginapan ataupun kebutuhan lainnya. Bahkan, mereka juga tidak membawa makanan apa pun. Hanya membawa beberapa baju ganti saja.

“Oh ... iya, aku lupa kalau aku nikah sama anak tunggal kaya raya,” sahut Ayara dan terkekeh sendiri.

Perkataan Ayara juga berhasil membuat Marvin tergelak. Bahkan, pria itu sekarang sudah tertawa lepas. Memang, tidak salah dia menjatuhkan hatinya kepada Ayara. Wanita yang memiliki sifat yang keras kepalanya sama dengannya. Namun, memiliki sikap yang konyol. Berbanding terbalik dengannya.

Dia juga bersyukur, karena orang tuanya menjodohkannya dengan Ayara. Meskipun awalnya dia merasa terpaksa dan merasa berat. Nyatanya, sekarang terasa indah baginya.

***

Setelah masuk rumah sakit sehari, energi Ayara seolah kembali berkali-kali lipat. Terbukti, saat ini wanita itu sudah berkeliling area vila begitu tiba di vila milik keluarga suaminya.

Marvin membiarkan saja. Karena, dia harus berbicara sejenak dengan orang yang bertugas menjaga vilanya.

“Selamat datang, Tuan Marvin,” sapa pak Ujang saat Marvin menghampirinya.

Marvin mengangguk pelan. “Pak Ujang udah bersihin semuanya?” tanya Marvin tanpa basa-basi.

Pak Ujang yang memang sudah sedikit paham dengan sikap Marvin. Tersenyum dan mengangguk. “Sudah beres, Tuan,” balasnya. “Semua bahan makanan sudah saya siapkan di dalam kulkas. Sesuai dengan pesanan Tuan,” lanjutnya.

Marvin pun tersenyum tipis dan mengangguk. “Baiklah. Terima kasih, ya, Pak,” ujarnya sembari menyalami pak Ujang dengan beberapa lembar uang merah untuk mengganti semua bahan makanan yang telah dibeli.

Pak Ujang mengangguk dan menerima uang pemberian Marvin. Dia memang tanpa menolak langsung menerimanya. Belajar dari pengalaman sebelumnya. Di mana dia menolak uang yang Marvin berikan, karena merasa sungkan. Marvin langsung marah pada pria paruh baya itu.

“Terima kasih, Tuan Marvin. Dan semoga Tuan dan Nyonya menikmati liburannya,” balas pak Ujang dengan ramah, yang ditanggapi gumaman oleh Marvin.

Kemudian, Marvin menghampiri istrinya yang tidak terdengar suaranya lagi. Dia mencari-cari keberadaan sang istri yang ternyata ada di bagian belakang vila. Seutas senyum pun terbit melihat bagaimana Ayara yang tak hentinya menampilkan wajah kagumnya.

“Kamu sedang apa, Ay?” Marvin mengeluarkan suaranya, membuat Ayara terlonjak kecil.

“Kamu ngagetin aja,” sahut Ayara dengan mengelus dadanya pelan.

Marvin terkekeh kecil dan mendekat tubuh istrinya dari belakang. Suasana yang tenang dan sejuk seakan memang mendukung sepasang suami istri itu untuk saling memberikan kasih sayangnya.

“Kamu suka?” tanya Marvin pelan dengan tetap mendekap tubuh istrinya.

Ayara mengangguk semangat. “Kamu pasti sudah tahu jawabannya, Marv,” balasnya dengan mengusap pelan punggung tangan Marvin yang ada di perutnya.

Marvin kembali tertawa kecil. “Wajah kamu memang tidak bisa membohongi semua perasaan kamu. Sedari tiba, kamu sangat senang, makanya aku biarin kamu berkeliling,” paparnya ikut senang.

Ayara yang mendengar pemaparan Marvin terkikik. “You know me so well, Marv. And i’m happy for that.”

“And i’m very lucky to be your husband,” balas Marvin semakin mengeratkan dekapannya.

Bahkan, pria itu sesekali mengecup pelan puncak kepala Ayara. Seolah apa yang dia katakan benar adanya dan dia sangat menyayangi Ayara-nya. Membuat pipi Ayara merona tanpa bisa lagi terelakkan.

***

Malam ini, sepasang suami istri itu memutuskan untuk berjalan di daerah sekitar vila. Dengan saling menggenggam tangan tanpa membuka suara. Mereka sangat menikmati waktu, suasana yang jarang mereka dapatkan selama ini.

Cuaca yang cukup dingin, karena berada di sekitar pegunungan. Mengantarkan sepasang suami istri itu ke deretan warung warga. Awalnya, Marvin cukup terkejut, karena Ayara menariknya ke warung-warung yang berjejer itu.

Namun, dia akhirnya pasrah saja. Dia tidak ingin berdebat ataupun membuat suasana hangat yang tercipta itu menjadi rusak.

“Marv, aku beli jagung bakar, ya?” Ayara menoleh ke arah suaminya dengan penuh harap.

Marvin pun mengangguk. “Iya beli aja. Gak mau beli yang lain juga?” tawarnya. Karena, dia melihat beberapa makanan juga.

Ayara berbinar senang mendengar tawaran Marvin. “Boleh?” tanyanya memastikan.

“Boleh banget, Sayang,” jawab Marvin tanpa pikir panjang.

Begitu mendapat lampu hijau, Ayara langsung membeli segala makanan yang menarik minatnya. Dari jagung bakar, berbagai gorengan, sosis bakar, juga minuman hangat.

Wanita itu sangat kalap, terlebih cuaca dingin sangat mendukung untuk memakan makanan hangat. Dia juga memesan untuk Marvin.

“Ada lagi, Neng geulis?” tanya ibu penjual itu dengan ramah.

Ayara tersenyum dan menggeleng. “Sudah cukup, Bu,” jawabnya tak kalah ramah. “Semuanya habis berapa, Bu?” imbuhnya.

Ibu penjual itu kembali tersenyum dan menghitung semua makanan dan minuman yang dipesan Ayara. “Tujuh puluh ribu, Neng, semuanya,” balas ibu penjual itu.

Ayara pun mengangguk. Kemudian, dia menoleh ke Marvin. “Marv, bayar,” suruhnya dengan santai.

Mendengar itu, Marvin mengangguk dan merogoh saku celananya. Namun, dia mulai panik saat tidak mendapati dompetnya di semua saku celananya. Hal itu membuat Ayara mengerutkan dahinya bingung.

“Kenapa, Marv?” Ayara bertanya pelan.

Marvin pun menatap Ayara dengan pucat pasi. Dia meneguk ludahnya dengan susah payah, saat tenggorokannya tiba-tiba terasa kering. “Aku kayaknya lupa gak bawa dompet, Ay,” jawabnya nyaris berbisik.

“Apa?!”

*

*

Selamat menikmati semua

Jangan lupa like dan komen yaa 🫶

1
Christine Liq
Luar biasa
Suci Imas Sadah
jgn bodoh dong ay,,udh prnh slh paham sampe tahunan jg..🫣
Suci Imas Sadah
dr sekian banyakny benda..kenapa hrs sapu ijuk sh yg dplih thor? kan bikin ngakak so hard🤣🤣🤣
Erni
Akhirnya ada juga sijunior 🤣👍
Erni
Happy liburannya
Erni
Berbaikan lh mereka brdua setlh 3 thn salah sangka 👍
Erni
mulai deh jatuh cinta🤣
Erni
makanya jgn suka bersandiwara 🤣
Erni
cemburu tu 🤣
Erni
jodoh emang aneh
Yeni Andiani
bagus
Komang Diani
Luar biasa
Kenzi Kenzi
sepupu kan bisa aja jatuh lope mazehhh
Kenzi Kenzi
iyaps....tahu2 hamidun saat sh bercerai.....
Kenzi Kenzi
udeh halal.ini,lanjutken mazeeeehhhh
Kenzi Kenzi
ay,nyadar ga sih kamu,kata2my itu replika jaman dal aama.babang marv...babang makin kelepek kelepek tuh.. nata ati...hehehe
Kenzi Kenzi
tp ayara tahu kebiasaan mu bang
Kenzi Kenzi
aya po merv yg tingkah....kek nya gagal paham ya
Kenzi Kenzi
ga kan lari kemana,klo udah jodo mah,....
Kenzi Kenzi
kalian ssma2 masih bertwhan ga jalin hubungan dgn yg lain,krn jalian berdua masih sama2 cinta
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!