Indonesia
NovelToon NovelToon
Berondong Kesayangan Nona Muda

Berondong Kesayangan Nona Muda

Status: sedang berlangsung
Genre:Ketos / Obsesi / Percintaan Konglomerat / Cinta Seiring Waktu / Nikah Kontrak / Berondong
Popularitas:62.1k
Nilai: 5
Nama Author: rafizqi

"Menikahlah denganku! Maka akan aku lunasi semua biaya operasi ibumu!" Dara Calista Wirasta.
______________________________________
Bagaimana jadinya jika seorang wanita cantik yang sangat kaya, tiba-tiba meminta seorang pria sederhana untuk menikah dengannya?

Dara Calista Wirasta. Seorang pengusaha kaya yang terpaksa mencari suami bayaran untuk memenuhi tuntutan keluarga. Namun, Dia yang anti mencintai, seiring waktu mengubah pandangannya dan mulai mencintai Bara.

Bagaimanakah dengan Trauma masalalu yang selalu saja dirasakannya hingga membuat Dara ragu dan tidak meyakini cinta?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon rafizqi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 29 Sebuah Tamparan

Di rumah sakit. Semua orang nampak tegang. Raut wajah cemas masih terlihat di wajah masing-masing, sembari Berdiri di depan ruangan UGD dengan perasaan yang kalut.

Shopia masih menangis, karena tak tega melihat suaminya, tepat di depan matanya sendiri yang sudah tidak berdaya. Rasa hancur bercampur takut, membuat tubuh wanita paruh baya itu terlihat gemetar.

Di kejauhan, Dara sudah datang dan terlihat berlari dengan panik dari arah pintu masuk menuju ruangan UGD. Dia berlari sekencang mungkin, tak menghiraukan lagi beberapa orang yang menatapnya disana. dia hanya memikirkan ayahnya, entah bagaimana keadaannya sekarang, yang pasti, Dara sangat cemas.

Setelah mendapatkan kabar bahwa ayahnya terkena serangan jantung, Dara langsung pergi menyusul ke rumah sakit dan di temani oleh Rian, sekretarisnya.

"Ma. Apa yang terjadi. Bagaimana keadaan papa?" Tanya Dara cepat usai datang kesana. Nafasnya pun masih tersengal karena berlari dari parkiran mobil menuju ruangan UGD.

Plakkk..... Plakkkk....

Bukannya mendapatkan jawaban. Dara malah syok karena mendapatkan tamparan dari ibunya.

Kedua matanya membulat, Dan terlihat terkejut dengan sebelah tangannya memegang pipinya yang ditampar secara gamblang oleh ibunya.

Kedua wanita itu saling menatap cukup lama. Terdiam, dengan perasaan yang sama-sama kacau. Cukup lama keduanya terdiam, sampai akhirnya Shopia pun membuka suara.

"Ini semua gara-gara kamu Dara. Tega sekali kamu membohongi kami" Tangis Shopia pun akhirnya pecah. Tak tahan karena Merasa kecewa kepada putri semata wayangnya yang sangat dia sayangi itu.

Dara nampak masih bingung, air matanya ikut menetes karena melihat ibunya menangis di depan nya. Tak pernah dia melihat kemarahan sebesar ini di mata ibunya. Se-salah apapun dia, tak pernah sekalipun ibunya sampai menamparnya seperti ini.

"Apa maksud mama?" Tanya Dara dengan suara bergetar.

"Kami sudah tahu kalau pernikahan kamu bersama Bara hanya pernikahan kontrak." Bentak Shopia.

"Karena hal itu, ayahmu sampai terkena serangan jantung. Sudah puas kamu membuat Papa mu seperti ini? Teganya kamu berbohong tentang pernikahan ini, Dara. Mama kecewa sama kamu" Lanjutnya yang diiringi suara tangisan kecewa.

Dara terdiam mematung mendengar ucapan ibunya. Bagaimana mungkin kedua orang tuanya sampai tahu? Mungkinkah Bara memberitahu kedua orang tuanya?

"Ma. Maafkan Dara ma. Dara.... "

"Diam kamu. Jangan ucapkan apapun lagi. Mama kecewa sama kamu Dara. Kami sudah berharap banyak darimu, tapi, ternyata, semua ini hanya kebohongan. Mama sangat kecewa"

"Ma. Tolong maafkan Dara. Dara tidak bermaksud berbohong kepada mama dan papa" Dara ikut menangis. Mencoba menjelaskan, namun Ibunya tidak mau mendengarkan dan pergi meninggalkan Dara disana.

Semua orang yang melihat pertengkaran itu, termasuk Rian dan para bawahan ayahnya hanya bisa diam dengan wajah menunduk.

Usai mendapatkan penanganan dari Dokter di rumah sakit. Wirasta dinyatakan koma setelah mengalami serangan jantung. Beruntung nyawanya masih bisa tertolong, hanya saja saat ini Wirasta masih harus mendapatkan penanganan Dokter agar bisa pulih kembali.

Dara merasa bersalah atas apa yang menimpa ayahnya. Dia menyesal karena sudah mengambil jalan pintas dengan mencari pria bayaran untuk menghindari perjodohan yang diatur Oleh kedua orang tuanya. Jika saja dia tidak berbohong atas hubungannya bersama Bara, mungkin kejadiannya tidak akan seperti ini.

Di depan pintu ruangan rawat, Dara hanya bisa berdiri, menyaksikan tubuh ayahnya yang terbaring di dalam ruangan dengan begitu banyaknya alat rumah sakit yang menempel di tubuh ayahnya.

Dara sangat terpukul melihat ayahnya yang masih dalam masa kritis. Hatinya seakan remuk melihat ayahnya yang seakan tak bernyawa di dalam sana. Ingin rasanya dia meminta maaf segera mungkin, tapi apakah ayahnya akan menerimanya semudah itu? Hanya air matanya lah yang menjadi saksi, betapa ia menyesali semua yang telah terjadi.

"Nona. Saya sudah mengetahui siapa orang yang sudah memberitahu Nyonya dan tuan tentang pernikahan kontrak antara nona dan Bara" Ujar Rian melapor di belakang Dara.

Dara masih menatap ke dalam ruangan dengan perasaan yang terenyuh. Kemudian dia berbalik dan menatap Rian.

"Siapa?" Tanya Dara. Nampak wajahnya berubah tajam dan dingin.

"Raline. Tunangan tuan Bara" Jawab Rian.

Dara menatap Rian dengan raut terkejut, "Dia? Kenapa dia bisa tahu semuanya?" Tanya Dara yang merasa terkejut, tak menduga bahwa orang yang telah membocorkan rahasianya ternyata adalah Raline, wanita yang baru beberapa hari ini datang ke kota nya.

"Saya juga tidak tahu pasti Nona. Tapi menurut para pegawai di rumah Tuan Wirasta, wanita itulah yang sudah datang dan mengatakan semua kebenaran itu kepada Nyonya Shopia dan Tuan Wirasta" Jelas Rian.

Dara kembali diam berpikir, "mungkinkah Bara yang sudah memberitahu wanita itu, sehingga dia berani membocorkan semuanya kepada Papa dan Mama?" Batin Dara bertanya-tanya.

"Rian. Pastikan bahwa dia menyesal karena sudah berani melawan ku. Akan aku pastikan dia tidak akan bisa hidup dengan tenang setelah ini." Kecam Dara dengan nada memerintah.

Dara begitu geram, berani-beraninya wanita itu memberitahu kedua orang tuanya tetang rahasia pernikahannya bersama Bara.

"Baik Nona" Rian yang mengerti langsung mengangguk, kemudian pergi meninggalkan Nona mudanya.

.

.

.

Bersambung.

1
Adilias Charles
bagus
Adilias Charles
lajud
Tuti Hayuningtyas
lanjuuuuuut teruss thoooooooooor
Bunga Ros
kok gak ada lanjute thooor
Rini
Lanjutttnya manaaa....
Masran Batubara
mana lanjutan nya..
Siti Zuriah
skrg crist dan raline bs seneng tp nanti kalian berdua akan terjebak jg dengan permainan kalian berdua sendiri, kalian kira dengan polos nya bara, bara akan percaya dengan permainan kalian pasti nya kepolosan bara akan terbantu sm rian dan dara siap" nanti kalian lh yg akan terperosok dengan permainan kalian
Fitri Irmaini
LM x punya kk
Yusri Gepeng
kga jelas cerita
Novie Tanjung Novie Tanjung
aduuhhh...
kalah cepat darra dari cris...
lnjuuttttt...
💪 thorr 🌹🌹🌹
Rini
Hlh si cemplon kesenengen dpt dukungan.
Bainah Lisnawati
cocok 2 pengganggu bersatu semoga tidak berhasil
Titi lestari Tari
smga tdk berhasil tp kmbli lagi smua tergantung sama kak othor, klo lg lempeng ya gatot tp lg belok gk tau 😁🙏🙈
yono PGSD Tasikmalaya
yang like pada kemana sih...?????? tolong lah goyang sedikit jempolnya,,, hargai karuya author donk jangan jd readers ghoib.. hehehe....
Nanang Aja: dah mulai bucin nih
total 1 replies
Chi Oem Deui
good job han
Yunia Afida
good job dara biar si bara tahu kebusukannya itu
Yunia Afida
salah faham ni, kayaknya raline ngotot karena hamil anak orang lain
Yunia Afida
bara g tegas ni
Rini
Yahh gtu dong thorr bgus bagus padamu thorr...
Novie Tanjung Novie Tanjung
👍 darra ...
prtahan kn perkawinan Klian...
buka kedok reline SMA barra...
lnjuuttttt....
💪 thorr 🌹🌹🌹💜
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!