Indonesia
NovelToon NovelToon
Sistem Sang Pengubah Takdir

Sistem Sang Pengubah Takdir

Status: sedang berlangsung
Genre:Sistem / Mengubah Takdir / TimeTravel / Tamat
Popularitas:2.9k
Nilai: 5
Nama Author: Mae Linge

Seorang wanita malang yang terusir dari rumahnya sendiri tiba-tiba saja terikat dengan sistem sang pengubah takdir setelah ditabrak mobil oleh saudari tirinya sendiri.
Mendapati dirinya tak mati dan malah terhubung dengan sistem sang pengubah takdir, akhirnya dia pun memilih untuk membuat kesepakatan dengan sistem tersebut. "Jika kau tak setuju dengan syaratku maka pergilah aku juga sudah tidak ingin hidup lagi" mendengar itu sistem yang baru pertama kali aktif pun langsung menyetujui semua syaratnya karena dia tak mau lenyap sebelum sempat menyelesaikan tugas apapun.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mae Linge, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Menjual

"Dasar tak berpendidikan bagaimana bisa dua orang yang lebih muda dariku malah menatapku dengan tatapan seperti itu" ucap jenderal Su dengan wajah kesalnya setelah melihat tatapan penuh simpati dari dua anak muda itu, setelah keduanya pergi jenderal Su pun segera masuk ke kamarnya dan berjalan ke arah tempat tidurnya lalu dia pun melihat jika ada satu botol yang biasanya digunakan untuk menyimpan pil ada di atas mejanya dengan segera dia pun mengambil pil tersebut dan tanpa ragu langsung meminum satu pilnya "Memang hanya anak kandungku yang benar-benar peduli padaku" ucap jenderal Su sembari memegang botol pil tersebut dengan sangat hati-hati dan langsung menyimpan pil tersebut ke tempat rahasianya.

Keesokan paginya jenderal Su pun bangun dengan kondisi badan yang jauh lebih baik dari pada sebelumnya, bahkan kini tubuhnya pun terasa sangat ringan "Tubuhku terasa sangat ringan, lalu bau apa ini" ucap jenderal Su yang kemudian mencium bau tak sedap dari kamarnya tersebut setelah lama mencari-cari sumber baunya akhirnya dia pun menyadari jika sumber bau itu adalah tubuhnya sendiri karena kini terlihat telah mengeluarkan lendir-lendir hitam yang merupakan racun dan berbagai jenis penyakit yang telah di detoks dari dalam tubuhnya, mengetahui hal itu jenderal Su pun tersenyum senang dan kelihatan sepuluh tahun lebih muda namun karena tak tahan dengan baunya dia pun segera berjalan ke arah kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya setelah pelayan selesai menyiapkan air mandi untuknya.

"Hmmm, Coco menurutmu bagaimana aku harus menjual sepuluh pil penambah umur itu, apakah aku harus turun ke jalan dan menawarkannya kepada seseorang, atau aku hanya perlu duduk manis dirumah saja dan menyerahkan masalah penjualan pil itu kepada salah satu pengawal bayanganku saja" ucap Elisa Su yang kini tengah duduk di atas kursi yang ada dikamarnya sembari menopang dagunya dengan tangan kirinya sedangkan tangannya yang lain tengah sibuk mengetuk-ngetuk ujung meja, mendengar itu Coco pun segera terbang dan mengelilingi hostnya "Host bagaimana jika host serahkan saja soal penjualan pil tersebut kepada salah satu pengawal bayangan host saja, jadi host tetap bisa fokus bermalas-malasan di rumah saja" ucap Coco yang langsung diangguki oleh Elisa Su "Kamu benar Coco, aku tak perlu tau pil-pil tersebut terjual kepada siapa yang penting itu uang hasil penjualannya akan menjadi milikku" ucap Elisa Su dengan sangat puas.

"Tidak tidak, ini tidak boleh terjadi aku harus segera bertindak" ucap pangeran mahkota juga Harun Li di dalam hati mereka masing-masing setelah mendengar percakapan keduanya, karena bagaimana mungkin mereka membiarkan kesempatan sebagus itu menjadi milik orang lain lalu dengan segera keduanya pun berjalan keluar dari kediaman mereka masing-masing dan berjalan ke arah kediaman Elisa Su "Kamu" ucap keduanya secara bersamaan setelah melihat wajah satu sama lain, melihat itu keduanya pun menghela napas berat karena saling memahami apa yang ada dipikiran mereka masing-masing.

"Baiklah kalau begitu ayo kita bagi rata saja pil penambah umur tersebut" ucap pangeran mahkota dengan perasaan tak berdaya, mendengar itu Harun Li pun segera menganggukkan kepalanya karena takut jika pangeran mahkota akan berubah pikiran nantinya "Baiklah aku setuju dengan perkataan pangeran mahkota" ucap Harun Li yang kemudian langsung mengikuti pangeran mahkota masuk ke dalam kediaman Elisa Su setelah dipersilahkan oleh salah satu pengawal bayangan Elisa Su, lalu keduanya pun dibawa ke arah ruang tamu, setelah itu pengawal tersebut pun segera mengirimkan berita tersebut langsung ke Coco melalui telepati, setelah selesai pengawal tersebut pun berjalan ke arah dapur untuk membuat teh juga menyiapkan beberapa cemilan yang nantinya akan disajikan kepada kedua tuan muda tersebut yang kelihatan seperti seorang bangsawan.

"Silahkan dinikmati hidanganya kedua tuan muda" ucap pengawal tersebut dengan ramah lalu segera meninggalkan ruangan tersebut, setelah pengawal tersebut pergi keduanya pun segera mencicipi teh juga cemilan-cemilan yang baru mereka lihat untuk pertama kalinya itu "Rasanya sangat luar biasa" ucap keduanya dihati mereka masing-masing sembari terus menerus menikmati semua hidangan tersebut dengan rasa puas.

"Host host, ada kabar baik untuk host" ucap Coco sembari menepuk-nepuk pipi hostnya pelan, mendengar itu Elisa Su pun menatap kearah Coco dengan penuh tanda tanya "Kabar baik apa ayo cepat katakan kepadaku" ucap Elisa Su mendesak Coco, mendengar itu Coco pun tak membuang-buang waktu lagi dan langsung mengatakannya "Host tadi si tujuh belas menghubungi aku melalui telepati dia bilang jika ada dua tuan muda yang ingin bertemu dengan host, bukankah ini kesempatan yang sangat bagus untuk menjual pil tersebut kepada mereka" ucap Coco dengan penuh semangat, mendengar itu Elisa Su pun mengangguk setuju "Kamu benar kalau begitu ayo kita segera pergi dan menemui mereka, aku benar-benar tidak sabar untuk memeras habis uang mereka" ucap Elisa Su yang kemudian langsung bersiap-siap dan segera berjalan ke arah dimana kedua tuan muda tersebut berada.

Mendengar ucapan terakhir dari Elisa Su pangeran mahkota pun tanpa sadar tersedak oleh teh yang sedang diminumnya "Uhuk, uhuk, uhuk", melihat itu Harun Li pun menatap dingin ke arah pangeran mahkota tersebut sembari menepuk-nenek pelan punggungnya "Benar-benar ceroboh" ucap Harun Li yang berhasil membuat wajah pangeran mahkota kota pun memerah karena marah, namun belum sempat dia mengucapkan sesuatu suara seorang wanita pun terdengar dikupingnya dengan segera dia pun menatap ke arah sumber suara tersebut sembari tersenyum ramah.

"Selamat pagi kedua tuan muda" ucap Elisa Su sembari memberi hormat ke arah kedua tuan muda tersebut, lalu dia pun segera mengangkat kepalanya dan terkejut ketika melihat dua orang tuan muda yang kini berada dihadapannya "Ini benar-benar hari keberuntunganku, bisa-bisanya dua tuan muda yang kaya raya ini langsung datang dengan sendirinya untuk menyerahkan uang mereka kepadaku" ucap Elisa Su di dalam hatinya dengan nada bahagia, namun di permukaan wajahnya terlihat terkejut karena telah salah mengenali orang "Maaf maafkan saya pangeran mahkota dan tuan muda ketiga, tadi saya benar-benar tidak tau jika kalian yang datang berkunjung sepagi ini" ucap Elisa Su dengan tulus, mendengar itu keduanya pun dapat merasakan ketulusan dari ucapan Elisa Su jika saja mereka berdua tak mendengar isi hatinya.

"Tak perlu terlalu sungkan nona, kami datang ketempat ini karena ingin menanyakan sesuatu kepada nona" ucap pangeran mahkota dengan ramah, mendengar itu Elisa Su pun mengangguk paham dan segera berjalan ke arah kursi lain untuk duduk, setelah itu dia pun menatap ke arah keduanya secara bergantian "Baiklah kalau begitu silahkan pangeran mahkota menanyakan apa yang ingin pangeran mahkota ketahui" ucap Elisa Su dengan sangat sopan namun berbeda dengan isi hatinya "Ck ck ck, buang-buang waktu saja, aku kira mereka datang untuk mengantarkan uang tapi siapa sangka malah hanya ingin menanyakan sesuatu saja" ucap Elisa Su di dalam hatinya dengan sangat tidak puas.

1
..
keren!
..
Hai kak, semangat, aku sidah bom like karya kamu. jangan lupa like balik karya aku juga yah!
..
Hai kak aku sudah bom like karya kamu dan jangan lupa like balik karya aku juga yah, mari saling follow dan dukung yah kak. semangat💪💪💪
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!