Pernikahan yang didasari cinta belum tentu selamanya akan abadi. Akan ada badai yang akan menghampiri, apakah sang nahkoda bisa mengatasinya atau tidak tergantung kesiapan diri.
Begitu juga dengan rumah tangga Ima, kebahagian yang ia nikmati hancur lebur saat suaminya punya Wanita lain dan lebih menyakitkan mertuanya ikut andil atas pengkhianatan putranya.
Ima yang sakit hati bertekad dalam hati akan membalas semua pengkhianatan suami dan mertuanya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ima susanti, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 29
Ima, Ratna dan ibunya tengah duduk bertiga di kantor Ima. Mereka nampak begitu akrab, sesekali terdengar tawa.
"Selamat datang di dunia kebebasan." tutur Ratna pada sahabatnya.
"Gimana rasanya jadi janda?" tanya ibu ikut menimpali.
"Lega. " kekeh Ima. "Kenapa ga dari dulu ya." tambah Ima.
"Kamu itu yang terlalu bucin dan tutup mata serta telinga sehingga nasehat tak satu pun yang kamu dengarkan. Bahkan larangan almarhum ayah saja kamu tepis." sindir Ratna sambil mencubit hidung Ima hingga membuat Ima meringis.
"Apaan sih kamu Rat, sakit tau." Ima mengosok hidungnya yang perih karna ulah Ratna.
"Habisnya aku gemes sama kamu, buta karna cinta."
"Iya, aku salah. Makasih ya bu atas semuanya dan kamu Ratna terima kasih karna selalu ada buat aku." Ucap Ima dengan wajah terharu.
"Andai ayahmu masih hidup tentu ia akan bahagia melihat kamu terbebas dari suami dan keluarga toxid." ucap sang ibu.
"Aku dulu yang bodoh tak mau mendegar nasehat ayah, tapi untung Allah masih sayang sama aku sehingga memperlihatkan kebusukan suami dan keluarganya." ucap Ima sendu, gimana dulu sang ayah mengatakan jika Aldi bukanlah laki - laki yang baik tapi karna cintanya ia malah menetang sang ayah.
"Sudah ga usah bahas yang lalu biar berlalu, mari buka lembaran baru. Ibu bersyukur bisa kembali bisa bertemu kamu, meski ibu tau kamu tentu belum bisa memaafkan kesalahan ibu." bu Ambar tau bagaimana terluka hati putrinya, tak akan mudah baginya mendapatkan pintu maaf dari Ima. Sudah bisa seperti sekarang aja Bu Ambar sudah bersyukur.
Cafe Ima semakin ramai berkat promosi besar besaran baik online maupun offline. Baru juga sebulan Ima merasa bahagia kini datang lagi masalah baru dari anak tiri ibunya yang baru pulang usai pendidikan di luar negeri.
"Panggil pemilik resto kesini?" Perintah seorang wanita yang penampilanya ga kaleng - kaleng. Pakain yang di kenakan merupakan baju desainer kenamaan. Aksesorisnya juga branded semua.
"Maaf ada perlu apa ya, mbak?" tanya Ratna yang kebetulan ada di sana.
"Kamu siapa?"
"Saya manager resto, mbak. Ada yang bisa saya bantu?" tanya Ratna sopan dan ramah.
"Saya mau ketemu pemilik resto."
"Kalau boleh tau, mbak ini siapanya bos kami?" tanya Ratna.
"Saya anaknya bu Ambar, Fina."
Ratna memperhatikan wanita yang bernama Fina, tidak ada kemiripan sama sekali dengan bu Ambar dan Ima. Apa Fina berbohong ya.
"Bu Ambar yang mana ya, mbak?" tanya Ratna.
Fina mengeluarkan ponselnya dan memperlihatkan foto yang ada di ponselnya pada Ratna. Dan benar saja bu Ambar yang Fina katakan benar ibunya Ima.
"Tunggu sebentar ya mbak saya mau lait dulu apakah bu Imanya ada tidak." Fina cuma mengangguk sambil menikmati minumannya. Tak lama Ratna kembali bersama Ima.
"Ini orangnya, ma."
"Hallo mbak, perkenalkan saya Ima." Ima mengulurkan tanganya mengajak Fina bersalaman.
"Fina." jawab wanita itu tanpa membalas ukuran tangan Ima.
"Ada apa ya, mbak?" tanya Ima setelah duduk di depan Fina.
"Enak ya menikmati uang milik gue."
"Maksudnya?"
"Ga usah belagak pilon loe, nyokap loe yang modalin usaha inikan?"
"Hmm...." angguk Ima.
"Itu uang bokap gue, harusnya resto ini milik gue."
"Loe tanya aja wanita itu apakah gue pake uang bokap loe atau bukan?"
"Asal loe tau, nyokap loe itu nikah sama bokap gue karna mau hartanya saja. Sekarang malah sok - sokan modalin usaha loe, dasar ga tau malu."
"Trus masalah."
"Masalah lah, itu uang uang bokap gue. Nyokap loe ga ada hak."
"Kata siapa aku ga ada hak?" terdengar suara seorang wanita yang tiba - tiba datang dari arah belakang mereka. Siapakah wanita itu?
...****************...
Assalamualaikum kk terimakasih supportnya dan jangan lupa tinggalkan jejak berupa like dan komen serta vote yang banyak biar thor semakin semangat untuk melanjutkannya bab berikutnya 😘🙏🏻🙏🏻