Indonesia
NovelToon NovelToon
Senyumku Untuk Anakku Dan Racun Ku Untuk Kamu

Senyumku Untuk Anakku Dan Racun Ku Untuk Kamu

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Selingkuh / Diam-Diam Cinta
Popularitas:16.9k
Nilai: 5
Nama Author: Queen_Fisya08

Fisya Alexander tak pernah menyangka rumah tangga yang ia jaga sepenuh hati justru menjadi awal kehancurannya.

Suaminya, Jason, berselingkuh dengan sahabat yang paling ia percaya namun pengkhianatan itu belum seberapa dibanding rencana keji yang mereka siapkan di ruang bersalin

Saat dua bayi perempuan lahir di hari yang sama, sebuah pertukaran terjadi, mereka yakin telah merebut segalanya dari Fisya.

Sayangnya, mereka tidak pernah sadar bahwa Fisya melihat semuanya

Sejak malam itu, senyum Fisya hanya untuk putrinya, sementara racunnya disiapkan untuk mereka yang telah menghancurkan hidupnya.

Ketika rahasia mulai terungkap, siapa yang sebenarnya sedang menjebak siapa ?

Jangan lupa tekan love sebelum melanjutkan membaca dan tinggalkan komentar dan Vote juga ya besty!🫰

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Queen_Fisya08, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Penderitaan Agnes

Perlahan Agnes mulai mempercayai dan mengingat semua ucapan Kasandra dari ia kecil hingga sekarang

Mungkin...

Dirinya memang tidak pantas hidup..

"Mama memang tidak pernah bisa menyayangi aku sampai kapanpun" batinnya sambil terisak

Kasandra lalu menunjuk ember besar berisi pakaian.

"Stop menangis dan lihat itu, semua bajuku harus selesai dicuci pakai tangan." Ucapnya dengan sengit

"Tapi ingat satu saja ada yang rusak seperti biasa kamu akan aku hukum lebih parah dari biasanya atau aku akan bakar kamar kamu supaya kamu tidur di halaman sekalian bareng serangga lainnya" lanjutnya

Nisa langsung menggeleng.

"Bu... Non Agnes demam tinggi, tolong dan saya mohon izinkan dia minum obat dulu dan istirahat sebentar bu" isak Nisa

Kasandra mendengus.

"Kalau dia mati karena kerja... Itu bukan urusanku karena masih banyak anak terlantar di luar sana."

"Kalau dia mati... Aku tinggal cari pembantu baru." Ucap Kasandra dengan mata tajam

Mata Agnes membulat, dadanya terasa sesak.

Selama ini... Ternyata nyawanya bahkan lebih murah daripada seorang pembantu.

"Selama ini mama tidak pernah menganggap aku sebagai putrinya" isaknya dalam hati

Nisa kembali bersujud.

"Saya mohon bu, biarkan saya yang kerjakan semuanya dan saya bersedia tidak digaji bu asal Non Agnes boleh istirahat."

Kasandra menatapnya penuh jijik.

"Kamu pikir aku peduli? Lihat wajahmu."

"Kamu cuma pembantu jangan sok jadi pahlawan kesiangan kamu Nisa" bentak Kasandra

"Bu. Kenapa ibu setega ini kepada Non Agnes! Bu" Ucapnya Nisa sambil terisak

Kasandra tidak bisa menahan amarahnya lalu ia menunjuk pintu.

"Keluar! Aku pecat kamu dan pergi dari rumah ini sekarang juga!"

Tubuh Nisa membeku.

"Bu... tolong jangan usir saya."

"Kalau saya pergi... siapa yang menjaga Non Agnes?" Ucap Nisa sambil memohon

"Itu bukan urusanmu lagi Nisa" bentak Kasandra

"Saya mohon... Saya tidak mau meninggalkan Non Agnes karena saya sudah menganggapnya seperti anak saya sendiri." Lanjut Nisa lagi dengan suara parau

Ucapan itu membuat Agnes langsung menangis lebih keras.

"Bibik..."

Kasandra tertawa sinis.

"Oh... ternyata kalian sekarang sudah seperti ibu dan anak?"

"Bagus" Kasandra bertepuk tangan

"Pergi kamu sekarang juga, kemasi semua barang-barang mu Nisa. Cepat" usir Kasandra

Agnes langsung memeluk kaki Kasandra.

"Mama... Tolong jangan usir Bik Nisa."

"Agnes akan kerja."

"Agnes akan bersihkan semua rumah."

"Agnes akan cuci semua baju."

"Agnes tidak akan tidur lagi."

"Asal Mama jangan usir Bibik."

Kasandra menendang pelukan Agnes hingga gadis itu kembali terjatuh.

"Jangan sentuh aku dengan tangan kotormu!"

Tangisan Agnes memenuhi ruangan, ia memeluk tubuh Nisa erat-erat.

"Bibik... Maaf... Agnes selalu bikin Bibik dimarahin."

"Agnes memang anak pembawa sial..."

"Benar kata Mama..."

"Semua orang yang dekat sama Agnes pasti menderita..."

Nisa langsung memegang kedua pipi Agnes.

"Jangan pernah berkata seperti itu Nak."

"Kamu bukan pembawa sial."

"Kamu adalah anak yang paling baik yang pernah Bibik kenal."

"Kamu bidadari kecil Bibik."

"Suatu hari nanti..."

"Akan ada orang yang datang menyelamatkan kamu."

"Percayalah..."

Agnes hanya menangis dalam pelukan wanita yang selama ini menjadi satu-satunya tempat ia merasakan kasih sayang..

Tepat saat suasana dipenuhi isak tangis... Ponsel Kasandra berdering.

Nama di layar membuat wajahnya yang semula penuh amarah langsung berubah cerah.

**Jason Calling.**

Kasandra segera mengusap rambutnya, memperbaiki ekspresi, lalu menjawab dengan suara manja.

("Halo, Sayang...")

("Ya...")

("Sekarang?")

("Baik, aku siap.")

Beberapa detik kemudian telepon ditutup.

Kasandra tersenyum lebar dan Ia menatap Agnes dengan jijik.

"Dasar pembawa sial... Cuih"

"Untung Jason mengajakku bertemu kalau tidak... Hari ini belum selesai urusanku denganmu."

Kasandra kembali menunjuk tumpukan pakaian yang tingginya hampir setinggi pinggang Agnes.

"Dengar baik-baik, sebelum aku pulang... Semua pakaian itu harus bersih, lantai rumah harus mengilap, makan siang harus siap kalau ada satu saja yang belum selesai..."

"Aku akan membuatmu berharap tidak pernah dilahirkan."

Kemudian ia menoleh kepada Nisa.

"Dan kamu..."

"Kalau sampai sekali lagi melindungi anak sialan ini... Aku akan mengusirmu, bukan besok, bukan lusa tapi saat itu juga! Ingat itu baik-baik bik"

Setelah berkata demikian, Kasandra pergi sambil membanting pintu.

Brak!

Suasana rumah kembali sunyi.

Hanya terdengar suara tangis Agnes yang semakin lirih.

Nisa memeluk gadis itu erat.

"Bibik... Maafin Agnes..." Ucap Agnes lirih

Nisa menggeleng sambil mencium pucuk kepala Agnes yang masih terasa sangat panas.

"Jangan minta maaf sayang, kamu tidak pernah bersalah dan Bibik bersumpah... Selama Bibik masih bernapas..."

"Tidak akan membiarkan siapa pun menghancurkan hidupmu."

Namun... Mereka sama sekali tidak menyadari...

Di balik pagar rumah mewah itu, sebuah mobil hitam berhenti perlahan.

Seseorang duduk di balik kaca gelap, menatap ke arah rumah Kasandra tanpa berkedip.

Tatapannya penuh kemarahan saat samar-samar mendengar tangisan seorang gadis dari dalam rumah.

Ia mengepalkan tangan begitu erat.

"Kasandra... kasihan sekali kamu dan sebentar lagi kamu akan menyesal karena telah menyiksa gadis itu selama ini"

1
Zeannisa Qolbiyah
tamat ceritanya hapus dari dftr baca😄
sunaryati jarum
Masa rumah sakit ada kekacauan dan keributan tidak petugas medis dan keamanan tidak ada yang masuk.Tidak masuk akal. Orang baik kok kalah sama penjahat, sudah delapan tahun merasa diatas angin ternyata masih menang.Semoga Sebastian hanya mati suri dan langsung siuman.
Queen_Fisya08: tenang Mak pemeran utama gak akan pernah kalah 🤭🙏
total 1 replies
Ma Em
masa orang baik kalah yg jahat malah menang .
Queen_Fisya08: tenang kak tenang... peran utama pasti yang menang 🤭...
total 1 replies
Dokkan Battle
anying mati??! MUTER AMAT NIH CERITA FIS DROP
Ma Em
Untung Tina datang jadi ada yg bantu pak Anton kalau tdk ada yg bantu pasti Angel sdh dibawa sama Bayu dan nikah dgn juragan Arif , Jason kira Tina sdh nurut dan patuh padanya tdk taunya Tina sengaja mau menggagalkan Jason dan Kasandra untuk menguasai perusahaan Fisya .
Ma Em
Angel jgn jadi orang jahat saja nanti takutnya Angel malah suka pada Sebastian .
Queen_Fisya08: tenang kak, sudah ada alurnya 🤭
total 1 replies
falea sezi
goblokkk🤣 demi bales dendam anak di jadiin pembokat 🤣🤣 goblokkkk
Queen_Fisya08: sabar sabar
total 1 replies
falea sezi
laki kurang ajar😒
sunaryati jarum
Syukurlah jika Sebastian sudah baik- baik dan Angel juga sudah siuman.Semoga Tina segera ke rumah sakit membuat jebakan untuk menangkap orang suruhan Jason yang ingin membunuh Sebastian
Ma Em
Tina kamu sdh tau rencana busuk Jason dan Kasandra , semoga Tina bisa mencegah kejahatan Jason dan Kasandra dan sdh punya bukti rekaman kejahatan Jason untuk bukti membuat laporan pada polisi , Semoga Fisya cepat pulang dari luar kota .
sunaryati jarum
Ternyata kecerdasan, kecerdikan , cepat tanggap dan sikap bertindak yang dimiliki Tina berasal dari darah Bastian dan Fisya.Sayang Sebastian masuk jebakan karena musuh tahu kelemahannya.Namun Tiina memiliki bukti kejahatan Jason dan Kassa d
Kasandra
sunaryati jarum
Lenyapkan Agnes nggak masalah toh itu putrimu dengan Jason, Kasandra
Dokkan Battle
Kasandra membunuh anaknya sendiri.. tapi terlalu banyak drama jadi BOSENIN
Datu Zahra
dari motor mogok sampe bisa kekamar VIP narasinya kurang Thor, jadi aneh. bisa²y lompat jauh begitu, terlebih ini RS loh. ya kali gampang banget maen selonong sampe masuk ruang perawatan VIP yang tata letak ruangnya bukan diemperan gedung RS
Queen_Fisya08: Ok terima kasih kak atas masukannya 🙏
total 1 replies
Ma Em
Kasandra kamu pasti akan menyesal karena anak yg selalu kamu siksa dan mau kamu lenyapkan itu anak kandungmu sendiri Kasandra , pasti Kasandra akan gila setelah mengetahui kebenaran nya karena Agnes anak Kasandra dan Jason sedangkan Tina anaknya Fisya dan Sebastian .
Ma Em
Sebastian cepat sadarlah jgn terlalu lama kamu tidur karena Sebastian dlm bahaya lawan mereka semua jgn biarkan Jason dan antek anteknya senang melihat hdp Sebastian menderita balas perbuatan Jason .
Ma Em
Arman awas jgn lalai jaga Sebastian ada orang datang untuk mencelakai Sebastian lagi , Arman hrs waspada .
Ma Em
Semua ga Sebastian cepat sadar jgn sampai Baron bisa celaka lagi untuk kedua kalinya , Jason kamu terlalu ambisi untuk menguasai harta orang sehingga Jason melalukan segala cara agar TDK ada orang yg menghalangi niat busuknya , semoga kejahatan Jason dan Kasandra segera terungkap dan membusuk dipenjara .
Ma Em
Semoga Sebastian selamat dan cepat sehat kembali , dan Baron cs segera tertangkap agar terbongkar siapa yg membayar Baron untuk membunuh Sebastian .
Yeni Astriani: udah jelas yg Jason yg menyuruh Baron untuk mencelakai Sebastian, semoga orang kepercayaan Sebastian bertindak.
nanti pas ultah Tina seret Jason dan Kasandra ke dalam penjara apalagi hukuman Jason berlapis.
total 1 replies
sunaryati jarum
Jangan.lupa dikunci , ruangan Fisya dan pengawasan terhadap Jason dan Kasandra.Kamu.telpon dulu Tina , jangan buru-buru
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!