Indonesia
NovelToon NovelToon
Bertukar Takdir Dengan Kembaranku

Bertukar Takdir Dengan Kembaranku

Status: sedang berlangsung
Genre:Mengubah Takdir / CEO / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:3.4k
Nilai: 5
Nama Author: raya Abc

Emma dan Ella Taylor, sepasang gadis kembar, terpisah sejak kecil akibat perceraian orang tua. Emma tumbuh di New York menjadi wanita pemarah dan sulit mengendalikan emosi, sementara Ella yang dibesarkan di Inggris justru bersifat pendiam, penakut, dan terbiasa mengalah.

Setelah dua puluh tahun, mereka bertemu secara tak terduga di atas kapal pesiar mewah.
Saling bercerita tentang beban hidup masing-masing, keduanya mengambil keputusan nekat untuk bertukar identitas dan menjalani hidup satu sama lain.

Akankah pertukaran ini menjadi jalan keluar, atau justru menjerumuskan mereka ke dalam masalah yang jauh lebih rumit?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon raya Abc, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Obsesi Andrea

Panggilan itu berakhir.

Andrea menurunkan ponselnya perlahan.

Senyum tipis muncul di bibirnya.

"Dia akan datang."

Ia duduk di depan meja rias di kamar kecilnya.

Kediaman keluarga mereka memang tidak pernah semegah rumah keluarga Alexander.

Sejak dulu, orangtuanya hanya bisa memandang keluarga Ralph dari kejauhan.

Ketika Lauren masih hidup dan menjalin hubungan dengan Ralph, mereka pernah memiliki harapan besar.

Jika hubungan itu berakhir di pelaminan, keluarga mereka akan memiliki hubungan dengan salah satu keluarga bangsawan paling terpandang.

Namun semuanya berakhir ketika Lauren meninggal.

Harapan itu ikut terkubur.

Setidaknya...

itulah yang seharusnya terjadi.

Andrea justru melihat kesempatan.

Ia tidak pernah memandang Ralph hanya sebagai kekasih kakaknya.

Ia menginginkannya jauh sebelum Lauren meninggal.

Bahkan ketika Lauren masih hidup.

Bahkan ketika Ralph masih mencintai kakaknya.

Perasaan itu sudah tumbuh terlalu lama.

Andrea mengambil sisir dan mulai menyisir rambut hitam panjangnya.

Kemudian ia mengambil lipstik merah dari meja rias.

Ia memoles bibirnya dengan hati-hati.

Setelah itu, ia berdiri dan mengenakan gaun mewah yang sudah disiapkannya.

Ia menatap dirinya sendiri di cermin.

Cantik.

Elegan.

Siap pergi menghabiskan waktu diluar.

Namun bukan itu yang membuatnya tersenyum.

Pandangan Andrea beralih ke meja kecil di samping tempat tidur.

Di sana terdapat sebuah foto lama.

Foto Lauren dan Ralph.

Foto yang pernah memperlihatkan kakaknya tersenyum bahagia di samping pria yang dicintainya.

Namun foto itu sudah berubah.

Bagian Lauren telah digunting.

Potongan foto Ralph masih tersisa.

Di sampingnya...

Andrea menempelkan fotonya sendiri.

Kini foto itu terlihat seperti foto dirinya bersama Ralph.

Andrea menyentuh permukaan foto tersebut dengan ujung jarinya.

"Seharusnya aku yang berdiri di sana."

Matanya berbinar.

Ia tahu Ralph telah menikah.

Lima tahun.

Dengan Ella.

Ia juga tahu Ralph menghormati istrinya.

Namun Andrea tidak menganggap pernikahan itu sebagai penghalang.

Baginya, perasaan Ralph terhadap Lauren adalah celah.

Kenangan.

Rasa kehilangan.

Semua itu bisa membuat seseorang mudah dimanipulasi.

Dan Andrea mengenal kelemahan Ralph.

Lauren.

Jika ia bisa membuat Ralph kembali teringat kepada kakaknya...

kemudian perlahan membuat dirinya menjadi satu-satunya orang yang mampu memahami kesedihannya...

mungkin suatu hari Ralph akan melihatnya bukan sebagai adik Lauren.

Melainkan sebagai seorang wanita.

Andrea tersenyum.

"Aku tidak perlu menggantikan Lauren."

Ia menatap foto itu.

"Aku hanya perlu membuatmu percaya bahwa aku adalah orang yang paling memahami kehilanganmu."

Senyumnya semakin lebar.

Obsesi itu telah tumbuh bertahun-tahun.

Dan saat ini, untuk pertama kalinya...

Andrea merasa dirinya semakin dekat dengan apa yang selama ini ia inginkan.

Ralph Alexander.

Suami orang lain.

Pria yang pernah dicintai kakaknya.

Dan pria yang sejak dulu diam-diam ia cintai.

Bagi Andrea...

pernikahan Ralph dengan Ella bukan akhir.

Itu hanya sebuah penghalang yang suatu hari harus disingkirkan.

-------

Setelah selesai bersiap, Emma turun ke lantai bawah.

Ia memilih pakaian sederhana untuk menghabiskan hari di taman.

Sebuah buku berada di tangannya.

Ia hanya ingin duduk tenang, membaca, dan melupakan kejadian pagi tadi.

Namun begitu mengingat Ralph yang masuk ke kamarnya tanpa izin, wajah Emma kembali berubah kesal.

"Pria menyebalkan."

Dulu, ketika pertama kali datang ke kediaman Alexander, Ralph bahkan hampir tidak berbicara kepadanya.

Dingin.

Kaku.

Pelit kata-kata.

Namun sekarang?

Pria itu justru semakin sering menggodanya.

Bahkan pagi tadi duduk santai di sofa kamarnya seolah itu hal paling wajar di dunia.

Emma menggeleng.

Ia keluar menuju taman.

Udara terasa sejuk.

Emma duduk di kursi taman yang menghadap hamparan rumput luas.

Ia membuka buku.

Namun sebelum membaca, tangannya justru mengambil ponsel.

Sekadar melihat media sosial.

Berita-berita terbaru muncul di layar.

Emma menggulir tanpa benar-benar memperhatikan.

Sampai sebuah pikiran tiba-tiba muncul.

Ralph.

Entah mengapa pria itu kembali memenuhi kepalanya.

Emma mengerutkan kening.

"Kenapa aku terus memikirkannya?"

Ia membuka mesin pencarian.

Kemudian mengetik nama Ralph Alexander.

Berbagai berita lama muncul.

Profil keluarga Alexander.

Bisnis.

Kehidupan sosial.

Pernikahan.

Emma menggulir perlahan.

Kemudian sebuah artikel lama menarik perhatiannya.

"Pewaris Alexander Dikabarkan Menjalin Hubungan dengan Gadis Biasa."

Emma berhenti.

Ia membuka artikel tersebut.

Nama Lauren langsung muncul.

Seorang wanita yang berasal dari keluarga biasa.

Wanita yang pernah dicintai Ralph.

Namun hubungan mereka ternyata tidak pernah mendapatkan restu keluarga Alexander.

Emma membaca lebih jauh.

Keluarga Ralph menolak hubungan tersebut.

Namun Ralph tetap mempertahankannya selama beberapa waktu.

Kemudian...

Lauren meninggal.

Emma terdiam.

Jarinya kembali menggulir.

Tidak banyak nama wanita yang muncul dalam kehidupan Ralph setelah itu.

Hanya Lauren.

Kemudian Ella.

Istrinya sekarang.

Pernikahan mereka terjadi karena perjodohan keluarga.

Emma menatap layar cukup lama.

"Jadi..."

"Selama ini hanya wanita itu?"

Ia membaca beberapa artikel lain.

Ralph dikenal sebagai pria yang tidak mudah dekat dengan wanita.

Tidak memiliki skandal besar.

Tidak pernah diketahui menjalin hubungan setelah Lauren meninggal.

Bahkan setelah menikah dengan Ella, tidak pernah ada berita tentang wanita lain yang dekat dengannya.

Emma mengembuskan napas.

"Pria tipe setia."

Entah kenapa kalimat itu membuatnya diam.

Ia kembali teringat bagaimana Ralph memandangnya beberapa hari terakhir.

Cara pria itu mulai mendekatinya.

Godaan-godaannya.

Tatapan yang terkadang terlalu lama.

Emma menutup ponselnya.

"Tidak mungkin."

Ia menggeleng pelan.

Ralph mungkin hanya sedang menikmati perubahan sikap istrinya.

Tidak lebih.

Emma membuka bukunya kembali.

Namun baru membaca beberapa baris...

pikirannya kembali melayang kepada pria yang sama.

Ia menutup mata sesaat.

"Kenapa aku malah mencari tahu tentang dia?"

Pertanyaan itu tidak mendapatkan jawaban.

Dan Emma tidak menyadari...

semakin banyak ia mengetahui masa lalu Ralph, semakin sulit baginya menganggap pria itu sekadar suami saudari kembarnya.

Sore perlahan turun di Alexander Manor.

Emma masih duduk santai di taman.

Buku terbuka di pangkuannya, sementara angin sesekali menggerakkan rambut pirangnya.

Ia sama sekali tidak menyadari bahwa sejak beberapa menit lalu...

sepasang mata sedang mengawasinya.

Jauh dari taman, di ruang kerja di perusahaan miliknya, Ralph duduk sendirian di kursinya.

Satu tangannya memegang ponsel.

Layar menampilkan kamera keamanan rumah.

Tepat pada taman tempat Emma berada.

Ralph memutar kursinya perlahan.

Berputar sedikit ke kiri.

Kemudian kembali menghadap layar.

Tatapannya tidak pernah benar-benar meninggalkan wajah istrinya.

Ada senyum tipis di bibirnya.

Ia sendiri tidak tahu sejak kapan dirinya mulai melakukan hal seperti ini.

Dulu, ia tidak pernah peduli di mana Ella berada.

Sekarang?

Melihat wanita itu hanya duduk membaca buku saja sudah cukup membuat perasaannya tenang.

Ralph memainkan tangan.

Ujung jarinya menyentuh bibirnya sendiri.

Ia teringat ciuman mereka kemarin.

Senyumnya semakin jelas.

"Benar-benar aneh."

Ia berbisik pada dirinya sendiri.

Selama bertahun-tahun, ia tidak pernah merasakan keinginan untuk mendekati istrinya.

Namun sekarang...

Ia justru mulai menginginkannya.

Mulai mencari keberadaannya.

Mulai menikmati kemarahannya.

Mulai penasaran dengan setiap perubahan kecil dalam dirinya.

Ralph menatap layar sekali lagi.

Wanita yang duduk di taman itu adalah istrinya.

Setidaknya...

itulah yang ia yakini.

Ia belum tahu bahwa wanita yang membuat jantungnya berdebar itu bukanlah Ella.

Bukan istrinya yang ia kenal selama hampir lima tahun.

Melainkan Emma.

Saudari kembar yang selama ini bahkan tidak pernah ia ketahui keberadaannya.

Dan yang paling berbahaya...

Ralph sudah terlanjur jatuh hati pada wanita yang salah.

1
RAYA
🤭🤭🤭
putmelyana
awwww gak suka bgt baca chapter yg ini😍
RAYA
makasi🤗🤗
putmelyana
semangat thor
RAYA
butuh kipas kayaknya🤭🤭
putmelyana
kiw kiw ada yg panas niyeeee🤣
RAYA
terima kasih kak🤗🤗 tungguin next nya ya
putmelyana
next Thor ceritanya bagus bgt 😍
putmelyana
next Thor ceritanya
RAYA: ditunggu ya🤗🤗
total 1 replies
putmelyana
next Thor ceritanya makin seruuuuu
putmelyana
dihhh gak tau mau
putmelyana
woilah cerita paling aku sukai update trus thor😍
RAYA: makasi kk🤗🤗
total 1 replies
RAYA
🤭🤭🤭
Sriza Juniarti
jadi deg deg an....
Sriza Juniarti
lanjut kk..seruuu
RAYA: ditunggu ya kak 🤗🤗
total 1 replies
RAYA
ditunggu ya kak makasi udah setia membaca cerita nya😍😍
putmelyana
update setiap hari Thor
RAYA
pasti kk terima kasih sudah terus ngikutin🙏🙏
putmelyana
up setiap hari Thor
Sriza Juniarti
lanjut kk..terus berkaeya..bagus banget
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!