Indonesia
NovelToon NovelToon
Veterinary Love

Veterinary Love

Status: sedang berlangsung
Genre:Nikahmuda / Perjodohan / Idola sekolah
Popularitas:543
Nilai: 5
Nama Author: Inayusrina

Farra dan Barra adalah murid kelas 3 SMK Kesehatan Hewan dari dua keluarga penguasa industri kesehatan hewan Indonesia—keluarga Barra pemilik Saputra Pet Hospitals (rumah sakit hewan terbesar), sedangkan keluarga Farra pemilik Aurelie Vet Medicine (produsen obat hewan terbesar).

​Dua bulan sebelum Ujian Nasional, hidup mereka berubah total saat dipaksa menikah demi memenuhi janji masa lalu Opa dan Oma mereka. Enggan memicu skandal dan demi fokus lulus UN, keduanya sepakat menikah diam-diam dengan dua aturan ketat: menjadi suami-istri di rumah, tetapi berpura-pura asing saat di sekolah.

​Tinggal serumah sambil menyembunyikan status pernikahan dari teman-teman sekolah ternyata memicu berbagai canggung, kecemburuan, dan drama praktik lapangan. Di tengah tekanan Ujian Nasional dan ego masing-masing, persaingan dingin di antara mereka perlahan berganti menjadi benih cinta yang tak terduga.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Inayusrina, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 30

Hari Senin yang dinanti tiba. Mobil SUV mewah milik Barra perlahan memasuki area parkir Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Indonesia. Langkah kaki Barra dan Farra saat menyusuri koridor kampus seketika menyedot perhatian seisi gedung. Tatapan penuh kagum, respek, dan rasa segan terpancar dari para mahasiswa. Gosip jahat dan rumor palsu yang sempat beredar hilang tak berbekas, berganti dengan decak kagum atas ketegasan keluarga Saputra dalam menjaga nama baik Farra.

​Di depan pintu ruang kuliah, Ben dan Gabriella sudah berdiri menyambut mereka dengan senyum lebar.

​"Akhirnya pasangan fenomena ini kembali ngampus!" seru Gabriella antusias sambil memeluk Farra hangat, berhati-hati dengan perut sahabatnya yang makin membuncit.

​"Senang liat kamu udah bugar lagi, Bar," timpal Ben sambil menepuk bahu Barra bangga.

​Mereka berempat pun masuk dan mengambil barisan kursi tengah. Tak lama kemudian, dosen pengampu masuk dan perkuliahan anatomi hewan dimulai dengan tenang.

​Di tengah-tengah penjelasan dosen, Barra berbisik pelan pada Farra untuk izin ke toilet sebentar. Farra mengangguk lembut, dan Barra pun melangkah keluar ruang kelas menyusuri koridor fakultas yang sepi.

​Usai menyelesaikan urusannya di toilet, Barra berjalan kembali menuju kelasnya dengan tatapan lurus ke depan. Namun, saat berada di persimpangan koridor yang menghubungkan gedung fakultas lain, seorang wanita berambut pendek yang sedang berjalan terburu-buru tanpa sengaja menabrak dada bidang Barra cukup keras.

​BRUK!

​"Aduh!" ringis wanita itu. Tas bahu yang dibawanya terlepas, membuat isi tasnya—buku-buku tebal, alat tulis, hingga alat kosmetik—berserakan di atas lantai koridor.

​Barra menghentikan langkahnya. Meski sifat dasarnya dingin, naluri kesopanan Barra membuatnya berlutut pelan dan membantu memungut beberapa buku hukum yang tercecer di lantai. Wanita berambut pendek itu bernama Indira, mahasiswi angkatan baru dari Fakultas Hukum yang sedang ada urusan di gedung FKH.

​Saat Indira mendongak untuk mengambil buku dari tangan pria yang menabraknya, napasnya seketika tertahan. Di hadapannya, berdiri sosok Barra Saputra dengan wajah tegas, rahang kokoh, dan tatapan mata tajam yang begitu memikat. Indira terpesona seketika pada ketampanan Barra yang dingin namun berkarisma.

​"Ini barang-barang kamu," ujar Barra datar setelah mengumpulkan sisa pensil di lantai, menyerahkannya tanpa minat sedikit pun.

​Selesai membereskan kekacauan itu, Barra memutar badan dan hendak melangkah pergi begitu saja. Namun, Indira yang tak ingin kehilangan kesempatan emas ini dengan cepat menggeser posisinya, menghalangi jalan Barra.

​"T-tunggu!" potong Indira dengan senyum termanis yang ia miliki, mencoba menebar pesona. "Makasih ya udah dibantu. Namaku Indira, mahasiswi Fakultas Hukum. Nama kamu siapa?"

​Barra tidak membalas uluran tangan Indira. Pria itu hanya menatap Indira dengan pandangan dingin, menusuk, dan penuh jarak—tipikal tatapan es batu yang dulu sangat ditakuti di SMK.

​"Nggak penting," jawab Barra singkat dan tajam. Tanpa membuang waktu sedetik pun, Barra melangkah lebar menerobos samping tubuh Indira, membiarkan gadis itu terpaku sendirian di koridor.

​Tak lama setelah keberangkatan Barra, seorang gadis berambut panjang berjalan setengah berlari menghampiri Indira. Dialah Ayu, sahabat dekat Indira.

​"Indira! Kamu ngapain berdiri melamun di situ?" tanya Ayu heran, lalu matanya mengikuti arah pandang Indira yang masih menatap punggung Barra dari kejauhan. "Tunggu... kamu baru aja ngobrol sama Barra Saputra?!"

​Indira menoleh ke arah sahabatnya dengan mata berbinar-binar penuh penasaran. "Barra Saputra? Kamu kenal dia, Yu? Dia siapa sih? Gila, ganteng dan berkarisma banget!"

​Ayu menepuk jidatnya, membelalakkan mata. "Kamu seriusan nggak tahu dia siapa, Dir? Dia itu Barra Saputra! Anak tunggal pemilik Saputra Corp, konglomerat raksasa! Beritanya baru aja gempar minggu lalu gara-gara dia bikin konferensi pers megah!"

​Ayu mendekatkan wajahnya dan berbisik dramatis. "Dia itu udah punya istri, namanya Farra, dan istrinya sekarang lagi hamil anak kembar mereka! Jangan aneh-aneh deh, Barra itu terkenal dingin banget dan bucin setengah mati sama istrinya!"

​Bukannya mundur mendengar kenyataan bahwa Barra sudah beristri, senyum tipis yang sarat akan ambisi justru terukir di bibir Indira. Informasi tentang latar belakang kekayaan, ketampanan, serta sifat protektif Barra bukannya membuat Indira gentar, melainkan makin membakar rasa penasarannya.

​"Sudah menikah dan punya anak kembar?" gumam Indira pelan sembari menyunggingkan senyum licik. "Justru itu yang bikin makin menarik, Yu. Cowok kayak Barra Saputra terlalu sempurna kalau cuma dimiliki satu cewek biasa."

​Dengan tekad yang membara di dadanya, Indira berjanji pada dirinya sendiri bahwa ia akan melakukan apa pun untuk mendekati Barra dan merebut perhatian pria itu dari istrinya.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!