Indonesia
NovelToon NovelToon
MY RENTAL BOYFRIEND

MY RENTAL BOYFRIEND

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Seiring Waktu / Identitas Tersembunyi / Mafia
Popularitas:177.6k
Nilai: 5
Nama Author: zarin.violetta

Ryder Visconti sedang dilanda kebosanan. Bukan bosan yang bisa diobati dengan liburan ke Monaco atau membeli pulau pribadi. Ini adalah bosan yang meresap sampai ke tulangnya, bosan yang membuatnya bertanya setiap pagi, untuk apa semua ini?

Tapi tidak ada yang tahu bahwa di balik nama Visconti yang menjulang tinggi, mengalir darah yang lebih gelap.

Ryder adalah penerus keluarga mafia Italia yang menguasai separuh perdagangan gelap Eropa.

Dan kali ini, dia bosan menjadi monster. Maka, Ryder memutuskan untuk kabur sejenak. Hanya sebentar.

Ia datang ke kafe sahabatnya, dan menjadi barista dadakan untuk sementara.

*

Juliette Wood, putri kedua pemilik Wood Real Estate ini adalah penulis novel yang sedikit eksentrik, lebih nyaman dengan kata-kata di atas kertas daripada gaun pesta dan senyum palsu di acara-acara pesta.

Tapi hidupnya baru saja berantakan. Kakaknya yang cantik dan sempurna, Evelyn, mengumumkan pertunangannya dengan seorang pria yang tak lain adalah pacar Juliette, lebih tepatnya mantan pacar Juliette, yang putus dengannya seminggu yang lalu.

Ia tak butuh cinta. Ia butuh aktor yang bisa memainkan peran sempurna. Pria yang tampan, karismatik, dan cukup meyakinkan untuk membuat seluruh keluarga Wood, dan terutama Evelyn serta mantan pacarnya percaya bahwa Juliette telah move on dengan pria yang jauh lebih mempesona.

Dan kemudian dia melihat Ryder di balik konter kafe. Wajahnya yang tampan namun sangat maskulin. Sorot matanya tajam dan penuh rahasia. Auranya. Caranya berdiri. Sesuatu yang membuat Juliette yakin bahwa pria itu cocok untuk peran yang dicarinya.

Juliette dengan berani mendekatinya. "Aku ingin menyewamu," katanya tanpa basa-basi, matanya menatap langsung ke mata Ryder. "Satu bulan. Menjadi pacarku. Berapa pun bayarannya."

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon zarin.violetta, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kontrak Berakhir!

"Kontrak kita sudah berakhir! kata Juliette dengan suara dingin, menatap kesal pada Ryder setelah pintu apartemen tertutup. "Kau menghilang tanpa kabar. Itu artinya kita selesai!”

Ryder tidak bergerak. Matanya yang selama ini selalu berhasil membuat Juliette kehilangan fokus, menatapnya dengan intens.

"Kau dengar aku?" Juliette melangkah maju. Ryder masih diam, acuh.

Juliette kemudian menuju ke kamarnya dan beberapa menit kemudian kembali ke hadapan Ryder yang kini surah membuat kopi di dapur:

“Ini! Aku mengakhiri kontrak kita! Hari ini juga!” Juliette mencengkeram kedua ujung kertas kontrak dan menyobeknya tepat di depan wajah Ryder.

Lalu disusul dengan menyobeknya menjadi potongan-potongan kecil yang berjatuhan seperti konfeti di lantai.

"Kontrak kita sudah berakhir," ulang Juliette, kali ini lebih tegas. "Aku sudah mengakhiri hubungan sandiwara kita. Sekarang, keluarlah dari apartemenku."

Dia menunjuk ke arah pintu, berharap Ryder segera pergi. Berharap dia tidak membuat segalanya lebih sulit. Berharap hatinya yang sudah kacau ini bisa sedikit tenang tanpa kehadiran pria itu.

Tapi Ryder tidak pergi.Sebaliknya, sudut bibirnya terangkat membentuk senyum tipis yang justru membuat Juliette ingin menampar wajah tampannya.

Pria itu melangkah maju, memangkas jarak di antara mereka hingga hanya tersisa beberapa sentimeter.

Aroma tubuhnya yang maskulin memenuhi indra penciuman Juliette, membuatnya sedikit berdesir.

"Itu sangat bagus. Aku mendukungmu menyobek kontrak itu.” Ryder berbisik, suaranya sengaja membuat Juliette kesal. Tangannya terulur, lalu melingkarkan lengannya ke pinggang Juliette dan menariknya mendekat.

Tubuh Juliette menegang. Jantungnya berdebar kencang. "Ryder, lepaskan! Aku menyuruhmu pergi!”

"Ssshh." Jari telunjuk Ryder menyentuh bibir Juliette, membungkam protesnya. "Dengar dulu."

Juliette ingin melawan. Ingin mendorong Ryder menjauh. Ingin berteriak bahwa dia tidak ingin mendengar apa pun. Tapi tubuhnya seperti terkunci.

"Aku memang tidak ingin hanya menjadi pacar sewaanmu, Baby," kata Ryder pelan, tapi menekan. "Aku ingin menjadi kekasih nyatamu. Yang benar-benar berhubungan. Yang melibatkan perasaan. Bukan sekadar sandiwara untuk membuat mantanmu cemburu atau untuk memuaskan orang tuamu."

Mata Juliette melebar dan menautkan kedua alisnya, sedikit shock sekaligus bingung.

"Kau tahu aku tidak pernah menganggap ini sandiwara," lanjut Ryder, wajahnya semakin dekat. "Sejak awal, aku tahu bahwa aku akan jatuh terlalu dalam. Dan aku tahu kau juga merasakannya. Jangan bohongi aku. Jangan bohongi dirimu sendiri."

"Aku—“

Tapi Juliette tidak pernah menyelesaikan kalimatnya. Karena di detik berikutnya, Ryder memagut bibirnya.

Ciuman itu jelas tidak lembut dan tidak ragu-ragu. Ciuman itu penuh kerinduan setelah tak bertemu dua bulan.

Bibir Ryder bergerak menguasai bibir Juliette yang membuat lutut Juliette lemas, memaksa wanita itu berpegangan pada bahu kekar pria itu agar tidak jatuh.

Dan Juliette, dia membalas ciuman itu. Dia merasakan kerinduan yang selama ini dia kubur dalam-dalam. Kerinduan pada ciuman yang membuat tubuhnya selalu bergetar dan berdesir.

Tangan Ryder naik ke tengkuk Juliette, jemarinya menyelip di antara helai rambut halus gadis itu. Ciuman mereka semakin dalam, lapar, seolah keduanya baru menyadari betapa lama mereka telah menahan perasaan rindu ini.

Ketika akhirnya mereka berpisah untuk bernapas, keningRyder menempel pada kening Juliette. Mata mereka akhirnya bertemu.

"Aku menyukaimu sejak awal aku melihatmu," bisik Ryder.

Juliette menelan ludah. Tangannya masih menggenggam lengan Ryder.

"Aku tidak tahu harus berkata apa," balas Juliette pelan.

"Katakan kau merasakannya juga," pinta Ryder. "Katakan kau tidak ingin mengakhiri hubungan kita begitu saja."

“Kau sedang mempermainkanku?” tanya Juliette dengan pandangan yang mulai curiga.

Ryder menggeleng, lalu mengecup bibir Juliette lagi dengan lembut. "Aku tidak akan pernah mempermainkanmu. Aku akan menceritakan semuanya padamu nanti. Semuanya tentang hidupku. Tapi, aku ingin tahu terlebih dulu. Apakah kau … menyukaiku?”

1
Nonie Hlm
nahhh kaaann orang baik dan sabar pasti berbuah manis....makanya jangan sirik iri dengki yah Ales 😝
Nonie Hlm
junior udah brojol aja yak😄
Una_awa
kirain anaknya kembar 🤭
Una_awa
lanjut kak
Sastri Dalila
👍👍👍👍
Sastri Dalila
👍👍
isni afif
lanjut kak....
isni afif
bayi pemersatu keluarga......kamu hebat bayi....🫢🫢🤣😘
V_eRiL
semangat dan jangan pantang menyerah ya Alessandra 💪💪 tdk ada usaha yg mengkhianati hasil dan semua ada waktunya masing² kok 😊😊
V_eRiL
seneng melihatnya karena dua kakak beradik akhirnya bisa rukun lagi 😊😊
V_eRiL
Juliette dan Ryder bener² baik banget ya, meskipun keluarganya menyebalkan tapi tdk pernah melupakan mereka 😊😊
isni afif
lanjut kakak...
isni afif
selamat.....akhir nya...dapet baby....
V_eRiL
sadar juga setelah jadi kakek ya tuan Wood 😁😁🤭
V_eRiL
akhirnya keinginanmu selama ini terwujud ya tuan Wood 😊😊
Nurminah
seneng kalo keluarga akur
V_eRiL
sekarang Juliette punya dua pelindung dihidupnya nih 😊😊 jadi wanita tercantik sendiri di mansion ya Juls 🤭🤭
V_eRiL
selamat ya Juliette dan Ryder, kehadiran baby boy semakin melengkapi kebahagiaan keluarga kalian 🥰🥰
Una_awa
ya ampun pak tua,, ngambek mulu ky bocil🤭
Nonie Hlm
memalukan yahhh mertua loe Ryder 🤣gw aja yg jd pembaca nya enek bgt 😝🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!