Indonesia
NovelToon NovelToon
Gawat! Aku Punya Anak Dari Musuh Sendiri!

Gawat! Aku Punya Anak Dari Musuh Sendiri!

Status: sedang berlangsung
Genre:Time Travel / Diam-Diam Cinta / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:18.6k
Nilai: 5
Nama Author: riri-can

Karena terlalu lelah dengan urusan skripsi, Ayara pingsan dan saat terbangun Ayara mendapati dirinya berada dikehidupan dimasa depan.

Dimasa depan Ayara menikah dan bahkan sudah memiliki seorang anak laki-laki tampan, tetapi yang membuat Aya ingin pingsan kembali adalah Ayara menikah dengan musuhnya saat di bangku kuliah, pria tampan bernama Guzelar adalah suaminya dimasa depan.

Guzelar pria tampan yang suka menghinanya dan mengatainya wanita tidak benar karena saat di bangku kuliah Ayara suka gonta-ganti pacar hampir setiap hari, bagaimana bisa dimasa depan Guzelar menjadi pria yang lembut dan manja serta bucin padanya?.

Bagaimana Ayara bisa mengatasi semuanya dimasa depan? Menghadapi Guzelar versi bucin dan menerima fakta jika mereka sudah memiliki anak? Ikuti terus perjalanan Ayara dimasa depan! Selamat membaca.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon riri-can, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Mati Bersama

Beberapa waktu setelah kesadarannya pulih dari pingsan di rumah sakit, Ayara berubah menjadi sosok yang sangat pendiam. Hari-harinya diisi dengan keheningan panjang, di mana ada ribuan pertanyaan kusut yang bersarang di dalam kepalanya, seolah menghimpit dan menekannya untuk terus bungkam.

​Namun, dari sekian banyak tanya yang berkecamuk, ada satu pertanyaan paling dominan yang terus-menerus menghantui benaknya. Bagaimana bisa pria sesempurna Guzelar mau mencintai dan menikahi wanita seperti dirinya?

​Dilihat dari sudut pandang mana pun, kehidupannya yang penuh dengan noda hitam, masalah pelik, dan trauma masa lalu seharusnya membuat Guzelar berpikir dua kali. Seharusnya, pria itu memilih mencari wanita lain yang jauh lebih baik, lebih sempurna, dan bersih tanpa beban mental yang menghancurkan.

​Tanpa bisa ia cegah, tetesan air mata hangat mengalir mulus menuruni pipinya. Rasa rendah diri yang pekat menghantam batin Ayara telak-telak. Dulu, pada awal mula kesadarannya kembali di masa depan ini, Ayara sempat merasa bahwa dirinyalah yang paling sial karena terjebak pernikahan dengan pria dingin seperti Guzelar. Namun sekarang, setelah kepingan memori itu kembali, ia sadar yang sebenarnya sial adalah Guzelar. Pria itu harus menanggung seorang istri dengan gangguan mental, korban pelecehan keji dari ayah kandungnya sendiri, serta terkoyak oleh masa lalu yang kotor.

​Tiba-tiba, derit pintu kamar mereka itu terbuka pelan, menampakkan sosok Guzelar yang baru saja kembali dari kamar sebelah usai menidurkan Gabriel.

​"Sayang...? Kamu kenapa menangis lagi, hm?" tanya Guzelar panik setengah mati melihat air mata di wajah istrinya. Pria itu langsung melangkah tergesa mendekati ranjang.

"Ada apa, Sayang? Apa ada sesuatu yang terasa sakit di tubuhmu?" tanyanya cemas.

​"Jangan mendekat!" tolak Ayara tegas dengan suara parau, membuat langkah Guzelar terhenti seketika.

​Pria itu tertegun, mengamati setiap gerak-gerik sang istri dengan saksama. Instingnya langsung memperingatkan bahwa kondisi mental Ayara sedang tidak stabil. Dengan perlahan, Guzelar memilih berlutut di atas lantai tepat di samping ranjang, merendahkan posisinya agar sejajar dengan Ayara.

​"Ada apa, Sayang? Ceritakan pada suamimu ini, apa ada hal buruk yang mengganggu pikiranmu?" tanya Guzelar dengan nada paling lembut yang ia miliki.

​Ayara menatap suaminya tajam, isakannya semakin menjadi. "Mengapa... mengapa kamu mau menikahiku dulu?" tanya Ayara terbata-bata di sela tangisannya.

​"Tentu saja karena aku mencintaimu, Sayang. Tanpa syarat," balas Guzelar tanpa keraguan sedikit pun di matanya.

​"Mencintaiku?! Mencintai wanita dengan segudang penyakit mental dan trauma rusak sepertiku?!" seru Ayara frustrasi, mencengkeram erat seprai rumah sakit.

"Kamu itu cuma merasa kasihan padaku, Guzelar! Kamu cuma kasihan!" tegurnya penuh kepedihan.

​Guzelar menggelengkan kepalanya kuat-kuat. "Tidak! Aku tidak pernah merasa kasihan! Aku sangat, sangat mencintaimu, Ayara!" tegas pria itu penuh penekanan.

​Melihat suaminya bersikeras, pertahanan diri Ayara runtuh. "Sayang... apa bayangan buruk dan ingatan itu datang lagi mengganggumu?" tanya Guzelar hati-hati. Ia bangkit dari lututnya, naik dan duduk perlahan di sisi ranjang untuk menenangkan sang istri agar tidak terpancing emosi ekstrem.

​"Aku benci ini! Aku tidak suka!" pekik Ayara histeris, menjerit sejadi-jadinya.

"Bagaimana bisa aku mengalami pelecehan dan kehancuran serendah itu dalam hidupku?!"

​Mendengar teriakan sarat kepedihan itu, bola mata Guzelar membelalak kaget. Jantungnya terasa berhenti berdetak.

"Kamu... apa kamu sudah mengingat semuanya, Sayang?" tanya Guzelar ragu-ragu dengan wajah sepucat pasi.

​"Aku membenci diriku sendiri, Guzelar! Aku benar-benar benci!" amuk Ayara histeris. Wanita itu kehilangan kendali, mengangkat kedua tangannya dan memukuli kepalanya sendiri berulang-ulang kali untuk melampiaskan rasa sakit di dadanya.

​Melihat aksi berbahaya itu, Guzelar bergerak secepat kilat. Ia langsung menerjang maju, merengkuh tubuh Ayara erat-erat ke dalam dekapannya dan mengunci kedua tangan istrinya agar tidak bisa melukai diri sendiri.

​"Sayang... Hei, dengarkan aku! Tenanglah, kumohon..." bujuk Guzelar dengan suara bergetar, memeluk erat tubuh Ayara yang masih meronta-ronta hebat di dalam dekapan hangatnya.

​"Aku benci ini semua! Lepaskan aku!" isak Ayara pilu.

​"Iya, Sayang... Maafkan aku, ya... Sungguh, maafkan aku karena tidak bisa melindungimu saat itu," balas Guzelar menahan air matanya sendiri, mencoba berdiri sebagai benteng terkuat bagi istrinya.

​Di tengah isakannya yang memilukan, Ayara berbisik lirih penuh keputusasaan, "Kalau begini caranya... aku mau mati saja, Guzelar."

​Mendengar ancaman nekat itu, tanpa ragu sedikit pun Guzelar membalas tegas, "Kalau kamu mati, maka saat itu juga aku akan ikut mati menyusulmu!"

​Ayara sontak menghentikan rontaan dan isakannya. Wanita itu mendongakkan kepalanya, menatap tajam sang suami dengan mata yang menyala merah basah oleh air mata.

​"Kalau kamu ikut mati, lalu siapa yang akan menjaga Gabriel, hah?! Anak bodoh!" geram Ayara kesal setengah mati.

​Guzelar terdiam sejenak, mengerjap bingung melihat perubahan emosi istrinya yang mendadak melompat dari niat bunuh diri menjadi omelan.

"Kan... kan masih ada Mami, Papi, sama Hera juga yang bisa bantu urus Iel," balas Guzelar pelan beralasan.

​"Enak saja bicara begitu! Kamu mau membuat mereka kerepotan mengurus anak kita?! Gabriel itu anak yang banyak ulah dan manja, jangan berani-berani merepotkan keluargamu!" omel Ayara tajam.

​Melihat Ayara mulai kembali ke mode cerewetnya, sudut bibir Guzelar justru terangkat membentuk senyuman kecil penuh kelegaan.

"Kalau begitu aturannya, makanya jangan pernah berpikir untuk mati, Sayang. Kalau kamu nekat mati, pilihan terakhirku ya tinggal minum racun serangga saja sekarang!" tantang Guzelar balik dengan nada sengaja memancing emosi.

​"Yaudah sana, minum saja racunnya sekarang kalau berani! Aku tidak jadi mati!" ketus Ayara memalingkan wajah, merenggut kesal seolah suasana hatinya berbalik seratus delapan puluh derajat dalam hitungan detik.

​Tim dokter psikiater memang sempat menjelaskan hal ini sebelumnya, kondisi mental Ayara pasca-pemulihan trauma masih sangat labil dan tidak seimbang. Kadang kala ia bisa menjadi sangat ceria, lalu beberapa menit kemudian berubah menjadi sangat sedih, marah, dan frustrasi. Namun, bagi Guzelar, melihat Ayara marah-marah dan mengomel seperti ini jauh lebih baik ketimbang melihat istrinya tenggelam dalam kesedihan dan keputusasaan yang sunyi. Ia jauh lebih menyukai Ayara yang cerewet, galak, dan hobi mendebatnya.

​"Kamu aneh banget. Kalau kamu tinggal mati, nanti aku bakal nikah lagi sama pria lain yang lebih kaya dan tidak mesum!" ancam Ayara sinis, melirik suaminya tajam.

​Mendengar ancaman itu, giliran Guzelar yang memasang wajah cemberut tidak terima. "Tega banget ya kamu ngomong begitu ke suami sendiri! Kalau sampai kamu berani nikah lagi, awas saja... aku bakal jadi hantu gentayangan dan terus menghantui suami barumu itu tiap malam sampai dia mati jantungan!" protes Guzelar sengaja memasang tampang memelas kekanak-kanakan.

​Suasana di dalam kamar itu perlahan-lahan mencair. Keduanya mulai terlibat dalam perdebatan konyol dan tidak jelas ujung pangkalnya. Tentu saja, apa yang dilakukan Guzelar bukanlah tanpa alasan, pria itu sengaja memancing emosi dan melontarkan kalimat-kalimat konyol semata-mata agar Ayara melupakan bayangan trauma mengerikan yang sempat menghancurkan kewarasannya beberapa menit lalu. Dan syukurlah, cara itu berhasil membuat istrinya kembali bernapas lega di dalam pelukannya.

Bersambung...

1
Ita Putri
ngakak brutal🤣
Mia Camelia
otw bikin baby lagi nih🤭🤣
Gita ayu Puspitasari
bagus ceritanya kak
Gustinur Arofah
pagi pagi sudah nangis, alamat suami ngeledekin mulu ini sbb baca novel malah nangis😭😭😭😤😁
Hadi Mulyono
bayanginnya sedih banget .bayi kembar meluk kembarannya trs meninggal
Gustinur Arofah
/Sob//Sob//Sob//Sob//Sob/
mimief
🥹🥹🥹🥹...
my brother is my Hero 🫰🥹🥹
mimief
lucu bgt si Mereka 🫣🤣
Apis
kan udah di bilangin bukan ayah kandung ayara tp ayah tiri
mimief
pasti banyak yg mau 🤣🤣🫣.
guzelar nya yg ogah
atu aja pusing apalagi banyak🤣🤣
mimief
seenggaknya yg disebut nama istrinya sendiri
kalau yg lain.. selesai lah anda🤣🤣
Mia Camelia
untung ada guzelar yg melindungi ayara dari masa lalu yg kelam.
Susi Nugroho
Lanjut
Ita Putri
mike
Hadi Mulyono
biadab banget ayah ayara ..jadi kuat ayara balas dendam .aku kok pingin ayara bisa bela diri .hajar keluarganya yg jahat
mimief
ternyata yg bikin dia hancur bukan mike.
tapi dari orang yg paling dia cintai .
yg dikira jadi pelindung dia
😔🥹🥹🥹
Anbu Hasna
ketiduran di ruang laundry 🫣🫣
mimief
saudara tirinya ya?🥹🥹🥹
mimief
sering Thor...
sayang akal sehat selalu mengalah. Karena jajan nya aku banyak. kalau kabur susah ntar jajan nya🤣🤣🤣🫣
It's me Ri🥕
Wkwkwk... Ayara emang suka benget ngerjain orang, tapi ga boleh ditiru yaa🤭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!