Indonesia
NovelToon NovelToon
Kematian Tanpa Nama

Kematian Tanpa Nama

Status: sedang berlangsung
Genre:Horor / Iblis / Rumahhantu
Popularitas:87.4k
Nilai: 5
Nama Author: novita jungkook

Zora pulang ke kampung halaman Setelah sekian lama tinggal di kota, kepulangan dia kali ini tentu untuk merawat orang tua yang sudah begitu lanjut usia dan hanya Dia anak yang dimiliki oleh keluarga tersebut.

Rumah yang begitu besar dan terkesan begitu menyeramkan sekali bila hanya dilihat dari luar, tapi ternyata bukan hanya di luar dan di dalam telah menyimpan misteri yang begitu mengerikan sekali, bahkan Zora sama sekali tidak menyangka bahwa itu semua bersangkutan dengan dirinya.

Apa yang terjadi dengan rumah itu?

Apa kah Zora bisa bertahan?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon novita jungkook, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 31. menemukan

Gemetar dan juga bingung setelah Zora mendengar sendiri Bagaimana nasib yang telah dilakukan oleh para tukang kebun yang ada di rumah dia saat itu, mereka semua meninggal dalam keadaan tragis dan tidak ada yang bisa mengungkap tentang kasus kematian tersebut hingga sampai saat ini para keluarga hanya bisa diam menerima nasib yang begitu buruk.

Oleh sebab itu Bu Darmi begitu dendam kepada mereka semua setelah mengetahui bahwa sang suami meninggal dunia dengan cara yang sangat keji, sampai sekarang keadilan itu tidak pernah datang dalam keluarga mereka. ingin menuntut juga tidak bisa karena kekuatan Tante Rika jelas menutup semua kemampuan orang miskin yang ada di daerah tersebut.

Ini jelas permainan para orang kaya yang ada di sekitar sana sehingga orang miskin seperti mereka hanya bisa terdiam, nasib yang begitu keras sehingga terkadang kebencian itu timbul di dalam hati karena mereka tidak tahu untuk membalas itu semua dengan cara apalagi agar rasa sakit hati ini bisa segera hilang.

Kini luka lama itu seolah kembali datang di dalam hidup Bu Darmi ketika Zora datang untuk bertanya apa ya sebenarnya yang telah terjadi dengan rumah itu, meski Zora adalah salah satu bagian dari keluarga tersebut namun dia tidak mengetahui tentang rahasia yang ada di sana sehingga lebih baik bila bertanya kepada bu Darmi saja.

''Jadi memang sejak dulu keluarga kami telah memakan banyak korban?'' Zora bertanya dengan mata berkedip karena merasa begitu kaget.

''Kami hanya bisa diam karena meminta pertolongan dari polisi juga percuma.'' Bu Darmi menerawang dengan pandangan jauh.

''Apa Tante Rika yang menutup itu semua?'' Zora bertanya kembali.

''Ya, Dia adalah orang yang paling berpengaruh dan Susi juga adalah orang yang mengendalikan itu semua.'' Bu Darmi mengangguk dengan perasaan yang sangat hancur.

''Kenapa Mbak Zora sampai tidak tahu tentang keburukan yang ada di dalam keluarga kalian?'' Melisa bertanya kepada wanita muda itu.

''Aku sama sekali tidak tahu apa yang telah mereka anut.'' ujar Zora dengan suara lirih sekali.

''Dia pindah dari rumah itu ketika masa remaja, jadi pantas saja bila Zora sama sekali tidak tahu apa yang sebenarnya telah terjadi.'' Bu Darmi berkata yang sebenarnya kepada sang anak.

''Jadi Berapa banyak nyawa yang telah meninggal di dalam rumah itu, Bu?'' Zora ingin tahu karena menurutnya rumah itu begitu suram sekali.

Bu Darmi menggeleng karena dia tidak tahu secara pasti Berapa banyak orang yang sudah meninggal di dalam rumah tua tersebut, karena dia juga adalah salah satu korban sehingga mana mungkin bisa mengetahui secara pasti berapa banyak korban yang telah jatuh sebagai tumbal.

Namun yang jelas mereka semua meninggal dunia dalam keadaan yang begitu mengerikan, suami Bu Darmi sendiri meninggal dunia ketika sedang memotong rumput yang ada di sekitar taman. pisau dari mesin rumput itu terlepas begitu saja dan menancap tepat pada bagian dahi, sehingga nyawa dari suami Bu Darmi tidak bisa lagi terselamatkan.

''Saran dari diriku sekarang adalah kamu meminta bantuan dari Mbak Purnama.'' Bu Darmi berkata dengan serius.

''Purnama ini siapa, Bu?'' Zora memang sama sekali tidak mengenal Siapa pemilik nama itu.

''Dia adalah wanita yang memiliki kemampuan supranatural, selama ini sudah banyak orang yang mendapat bantuan dari dia.'' jelas bu Darmi.

''Bahkan sebagian orang ada yang mengatakan bahwa dia adalah siluman ular.'' sambung Melisa.

''Hei jangan bicara sembarangan seperti itu.'' Bu Darmi takut bila nanti ada yang mendengar ucapan Melisa tadi.

''Ratu ular?'' Zora mengulang ucapan Melisa tentang Purnama yang menjadi siluman ular.

Jelas Zora sama sekali tidak percaya karena menurut dia siluman ular seperti itu hanya ada dalam cerita dan sebuah film saja, Jadi tidak mungkin ada di dunia nyata yang telah terjadi begitu jelas karena itu semua hanya mitos dan kemungkinan besar khayalan orang-orang yang terlalu memiliki imajinasi tinggi.

...****************...

''Kan tidak ada, aku sudah bilang bahwa dia tidak mungkin ada di sekitar sini.'' Suketi berkata agak kesal karena mereka tidak berhasil menemukan wanita tadi.

''Lah kok bisa salah ya padahal aku sudah sangat yakin kalau dia memang menuju ke arah sini.'' Nana juga merasa heran dengan hal itu.

''Paling hidung kucing kau itu memang bermasalah.'' Suketi berkata dengan wajah merengut.

Sebab tadi dia memang melihat bayangan yang melintas begitu saja di dekat kebun sawit sana, namun kucing hitam ini malah tidak percaya dan mengatakan bahwa bagian sini ketika tadi dia mencium aroma yang sama itu sehingga mereka berdua menuju tempat tersebut.

''Tunggu!'' Suketi menahan langkah kucing hitam itu ketika mereka akan pergi menuju arah timur.

''Apa?'' Nana menoleh dan mengikuti Arah pandangan kuntilanak yang ada di sebelah dia saat ini.

''Di balik ranting pohon itu ada sesuatu yang bergerak dan kemungkinan besar itu adalah dia.'' mata Suketi menangkap sesuatu yang sedang bergerak liar.

''Ayo kita tangkap kalau begitu.'' Nana bergerak cepat dan memanjat pohon tersebut.

''Ada?!'' Suketi berteriak dari bawah karena dia penasaran Apakah memang ada yang sedang mengintai.

Kucing hitam itu tidak lagi menjawab sehingga Suketi memutuskan sendiri untuk terbang dan melihat Bagaimana penemuan kucing hitam di atas cabang pohon tersebut, udah sampai sana dia juga menjadi penasaran setengah mati setelah melihat bahwa wanita itu memang berdiri sembari memakan musang yang telah berhasil dia tangkap.

''Ini wanita yang berbau amis tadi kan?'' Nana menoleh kepada Suketi.

''Yap! Kenapa dia memakan daging mentah seperti itu? Padahal kita adalah seorang iblis namun tetap saja tidak mau makan daging sembarangan!'' Suketi merasa jijik.

''Tubuh dia itu sudah dikuasai oleh iblis yang sangat jahat, ini biarpun nanti sembuh maka tidak akan pernah bisa seperti sedia kala.'' Nana menatap dengan mata kucing berwarna kuning.

''Kalian berhenti ikut campur pada urusan orang lain.'' Mama Susi menatap dua arwah gentayangan yang sangat cantik itu.

''He berani sekali kau berbicara seperti itu kepada manusia secantik kami.'' Nana berkata dengan sangat sewot.

''Kita sudah bukan manusia lagi, kan kita sudah jadi arwah gentayangan sih.'' Suketi meralat ucapan Dewi kucing hitam itu.

Nana tersenyum kecil menyadari bahwa ucapan dia memang terjadi sebuah kesalahan bahwa mereka bukan lagi menjadi manusia, tapi sudah menjadi arwah gentayangan yang begitu centil dan juga jahat sehingga Terkadang mereka melakukan kesalahan namun selama ini lebih banyak kebaikan yang mereka tebar, meski terkadang agak gila namun tetap saja mereka adalah para member yang sangat disayangi oleh ratu ular.

Selamat malam, jangan lupa like dan komentar kalian semua buat cerita autor Novita Jungkook ya.

1
putri wahyu
malam jg Bess...
semoga anak dinda jg ky zadeen manusia biasa bkn campuran iblis,soalnya takut Jd jahat,Karena Nolan dulunya jahat👻
Alfiah Agustina
muka zadeen kaya apa ya tor🤭
MiilaaManurung
biar gak ada ahli atau jadi manusia biasa,byg penting sifat mirip mamak mu Deen 😂😂
☠ᵏᵋᶜᶟ Қiᷠnꙷaͣŋͥ❁︎⃞⃟ʂ⍣⃝𝑴𝒊𝒔𝒔
suka deh sama zadeen pas banget kaya purnama sayang aja dia terlahir sebagai manusia biasa ..coba kalo campuran pasti pewaris nya dia 🤭... semangat dong Nolan cari cara biar Deket sama Felix
Ela Jutek
Deen, meskipun kau gak punya darah iblis tapi gen Purnama yg pedes gak bisa ilang🤣
Betri Betmawati
zadeen omongan mu semua benar tau hajar aja tu si Nolan biar sadar dia
ismi
ya iyalah ar mirip la wong zadeen kan anaknya purnama,,ojo kok gawe lali ar😄😄😄🤭🤭🤭🤭
Nurr Tika
apasalanya sih nolan bilang maaf sama felix
Elvii Lusiana
Dilema banget kalo udah buka cerita kak nov, di baca nanggung banget krn pengen terus² part lanjutan
ga di baca kok penasaran
Aput Yoongi
walaupun zadeen manusia biasa, cuma mulut pedes nya nurun mbak pur banget 🤣
Nurr Tika
bru muncul zaeden
༶•┈┈⛧┈♛ 𝑅𝑖𝑠𝑘𝑎𝑎𝑎 ♛┈⛧┈┈•༶
wahh Zadeen kamu benar tampar terus nolan itu dengan kata-kata yang pedes lagi belum puas aku rasanya, felix pewaris agensi mbk pur bersama kiara nanti 🥰🥰
Nurr Tika
ngeri sekali baca bab ini
edelweis🌻
sekali kali nolan biar di hajar felik mak.siapa tau dengan begitu dia bisa sadar akan kesalahanya
Nurr Tika
mereka berdua sama" tersiksa
Nurr Tika
dibilangin ma suami ga dengerin
Ayuk Witanto
istirahat yang cukup mak
Ayuk Witanto
seremnya
Betri Betmawati
moga nanti hubungan mereka membaik ya
dan JD akur den senang liat nya
neni nuraeni
lnjutt
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!