Indonesia
NovelToon NovelToon
Cinta Terlarang Sang Ibu Tiri

Cinta Terlarang Sang Ibu Tiri

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Nikah Kontrak / CEO
Popularitas:1.2k
Nilai: 5
Nama Author: Tusya Ryma

Setelah kehilangan ayah dan melihat ibunya terbaring koma, Karissa justru dikhianati oleh Louis, kekasihnya sendiri, yang berselingkuh dengan sahabatnya.

Dalam amarah dan rasa kecewa, Karissa mengambil keputusan nekat—menikahi ayah Louis.

Kini Karissa bukan lagi kekasih Louis, melainkan ibu tirinya.

Namun tinggal serumah dengan pria yang pernah dicintainya ternyata jauh lebih sulit dari yang ia bayangkan. Louis membencinya, tetapi di saat yang sama, ia juga tidak rela kehilangan Karissa.

Karissa ingin membalas dendam. Tapi tanpa sadar, ia justru terjebak dalam permainan cinta yang ia mulai sendiri.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Tusya Ryma, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 31 Melukai Hati

Karissa memegang pakaiannya dan meremasnya dengan erat. Ia menyembunyikan noda darah agar tidak terlihat oleh Louis.

"Ti-tidak, aku tidak kenapa-kenapa!" jawabnya dengan gugup. Ia segera berbalik badan, bersiap untuk membuka pintu kamar itu.

Melihat Karissa menghindar, Louis semakin mendekat. Ia meraih lengan Karissa dan menariknya agar wanita itu menghadap ke arahnya.

"Aku tanya sekali lagi, kau kenapa?"

Sekarang tatapannya lembut menatap wanita itu. Bahkan suaranya pun terdengar penuh kekhawatiran.

"Apa kau terluka?" tanya Louis, tidak sabar. "Mana yang terluka, sini, aku lihat?"

Ia menarik baju Karissa ke atas, ingin membantu membuka pakaiannya dan memastikan ada luka di tubuh wanita itu.

"Tidak, bukan aku yang terluka. Tapi Karin!"

Tiba-tiba gerakan tangan Louis terhenti ketika mendengar jawaban wanita di depannya. Ia tidak jadi untuk melepas bajunya.

Louis bertanya dengan perasaan lega, "Kakakmu kenapa?"

"Entahlah! Aku dan Davi menemukan Karin sudah terluka. Sekarang, Davi yang menemani Karin di rumah sakit, sementara aku pulang untuk mandi dan mengganti pakaian. Nanti aku harus kembali lagi ke rumah sakit," jawab Karissa dengan tenang. Tidak lagi terbawa emosi seperti tadi.

"Oh! Baiklah! Mandilah dulu, nanti aku antar ke rumah sakit," ucap Louis dengan tulus.

Karissa menolak, "Tidak perlu, aku bisa mandi di kamar suamiku. Dan ... kau tidak perlu mengantarku ke rumah sakit, karena aku membawa mobil Davi!"

Setelah mengatakannya, Karissa bersiap pergi ke kamar Tuan Lee untuk mandi.

Saat Karissa sedang membuka kunci pintu, tiba-tiba dari belakang ada tangan besar yang melingkar di perutnya, memeluknya dengan erat dan menciumi lehernya.

"Maaf!" bisik Louis di telinga Karissa. Lalu melumat telinganya dengan lembut.

Tindakannya itu membuat Karissa merinding.

"Lo-Louis, apa yang kau lakukan?"

Karissa bergidik karena geli. Ia memegang tangan besar itu dan mencoba melepaskan tangan itu dari tubuhnya.

"Lepaskan aku!"

Louis tidak mendengar, dia masih memeluk erat Karissa dan menciumi telinga dan lehernya. Ia sengaja ingin membuat wanita itu luluh kembali dengan permainannya.

"Kemarin, Marine dan aku memang hampir melakukannya. Aku minta maaf!" bisiknya lagi di telinga Karissa.

"Noda merah di kerah pakaian dan tanda merah di dada, itu memang Marine yang buat! Aku minta maaf!"

"Tapi, selain itu, kami tidak melakukan apapun lagi! Aku segera pergi mencarimu dan Ayah di tempat wisata itu. Sama sekali tidak melakukan hal intim dengan Marine."

Louis menjelaskan semuanya dengan jujur. Ia tidak ingin Karissa salah paham dan tidak ingin bertengkar lagi. Itu rasanya sangat menyiksa.

"Kariss ... kita damai, ya," lirihnya masih memeluk Karissa dengan erat. Sama sekali tidak berniat untuk melepaskannya.

"Aku tidak mau kau bersama dengan Ayah, tidak mau pula kau bersama dengan dokter itu, atau bahkan dengan pria lain. Aku tidak mau kau bersama dengan pria mana pun," ucap Louis lagi, masih belum puas.

"Sekarang, ayo kita baikan!"

'Hah, baikan lagi? Terus saja seperti itu!'

"Lepaskan Marine!" Karissa mengatakannya dengan tegas.

"Kalu kau melepaskan Marine, mungkin aku bisa memaafkanmu lagi!"

Karena dulu, wanita itulah yang melukai hati Karissa.

"Lepaskan ayahku!" balas Louis tidak mau kalah. "Kalau kau melepaskan Ayah, aku akan segera menjauhi Marine!"

"Louis!!!"

'Apa dia sedang membuat perhitungan denganku?'

"Aku tidak bisa melepaskan ayahmu!" jawab Karissa tak berdaya.

Ia tidak mungkin membatalkan kontrak kerjasamanya dengan Tuan Lee begitu saja. Walau tidak ada bayaran apapun untuk kerja sama ini, tapi Tuan Lee sudah memberinya tempat tinggal dan bahkan kartu kredit tanpa batas pada Karissa.

Ya ... walau sampai detik ini Karissa belum pernah menggunakannya, tapi ia tetap akan menyelesaikan kontrak kerja sama ini sampai akhir.

"Kenapa?" tanya Louis tidak suka. "Apa karena uang?"

"Kalau iya, aku bisa memberimu uang yang banyak! Harta peninggalan Ibu, semuanya sudah diberikan padaku. Rumah, mobil, tabungan, semuanya milikku yang bisa kau gunakan! Kau tidak perlu khawatir," jelas Louis dengan tulus.

Tapi, jawaban dari Karissa selanjutnya membuat harapan Louis hancur.

"Aku tidak membutuhkan semua harta peninggalan ibumu atau peninggalan ayahmu. Jikalau aku menginginkan uang, aku ingin dari hasil kerja kerasmu sendiri, bukan dari orang tuamu!"

"Karissa!"

"Jadi, kau tahu, kan, apa yang aku inginkan sekarang?"

"Apa?"

"Aku tetap menginginkan ayahmu!" jawab Karissa dengan berbohong.

Walau bibir mengeluarkan sedikit senyum, namun di dalam hati, ia merasakan sakit yang teramat dalam.

"Baik, kalau itu yang kau inginkan!" Louis segera melepaskan pelukannya. Membuat Karissa merasa lega.

Tapi, detik berikutnya, Louis menggendong Karissa dan membawanya ke atas tempat tidur. Dia membaringkan wanita itu di sana.

Karissa terlentang sambil menatap pria itu. Terdengar Louis berkata, "Kau tetap tidak ingin berpisah dengan Ayah, tapi, aku ingin kau menjadi milikku!"

"Jadiiii .... Di siang hari, kau adalah istri dari ayahku, tapi di malam hari ... kau adalah kekasihku! Aku akan memuaskanmu setiap malam!"

"Lo-Louis ... apa yang kau katakan?" lirih Karissa dengan gugup.

Pria itu sekarang mulai melepas pakaiannya. Tubuh putih dengan otot-otot yang tidak terlalu besar itu terpampang jelas di hadapannya.

Karissa semakin gugup dengan hal itu.

"Walaupun kau tidak mau bercerai dari Ayah, tapi ... aku tidak akan melepaskanmu!" bisik Louis dengan tubuh polos yang mulai merangkak naik ke atas tempat tidur.

***

Pagi hari, sebelum matahari terbit, Karissa sudah mandi dan mengganti pakaian. Ia menyisir rambut dan mulai bersiap untuk pergi ke rumah sakit.

Semalam, karena ulah Louis yang terus menggodanya dan mengurungnya di kamar, Karissa kelelahan dan tertidur. Ia sudah tidak punya kekuatan untuk pergi ke rumah sakit.

Barulah sekarang ia bisa pergi ke rumah sakit tanpa diketahui oleh Tuan Lee, karena pria itu masih tertidur pulas di kamarnya.

Sebelum mengendarai mobil milik Davi yang semalam Karissa bawa, ia mengirim pesan pada Tuan Lee, memberitahu pria itu tentang apa yang terjadi semalam pada kakaknya, dan sekarang, dirinya harus pergi ke rumah sakit.

Setelah selesai, Karissa segera mengendarai mobil menuju rumah sakit.

Setibanya di rumah sakit, Karissa segera pergi ke ruang rawat Karina. Di sana, ada Davi tertidur di kursi samping tempat tidur pasien, dengan membungkuk.

Ketika pintu ruangan itu ditutup, Davi terbangun dan melihat Karissa.

"Emh, kau sudah datang?" ucap Davi sambil mengucek matanya karena kantuk.

"Iya, maaf, semalam aku ketiduran, jadi tidak bisa kemari!" jawab Karissa sambil berjalan menghampiri pria itu.

Karissa melihat Davi sudah mengganti pakaiannya, ia segera bertanya, "Kau ... ganti baju di mana?"

"Aku?" Davi menunjuk dirinya sendiri. Antara sadar dan tidak, ia segera menjawab, "Tadi malam, aku meminta adikku untuk membawakanku pakaian ganti."

"Oh, syukurlah!"

Karissa akan merasa bersalah pada Davi. Di saat sahabatnya itu menunggu kakaknya di rumah sakit, dirinya malah bersenang-senang dengan Louis.

'Itu sangat keterlaluan!'

1
Bu Kus
lanjut LG thro makasih
Bu Kus
penuh teka teki siapa dalang di balik itu semua jadi penasanaran
Bu Kus
seru banget kayanya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!