Indonesia
NovelToon NovelToon
Transmigrasi Ke Tubuh Putri Mahkota

Transmigrasi Ke Tubuh Putri Mahkota

Status: sedang berlangsung
Genre:Transmigrasi / Time Travel / Fantasi
Popularitas:7k
Nilai: 5
Nama Author: Aurora.playgame

⭐ Novel dengan 20 BAB Terbaik 🏆🏅 ⭐

Mati konyol di dunia modern, jiwanya justru bertransmigrasi ke tubuh seorang gadis lemah yang dijadikan bidak catur. Keluarganya sendiri menjualnya ke istana demi harta dan posisi, sementara sang Putra Mahkota mendominasi pernikahan mereka sebagai transaksi dingin demi takhta.
Semua orang mengira dia akan pasrah dan hancur di dalam lingkaran intrik istana. Namun, mereka tidak tau bahwa jiwa di dalam tubuh itu bukan lagi gadis penurut yang bisa diinjak-injak.
Saat keluarga yang memanfaatkannya dan calon suami yang meremehkannya mulai menyadari perubahan drastis dalam dirinya, permainan kekuasaan di istana berubah total.

Akankah sang calon putri mahkota melarikan diri membawa kebebasannya, atau justru membalikkan keadaan dan merebut seluruh isi istana?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Aurora.playgame, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Ep. 31: Pagi Pertama di Istana Timur

Cahaya fajar menyingsing lembut menembus kisi-kisi jendela kayu berukir di Paviliun Phoenix Agung. Dupa kayu cendana yang menyala sejak malam masih menyebarkan aroma menenangkan di seluruh sudut ruangan.

Shen Yue membuka matanya dengan perlahan. Tidak ada sedikit pun rasa cemas, gelisah, apalagi kesedihan di wajahnya.

Ia mendudukkan dirinya di tepi ranjang berkanopi merah emas, lalu membenahi lengan jubah tidurnya yang terurai.

Ketika matanya menyapu sekeliling kamar pengantin yang luas itu, sudut-sudut ruangan tampak sepi. Zhao Xiao, yang semalam memilih berbaring di sofa kayu ruang depan, sudah tidak ada di tempatnya.

Bekas selimut di sofa itu bahkan sudah ditata kembali oleh kasim istana yang bertugas di luar sebelum subuh menjelang.

Klek.

Pintu kamar terdorong dengan pelan. Qingzhu melangkah masuk bersama empat dayang senior istana yang membawa nampan kuningan berisi air hangat, handuk sutra, serta perlengkapan rias kekaisaran.

Wajah Qingzhu tampak sangat cemas, matanya berulang kali melirik ke arah sofa kosong di sudut ruangan.

"N-Nona Muda... maksud hamba, Yang Mulia Putri Mahkota..." cicit Qingzhu dengan suara gemetar saat dayang-dayang lain sibuk menyiapkan air pembasuh muka. "Putra Mahkota... beliau sudah meninggalkan paviliun sejak fajar mendengung. Beliau tidak... beliau tidak tidur di ranjang utama bersama Anda semalam?"

Shen Yue meraih handuk hangat yang disodorkan seorang dayang, lalu membasuh wajahnya dengan tenang. "Mengapa kau harus terkejut, Qingzhu? Bukankah ini justru hasil yang paling ideal?"

"Tapi, Putri Mahkota..." Qingzhu mendekat dan berbisik lirih agar tidak terdengar oleh dayang istana lainnya. "Ini adalah malam pertama pernikahan kekaisaran! Jika berita bahwa Putra Mahkota tidak menyentuh Anda dan memilih tidur terpisah menyebar ke luar, selir dan faksi lain di istana akan menjadikan ini sebagai bahan ejekan untuk menjatuhkan martabat Anda!"

Shen Yue terkekeh pelan, lalu menatap bayangan dirinya di cermin perunggu raksasa.

"Biarkan mereka tertawa hari ini, Qingzhu. Orang bodoh selalu tertawa pada hal-hal dangkal yang tidak mereka pahami," ujar Shen Yue seraya mengusap sudut matanya dengan jemari yang anggun.

"Martabat seorang penguasa Istana Timur tidak diukur dari apakah seorang pria tidur di ranjangnya atau tidak, melainkan dari siapa yang memegang kendali atas hukum, anggaran, dan stempel kekuasaan di tempat ini. Biarkan Zhao Xiao berpikir dia berhasil menghina diriku dengan cara ini. Semakin dia meremehkanku, semakin buta dia terhadap pergerakanku."

Sementara itu, di Paviliun Anggrek Merah kediaman Selir Agung Lin Wanru, suasana justru dipenuhi oleh sorak-sorai kepuasan.

Seorang pelayan mata-mata berlutut di hadapan Lin Wanru yang sedang duduk di depan meja riasnya. Pelayan itu baru saja membisikkan laporan mengenai apa yang terjadi di Paviliun Phoenix Agung pada malam pernikahan.

"Apakah berita ini benar?!" pekik Lin Wanru dengan mata berbinar-binar. "Putra Mahkota sama sekali tidak menyentuhnya?! Beliau bahkan menolak tidur di ranjang pengantin dan memilih pergi di fajar menyingsing?!"

"Sangat benar, Selir Agung!" jawab pelayan itu mantap. "Pengawal pintu mengonfirmasi bahwa Putra Mahkota menghabiskan malam di sofa luar dan keluar dari Paviliun Phoenix Agung dengan raut wajah sangat dingin sebelum fajar!"

Seketika itu juga, tawa menggelegar meledak dari mulut Lin Wanru.

"HA HA HA HA HA!"

Tawa Lin Wanru bergema keras di seluruh ruang utama Paviliun Anggrek Merah, penuh kepuasan, ejekan, dan rasa menang yang memuaskan. Ia bahkan memukul meja riasnya hingga cangkir porselen di atasnya bergetar.

"Shen Yue! Shen Yue sialan!" gelak Lin Wanru dengan napas memburu akibat tawa puasnya. "Kau boleh mendapatkan mahkota itu! Kau boleh berjalan dengan gaun Phoenix sembilan lapis di hadapan para menteri! Tapi pada akhirnya, kau hanyalah seorang wanita malang yang dicampakkan pada malam pernikahanmu sendiri! Zhao Xiao bahkan tidak sudi menyentuh seujung jarimu!"

Lin Wanru berdiri sambil mengibaskan lengan gaun sutra merah mudanya dengan anggun dan penuh kesombongan.

"Tatap mataku, Bi-er!" perintah Lin Wanru pada pelayan kepercayaannya. "Hias wajahku seindah mungkin pagi ini! Hari ini adalah tradisi penghormatan kepada Kaisar, Permaisuri, dan Ibu Suri! Aku ingin semua orang di Istana Utama melihat perbedaan antara Selir Agung yang dicintai Putra Mahkota... dengan Putri Mahkota formalitas yang sama sekali tidak dianggap sebagai seorang istri!"

"Baik, Selir Agung! Hamba akan membuat Anda tampil paling memikat!" sahut Bi-er dengan senyum licik.

Kembali lagi ke Paviliun Phoenix Agung. Prosesi merias Shen Yue berlangsung dengan ketelitian dan kemewahan tingkat tinggi. Dayang-dayang senior istana yang dikirim langsung dari Istana Ibu Suri bergerak dengan sangat cekatan.

Rambut hitam pekat Shen Yue yang panjang disanggul tinggi dengan tatanan Gaoji kekaisaran yang megah. Mahkota Phoenix Emas Murni yang dihiasi dengan rumbai giok merah dan mutiara laut selatan dipasangkan dengan presisi di atas sanggulnya.

Setiap kali Shen Yue menggerakkan kepalanya, rumbai mutiara itu bergoyang pelan, hingga memantulkan cahaya emas yang memberikan aura keagungan luar biasa.

Shen Yue mengenakan gaun kebesaran Putri Mahkota Utama berwarna merah tua bersulamkan naga dan phoenix keemasan. Jubah luar yang tebal menjuntai indah di lantai, sementara pinggangnya yang ramping ditegaskan oleh sabuk emas bertatahkan batu permata biru.

Riasan wajahnya dibuat sangat tegas. Bintik merah khas kekaisaran (Huadian) dilukis anggun di tengah keningnya. Alisnya dilukis tajam bagaikan pedang tipis, dan bibirnya dipoles dengan gincu merah menyala.

Saat Shen Yue berdiri dari kursi riasnya, seluruh dayang dan pelayan di dalam ruangantermasuk Qingzhu, tertegun kaku.

Mereka menundukkan kepala secara refleks, seolah tertekan oleh aura dominasi dan kecantikan sempurna yang dipancarkan oleh Shen Yue. Ia tidak tampak seperti pengantin yang ditinggalkan, melainkan seperti Ratu yang siap mengeksekusi musuh-musuhnya.

"Luar biasa..." gumam Qingzhu tanpa sadar. "Anda sungguh cantik sempurna, Putri Mahkota."

Shen Yue memperbaiki posisi lengan baju luasnya, lalu menatap Qingzhu melalui cermin. "Kecantikan adalah senjata, Qingzhu. Tetapi ketenangan dan ketajaman otak adalah pelindung utama. Mari kita temui para penguasa kekaisaran."

Bersambung...

1
Dewi Habibah
lagi donk😍
Aurora: Siap... othor up besok ya... 🤗
total 1 replies
merry
gpp si lkimu agk pengecut dan buta gk tau mn tipu muslihat,, asal ceraikan selir jgn ambil selir ckp satu istri sah ajjj🤭🤭🤭🤭
Aurora: di jamannya punya istri banyak itu sudah biasa, apalagi keluarga kerajaan 😅🤭
total 1 replies
merry
jgn smpai kmu ksh kesucian kmu putri gk ikls wlpun hak mslhnya lkimu pyn bini muda,,, 🤭🤭🤭🤭licik lggg
merry
moga cerai lh sm suami mu yg pengecut bodoh itu 🤭🤭🤭🤭
merry
penghianat ap cb bos kau ajj nikh istri mu sexgus nkhin kekasih gelapmu,, mls dech sm kmu atrnn she Yue nkh sm kakak mu itu
merry
tumis rebung enk bgtt ap lg yg ada ruas ya itu 🤭🤭🤣🤣
Aurora: bener, renyah n lembut...🤗
total 1 replies
𝓐𝓡 𝓐𝓾𝓽𝓱𝓸𝓻 𝓘𝓼𝓽𝓲𝓶𝓮
aku lanjut baca lagi nanti . Kren k👍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!