Indonesia
NovelToon NovelToon
The Goblin

The Goblin

Status: sedang berlangsung
Genre:Action / Fantasi / Epik Petualangan
Popularitas:318
Nilai: 5
Nama Author: Nash

Kebangkitan goblin yang akan menjadi kuat dan akan melampaui semuanya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nash, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 31.

Goblin mundur beberapa meter dan menjaga jarak dari pertempuran Marshall dan Morgath, ia tahu jika dirinya terlalu dekat, ia bisa terkena serangan mereka.

Sementara itu undead tingkat menengah dan undead tingkat tinggi akhirnya turun sepenuhnya ke medan perang.

ROOOAAARRR!!!

Ratusan undead menyerbu pasukan musuh, undead tingkat menengah terus bangkit setiap kali tubuh mereka dihancurkan, hal itu membuat pasukan musuh kewalahan.

Satu undead ditebas hingga tubuhnya terbelah namun beberapa detik kemudian tubuh undead itu kembali bergerak dan bangkit, pasukan musuh mulai panik melihatnya.

Namun dari sisi lain medan perang, sesuatu yang jauh lebih besar muncul, pasukan dari pihak musuh yaitu lord beastman yang berpenampilan seperti shaman atau penyihir khusus memberikan perintah kepada beberapa monster yang sejak tadi berada di belakang.

"Majulah ogre dan troll..."

Goblin yang mendengar itu langsung menoleh, matanya sedikit membesar. Di kejauhan ogre mulai bergerak troll juga mulai berjalan maju menuju medan perang. Jumlah troll dan ogre itu tidak sedikit tapi mereka berjumlah cukup banyak.

Goblin sedikit terkejut "...Mereka bisa diperintah? Bukannya ogre dan troll itu monster individu? tapi kenapa mereka sekarang berkelompok?"

Satu ogre menghantam tubuh undead hingga hancur, namun undead itu kembali bangkit. Ogre kembali menyerang 'BUAKH!' tubuh undead kembali hancur tapi bangkit lagi dan lagi.

Di sisi lain, troll menerima serangan dari beberapa undead sekaligus, tubuh troll terpotong, namun dalam sekejap daging dan tulangnya kembali menyatu.

Goblin memperhatikan pertarungan itu "...dua makhluk yang sama-sama bisa bangkit terus menerus"

Namun caranya berbeda, undead terus bangkit karena dikendalikan oleh bayangan Morgath, sedangkan ogre dan troll bisa terus bangkit karena kemampuan regenerasi instan mereka sendiri.

Goblin kemudian kembali mengalihkan pandangannya ke arah langit atau tepatnya ke arah dua sosok yang bergerak cepat sampai terlihat seperti terbang.

BOOMM!!!

KRAAANG!!!

DUARR!!!

Morgath dan Marshall terus bertukar serangan, goblin tidak mampu mengikuti gerakan mereka dengan matanya. Morgath bergerak sangat cepat tapi seperti berteleportasi, dalam satu detik ia berada di kiri, detik berikutnya ia sudah berada di belakang Marshall.

FWISH!!

Namun Marshall menghindarinya dengan kecepatan murni, tidak ada teleportasi, tidak ada perpindahan ruang, hanya kecepatan murni, kecepatan tubuhnya begitu tinggi hingga matanya bahkan sulit dilihat.

BOOOM!!

Mereka kembali beradu, ledakan burst energy hitam pekat dan merah pekat memenuhi udara. Goblin menatap mereka tanpa berkedip "...Cepat!" namun ia menyadari sesuatu "...mereka belum serius" mereka seperti sedang melakukan pemanasan, keduanya belum mengeluarkan seluruh kekuatan.

Goblin kembali memperhatikan medan perang, namun tiba-tiba ia melihat beberapa orang sedang mengincar Morgath.

Pemanah dan penyihir dari kejauhan mulai menyerang ke arah Morgath 'FWIP! FWIP! FWIP!' puluhan anak panah melesat cepat. Lalu penyihir menembakkan sihir api 'BOOM!'

Goblin langsung bergerak cepat 'FWISH!!' dalam sekejap ia sudah berada di depan para pemanah dan membuat mereka terkejut "G-goblin?!"

SLASH!!!

Goblin menebas, kedua lengan beberapa pemanah langsung terputus 'BUKH!' mereka jatuh sambil berteriak kesakitan, goblin kemudian menatap para penyihir.

FWISH!

SLASH!

Kedua lengan mereka juga ditebas, setelah itu goblin kembali melesat ke medan perang 'FWISH!' ia kembali menyerang pasukan musuh, siapa pun yang mencoba mengganggu pertarungan Morgat akan dihentikan olehnya.

Di tengah medan peran, skeleton hitam raksasa setinggi lima puluh meter terlihat sudah mulai masuk ke medan perang, setiap langkahnya membuat tanah bergetar, tangan dan kakinya menghantam pasukan musuh seperti sedang menyapu seekor semut.

Marshall akhirnya melihat sesuatu, pasukannya mulai kalah, setengah dari pasukan yang dibawanya sudah terbantai, ia menatap medan perang kemudian tangannya bergerak ke belakan tubuhnya dan menarik sebuah pedang besar.

SHIIING!!

Pedang itu berukuran sangat besar, Marshall menggenggamnya dengan satu tangan 'WHOOOSHHH!!' tekanan merah langsung memenuhi medan perang, goblin yang berada cukup jauh langsung menoleh "...!!"

Marshall mengayunkan pedang besarnya.

SLAAAAASSHHH!!!

Gelombang tebasan merah melesat ke arah pasukan undead.

BOOOOMMM!!!

Ratusan undead tingkat menengah dan tingkat tinggi langsung terkena tebasan tersebut, tubuh mereka hancur dalam sekejap namun kali ini mereka tidak bangkit lagi, burst energy milik Marshall terlalu kuat dan energi itu menghancurkan kekuatan yang membuat undead dapat bangkit kembali.

Ratusan undead benar-benar musnah.

Pasukan musuh yang melihat hal itu langsung terdiam, kemudian keberanian mereka kembali muncul.

"Marshall!!"

"Itulah kekuatan Marshall!"

"MAJU!!!"

Moral pasukan manusia, elf, dwarf dan beastman kembali meningkat, mereka kembali menyerang undead dengan penuh keberanian, Marshall berdiri di tengah medan perang dengan pedang besarnya, namun Morgath hanya tersenyum tipis melhiatnya.

"...Kalau begitu..." Morgath mengangkat tangannya, bayangan hitam muncul di telapak tangannya, bayangan itu berputar kemudian membentuk sebuat tongkat.

WOOOSSHHH...

Tongkat itu muncul sepenuhnya, tongkat sihir terbuat dari bayangan hitam pekat dan mengerikan, energi hitam mengalir di seluruh permukannya seperti asap yang hidup.

Goblin menatap itu "...Apa itu?!"

Morgath menggenggam tongkat tersebut, burst energy hitam kembali menyelimuti tubuhnya.

FWISH!

BOOOMM!

Pedang besar Marshall beradu langsung dengan tongkat bayangan Morgath.

KRAAAANG!!!

Ledakan dahsyat terjadi, dua gelombang energi hitam dan merah meledak ke segala arah 'BOOOMMM!!!' tanah terbelah, pasukan dari kedua belah pihak yang berada terlalu dekat langsung terpental, sebagian bahkan langsung tewas terkena efek ledakan gelombang burst energy yang terlalu kuat.

Goblin yang berada tidak jauh dari sana langsung menutupi atau melindungi tubuhnya dengan burst energy miliknya 'WOOOOSSHH!!!' gelombang ledakan menghantam tubuhnya, goblin terdorong beberapa meter namun tidak mendapatkan luka sedkit pun.

Matanya menatap ke arah dua sosok di tengah ledakan.

Morgath dan Marshall, keduanya akhirnya benar-benar mulai serius, goblin mengepalkan tangannya "...Ini..." asap hitam dan merah memenuhi seluruh medan perang, dan dari balik asap itu ada dua sosok berdiri saling berhadapan satu sama lain.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!