Karena terlalu lelah dengan urusan skripsi, Ayara pingsan dan saat terbangun Ayara mendapati dirinya berada dikehidupan dimasa depan.
Dimasa depan Ayara menikah dan bahkan sudah memiliki seorang anak laki-laki tampan, tetapi yang membuat Aya ingin pingsan kembali adalah Ayara menikah dengan musuhnya saat di bangku kuliah, pria tampan bernama Guzelar adalah suaminya dimasa depan.
Guzelar pria tampan yang suka menghinanya dan mengatainya wanita tidak benar karena saat di bangku kuliah Ayara suka gonta-ganti pacar hampir setiap hari, bagaimana bisa dimasa depan Guzelar menjadi pria yang lembut dan manja serta bucin padanya?.
Bagaimana Ayara bisa mengatasi semuanya dimasa depan? Menghadapi Guzelar versi bucin dan menerima fakta jika mereka sudah memiliki anak? Ikuti terus perjalanan Ayara dimasa depan! Selamat membaca.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon riri-can, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Mimpi Mesum
Tengah malam merayap pelan, menyelimuti kamar dengan keheningan yang menenangkan. Di tengah sunyi nya malam, Ayara perlahan membuka matanya. Kesadarannya langsung terkumpul penuh saat ia merasakan kehangatan dan beban berat di tubuh bagian atasnya.
Ayara menunduk, lalu mendapati pemandangan yang sukses membuat dahinya mengerut dalam. Guzelar, sang CEO berwibawa yang terkenal tegas di luar sana, kini tengah tertidur pulas dalam posisi yang amat tidak karuan, wajah pria itu tepat berada di dada Ayara, seolah menjadikan dada sang istri sebagai bantal empuk paling nyaman di dunia.
"Dasar pria mesum! Bahkan dalam kondisi tidur dan situasi di rumah sakit seperti ini saja, tangannya masih sempat ke mana-mana!" kesal Ayara berbisik tajam, melirik ke bawah dan mendapati tangan besar Guzelar menyelinap masuk ke dalam piyama tidurnya, bergerak lembut di atas permukaan kulit perutnya.
Meskipun merasa sebal, Ayara tidak langsung membangunkan suaminya. Jarinya yang bebas dengan gemas mencubit kecil kulit tangan Guzelar yang masih asyik bergerak dalam tidurnya. Wanita itu kemudian menatap lekat-lekat wajah damai sang suami dalam keremangan lampu tidur.
"Wajahnya memang ganteng luar biasa... tapi sayangnya mesum banget," gumam Ayara pelan, nada suaranya melembut. Jemarinya beralih mengelus helaian rambut tebal Guzelar dengan penuh kelembutan.
Senyuman di bibir Ayara perlahan memudar, digantikan oleh sorot mata sendu yang menyaratkan kelelahan batin. Di tengah keheningan malam itu, ia merenungi kondisinya sendiri.
"Sebenarnya, gimana caranya ya supaya aku bisa sembuh total dari trauma ini tanpa perlu bergantung terus pada obat-obatan dokter?" tanya Ayara pada dirinya sendiri dengan suara hampir tak terdengar.
"Aku juga sangat ingin hidup normal seperti wanita pada umumnya. Kasihan Gabriel kalau harus punya ibu yang sakit-sakitan begini... Kasihan juga Guzelar yang harus keteteran mengurusi ku di tengah kesibukannya."
Gumaman lirih itu terus berlanjut di dalam hati Ayara, sementara tangannya masih setia memainkan rambut suaminya.
Namun, beberapa detik kemudian, gumaman kecil meluncur dari bibir Guzelar yang tertidur, membuat Ayara terlonjak kaget.
"Sayang... mmh, jangan nakal begitu tangannya. Aku... aku bisa ketagihan nanti..." gumam Guzelar pelan dalam tidurnya, bibirnya menyunggingkan senyuman tipis penuh kepuasan.
Mendengar kalimat itu, Ayara kontan mendengus marah. Wajahnya memerah padam antara jengkel dan salah tingkah.
"Apa-apaan ini?! Apa yang sebenarnya dia mimpikan sampai ngelantur begitu?! Pasti mimpi hal-hal yang mesum!" ketus Ayara kesal setengah mati.
Belum sempat Ayara menarik tangannya atau berniat menjewer telinga sang suami, Guzelar kembali mengigau, kali ini disertai ekspresi wajah yang tampak geli sekaligus menikmati.
"Ahhh... Ayara! Jangan dicubit kencang-kencang begitu, Sayang..." ringis Guzelar pelan dalam tidurnya, tubuhnya sedikit menggeliat nyaman di atas dada Ayara.
Kontan saja, ringisan ngelantur itu membuat Ayara tertawa kecil meskipun ia berusaha mati-matian menahannya agar tidak membangunkan satu ruangan.
"Pasti di dalam mimpinya, aku sedang menyiksanya habis-habisan karena kelakuan mesumnya ini, hahaha!" gumam Ayara pelan, terkekeh geli melihat betapa tidak tahu malunya sang suami bahkan di alam bawah sadarnya.
Kalau saja Ayara tahu apa yang sebenarnya sedang berputar di dalam kepala Guzelar saat itu, ia pasti akan langsung menendang suaminya dari atas ranjang.
Sebab, di dalam alam mimpinya yang sangat liar dan penuh warna, Guzelar sama sekali tidak sedang disiksa. Pria itu justru sedang bermimpi tengah mengurung Ayara di atas ranjang kamar utama mereka, menikmati malam panjang yang penuh gairah dan kehangatan suami-istri. Di dalam mimpinya, Ayara tampak begitu mempesona, membalas setiap sentuhannya dengan lembut, tanpa ada beban trauma, tanpa ada air mata kesedihan, hanya ada cinta yang membakar di antara mereka berdua.
Sebuah fantasi liar khas seorang pria dewasa yang sangat mencintai istrinya, yang bahkan terbawa hingga ke alam bawah sadar di tengah malam di ruang rawat rumah sakit.
Guzelar masih terus menggeliat kecil dalam tidurnya, bergumam tidak jelas menyebut nama sang istri dengan nada manja yang sukses membuat Ayara menggelengkan kepala tak habis pikir.
"Dasar suami aneh..." cibir Ayara pelan, meski pada akhirnya ia membiarkan kepala suaminya tetap bersandar nyaman di dadanya.
Di tengah badai trauma dan kepingan ingatan kelam yang sempat menghancurkan kewarasannya siang tadi, kehangatan sederhana yang diberikan oleh napas teratur dan dekap longgar sang suami di tengah malam ini setidaknya berhasil menenangkan gemuruh ketakutan di dalam dadanya. Ayara kembali merebahkan kepalanya di bantal, memejamkan mata, dan membiarkan dirinya hanyut dalam lelap, ditemani oleh debar jantung pria yang kini telah menjadi pelabuhan terakhir hidupnya.
Bersambung...
Guzelar ini bisa-bisanya mimpi mesum ditengah-tengah kondisi seperti itu. 😭
my brother is my Hero 🫰🥹🥹
guzelar nya yg ogah
atu aja pusing apalagi banyak🤣🤣
kalau yg lain.. selesai lah anda🤣🤣
tapi dari orang yg paling dia cintai .
yg dikira jadi pelindung dia
😔🥹🥹🥹
sayang akal sehat selalu mengalah. Karena jajan nya aku banyak. kalau kabur susah ntar jajan nya🤣🤣🤣🫣