Indonesia
NovelToon NovelToon
SISTEM IQ TAK TERBATAS

SISTEM IQ TAK TERBATAS

Status: tamat
Genre:Sistem / Mengubah Takdir / Anak Genius / Tamat
Popularitas:56.1k
Nilai: 5
Nama Author: Nissa Safira

Tommy Nugroho adalah siswa kelas 2 SMA yang harus tinggal kelas dan selalu menjadi bahan tertawaan karena nilai-nilainya yang hancur berantakan.

Kehidupannya yang menyedihkan dan penuh ejekan berubah drastis pada suatu malam ketika sebuah layar biru misterius muncul di kamarnya dan memberinya Sistem IQ Tak Terbatas.

Alih-alih memamerkan kejeniusan barunya yang kini mampu memecahkan masalah tersulit dalam hitungan detik, Tommy memilih untuk tetap berpura-pura menjadi murid bodoh.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nissa Safira, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 31

Wunggg.

Suara kipas komputer terdengar konstan di dalam kamar Tommy yang gelap.

Jari-jarinya bersiap di atas papan tik sementara matanya menatap tajam ke arah layar.

"Sistem, buka Toko Sistem sekarang juga," perintah Tommy di dalam hatinya.

Ting!

Layar biru transparan langsung muncul di depan pandangannya.

"Aku butuh keahlian untuk menyadap komunikasi telepon di sekitarku," batin Tommy mencari solusi.

[Keahlian Penyadapan Frekuensi Lokal Aktif - Harga: 50 PS]

[Deskripsi: Memungkinkan pengguna meretas dan menyadap saluran komunikasi seluler dalam radius sepuluh kilometer tanpa terdeteksi.]

"Beli sekarang," putus Tommy tanpa ragu.

[Pembelian berhasil. Poin Sistem dikurangi -50 PS.]

[Skill Keahlian Penyadapan Frekuensi Lokal Aktif telah ditambahkan.]

Tommy langsung memejamkan matanya saat ribuan cara memanipulasi gelombang radio masuk ke dalam otaknya.

Tak! Tak! Klik!

Tangan Tommy langsung bergerak mengetikkan serangkaian perintah di jendela terminal komputernya.

Ia memasukkan nomor ponsel Bang Jali yang ia dapatkan dari meretas basis data operator lokal.

Seketika itu juga, suara percakapan dari seberang sana terdengar sangat jelas melalui pelantang suara komputernya.

"Iya, Bos, saya sedang mengawasi rumah janda itu sekarang," ucap suara Bang Jali diiringi suara jangkrik malam.

"Bagus, apa ada tanda-tanda komputer server raksasa atau peralatan canggih di dalam sana?" tanya suara pria berotot dari seberang telepon.

"Belum kelihatan, Bang, dari luar rumahnya kelihatan gembel banget," jawab Bang Jali dengan nada meremehkan.

"Besok malam kita dobrak masuk saja sekalian, kalau anak itu beneran Blank, kita habisi di tempat."

"Siap, Bang, saya siapkan anak-anak untuk penggerebekan besok malam," balas Bang Jali mengakhiri panggilan.

Tommy memutar kursinya dan tersenyum sangat dingin ke arah jendela.

"Kalian ingin mendobrak rumahku besok malam?" gumam Tommy pelan.

"Sayang sekali, kalian akan mengunjungi alamat yang sangat salah."

Tommy kembali menghadap komputernya dan mulai merangkai sebuah jebakan digital.

Ia membuat sebuah paket data terenkripsi palsu yang memancarkan sinyal lokasi aktif.

Sinyal itu ia atur agar terlihat seperti "markas rahasia Blank" yang baru saja dihidupkan.

"Ke mana aku harus mengarahkan kalian ya?" batin Tommy sambil melihat peta kota di layarnya.

Matanya tertuju pada sebuah gudang besar di pelabuhan utara yang merupakan wilayah kekuasaan geng naga hitam.

Geng naga hitam adalah musuh bebuyutan dari sindikat mafia Bos Anton.

"Sempurna," ucap Tommy sambil menekan tombol kirim.

Sinyal lokasi palsu itu langsung memancar kuat dan pasti akan segera ditangkap oleh peretas milik Bos Anton.

Ketika anak buah Bos Anton menggerebek gudang pelabuhan itu besok malam, mereka hanya akan disambut oleh peluru dari geng naga hitam.

Keesokan paginya, matahari bersinar sangat terik di atas lapangan SMA Garuda.

Suasana lapangan dipenuhi oleh murid-murid kelas sebelas IPS dua yang sedang melakukan pemanasan.

"Ayo semuanya lari keliling lapangan tiga kali!" teriak guru olahraga meniup peluitnya.

Prit!

Semua murid mulai berlari dengan wajah malas dan keringat yang mulai bercucuran.

Tommy berlari di barisan paling belakang dengan langkah yang sengaja ia buat terseret-seret.

"Aduh, capek banget," keluh Tommy dengan suara keras sambil memegangi perutnya.

Sementara itu, di dalam ruang kelas yang kosong, pintu depan terbuka secara perlahan.

Kriet.

Nadin mengintip ke dalam kelas untuk memastikan tidak ada siapa-siapa di sana.

"Aman, Vin, ayo masuk," bisik Nadin sambil memberikan isyarat tangan.

Kevin, sang ketua OSIS, melangkah masuk dengan wajah yang terlihat sangat tegang.

"Lo yakin kita harus ngelakuin ini, Din?" tanya Kevin ragu-ragu.

"Ini namanya pelanggaran privasi lho."

"Kalau kita gak bertindak sekarang, sekolah kita bisa hancur kalau ketahuan menang olimpiade pakai cara curang," balas Nadin berargumen.

Nadin berjalan cepat menuju meja Tommy di sudut belakang kelas.

Tas ransel kusam milik Tommy tergeletak di atas kursi dengan ritsleting yang sedikit terbuka.

"Gue yakin dia nyimpen alat komunikasi atau contekan tingkat tinggi di dalam tas ini," ucap Nadin penuh keyakinan.

Srak.

Nadin membuka ritsleting tas itu lebar-lebar dan mulai mengeluarkan isinya satu per satu.

Buku paket yang lecek, kotak pensil patah, dan sebuah botol minum plastik yang sudah kusam.

"Gak ada apa-apa, Din, cuma barang-barang gembel," lapor Kevin yang ikut memperhatikan.

"Tunggu sebentar, ada satu buku lagi di bagian paling bawah," ucap Nadin sambil merogoh dasar tas.

Nadin menarik keluar sebuah buku catatan bersampul hitam tebal yang terlihat sangat misterius.

"Buku apa ini?" gumam Nadin dengan dahi berkerut.

"Mungkin ini buku rumus rahasianya," tebak Kevin ikut penasaran.

Nadin membuka halaman pertama buku tersebut dengan tangan sedikit gemetar.

Namun, alih-alih menemukan rumus fisika atau algoritma matematika, mata Nadin justru terbelalak lebar membaca tulisan di sana.

"Buku Harian Sang Master Keberuntungan," Nadin membaca judul halaman itu dengan suara tertahan.

"Hah? Buku harian?" Kevin melongo tidak percaya.

Nadin membalik halaman berikutnya dengan cepat.

1
Sang M
gak suka cetita ini karna Host nya pengecut..
Sang M
Jgn jadi tikus pengecut
Sang M
Timggalkan fommy Idiot ganti timmy sejati. dancokkk payah
Sang M
Skil gak berguna. dancokk systemnya.
Sang M
tunjukkan intelekmu karna system...jgn memalukan. dancokkk lu
Sang M
matamu Idiot... ayo....berbah.
Sang M
Jgn memalukan, Cookkkkkk.!!!!
Markinyo
lama2 kok jd bad mood lht ceritanya..
krn alasan yg sgt d buat2, hny org bodoh yg prcy alasan2 trsbt..
Edy Sulaiman
kapan nich thor Tomi membuka stts nya yg jenius,kalu begini trs jalur ceritanya GK sip ..
Night Watcher
bagus, tp
Nissa Safira: Makasih banyak kak bintang 5 nya 😭❤️
Kakak bikin aku semangat banget! Makasih udah baca sampai tamat.. Sehat terus ya kak 🥰🔥🙏
total 1 replies
Fahri Al Jawas
Alhamdulillah tamat juga 2 hari bacanya, keren kak, seru cerita dan alurnya, teruskan berkarya nya kak, jgn tiba tiba padam yaa kyk penulis" yg lain, smangattt🔥🔥🔥
Nissa Safira: MasyaAllah makasih kakak 😭❤️ 2 hari tamat itu luar biasa! Makasih bilang keren & seru, aku janji gak padam, bakal terus berkarya. Sehat terus ya kak!🥰🥰
total 1 replies
Night Watcher
nadin itu sok pintar & sok ingin tau, bahkan sok berkuasa menekan teman²nya biar tunduk sama dia, tp justru menunjukkan bahwa dirinya itu ZONX🤦
Night Watcher
kecerdasannya cuma untuk mengikuti ke-kepoan dan mencampuri urusan orang lain.
ngapa gak dibinasain aja sih tom?
eneg bener sama nadin.
Night Watcher
insting untuk kepo... 😂😂😂😂🤭
Night Watcher
lama² ngeselin si nadin, terlalu ngikuti rasa penasaran, padahal seharusnya di saat² seperti ini kan lebih baik fokus belajar spy lbh banyak peluang bisa jawab soal² ujian nantinya.
bukan malah berburu hal yg ga ada manfaat utk ujian.🤦
Aphelios
Tertarik baca karena judulnya wkwk. Mimpi basah uad sama agit 😭
Heri Susanto8246
harusnya Elena ditangkap karena meretas fasilitas publik. enak bener bebas berkeliaran.
Nissa Safira: Setuju banget kak, harusnya Elena ditangkap. Enak banget dia main lapor palsu pakai kuasa bapaknya, terus Badan Siber malah yang disuruh cek Tommy.
Tapi di sini letak liciknya Tommy kak, dan ini sengaja aku tulis gitu.
Tommy itu bukan polisi, dia gak main tangkap-tangkapan. Dia main psikologi + sistem.
Kalau Elena ditangkap, yang ada Bapaknya (yang punya kuasa di kementerian) bakal ngamuk dan ngirim 10x agen yang lebih ngeri ke SMA Garuda. Sekolah bisa ditutup, Nadin dan Mamanya Tommy bisa keseret.😅🙏🙏
total 1 replies
Luna
saya tunggu cerita yg lainnya
Luna
makasih loh atas cerita nya kak author,berbeda dari yg lain ,seru,kocak,GK terlalu dramatis dan MC juga GK terlalu berambisi untuk lebih tinggi, Tommy is the best
Luna: saya tunggu cerita cerita selanjutnya😍👍👍
total 2 replies
Luna
apakah Nadin jodoh Tommy🤭🤭🤭🤭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!