Novel ini Karangan Fiktif dari penulis untuk menghibur para pembaca sekalian.
Novel ini sekuel ketiga dari Novel pertama dan kedua penulis.
Bercerita tentang David Putra Sulung Rio yang Kuliah di Ibu Kota Negara dan Menjadi Salah satu Idolah di kampusnya karena Prestasi Akademik juga olahraga serta ketampanan Dirinya di tambah lagi dengan segala fasilitas yang di berikan ayah David padanya semakin membuat Dia di gandrungi banyak Cewek.
Semua Menjadi semakin Rumit ketika Dia menjalankan misi dari ayahnya membangun kerajaan bisnis di Jakarta.
Novel ini penulis tulis secara live di noveltoon
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon fonzo manek, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Belanja Bahan Makanan
Semenjak David terpilih sebagai ketua Dema, Rika, Reva, Susan dan yang lainnya sering menghabiskan Waktu di Apartemen milik David terutama Rika dan Reva.
Apartemen David sudah seperti rumah bagi mereka berdua.
Hal itu karena kesibukan mereka yang cukup padat juga jarak Rumah Rika dan Reva yang cukup jauh dari kampus sehingga mereka memilih untuk beristrahat di Apartemen milik David ketimbang balik ke rumah mereka yang jauh.
David sama sekali tidak menolak kehadiran Rika di apartemen miliknya. Dia malah senang karena Dia punya teman di Apartemennya.
Bahkan Rendra, Hanna dan Juga Robert sering menghabiskan waktu di apartemen miliknya jikaulah mereka sedang sibuk menyiapkan kegiatan di Kampus mereka.
David kaget ketika Rika secara tiba-tiba mengajaknya ke Supermarket ketika mereka berdua lagi bersantai di Apartemen miliknya
"temani aku ke super market ya" Ajak Rika pada David yang sedang serius bermain game di hp'nya
"Mau ngapain kesana ?" tanya David karena masih serius bermain Game
"aku pengen masak buat kesuksesan kita berhasil mengadakan seminar yang bertaraf Nasional kemarin" Jawab Rika dengan senyumnya yang paling manis sambil menarik tangan David
"Hmmm.... kenapa gk makan-makan aja sama yang lain di luar" protes David lagi karena tidak ingin di ganggu
"aku lagi pengen masak Vid, ayo buruan" ajak Rika sambil menarik tangan David
"emang kamu bisa masak ?" tanya David sambil berjalan ke meja mengambil kunci mobilnya
"ya bisalah. kamu mau kemana lagi ?" tanya Rika ketika melihat David pergi meninggalkan dirinya
"Mau ambil kunci mobilku Rik" Sahut David sambil menoleh ke arahnya
"oh... ya sudah. buruan"
"iya Bawel. ayok" Ajak David sambil menarik tangan Rika, Rika hanya menurut ajakan Rio tanpa banyak protes.
Di supermarket, Rika belanja begitu banyak sayuran, Daging, Ikan serta bumbu penyedap Rasa yang tidak pahami oleh David.
Maklum di rumah David tidak pernah ke dapur karena selalu di Handle oleh ibunya juga pembantu yang bekerja di rumah mereka.
Apa yang hendak di makan David tinggal di minta dan makanan itu akan segera di buat dan di antarkan ke David.
terkadang protes kecil selalu di layangkan David ketika Rika hendak mengambil barang dan di taruh di troli belanjaan yang sedang di tolak oleh David
Akan tetapi selalu di jawab Rika "udah nurut aja, ini pekerjaan cewek. tadi aku nyuruh kamu buat temani bukan protes" Kata Rika sibuk mencari bumbu yang di perlukan untuk masakannya
"Tapi ini kebanyakan Rik, kita cuma berdua bertiga kalau Reva Uda balik" protes David lagi
"mungkin akan setiap Hari aku bermain di Apartemen jadi aku menyiapkan ini semua biar aku bisa memasaknya untuk kita" jawab Rika dengan Entengnya
"terserah asalkan jangan mengotori Apartemenku"
"iya.... gak bakalan. lagian kamu juga akan memakannya"
"iya, iya. aku cuma bercanda. mana lagi yang perlu di belanja ?" tanya David mengalihkan pembicaraan karena sudah mulai mencium rasa Kecewa dari Rika
"sudah selesai, Ayo ke kasir" ajak Rika pada David
di saat Rika hendak mengeluarkan ATM dari tasnya, David langsung buru-buru menyodorkan kartu ATM'nya sambil berbisik di telingan Rika
"biar pake ATM'ku saja" dan hanya di balas anggukan oleh Rika yang tidak ingin berdebat dengan David di Antara Antrian bannyak orang tersebut.
Setelah bayar di kasir, mereka berdua segera bergegas pulang. hari juga sudah mulai sore dan Rika tidak ingin keburu malam sebelum masakannya selesai.
salam kenal 🍂saranghae🍂