Menceritakan tentang sepasang suami istri, yang berawal dari perkenalan nya di dunia maya dan berakhir di jenjang pernikahan, awal pernikahan mereka semua sisi lain dari sang suami mulai terlihat, semua berubah..!!
Yang awal nya perhatian, pangertian, penyayang perlahan berubah di karenakan sang suami lebih memilih menghabiskan waktu bersama teman-teman nya dan juga hobby nya bermain game
Dan kehidupan yang cukup berat di rasakan oleh sang istri ketika satu atap dengan mertua serta ipar-ipar nya, begitu banyak permasalahan yang di hadapinya yang membuat sang istri makan hati dan tertekan
Akhirnya mereka memutus kan untuk mandiri 'Ngontrak' agar lebih nyaman untuk menjalani bahtera rumah tangga
Disini ujian begitu berat di rasakan, dengan keuangan yang pas-pasan mencoba bertahan, dengan biaya keluar yang lebih besar dari uang masuk. Hingga akhir nya pindah ke Mess yang di sedia kan oleh pihak tempat si suami bekerja
Alhamdulillah, semua mulai terkendali. Karena disini mereka tak lagi memikir kan uang kontrakan, lampu dan juga air. Semua sudah tersedia di bayar oleh pihak kantor
Beberapa tahun kemudian si suami dapat membeli smartphone yang bisa bermain game online. Dimana dia bisa menyalurkan hobby nya hingga lupa waktu, istri dan anak nya
Hingga hal yang tidak di ingin kan oleh sang istri terjadi
Dikhianati oleh suami nya sendiri. Yah, si suami diam-diam punya simpanan sesama pemain game online yang di geluti nya
Sakit... sungguh sakit rasanya di khianati oleh orang yang di cinta dan sayangi, apalagi orang tersebut berstatus Suami
Hingga terjadinya cekcok, lagi dan lagi karena game online
Berkat kesabaran si istri menghadapi sifat si suami, akhirnya rumah tangga yang mereka bina selama delapan tahun lama nya terselamat kan tanpa adanya kata perceraian
mohon dukungan nya yah teman-teman
Like, comment, vote dan favorit
terimakasih 😊🙏
Seperti apa kelanjutan kisah nya, yuk langsung saja di kepoin yah 🤗
Happy Reading guys 😊😙🤗
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon riza afriani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Kompor Gas Baru
"Assalamu'alaikum" ucap Mas Angga saat memasuki kamar
"Walaikumsalam" jawab Ku mengambil tangan Mas Angga dan mencium nya
"Loh, kok mata kamu bengkak gitu, kamu habis nangis yah sayang..??" tanya Mas Angga saat melihat mata Ku yang sedikit bengkak, karna sejak kejadian tadi sore air mata Ku tak bisa berhenti mengalir
"Biasa lah, Mas. kamu mandi saja dulu gih, habis itu makan"
"Tapi kenapa dulu, ada masalah apa lagi, hum..??"
"Nanti saja Aku jelasin kalau kamu sudah mandi dan makan, Mas"
"Baik lah, kalau begitu Aku mandi dulu yah sayang, janji nanti cerita" ucap Mas Angga menyambar handuk dan berlalu menuju kamar mandi
Aku lanjut main bersama Alif, kasihan sedari kejadian tadi Aku cuekin, karna sibuk nangis ngak jelas ulah kata-kata kakak ipar Ku yang sangat mengiris hati
Sedang asyik main, Mas Angga masuk dengan handuk yang melilit di pinggang nya, dan langsung memakai celana pendek yang sudah Aku siapin
"Makan dulu,Mas" ucap Ku menaruh sepiring nasi dan juga sambal di hadapan Mas Angga
Mas Angga langsung makan, tanpa banyak bicara lagi
"Anak papa sudah makan..??" ucap Mas Angga di sela-sela makan nya kepada Alif
"Sudah papa, mamam pakai sayul" Jawab Alif sambil main mobil-mobilan nya
"Sayur apa, kenapa papa ngak di kasih, hum..??"
"Sudah habis Aku mamam" jawab Alif sembari memonyong kan mulut nya, pertanda sayur nya sudah habis di makan nya
"Wah, pintar dong anak papa, makan sayur nya sampai habis" ucap Mas Angga yang di jawab dengan anggukan saja oleh Alif, karna lagi sibuk dengan mainan nya
Mas Angga lanjut dengan nasi di piring nya, tak lama Mas Angga menyudahi makan nya
"Sayang, buat kan kopi cappucino pakai susu dong" titah Mas Angga saat Aku mau mengangkat piring kotor bekas makannya, Aku tak langsung menjawab perkataan Mas Angga, karna ingin menyuci piring kotor terlebih dahulu
Tak lama Aku kembali ke kamar
"Loh, mana kopi nya sayang..??" tanya Mas Angga saat Aku masuk tanpa membawa kopi yang di minta nya tadi
"Maaf, Mas. untuk sementara Aku ngak bisa membuat kan kamu kopi, karna kompor kita ngak bisa di pakai lagi, Mas" ucap Ku sembari menunduk sedih
"Kok bisa rusak kompornya sayang..??, bukan nya kompor itu masih baru..??"
"Ngak tau Mas, tiba-tiba saja tadi di bagian bawah kompor nya nyala api lumayan besar"
"Ya Allah, tapi kamu ngak apa-apa kan sayang" jawab Mas Angga khawatir
"Alhamdulillah ngak apa-apa, Mas. karna habis itu Aku numpang masak di kompor kakak kamu" ucap Ku dengan mata yang sudah berkaca-kaca
"Hei, kamu kenapa sayang..??" tanya Mas Angga saat melihat mata Ku yang sudah berkaca-kaca
"Aku hanya sedih, Mas. Karna ucapan kakak kamu yang selalu menyakiti hati Aku, entah lah Mas rasanya Aku sudah ngak kuat lagi satu atap dengan nya" ucap Ku dengan suara yang sudah bergetar menahan tangis
"Kamu tau Mas, tadi kakak kamu marah-marah karna dia bilang Gas nya habis padahal baru beberapa hari di ganti nya, seakan-akan memojok kan Aku, karna tadi pagi Aku sempat memakai Gas nya, karna Gas punya kita tiba-tiba habis sedangkan Risoles masih ada yang belum ke goreng, akhir nya Aku pakai tanpa meminta izin nya, karna memang kakak kamu lagi tidur, puncak nya tadi sore kakak kamu kembali marah-marah. Aku lagi masak di kompor milik dia, kamu tau bagaimana rasanya hati Ku, Mas. Sedih..!! sakit luar biasa kalau kita di tuduh dan di rendah kan seperti itu" sambung Ku lagi dengan air mata sudah mengalir deras di pipi Ku
"Anak itu..!!, lama-lama Ku tampar juga dia" ucap Mas Angga geram setelah mendengar perkataan Ku
"Ngak usah sampai begitu, Mas. Aku jujur sedih dan sakit hati ulah sikap dan tingkah kakak kamu, tapi Aku juga ngak mau kamu bertengkar dengan kakak kamu cuma gara-gara Aku,Mas" ujar Ku
"Untuk sekarang, Aku mau kredit kompor Gas, Mas" sambung Ku lagi
"Mau di kredit dimana..??"
"Ada di simpang tiga arah kita kepasar itu loh, Mas"
"Memang nya bisa kredit barang di sana sayang..??"
"Bisa Mas, syarat nya cuma foto copy Kk dan KTP saja kok"
"Baik lah, nanti habis magrib kita coba kesana yah, mudah-mudahan bisa"
"Aamiin" ucap Ku mengangkat kedua tangan mengamini ucapan Mas Angga
Usai sholat magrib, kami pergi menuju toko elektronik yang di maksud
Sepuluh menit perjalan, akhirnya motor yang di kendarai Mas Angga memasuki area toko elektronik yang di maksud, toko nya tidak terlalu besar tapi disini serba ada
"Assalamu'alaikum, Pak.. "
"Walaikumsalam"
"Mau cari apa, Mas" tanya yang punya toko
"Kompor Gas, Pak. tapi apa bisa kredit di sini Pak..??" tanya Mas Angga to the poin
"Bisa, cuma butuh KK sama KTP saja untuk persyaratan nya" tutur yang punya toko
"Iya kami mau ngambil kompor Gas, cuma kredit Pak"
"Boleh, silahkan di lihat barang nya, mau yang mana..??" ucap yang punya warung sembari mengarah kan kami ke tumpukan kompor Gas
Setelah melihat-lihat, pilihan kami jatuh kepada kompor Gas merk 'Rinnai' warna silver
"Yang ini saja Pak" ucap Ku
"Baik lah, persyaratan nya di bawa kan..??"
"Bawa Pak, ini" jawab Ku menyodor kan dua lembar KK dan KTP
Setelah semua nya beres, kompor Gas nya sudah langsung bisa kami bawa pulang
Senyum terukir di bibir Ku, Aku bahagia karna sudah memiliki kompor sendiri, walaupun mendapat kan nya harus kredit. Tapi tidak mengapa karna ini awal yang baik untuk keluarga kami kedepan nya
Tak terasa motor yang di kendarai Mas Angga berhenti tepat di depan rumah yang di huni kakak ipar Ku
Aku turun sembari menggendong Alif, kompor Gas nya Ku biar kan Mas Angga yang membawa nya kedalam
Saat melewati ruang tamu, ternyata kakak ipar Ku lagi duduk santai di sana. Aku diam tanpa kata, karna perkataan kakak ipar Ku tadi sore masih terngiang di telinga Ku yang membuat hati ini merasa sedih, Aku terus melangkah menuju belakang di ikuti Mas Angga dari belakang
Sepintas lalu Ku lihat, kakak ipar Ku terlihat terkejut dengan apa yang di bawa Mas Angga, mungkin dia merasa bersalah, tapi entah lah
"Pah, bisa tolong pasangin slang kompor ini" ujar Ku saat papa mertua Ku keluar dari kamar
"Haa, beli kompor baru kalian..??"
"Iya Pah, kompor yang biasa Aku pakai, rusak"
"Loh, kok bisa..??"
"Ngak tau Pah, tiba-tiba saja api menyala di bagian bawah kompor nya" jelas Ku,
Papa mertua Ku sibuk memasang slang nya, karna dalam hal ini hanya Papa mertua Ku yang bisa di andal kan, bukan berarti Mas Angga tidak bisa. Hanya saja banyak alasanya kalau di suruh yang beginian
Terserah Dia punya Istri : 2 [ Sdh Meninggal ] , 3 [ Tersembunyi Rahasia ] , 4 , 5 Terserah , Massa~bodoh , Cuek + kagak perduli lg , kagak mau tahu lg & kagak Respon terhadap Dirinya itu ‼️❕
Manusia yg akan selalu suka sekali Memicing Sebelah Mata 👁️ , & senang sekali Memandang Remeh , & Menghina Rendah Orang Lain , tdk akan pernah lagi akan berakhir menjadikan Manusia yg d Pandang Hormat & d Pandang Luhur , maka jadilah Orang yg Sukses Membanggakan .
Yg d Hina & yg d Cibir tak kan pernah Tumbang Tepar & yg d Sanjung Kagum tak kan Melambung Melayang Besar Kepala .
Pada Waktunya Kelak Nanti , Merekalah yg akan kelak nanti , yg nantinya akan Heboh mencari Kesalahan , Dosa yg pernah Kita Perbuat Dahulu & berusaha untuk mencoba mencari Kejelekan d Diri Kita ❕
Akan menjadikan Mengalami nya Sendiri , Kelakuan Perbuatan Kejahatan yg telah Engkau Perbuatan terhadap Orang Lain & yg pernah Kita lakukan terhadap Diri Mereka ‼️❕‼️