Pernikahan tanpa cinta yang terpaksa di jalani Erich dan Julia untuk menyenangkan hati orang tua mereka
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Meisye Cristin, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Siapa Pacar Kamu?
"Ehmmmm, aku...." Raut wajah Julia berubah menjadi malu-malu.
"Jawab aja Lia gak pa-pa kok."
"Perna mas aku jatuh cinta sama seseorang, tapi aku pendam sendiri karna dianya gak suka sama aku." Jawab Julia sambil menundukan wajahnya ke bawah.
“Terus? Kamu gak mencoba nyatain perasaan kamu ke dia?”
"Malu lah mas! Masa iya aku yang nyatain cinta duluan?"
"Yah gak apa-apa dong namanya juga usaha.”
"Gak lah! Aku malu.”
“Dari pada kamu pendam sendiri. Akhirnya sampai sekarang gak kesampaian kan?”
"Ya iya sih mas, udahlah lupain aja aku juga udah gak tau orangnya ada dimana sekarang?”
"Namanya siapa? Atau nama belakangnya deh? Siapa tau aku bisa bantu cariin.”
“Gak usah mas, lagian kan sekarang aku udah nikah sama kamu, toh nanti kalaupun kamu ceraikan aku ya, biarin aja pergi aja gak usah peduliin aku.” Ucap Julia sambil tersenyum penuh arti.
Erich yang mendengar hal itu hanya terdiam tak menyangka bahwa wanita yang ada di depannya begitu sangat tegar .
"Ha? Serius kamu. Sama siapa? Tadi katanya gak perna pacaran teman cowok pun gak punya?" Pertanyaan Erich semakin menjadi-jadi, karena merasa bingung dengan jawaban Julia.
"Sama kamu mas." Batin Julia, sebenarnya wanita itu ingin sekali meneriakkan kalimat tersebut di telinga Erich tapi dia terlalu malu untuk mengatakannya.
Melihat Julia yang diam saja, Erich berkesimpulan sendiri bahwa mungkin saja Julia hanya menjawab asal pertanyaannya, tapi laki-laki itu jadi penasaran siapa yang pertama kali mencium Julia.
"Masuk yuk. Udah malam aku mau istirahat." kata Erich mengakhiri perbincangan mereka.
"Iya mas, kamu duluan aku mau beresin ini dulu." Kata Julia sambil menunjuk mangkuk dan gelas kotor yang ada dia atas meja.
"Ya udah, tapi kamu tidur di kamar aku yah."
Mendengar Erich meminta untuk tidur di kamarnya, Julia seperti mendapatkan setumpuk harta karun bukan karena ingin berduaan dengan lelaki itu tapi Julia masih khawatir dengan keadaan Erich.
"Iya mas."
***
"Kamu yakin mau tidur di sofa lagi?" Tanya Erich saat melihat Julia meletakan bantal dan selimut di sofa.
"Iya, kamu kan lagi sakit masa kamu yang harus tidur di sofa." Kata Julia.
"Ya udah, jangan lupa matiin lampunya,selamat malam." Kata Erich sebelum akhirnya menutup badannya dengan selimut.
"Malam mas." Balas Julia.
***
Waktu menunjukkan pukul 03.00 dini hari saat Erich terbangun dari tidurnya karena merasa terganggu dengan suara Julia. Saat Erich bangun ia bisa melihat bahwa julia masih terlelap di bawah selimut, tapi kenapa wanita itu mengeluarkan suara seperti orang ketakutan dalam tidurnya? Erich memutuskan untuk mendekat dan betapa terkejutnya dia saat satu tangannya menyentuh badan Julia. Dengan segara Erich menyalakan lampu kamarnya dan membangunkan Julia.
"Lia... Julia... Hei bangun, kamu kenapa?" Kata Erich sambil menepuk-nepuk pipi Julia.
Dengan peluh serta napas terengah-engah Julia terbangun dari tidurnya. "Mas, kenapa kamu butuh sesuatu?" Tanya Julia karena melihat Erich duduk di sampingnya.
"Kamu yang kenapa, badan kamu panas loh." Kata Erich sambil meletakan tangannya di dahi Julia seolah memastikan suhu tubuh istrinya.
"Aku gak pa-pa kok mas. Cuma demam sedikit paling besok juga enakkan."
"Kamu pindah ke kasur, biar aku yang tidur di sini." Kata Erich.
"Tapi mas, kamu kan la...."
"Gak ada tapi-tapian, ini perintah bukan penawaran." Kata Erich dengan ekpresi wajah yang membuat Julia tidak bisa untuk menentang perintahnya.
"Iya mas, aku pindah."
Jahat bngat ya sih erich? hehehehehehe maaf kalo novel aku masih jauh dari kata sempurna, terima kasih buat kalian yang masih tetap stay dan nunggu walaupun kadang updatenya ga jelas karena kesibukan. semoga apa yang aku tulis bisa bikin kalian senang, salam sayang dari aku😘
biar klepek2 tu erich
ijin promosi ya..
karya pertamaku
judulnya
harapan yang tak diimpikan.
yuk mampir
mohon kritik dan sarannya ya..