Indonesia
NovelToon NovelToon
Sistem Master Sekte

Sistem Master Sekte

Status: sedang berlangsung
Genre:Sistem / Mengubah Takdir / Epik Petualangan
Popularitas:8.8k
Nilai: 5
Nama Author: Bodattt

Ketika Jiang Chen terbangun di dunia kultivasi, ia mendapati dirinya mewarisi takhta Ketua Sekte Pedang Bintang—sebuah sekte yang dulunya agung namun kini berada di ambang kehancuran absolut. Pilar utama sekte, sang guru, telah tewas terbunuh. Para tetua berkhianat dan membawa lari seluruh harta benda, sementara musuh bebuyutan telah mendobrak gerbang depan untuk merampas wilayah mereka.
​Dengan tingkat kultivasi dasar yang sangat lemah dan hanya ditemani oleh satu adik seperguruan yang masih setia bertahan, ajal seolah sudah menanti Jiang Chen di depan mata.
​Namun, di saat maut dan keputusasaan memuncak, sebuah suara mekanis yang dingin bergema di benaknya: [Sistem Pembangunan Sekte Abadi berhasil diikat!]

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Bodattt, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 32: Tunduknya Ibukota dan Urat Nadi Spiritual Surgawi

​Kata-kata Jiang Chen bergema dengan keheningan yang menindas di seluruh Koloseum Grand Ibukota. Suaranya tidak keras, tetapi memuat kekuatan hukum dari seorang kultivator Ranah Inti Emas dengan fondasi absolut.

​Di dasar arena, Ketua Sekte Langit Ungu, Zi Tianhe, merangkak dengan susah payah. Darah mengalir dari hidung, telinga, dan matanya. Niat membunuh yang tadinya meluap-luap kini menguap tak berbekas, digantikan oleh teror yang mencengkeram jiwa.

​Sebagai sesama ahli Inti Emas Tingkat 1, Zi Tianhe awalnya mengira ia setidaknya bisa menahan beberapa serangan Jiang Chen. Namun, benturan Kesadaran Spiritual barusan menyadarkannya pada satu fakta mengerikan: kualitas energi dan jiwa pemuda berjubah putih itu berada di dimensi yang sangat jauh di atasnya!

​"S-Senior Jiang... ampun..." Zi Tianhe merintih, suaranya bergetar hebat. Ia bahkan membuang harga dirinya dan menyebut pemuda berusia dua puluhan itu dengan sebutan 'Senior'. "Saya... saya dibutakan oleh amarah sesaat. Mohon... ampuni nyawa anjing ini!"

​Ribuan penonton menelan ludah. Penguasa sekte nomor satu di ibukota sedang berlutut dan memohon nyawa di hadapan publik!

​Jiang Chen perlahan meletakkan cangkir tehnya, bangkit, dan melangkah menuruni udara layaknya menuruni tangga tak kasat mata hingga ia mendarat di depan Zi Tianhe.

​"Dibutakan oleh amarah sesaat?" Jiang Chen menatap dingin pria tua itu. "Jika pedang muridku tidak cukup tajam, atau jika aku tidak ada di sini, Lin Mo sudah menjadi mayat di bawah cakar kotormu."

​Jiang Chen perlahan mengangkat tangan kanannya. "Di dunia ini, setiap niat membunuh harus dibayar dengan harga yang setimpal."

​BAM!

​Jiang Chen tidak menggunakan teknik apa pun, hanya menendang pelan perut Zi Tianhe. Namun, tendangan ringan itu menembus langsung ke Dantian pria tua tersebut.

​KRAAAK!

​"TIDAAAKK!!" Zi Tianhe menjerit histeris yang menyayat hati. Inti Emas di dalam tubuhnya retak, lalu hancur berkeping-keping menjadi debu spiritual yang merembes keluar dari pori-pori kulitnya.

​Hanya dengan satu tendangan santai, kultivasi seumur hidup seorang ahli Inti Emas dihapus sepenuhnya! Zi Tianhe jatuh terkapar, wajahnya menua puluhan tahun dalam hitungan detik, berubah menjadi pria fana renta yang tak berdaya.

​Sekte Langit Ungu, yang tadinya congkak dan mendominasi, kini benar-benar runtuh. Jenius utamanya lumpuh, dan Ketua Sektenya cacat!

​Jiang Chen menoleh ke arah paviliun utama tempat Utusan Gubernur duduk membeku.

​"Utusan Gubernur," suara Jiang Chen tenang, seolah tidak terjadi apa-apa. "Sepertinya jenius-jenius dari sekte lain sedang tidak enak badan untuk melanjutkan pertandingan. Apakah turnamen ini bisa diselesaikan sekarang?"

​Mendengar namanya disebut, Utusan Gubernur—seorang pria paruh baya di puncak Pembentukan Fondasi—langsung tersadar. Ia buru-buru melompat turun dari paviliunnya, berlari menghampiri Jiang Chen sambil menyeka keringat dingin di dahinya.

​"T-Tentu saja! Tentu saja, Ketua Sekte Jiang!" Utusan itu membungkuk hingga sembilan puluh derajat. Tidak ada birokrasi, tidak ada arogansi kekaisaran. Menghadapi dewa kematian seperti ini, aturan fana adalah omong kosong.

​"Dengan kemenangan berturut-turut yang luar biasa, Sekte Pedang Bintang dinobatkan sebagai Juara Turnamen Bintang Baru!" seru Utusan Gubernur dengan suara gemetar, memastikan seluruh koloseum mendengarnya.

​Ia kemudian mengeluarkan sebuah kotak kayu berlapis emas dan menyodorkannya ke hadapan Jiang Chen.

​"Ini adalah Dekrit Kekaisaran dan Surat Kepemilikan untuk Tambang Batu Spiritual Perak di perbatasan timur. Hak eksploitasi penuh menjadi milik Sekte Pedang Bintang selama lima puluh tahun... bukan, selamanya! Kekaisaran tidak akan ikut campur!"

​Jiang Chen menerima kotak itu dengan santai dan melemparkannya ke pelukan Lin Mo yang sedang tersenyum puas di belakangnya.

​"Kerja bagus hari ini, Lin Mo, Su Yue, Han Feng," ucap Jiang Chen kepada murid-muridnya. "Kita sudah mendapatkan apa yang kita inginkan. Mari kita pulang."

​Tanpa repot-repot melirik sisa-sisa Sekte Langit Ungu atau puluhan sekte lain yang masih gemetar di paviliun mereka, Jiang Chen memimpin murid-muridnya kembali ke Perahu Terbang.

​Saat Perahu Terbang raksasa itu mengudara dan meninggalkan Ibukota Provinsi Awan, tidak ada satu pun orang yang berani bersuara. Hari itu, sejarah Provinsi Awan diukir ulang. Era Sekte Langit Ungu telah berakhir, dan hegemoni absolut Sekte Pedang Bintang baru saja dimulai.

​Hadiah Sang Penakluk

​Di atas geladak Perahu Terbang yang sedang melesat membelah awan menuju Puncak Bintang Jatuh, suara notifikasi yang ditunggu-tunggu Jiang Chen akhirnya meledak di dalam benaknya.

​[DING!]

[Misi Tersembunyi Selesai: Mengguncang Ibukota, Menaklukkan Provinsi!]

Deskripsi: Menghancurkan sekte nomor satu provinsi di depan publik dan merebut hak penambangan strategis. Nama Sekte Pedang Bintang kini menjadi legenda di wilayah ini.

[Mengekstrak Hadiah: 3.000 Poin Sekte, Urat Nadi Spiritual Surgawi (Kualitas Tinggi), Cetak Biru Bangunan: Paviliun Pencerahan Dao!]

​Mata Jiang Chen sedikit melebar saat membaca baris hadiah kedua.

​"Urat Nadi Spiritual Surgawi?!"

​Di dunia kultivasi, kepadatan energi spiritual sebuah wilayah ditentukan oleh Urat Nadi di bawah tanahnya. Bahkan Tambang Batu Spiritual Perak yang baru saja mereka menangkan hanyalah hasil sampingan dari urat nadi tingkat rendah!

​Sebuah Urat Nadi Spiritual Kualitas Tinggi biasanya hanya dimiliki oleh sekte-sekte kelas suci di pusat benua. Jika itu ditanamkan di Puncak Bintang Jatuh, sekte mereka akan berubah menjadi tanah suci abadi yang bisa memproduksi jenius setiap hari!

​Jiang Chen tersenyum lebar. Rencananya untuk membangun pasukan yang bisa menghancurkan Sekte Iblis Darah dalam beberapa bulan ke depan kini bukan lagi sekadar angan-angan.

​Metamorfosis Puncak Bintang Jatuh

​Begitu Perahu Terbang mendarat kembali di halaman sekte pada senja hari, Jiang Chen segera memerintahkan kelima puluh murid luar untuk berkumpul di asrama dan tidak keluar malam itu.

​Ia melangkah sendirian menuju pusat gunung, di belakang Aula Leluhur.

​"Sistem, tanamkan Urat Nadi Spiritual Surgawi ke dalam inti Puncak Bintang Jatuh!"

​[Mengkonsumsi Item... Proses Penyatuan Urat Nadi Dimulai!]

​RUMMBLEEE... BOOOOOOM!!!

​Seluruh Puncak Bintang Jatuh bergetar hebat layaknya dilanda gempa bumi dahsyat, tetapi anehnya, tidak ada satu pun bangunan yang retak. Sebaliknya, dari dalam pori-pori bebatuan gunung, pilar-pilar cahaya keemasan melesat ke langit malam.

​Ledakan energi alam yang begitu masif menyapu seluruh sekte. Kabut spiritual yang tadinya hanya sebatas lutut kini berubah menjadi cair!

​Tetesan hujan yang terbuat murni dari energi spiritual mulai turun membasahi Puncak Bintang Jatuh. Tumbuhan liar di celah bebatuan bermutasi dalam hitungan detik, mekar menjadi herbal-herbal langka berusia ratusan tahun. Aliran sungai kecil di belakang sekte seketika berubah menjadi sungai cairan spiritual yang bersinar dalam gelap.

​Di asrama, kelima puluh murid luar yang sedang bermeditasi tiba-tiba merasakan meridian mereka meledak dengan kekuatan.

​BOOM! BOOM! BOOM!

​Suara terobosan kultivasi terdengar saling bersahutan. Mereka yang berada di Tingkat 5 langsung melesat ke Tingkat 6, yang berada di Tingkat 7 melesat ke Tingkat 8. Energi di tempat ini sangat pekat hingga hanya dengan bernapas, seolah-olah mereka sedang menelan pil tingkat tinggi tanpa henti!

​Di lembah belakang, Meng Meng menangis bahagia melihat ladang herbalnya tumbuh dengan kecepatan yang melanggar hukum alam. Di ruang tempa, api bumi Han Feng berubah dari merah menjadi biru keemasan, meningkatkan suhu tempanya sepuluh kali lipat.

​Jiang Chen berdiri di tengah hujan spiritual itu, merentangkan tangannya dengan mata terpejam.

​Inti Emas di dalam tubuhnya berputar dengan gila-gilaan, menyerap esensi surgawi dari Urat Nadi yang baru ditanam itu.

​KRAK! KRAK!

Ranah Inti Emas Tingkat 2... Tingkat 3... BOOM!

Ranah Inti Emas Tingkat 4!

​Hanya dalam waktu satu malam, Jiang Chen menerobos tiga tingkatan kecil sekaligus, melangkah masuk ke tahap menengah Inti Emas dengan fondasi yang sepuluh kali lebih padat dari kultivator biasa!

​Ketika fajar menyingsing, Jiang Chen membuka matanya yang kini memancarkan cahaya keemasan yang solid. Ia memandang ke arah ufuk timur, tepat ke arah markas pusat Sekte Iblis Darah berada jauh di luar provinsi.

​"Dengan tanah suci ini, aku hanya butuh seratus hari. Leluhur Tua Nascent Soul... cucilah lehermu bersih-bersih, karena aku sendiri yang akan datang memenggalnya."

1
Fajar Fathur rizky
cepat bantai Kaisar itu pajang bagian tubuhnya yang sudah tidak bernyawa bikin istri istri Kaisar itu di ambil pemberontak
Hadi Hadi
is good
Hadi Hadi
up up💪
Hadi Hadi
lanjut💪
Hadi Hadi
is good💪💪
Hadi Hadi
sikat💪
Hadi Hadi
bantai💪
Hadi Hadi
semangat💪💪💪
Hadi Hadi
bantai📄
Marthen
wkwkwk.....
Marthen
jenius di antara jenius
Marthen
seLesai.....
Arinto Ario Triharyanto
muantaffff muantaffff 👍
Fajar Fathur rizky
cepat hancurkan Kekaisaran itu bantai juga Kaisar dan leluhur mereka bikin mcnya ambil alih Kekaisaran itu
Fajar Fathur rizky
cepat bantai pangeran ketiga seret tubuhnya
Marthen
aturan sekte pasal 3....wkwkwk selesai
Marthen
asyiiiik seru ini
Arinto Ario Triharyanto
muantaffff ini 😎
Hadi Hadi
mantap💪💪
Hadi Hadi
up up
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!