Indonesia
NovelToon NovelToon
L.S. Underworld

L.S. Underworld

Status: sedang berlangsung
Genre:Action / Bad Boy / Mafia
Popularitas:366
Nilai: 5
Nama Author: ANDIKA,312

Andika pria miskin asal Makassar yg mencoba mengadu nasib di negara Amerika,tepatnya di los Santos,dia berharap menjadi kaya raya dan dapat hidup dengan layak setelah merantau di sana,akan tetapi dia justru terjerumus ke dalam dunia gelap los Santos

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ANDIKA,312, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

episode,32

Van Declasse Burrito hitam yang sudah koyak dan penuh lubang peluru itu terus melesat bagaikan monster besi gila di tengah pusaran lalu lintas kota Los Santos. Raungan sirine LSPD bergema sahut-menyahut dari berbagai sudut, memantul di antara dinding-dinding pencakar langit yang menjulang tinggi. Lampu-lampu jalanan dan gemerlap neon toko menyapu kaca gelap van dengan kecepatan membahayakan, menciptakan kilatan cahaya yang pudar dalam pusaran asap dan debu.

​Franklin memegang kendali penuh di balik roda kemudi. Keringat dingin mengalir membasahi dahi di balik topeng badutnya, namun pandangan matanya begitu dingin dan tajam. Setiap insting dan refleks alami yang ia miliki bekerja dalam kapasitas maksimal. Di hadapannya, jalanan utama pusat kota dipenuhi oleh deretan mobil warga sipil yang panik, berbelok liar, dan saling bertabrakan demi menghindari bahaya.

​"Pegang pegangan kalian! Aku akan mengambil celah di depan!" teriak Franklin menembus gemuruh mesin V8 yang menderita!

​SREEEEEEEECH!

​Franklin membanting kemudi ke kiri dengan teknik drifting tingkat tinggi. Ban van hitam itu membakar aspal, memercikkan asap putih tebal dan suara decitan yang memekakkan telinga. Mobil meluncur miring, menyelip tipis di antara dua bus kota yang terhenti, lalu kembali melesat lurus hanya beberapa milimeter dari pembatas jalan beton. Sebuah kendaraan patroli LSPD yang mencoba memotong dari arah persimpangan samping justru menghantam bagian belakang bus dan hancur berantakan!

​"Bagus sekali, Frank! Kemampuan mengemudimu benar-benar gila!" puji Trevor seraya tertawa melengking dari bagasi belakang.

​Namun, situasi sama sekali belum aman. Di belakang van, empat unit mobil patroli Vapid Stanier baru bersama satu van lapis baja SWAT terus mengejar tanpa ampun. Tembakan demi tembakan sengit menerjang tiada henti dari jendela mobil-mobil polisi tersebut. Peluru-peluru kaliber tebal menghantam pintu belakang van, memecahkan sisa-sisa cermin spion, dan menembus plat besi bodi kendaraan hingga memercikkan api liar di dalam ruang kargo.

​DUM-DUM-DUM-DUM-DUM!

PRRRAANG! SPARK!

​Andika merapatkan badannya ke lantai van, merogoh saku dalam jas hitamnya untuk menyambar magasin Glock yang baru. Dengan gerakan kilat, ia melepas magasin kosong—CKLAK!—memasukkan amunisi segar, dan memuat kembali slidenya. Dari balik pecahan kaca belakang, Andika mengarahkan larasnya ke arah mobil patroli terdepan dan memuntahkan tiga tembakan terukur.

​BANG! BANG! BANG!

​Tembakan presisi Andika menghantam tepat pada ban depan sebelah kanan mobil patroli tersebut! Ban itu meledak seketika, membuat mobil polisi melintir berputar tiga ratus enam puluh derajat di atas aspal basah sebelum akhirnya menghantam tiang listrik hingga roboh dan memercikkan arus pendek!

​"Satu lagi tumbang!" seru Andika dingin.

​Meski polisi di jalan raya dapat diatasi satu per satu, ancaman terbesar dan paling mematikan justru datang dari arah udara.

​THU-THU-THU-THU-THU-THU-THU-THU!

​Kibasan baling-baling raksasa helikopter Maverick LSPD bergemuruh dahsyat tepat di atas atap van. Cahaya sorot putih berkekuatan tinggi (searchlight) dari helikopter tersebut tak pernah lepas mengunci posisi mereka, membuat van Burrito terang benderang bagaikan sasaran tembak di tengah kegelapan malam. Dari pintu samping helikopter yang menganga, penembak jitu SWAT terus memuntahkan rentetan tembakan submachine gun yang merobek atap van dari atas!

​TAT-TAT-TAT-TAT-TAT!

​Serpihan besi panas memercik ke mana-mana, mengenai lantai di antara kaki Andika dan Trevor.

​"Sialan! Helikopter ini benar-benar membuatku muak!" geram Michael. Suaranya penuh dengan kekesalan seorang veteran perampok yang tidak suka pergerakannya dikunci lawan.

​Michael menarik napas panjang, menenangkan gejolak adrenalin di dadanya. Ia membetulkan posisi topeng badut di wajahnya, mengabaikan guncangan hebat van yang melaju tajam. Dengan gerakan yang penuh pengalaman dan keahlian tinggi, Michael merangkak mendekati celah kaca belakang yang hancur total, lalu menyandarkan tubuh bagian atasnya keluar jendela dalam posisi membelakangi laju angin kencang.

​Di tengah terpaan angin malam yang menusuk dan guncangan tajam kendaraan di kecepatan 140 km/jam, Michael menaikkan kedua tangannya. Ia mengunci pandangan matanya lurus menembus sorotan lampu silau helikopter yang melayang meliuk-liuk di udara.

​Pistol Glock 17 di tangan kanan Michael terangkat mantap. Ia tidak terburu-buru. Ia membaca ritme kibasan baling-baling helikopter dan menyelaraskannya dengan gerakan mengemudi Franklin di bawah.

​BANG!

​Tembakan pertama meleset, hanya menghantam bodi besi bagian bawah helikopter.

​BANG! BANG!

​Tembakan kedua dan ketiga memecahkan lampu sorot raksasa helikopter! PRRRAANG! Cahaya silau yang mengunci mereka seketika padam, melempar helikopter itu kembali dalam kegelapan malam.

​"Mata mereka mati!" teriak Michael!

​Tanpa memberi jeda satu detik pun bagi helikopter itu untuk menghindar, Michael mengoreksi sudut tembakannya sedikit ke atas, menyasar langsung ke balik kaca kokpit depan tempat sang pilot duduk memegang kendali.

​BANG! BANG! BANG! BANG!

​Empat peluru kaliber 9mm menyembur beruntun dalam garis lurus yang sempurna! Dua di antaranya menembus kaca depan kokpit helikopter dengan suara renyah!

​PRRRAAANG!

​Peluru presisi Michael mendarat tepat di dada dan kepala sang pilot helikopter! Pilot itu seketika tewas terkulai di atas tuas kendali pitch and roll!

​Seketika itu juga, helikopter Maverick kepolisian kehilangan keseimbangan total. Baling-baling utamanya miring secara ekstrem, meraung liar dalam posisi tak terkendali seraya menukik tajam ke arah bawah!

​"AARRGGHH!" jerit co-pilot kepolisian yang panik mencoba mengambil alih kendali, namun sudah terlambat!

​Helikopter raksasa berbobot beberapa ton itu meluncur deras menghantam puncak sebuah gedung parkir bertingkat di pinggir jalan raya!

​BOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOMMMMMMMMMMMMMMMM!

​Ledakan dahsyat bagaikan gunung berapi meletup di udara! Kobaran api jingga raksasa membumbung tinggi menyapu langit malam Los Santos, melemparkan gelombang kejutan panas dan pecahan besi helikopter yang berhamburan liar ke jalan raya! Tangki bahan bakar yang meledak menciptakan kembang api maut yang menerangi seluruh kawasan jalanan di bawahnya!

​Sisa-sisa mobil patroli polisi yang mengejar di belakang terpaksa melakukan pengereman mendadak demi menghindari reruntuhan helikopter yang terbakar hebat dan menutup jalan tol total!

​Di dalam kabin van Burrito yang berhasil meloloskan diri dari jarak ledakan, hening sejenak menyergap sebelum akhirnya tawa histeris dan gembira meledak bersamaan!

​"HA-HA-HA-HA-HA! MICKY! KAU BENAR-BENAR BAJINGAN GILA!" jerit Trevor histeris, menepuk-nepuk bahu Michael dengan kasar hingga van bergoyang! "TEMBAKAN YANG SANGAT INDAH!"

​Franklin melirik kaca spion tengah, mengulas senyuman lebar di balik topeng badutnya seraya menggelengkan kepala. "Tembakan kelas atas, Mike! Jalur udara resmi bersih!"

​Andika terkekeh pelan, menyandarkan punggungnya di atas tas kargo berisi jutaan dolar uang tunai dan emas, lalu mengacungkan dua jempolnya ke arah Michael. "Presisi yang luar biasa, Mike."

​Michael menghembuskan napas panjang, memasukkan kembali pistol Glock-nya ke dalam holster, lalu menyunggingkan senyuman puas dari balik topeng badut karetnya.

​"Sudah kukatakan... tidak ada yang bisa menghentikan kita malam ini," kata Michael mantap. "Franklin, bawa kita ke terowongan pelarian sekarang!"

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!