Indonesia
NovelToon NovelToon
Reinkarnasi Jendral Sains Di Kultus Iblis

Reinkarnasi Jendral Sains Di Kultus Iblis

Status: sedang berlangsung
Genre:Reinkarnasi / Mengubah Takdir / Epik Petualangan
Popularitas:610
Nilai: 5
Nama Author: Ahmad Mikyail Ilham

Sinopsis:
Ethan Vance—Panglima Tertinggi Pasukan Gabungan Bumi dan jenius biomekanika—tewas mengenaskan akibat sabotase reaktor fusi. Namun, bukannya masuk neraka, jiwanya justru terlempar ke dunia Murim dan lahir kembali sebagai Cheon Ryeon, bayi dari klan paling bawah di Kultus Iblis.
​Keluarga Cheon yang dulunya berjaya kini hanya dianggap sampah dan terus ditindas oleh klan-klan utama lainnya. Tidak punya pil energi mahal atau kitab pusaka? Tidak masalah. Bagi seorang mantan jenderal, Dantian manusia tidak ada bedanya dengan reaktor mikro, dan jurus pedang tak lebih dari kalkulasi arah dan sudut jatuh!
​Bersama sahabat-sahabat senasib yang tak kalah aneh—mulai dari anak buangan ahli racun yang matre, gadis perkasa bertulang tebal, sampai pembunuh jalanan yang sinis—Ryeon mulai membangun kekuatannya dari nol.
​"Dunia ini bertarung pakai takdir dan mistis? Lucu sekali. Mari kuajarkan cara bertarung menggunakan logika dan sains!"

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ahmad Mikyail Ilham, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 32: Bentrokan Dua Teknologi

Suara gemuruh mesin uap dan roda pengayuh besi beradu dengan benturan ombak Samudra Barat. Lima kapal perang bertiang besi milik Faksi Ksatria Murni (Pure Knights) bergerak cepat mengepung Bahtera Roda Bintang 01.

​Di geladak kapal induk musuh yang paling besar, berdiri seorang pria bertubuh kekar mengenakan zirah pelat baja tebal berwarna perak kusam. Di dadanya terukir lambang pedang bersilang. Pria itu memegang sebuah teropong logam bermensa kristal, mengamati lambung baja Bahtera Roda Bintang 01 dengan mata menyempit penuh ketidakpercayaan.

​"Kapal macam apa itu?" bisik pria itu kasar dengan bahasa Benua Barat yang kaku. Dia adalah Komandan Varg, pimpinan armada patroli perbatasan Ksatria Murni. "Tidak ada layar, lambungnya mulus tanpa sambungan paku, dan tidak memancarkan asap uap sama sekali... Apakah itu kapal milik sisa-sisa Konsorsium?!"

​"Komandan! Mereka tidak mengibarkan bendera Kerajaan Barat!" seru pengawalnya panik. "Apa kita lepaskan tembakan peringatan?"

​"Tembakan peringatan?" Varg menyeringai kejam, mengangkat tangan kanannya yang terbungkus sarung tangan besi berukir pipa tekanan. "Tembak langsung ke arah menara komandonya! Hancurkan dan sita teknologi reaktornya!"

​BOOM! BOOM! BOOM!

​Seketika itu juga, belasan meriam uap bertekanan tinggi di sepanjang lambung kapal Ksatria Murni meledak bersamaan! Bola-bola besi membara yang diisi serbuk racun dan minyak terbakar meluncur deras membelah udara, mengincar Bahtera Roda Bintang 01.

​Di anjungan utama, Cheon Ryeon menatap hujan bola besi membara itu tanpa sedikit pun berkedip.

​"Perisai Resonansi Magnetik, aktifkan di sudut empat puluh lima derajat," komando Ryeon dingin lewat konsol utama.

​BZZZZZZT!

​Dari empat pilar emitter di sekeliling menara komando, pendar cahaya biru keemasan menyembur membentuk kubah transparan tipis yang menyelimuti seluruh bagian atas kapal.

​BAM! BAM! BAM!

​Bola-bola besi membara milik Ksatria Murni menghantam kubah transparan itu. Tapi bukannya meledak atau merusak bangunan kapal, seluruh energi benturan dan hawa panas dari bola besi itu seketika terserap total oleh lapisan gelombang magnetik! Bola-bola besi meluncur jatuh ke air laut bagaikan batu mainan yang kehilangan daya tembaknya.

​Di atas kapal musuh, Komandan Varg dan puluhan prajuritnya membeku dengan mulut terbuka lebar.

​"P-Perisai Energi Kuantum?!" pekik Varg terperanjat setengah mati. "Bagaimana bisa kapal asing punya perisai energi sepadat itu?!"

​Sebelum Varg sempat memulihkan rasa terkejutnya, suara jernih Jaegal So-yeon bergema dari pengeras suara internal Bahtera Roda Bintang 01.

​"Posisi meriam musuh ada di lambung samping, sudut tiga belas derajat," lapor So-yeon santai sambil mengibaskan kipas sutranya. "Jarak tempuh amunisi uap mereka tidak lebih dari dua ratus meter. Sangat kaku dan tidak efisien."

​"Son-mi, Jin-Bao," panggil Ryeon dari balik kaca anjungan. "Lumpuhkan roda pengayuh dan sistem pendorong mereka. Jangan hancurkan kapal utamanya, kita butuh peta navigasi dan data intelijen dari mereka."

​"Siap, Bos!" seru Son-mi dan Jin-Bao serempak.

​Gong Son-mi melangkah ke haluan kapal, mengarahkan meriam kinetik jarak jauh buatan terbaru. Sementara Tang Jin-Bao menekan tuas pengatur frekuensi daya pada konsol amunisi.

​"Meriam Kinetik Gelombang Mikro... tembak!" seru Son-mi tegas.

​CTAK! CTAK! CTAK!

​Tidak ada suara ledakan dahsyat atau asap tebal. Tiga tembakan berkas energi transparan meluncur kilat bagaikan petir menyambar permukaan laut, menghantam tepat di poros roda pengayuh besi kelima kapal Ksatria Murni secara bersamaan!

​CZZZZZ!

​CRACK!

​Roda-roda besi raksasa yang sedang berputar kencang itu mendadak berhenti seketika saat struktur molekul logamnya hancur terbias getaran frekuensi tinggi! Komponen mesin uap di dalam kapal musuh meledak akibat tekanan balik (backfire), menyemburkan uap panas yang membubung tinggi ke udara.

​Kelima kapal perang Ksatria Murni mendadak lumpuh total di atas air!

​"Mesin kita hancur! Roda pengayuh patah!" jerit para prajurit musuh panik berhamburan di geladak.

​Komandan Varg mencabut pedang besi raksasanya yang terhubung dengan pipa tekanan uap di jubah zirahnya. "Jangan panik! Gunakan kait kait tembak! Kita serang lewat pertempuran jarak dekat!"

​Puluhan jangkar besi berantai dilemparkan dari kapal musuh, tersangkut di pagar baja Bahtera Roda Bintang 01. Lebih dari lima puluh prajurit zirah tebal Ksatria Murni meluncur menyeberang menggunakan tali geser, melompat turun ke geladak utama Ryeon.

​"Habisi mereka!" teriak Varg sambil mendarat keras di atas geladak baja.

​Namun, begitu kaki mereka menyentuh geladak, lima puluh ksatria Ordo Roda Bintang yang dipimpin Baek Hyun dan Son-mi sudah berdiri menyambut mereka dalam Formasi Tiga Titik Biomekanika.

​"Uji coba pertarungan jarak dekat," ucap Baek Hyun pelan dengan senyum tipis di bibirnya.

​SWOOSH!

​Pertarungan meledak di atas geladak!

​Para prajurit Ksatria Murni yang mengandalkan zirah pelat tebal dan tenaga uap kaku kaget setengah mati. Gerakan para ksatria Ordo Roda Bintang begitu cepat, halus, dan sangat efisien. Setiap tebasan pedang uap musuh dipatahkan hanya dengan pergeseran sudut tumpuan beban yang sederhana, lalu dibalas dengan totokan jarum mikro-karbon yang mengunci persendian zirah mereka.

​TAK! TAK! TAK!

​Hanya dalam waktu kurang dari satu menit, tiga puluh prajurit zirah tebal Ksatria Murni roboh tersungkur kejang-kejang di atas geladak tanpa sempat melukai satu pun anggota Ordo Roda Bintang!

​Komandan Varg gemetaran hebat. Ia mengangkat pedang uapnya yang membara, hendak menerjang ke arah Son-mi.

​Tapi sebelum ia sempat mengayunkan senjatanya, sebuah bayangan hitam meluncur kilat mendarat di depannya.

​Cheon Ryeon berdiri santai, memegang pedang mikro-karbonnya yang masih terbungkus sarung.

​"Gerakanmu terlalu lambat," kata Ryeon datar.

​Dengan satu sentuhan lembut sarung pedangnya di persendian siku zirah Varg, Ryeon melepaskan Sistem Kompresi Kinetik.

​BZZZZZT!

​Getaran kinetik menjalar merusak seluruh katup tekanan uap di zirah Varg seketika!

​"GUAAGH!"

​Varg menyemburkan darah segar saat tekanan udara di zirahnya membalas menghantam dadanya sendiri. Pedang besinya terlepas, dan Komandan benteng perbatasan itu tersungkur berlutut di depan kaki Ryeon.

​Seluruh pertarungan selesai. Lima kapal perang mekanis Ksatria Murni ditundukkan total tanpa ada satu korban jiwa dari pihak Ordo Roda Bintang.

​Ryeon melangkah mendekati Varg, menatap Komandan musuh itu dengan mata hitam yang dingin dan dalam.

​"Sekarang," ucap Ryeon jernih, menyapukan pandangannya ke arah samudra barat yang luas, "ceritakan padaku di mana lokasi Fasilitas Induk Core Sovereign dan apa yang sedang kalian rencanakan di Benua Barat."

1
Scorpy
mencoba baca
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!