Indonesia
NovelToon NovelToon
Rayuan Sang Mafia

Rayuan Sang Mafia

Status: tamat
Genre:Mafia / Tamat
Popularitas:650
Nilai: 5
Nama Author: alendra rivero

Dari utara Italia, Fiorella diculik dan dijual ke sebuah klub gelap di Rusia—dunia tempat para mafia, polisi korup, dan pengusaha berkuasa membeli tubuh perempuan seperti membeli barang. Gadis tujuh belas tahun yang dulu punya sejuta mimpi kini hanya punya satu: bertahan hidup.

Lalu ia dibeli oleh Burian, bos mafia Rusia yang dingin, kejam, dan tergila-gila padanya sejak pandangan pertama. Di tangan Burian, Fiorella menemukan neraka sekaligus gairah yang tak pernah ia mengerti—cinta dan kebencian yang saling membakar, membelenggu keduanya lebih erat daripada rantai mana pun.

Tapi pengkhianatan, darah, dan luka mengubah segalanya. Ketika Fiorella akhirnya lolos dari cengkeraman sang mafia, ia tak kembali sebagai korban. Ia kembali sebagai Sang Ratu Putih—dan kali ini, dialah yang datang untuk menagih setiap utang.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon alendra rivero, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 33

JUDUL: PERAMPOKAN.

Fiorella

Aku duduk sambil menonton kedua perempuan tolol itu membersihkan segalanya, berlutut di lantai. Tapi ini belum seberapa. Aku akan membuat hidup mereka benar-benar sengsara.

"Jangan lupakan operasi kita, itu sangat penting," kata Mijail. "Kalau semuanya berjalan lancar, ini akan jadi pukulan telak bagi Burian."

"Ya, aku tahu. Jangan lupa akulah yang merencanakan semuanya!"

"Tapi aku juga ikut andil di dalamnya."

"Hal-hal semacam itulah yang membuktikan betapa tak becusnya kalian, kaum lelaki."

Kalian tak pernah mau mengakui betapa payahnya kalian. Seluruh rencana ini kususun sendiri.

"Kau tak akan pernah kepikiran untuk merampok kiriman selundupan Burian, apalagi tahu caranya dan lolos dengan selamat. Sudah berapa banyak truknya yang kita rampok?"

"Dua belas truk. Tapi ingat, tanpa aku kau tak akan bisa sejauh ini," balas Mijail.

Aku memutar bola mata sambil menenggak segelas wiski dan tak berkata apa-apa. Mijail bisa saja berdebat denganku, tapi ia takkan pernah mau mengakui kalau ia keliru.

"Bawa para jalang dan si bajingan itu ke klubku yang satu lagi. Hari ini mereka di sana. Nanti akan kupikirkan mau kuapakan mereka."

"Kau tetap di sini dan urus para tukang renovasi. Pastikan semuanya tetap tertutup."

Kuberi perintah itu pada Antonio, lalu aku keluar bersama Mijail.

Beberapa jam kemudian.

Kami tiba di perbatasan dan mencegat truk Burian. Anak buahnya mulai menembak, dan kami membalas. Aku menjulurkan setengah badan lewat jendela mobil dan dengan M60-ku kutembaki mereka yang memberondong kami dari truk.

Aku bisa merasakan sebutir peluru menyerempet leherku, tapi adrenalin yang mengalir di sekujur tubuhku membuatku tak merasa takut.

Setelah bentrokan sengit, kami berhasil melumpuhkan mereka dan menguasai segalanya.

"Mereka mau kita apakan?" tanya Mijail sambil menatapku dengan senyum. Bajingan itu tahu betul apa yang akan kukatakan.

"Habisi mereka. Jangan sisakan satu pun yang hidup."

Kami menuntaskan operasi itu dan pulang ke rumah. Malam ini aku harus hadir di klubku, tapi sebelumnya kami akan menjemput Fabrizio.

Dengan perampokan yang baru saja kami lakukan pada Burian, kurasa ia takkan muncul hari ini, karena ia pasti sibuk mengurus masalah itu.

Burian

Kami tiba di klub Serigala Malam, tapi tak ada seorang pun di sana. Aku mengutuk Sonya atas perbuatannya. Ia tak punya hak sedikit pun untuk melakukan apa yang telah ia lakukan.

Perempuan itu mengambil wewenang yang bukan haknya, dan aku sudah muak.

Kutelepon Vladimir, tapi tak ada jawaban. Si tolol itu tak mengangkat teleponku. Aku berbalik dan hendak pergi ke klinik, aku perlu memastikan Bianca baik-baik saja. Tapi sebelum menyalakan mobil, aku menerima telepon: salah satu kiriman selundupanku dirampok lagi. Aku harus segera menuntaskan ini, atau aku bakal bangkrut.

Sudah beberapa kiriman yang hilang, dan meski sudah kucari, aku tak berhasil menemukannya. Satu-satunya yang kutahu, seorang perempuan sialan adalah biang keladi di balik semua perampokan ini.

Entah kenapa ia ingin menghancurkanku, tapi aku takkan membiarkannya. Aku akan menemukannya, dan ia akan menyesal pernah dilahirkan.

Jadi, Sang Ratu Putih, bersiaplah turun dari takhtamu, karena aku akan menghabisimu.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!