Indonesia
NovelToon NovelToon
Perjalanan Cinta Vanessa

Perjalanan Cinta Vanessa

Status: tamat
Genre:Romantis / Perjodohan / Konflik Rumah Tangga- Terpaksa Nikah / Tamat
Popularitas:42.1k
Nilai: 5
Nama Author: Ist

Untuk yang belum baca "Kesayangan Tuan Kejam Mario" harap baca dulu biar nggak bingung.

Vanessa Xavia Albert anak perempuan dari Valerie dan Mario. Ia tumbuh menjadi gadis yang cantik dan cerdas. Di usianya yang begitu muda Van sudah menjadi seorang dokter yang sukses. Sikapnya yang menurun dari sang Ibu membuatnya dikagumi banyak pria. Namun sebuah perjodohan membuat dunia Van jungkir balik.

"Perjodohan ini adalah wasiat."
"Aku mencintai Van."
"Dad. Ini tidak mungkin."
Kata kata itu terus berputar di benaknya. Akankah Van bisa menerima dan bertahan dengan perjodohan itu?
Ikuti kisahnya...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ist, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Aku Ikhlas

Mario bernapas lega. Kini istrinya sudah bisa tertidur pulas. Wanita itu tak berhenti menangis sedaritadi mengingat buah hatinya yang belum sempat lahir telah tiada. Sudah seminggu. Waktu yang cukup lama namun rasa duka masih sama seperti di hari perpisahan pertama. Pria itu mengecup kening Val dengan lembut kemudian perlahan beranjak menuruni ranjang. Langkah kakinya menuju keluar kamar. Beberapa langkah setelah meninggalkan pintu sepasang suami istri menghampirinya.

"Dad...."

Cukup tau dengan apa yang akan ditanyakan Ia langsung angka bicara.

"Mom sedang tidur. Jangan di ganggu."

"Iya Dad." Keduanya memilih untuk mengalah. Menurunkan egonya untuk sekedar menemani wanita itu. Meskipun harus banyak dukungan, namun mereka tau membiarkannya istirahat di kala fisik dan psikisnya yang lelah adalah jalan terbaik.

Val mengerjapkan matanya. Ia terbangun dalam dalam keadaan yang lebih segar dari sebelumnya. Mario baru masuk setelah selesai dari ruang kerjanya. Pria itu buru buru menghampiri sang istri.

"Kamu sudah bangun Sayang?"

"Hm." Jawab Val singkat. Wanita itu menyibakkan selimutnya dan duduk di tepian ranjang sebentar sebelum melangkah pergi.

"Kamu mau kemana?"

"Mandi."

"Aku bantu."

"Tidak perlu."

Ia tak menoleh sedikitpun untuk menatap suaminya. Jika sudah seperti ini maka Mario tak bisa memaksa. Membiarkan sang istri melakukan apa yang ingin dilakukan adalah hal terbaik dalam situasi seperti ini.

Guyuran shower membasahi seluruh tubuh Val. Ia mengusap air matanya yang tersamarkan. Kesedihan berlarut-larut bukanlah hal yang baik. Tuhan membenci itu. Ia akan mencoba ikhlas meski sulit. 'Apakah takdir sebercanda ini?' tanyanya dalam hati. Sedari dulu Ia sudah terbiasa dengan rasa sakit. Namun kehilangan apa yang dimilikinya terlebih anak sendiri adalah mimpi buruk. Ia merasa gagal menjadi seorang Ibu. Hembusan nafas keluar dari mulut wanita itu. Membuat dinding kaca yang mengurungnya menjadi berembun. Jemari lentiknya mengukir hati. Dan sekejap hilang oleh tetesan air di atasnya.

"Mom." Van berjalan cepat menghampiri Mommynya.

"Hati hati sayang." Tutur wanita itu dengan lembut.

"Dia tidur?"

"Iya. Baru saja menangis."

"Biar Mom gendong."

"Mom istirahat saja."

"Tidak apa." Val meraih bayi mungil itu dan menimangnya dengan hati hati. Vender nampak tenang di gendongan sang Oma. Bulu matanya sesekali bergerak namun rasa kantuk yang melanda membuat bayi itu enggan membuka mata. Keduanya duduk bersama setelah beberapa saat.

"Mom."

"Mom baik baik saja Sayang." Kata Val melihat kekhawatiran dari anak perempuannya.

"Tapi Mom pucat."

"Mom baik. Mom hanya perlu waktu. Kehilangan bukanlah hal yang mudah."

"Van mengerti." Jawabnya sambil mengusap pundak sang Mommy. Ia memilih hal tersebut karena jika merengkuh tubuh itu akan membangunkan putra kecilnya.

Setelah lima hari lamanya menginap di mansion Sang Mommy. Ladit dan Van berpamitan untuk pulang.

"Mom jaga kesehatan ya. Kami akan sering berkunjung." Ladit memeluk Val dengan erat diikuti istrinya.

"Iya. Kalian hati hati di jalan."

"Iya Mom. Dad. Kami pulang dulu."

Van dan Mario mengangguk. Kedua orang itu mengecup cucunya sebelum benar benar memasuki mobil.

Kaki pria itu melesat, melangkah cepat mengejar sang istri yang lebih dulu masuk ke dalam. Seketika Ia merengkuh tubuh itu tanpa memperdulikan semua pekerjanya yang tengah menunaikan tugas di sekitar. Mereka cukup tau diri dan membiarkan kedua majikan yang hubungannya renggang akhir akhir ini untuk berbaikan. Satu persatu mulai meninggalkan tempat. Menunda sebentar tugas yang harus di selesaikan.

"Sampai kapan? Sampai kapan kamu akan menghukumku seperti ini?" Tanya Mario dengan suara bergetar. Di diami dan di abaikan merupakan perlakuan dari sang istri yang begitu di bencinya. Mario tau jika wanita di pelukannya itu sangat merasa kehilangan. Namun yang dilakukan bukanlah hal yang disengaja.

"Kau tau. Aku bukan dengan sengaja ingin menghilangkan nyawa anak kita. Meskipun aku tidak menginginkan keberadaannya. Namun aku juga tak sampai hati untuk menghilangkan nyawa darah dagingku sendiri. Aku juga kehilangan. Kehilangan anak kita dan kehilangan kamu. Ini juga berat bagiku. Meskipun kau lebih berat menanggungnya." Jelasnya panjang lebar namun tak mendapat jawaban. Ia dengan cepat membalikkan tubuh sang istri untuk menghadapnya.

"Sampai kapan? Sampai kapan kau akan marah pada suamimu?" Mario mengguncangkan pundak istrinya. Wanita itu tidak menjawab. Suara isakan tangis terdengar diiringi tetesan air mata.

"Sudah aku katakan beribu kali aku minta maaf dan aku menyesalinya." Ia memeluk tubuh Val dengan erat. Membiarkan wanita itu untuk menangis dengan kencang di pelukannya.

Mario menghampiri sang istri dan mendudukkan diri tepat di samping wanita itu. Pria itu menyodorkan secangkir coklat panas yang mungkin akan membuat suasana hati Val akan menjadi lebih baik.

"Terimakasih."

Tangannya tak mau diam. Terulur untuk mengelus lembut kepala wanita yang telah menemani hidupnya 22 tahun ini. Wanita hebat, wanita tegar yang selalu menjadi kekuatan baginya untuk terus hidup dengan baik.

"Jika kau menginginkan lagi. Kita bisa program." Katanya tiba tiba meskipun sedikit berat. Ia tak mau menambah jumlah anggota keluarga inti. Namun demi bisa menyudahi derita sang istri maka Ia akan bersedia melakukannya.

"Tidak perlu." Jawab Val sambil meniup isi mug putih itu sebelum menyesapnya dengan pelan.

"Tapi...."

"Aku ikhlas. Dia memang milik tuhan. Pasti akan kembali padanya bahkan sebelum aku melihat atau mendengar tangisnya sekalipun. Ini yang terbaik. Aku tau rencananya tak akan pernah salah."

Pelukan hangat menghujani tubuh itu. Mario memejamkan mata menikmati aroma tubuh sang istri yang tak pernah berubah.

"Aku mencintaimu." Kata pria itu masih dalam posisi yang sama.

1
Safa Almira
suka
Amanda Triselya
👍
cowok
wokwokwok
cowok
wokwokwok kan bisa chat,dasar aki tua
cowok
kan emang benihnya si mario pi
cowok
mirip daddy mario
cowok
inilah yg disebut the power of pawang
cowok
mirip mario and val
cowok
bengek
Huang jiahong
mantap Thor👍👍👍👍🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹
Putri Nazwa
cerita mu bagus thor, sukses selalu dengan karya karya mu, aku sudah mampir di cerita selena dan samuel, semangat thor💞💞
Putri Nazwa
suami mana suami wkwkwk hareudang
bahagia selamanya van &ladit
semangat up thor lanjut
Putri Nazwa
tetap lah bahagia selamanya val & mario
ladit& van, semangat up thor lanjut
Putri Nazwa
OTW cerita baru mu thor mangaaat
Huang jiahong
aduhhhh asik kyk gini konflik nya,, asik luka luka val nya dr awal sampai skrg 🤦🤦🤦🤦
faza
oh Mario knp kau berulah lag
Putri Nazwa
hadeuh mario kenapa mengulang kesalahan mulu sih, kau sama saja membunuh darah daging mu sendiri, siap siap saja kau d benci sama val seumur hidup mu
semangat up thor lanjut
Putri Nazwa
wah mario dan veer bikin gara gara nih sama momy val, auto puasa loh dady😅, hayo ken d lepaskan kemana😆
semangat up thor lanjut
Putri Nazwa
terus lah bahagia ladit dan van jangan ada pelakor atw pebinor antara kita
semangat up thor lanjut
Putri Nazwa
selamat ladit vanessa sekarang kalian menjadi orang mario jadi opa sedangkan val jadi nenda alias nene muda
semangat up thor lanjut
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!