Indonesia
NovelToon NovelToon
Kematian Tanpa Nama

Kematian Tanpa Nama

Status: sedang berlangsung
Genre:Horor / Iblis / Rumahhantu
Popularitas:75.2k
Nilai: 5
Nama Author: novita jungkook

Zora pulang ke kampung halaman Setelah sekian lama tinggal di kota, kepulangan dia kali ini tentu untuk merawat orang tua yang sudah begitu lanjut usia dan hanya Dia anak yang dimiliki oleh keluarga tersebut.

Rumah yang begitu besar dan terkesan begitu menyeramkan sekali bila hanya dilihat dari luar, tapi ternyata bukan hanya di luar dan di dalam telah menyimpan misteri yang begitu mengerikan sekali, bahkan Zora sama sekali tidak menyangka bahwa itu semua bersangkutan dengan dirinya.

Apa yang terjadi dengan rumah itu?

Apa kah Zora bisa bertahan?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon novita jungkook, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 33. Suara nyanyian

Sekuat tenaga Zora terus berusaha untuk membuka kotak tersebut karena dia memang begitu penasaran, tidak ada pilihan lain sehingga dia harus merusak otak tersebut agar bisa membuka dan melihat apa yang ada di dalam sana karena dia sama sekali tidak memiliki kunci untuk membuka gembok yang ada di bagian depan.

Gemetar tangan wanita ini karena dia sama sekali tidak mengira bahwa di dalam kotak tersebut tersedia berbagai macam foto yang tidak pernah dia lihat, salah satu foto tersebut adalah dirinya juga sehingga dia baru menyadari bahwa di antara semua itu ada sosok gadis yang berdiri menggunakan kerudung hitam bersama dengan dirinya.

Melihat dari postur tubuh itu maka usia si gadis berkerudung hitam tidak jauh berbeda dengan dia, bahkan wajah itu juga tidak jauh berbeda dengan Zora sehingga dia semakin yakin bahwa ada sesuatu yang telah menjadi rahasia besar di antara gadis berkerudung hitam itu bersama dengan mama Susi atau Tante Rika.

Bukan hanya foto saja tapi ada juga gelang yang sangat mirip dengan milik Zora, hanya berbeda warna dan milik Gadis itu berwarna hitam pekat. di sini juara baru menyadari bahwa warna itu memang semua identik dengan warna hitam, bahkan baju yang Gadis itu pakai juga selalu berwarna hitam pada setiap foto yang ada di dalam kotak ini.

''Apa dia adalah saudaraku sendiri?'' gumam Zora dengan perasaan tidak karuan.

''Aku harus bertanya kepada Tante Rika karena dia pasti tahu, walau dia akan marah namun aku harus berusaha keras mencari tahu.'' tekad Zora di dalam hati.

''Ini semua berwarna hitam, tidak ada warna lain yang dia pakai.'' Zora mengamati foto gadis itu.

Jedeeeeerrr.

Zora sampai mau terloncat ketika kaget mendengar suara petir yang sangat menggema, di luar rumah sana hujan begitu deras membasahi bumi sehingga suasana yang ada di dalam rumah ini terasa begitu mencekam, ada rasa cemas juga di dalam hati Zora karena sampai saat ini Devano tidak ada kabar.

Blaaaap.

''Ah Kenapa harus mati lampu seperti ini saat aku sedang sendirian?'' Zora ketakutan karena suasana di dalam rumah semakin suram.

''Lingsir wengiiii... silrahmu tumek ojo tangi...

''Siapa yang bernyanyi itu?!'' Zora kaget sekali karena mendengar suara orang yang bernyanyi di dalam rumah ini.

Padahal jelas sekali Dia hanya sendirian di dalam rumah tanpa ada yang menemani, namun kenapa sekarang mendadak saja ada suara orang yang bernyanyi dan terdengar begitu nyaring, Siapa sebenarnya yang sudah mengganggu dia dengan suara nyanyian tersebut sehingga mampu membuat roma berdiri di malam yang kelam ini.

''Ojo tangi nggonmu guling, awas jo ngetarani.....

''Bukan kah ini adalah lagu untuk pemanggil kuntilanak?'' Zora tertegun setelah menyadari itu adalah lagu yang sangat sakral.

''Aku lagi bang wingo wingo.... Jin setan kang yang utusi.'' suara kembali bernyanyi.

''Bang, tolong cepat pulang sekarang karena aku tidak berani sendirian di dalam rumah ini.'' Zora segera mengambil ponsel.

Namun Devano memang sama sekali tidak bisa dihubungi sehingga membuat Zora yang merasa panik tidak karuan, gemetar dan juga takut karena suara itu masih terus bernyanyi dan dia juga menyadari bahwa itu memang lagu untuk memanggil setan yang kemungkinan ada di dalam rumah tersebut.

''Tapi bila itu adalah Tante Rika maka aku bisa langsung bertanya dan dia tidak akan mengelak.'' Zora mulai merasa yakin.

''Ya, Aku berusaha untuk menangkap Tante Rika saja.'' Zora segera keluar dari kamar dan perlahan mencari sumber suara itu.

Meski sekarang dalam keadaan gelap gulita namun tetap saja dia berusaha untuk memberanikan diri dan percaya bahwa Allah pasti akan melindungi dirinya, niat untuk mengungkap apa yang telah terjadi begitu besar di dalam diri Zora sehingga dia tidak akan peduli meski nanti bertemu dengan apa saja di rumah ini, Bila memang sudah terbukti maka dia tidak akan sungkan untuk mendatangi purnama dan meminta bantuan.

Melisa juga mengatakan kepada Zora bahwa Felix memiliki hubungan dekat dengan Purnama, jadi tidak akan masalah bila nanti Zora akan menghubungi Purnama juga agar bisa dibantu untuk mengungkap rahasia yang telah tersimpan lama di dalam rumah ini, setidaknya sekarang dia harus membuktikan sendiri bahwa kecurigaan ini memang benar.

...****************...

''Tinggalkan tubuh tua itu dan jangan memberikan siksaan seperti ini.'' Suketi masih berusaha berbicara baik kepada iblis yang ada di dalam tubuh Mama Susi.

''Kenapa aku harus meninggalkan dia? sementara sejak kemarin yang mendatangi diriku adalah dia sendiri!'' Mama Susi berkata dengan suara.

''Perjanjian Apa yang telah kau lakukan kepada wanita ini?'' Nana ikut bertanya karena merasa penasaran.

''Hahaaaaaa tidak semua hal kalian harus tahu.'' Mama Susi berdiri dengan mulut bercelemotan darah.

''Aih iblis ini sepertinya ingin menantang kita.'' Suketi lama-lama menjadi emosi juga.

''Kalian fokus aja menjadi keset dari ratu ular itu dan tidak usah ikut campur dalam urusan iblis lain!'' Mama Susi memberikan peringatan keras.

Mata kucing hitam memicing sinis karena dia penasaran Apakah memang telah terjadi perjanjian di antara manusia dan juga iblis ini, bila mereka memang melakukan perjanjian maka itu sudah menjadi urusan dia sendiri dan mereka juga tidak berhak untuk ikut campur tentang masalah itu.

''Ayo!'' Nana mendadak saja mengajak Suketi pergi dari sana.

''Eh Kenapa kita pergi begitu saja tanpa mengurus dia terlebih dahulu?'' Suketi kaget karena diajak pergi.

''Itu sudah menjadi pilihan manusia itu sendiri dan kita tidak usah ikut campur.'' jawab Nana.

''Benar! segala sesuatu yang ada di sini tidak perlu kalian urus.'' Mama Susi berkata dengan sangat senang.

Suketi masih merasa heran dengan tindakan Nana yang mendadak saja mengajak dia pergi dari sini, Namun karena melihat nanah yang serius dan tidak ada bergurau sama sekali maka dia tidak memilih untuk berdebat dan lebih baik menuruti saja ajakan kucing hitam itu untuk pergi meninggalkan kawasan tersebut.

''Tapi Kenapa mendadak saja kau meninggalkan dia setelah kita bersusah payah untuk mencari?'' Suketi masih bertanya kepada Nana.

''Kita tidak bisa mengganggu dia Karena manusia itu sendiri yang memutuskan membuat perjanjian dengan iblis itu.'' Nana berkata dengan serius.

''Oh jadi kita tidak bisa ikut campur?'' Suketi bertanya untuk memastikan terlebih dahulu.

Nana menggeleng karena dia sudah memikirkan dengan matang bahwa mereka berdua memang tidak bisa ikut campur dalam masalah itu, manusia yang menjadi pemuja itu juga tidak ada meminta bantuan kepada Purnama atau yang lain, kecuali dia memang telah meminta pertolongan maka mereka bisa berusaha untuk menyelamatkan dia.

Selamat siang, jangan lupa like dan komentar kalian semua buat cerita autor Novita Jungkook ya.

1
bunjun🥰
hebat bgt novel mu mak thor
Ela Jutek
aihh ternyata si kun masih sodara toh, pantes nongol mulu
Marsiyah Minardi
Wahhh sekelam apakah rahasia keluarga Bu Susi dan tante Rika ?
Di mana juga Zoya kini ?
Nurr Tika
lanjut thor
Nurr Tika
felix keren
bunjun🥰
di buku yg judul apa,, Nolan hadir dan punya anak
Apriyanti
lanjut thor 🙏
bunjun🥰
Waah,,, novel kmu bagus² ceritanya mak thor,, semua di luar prediksi,,,
FiaNasa
kekeh kali si kun² hitam ini tak mau jujur demi zoya
Apriyanti
lanjut thor 🙏
MiilaaManurung
selalu paling best👍👍
MiilaaManurung
lagi kak 🙏
Betri Betmawati
pasti Zora tu penerus selanjutnya
Betri Betmawati
marah kan aja Rinjani biar sadar tu ular bontot
banting Pur cepet banting
Elvii Lusiana
ttp semangat kak nov, smua novel mu sangat² terbaik👍dan smoga smua karya mu jd ladang rezeki kak novita aamiin
mifta
kayakny Felix dg Kiara cocok di satukan tuk mengurus kasus sma2 cerdas kemampuwanny pun g kalah dg mba pur
Elind_18
lah ya sama saja dibiarkan hidup cuma buat nampung iblis
Fiyan Ayu
mmantap felix😘😘
FiaNasa
Hem.dari mana Felix dpat kantong darah itu,,siapa yg mendonorkan ya😀😀
FiaNasa
klau otak sudah sesat ya susah mau mengerti omongan yg lain
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!