Indonesia
NovelToon NovelToon
Ketika Takdir Berbicara

Ketika Takdir Berbicara

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Seiring Waktu / Diam-Diam Cinta / Perjodohan
Popularitas:33.1k
Nilai: 5
Nama Author: Yam_zhie

Hidup Zheana berubah di saat harus menggantikan sang Kakak menikah. Niken kabur di saat hari pernikahan dengan Khadafi.

Ibunya mengamuk dan malah menyalahkan Zheana atas apa yang terjadi. Zheana bahkan di maki dan di siksa ibunya, Khadafi yang tak tega melihat Zheana membawa dia pergi dari sana.

Mereka tinggal di Apartemen milik Khadafi yang sudah di persiapkan sebelumnya. Rupanya kelembutan Zheana mengubah hati Khadafi dan mulai mencintai istrinya. seperti yang di katakan Umi dan Abinya, jika ini adalah jalan Allah SWT untuk menunjukkan jodoh Khadafi.

Selama pernikahan tak semulus itu, karena ibunya Zheana masih terus membencinya. saat Zheana hamil, rupanya Niken kembali. Apakah Khadafi akan kembali kepada Niken?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yam_zhie, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Zheana 33

Zheana memejamkan matanya rapat-rapat dalam kehangatan dada Khadafy. Pria itu mengelus punggungnya dengan penuh kelembutan yang teratur, menyalakan kepasrahan manis di relung jiwa Zheana.

‘Apakah aku sudah egois karena mulai jatuh cinta pada suamiku... sekaligus pria yang pernah menjadi calon suami Kakakku?’ bisik Zheana dalam hati, meresapi setiap detak jantung Khadafy yang berdegup stabil di bawah telinganya.

Namun, ketakutan itu perlahan tenggelam oleh rasa aman yang nyata. Khadafy adalah suaminya, pria yang memilih untuk memeluknya di saat dunia membuangnya.

Perjalanan pulang dari restoran privat berlangsung dalam hening yang tenteram. Jemari kokoh Khadafy tak pernah merenggang dari genggaman tangan Zheana di atas konsol tengah mobil, sesekali mengusap punggung tangannya dengan ibu jari seraya fokus mengemudi.

Setibanya di penthouse, malam sudah merambat naik. Setelah melaksanakan salat Isya berjamaah yang diimami Khadafy dengan bacaan merdu yang membelai jiwa, Khadafy masuk ke dalam ruang kerja sejenak untuk menyelesaikan beberapa dokumen mendesak. Zheana memanfaatkan kesempatan itu untuk membersihkan diri di kamar mandi utama.

Di dalam kamar mandi berlantai marmer hangat itu, Zheana berdiri di depan cermin besar. Jemarinya ragu-ragu memegang pakaian tidur tidur baru bertali tipis bermaterial satin halus berwarna merah maroon yang dibelikan Khadafy.

Selama ini, Zheana selalu mengenakan piyama kain katun berlengan panjang dan jilbab bergo saat berada di sekitar Khadafy. Namun, kata-kata Khadafy di restoran, tentang hak seorang suami dan keinginan untuk melayani suaminya dengan baik sebagai istri sah terus berdengung hangat di kepalanya.

"Bismillah... dia kan suami sah aku. Dan aku juga tidak mau berdosa karena menahan hak Mas Khadafy, terlepas dari apa yang akan terjadi nanti. Mungkin Mas Khadafy akan kembali kepada Kak Niken.." bisik Zheana pada pantulan dirinya di cermin. Pipinya memerah padam membayangkan reaksi Khadafy nanti.

Dengan tangan sedikit gemetar, Zheana melepas jilbab dan piyama lamanya, menggantinya dengan gaun malam satin tersebut. Potongannya jatuh secara meluncur indah di tubuh mungilnya, menyisakan panjang gaun yang hanya sebatas paha atas. Tangan dan kakinya yang mulus, putih bersih bagaikan porselen, kini terpapar bebas tanpa tertutup kain sedikit pun.

Ia menyisir rambut hitam pekatnya yang lurus dan halus hingga mengurai bebas melintasi punggung dan bahunya yang terbuka. Aroma harum sampo bunga melati menyebar lembut di udara.

Zheana menelan ludah, menarik napas dalam-dalam, lalu memutar gagang pintu kamar mandi.

Cklek.

Khadafy baru saja melangkah masuk ke dalam kamar utama usai menutup laptopnya di ruang kerja. Pria itu baru melepas jam tangan mewahnya dan sedang mengancingkan kaus polos hitam santainya saat pendengarannya menangkap suara pintu kamar mandi yang terbuka.

Khadafy menoleh santai. "Zhea, kamu sudah..."

Kalimat Khadafy terhenti seketika di tenggorokan. Jemarinya membeku di kancing baju.

Manik mata pekat Khadafy membelalak, membisu kaku di tempatnya berdiri. Pandangannya mengunci lurus pada sosok wanita yang baru saja keluar dari kamar mandi.

Di bawah pendar lampu kamar yang redup dan hangat, Zheana berdiri canggung seraya meremas kain satin di samping pahanya. Kulitnya yang putih bersih tampak begitu kontras dan bersinar di balik gaun satin merah maroon pendek tersebut. Bahu mulusnya yang terbuka, leher jenjangnya, serta paha bahagianya terpoles sempurna tanpa ada sehelai kain pun yang menghalangi. Rambut hitam panjangnya yang tergerai indah membingkai wajah cantiknya yang merona merah padam.

Khadafy menarik napas panjang secara mendadak. Tenggorokannya mendadak terasa amat kering, dan dada bidangnya naik-turun tak beraturan. Binar mata tajam CEO yang biasanya dingin dan tak tersentuh itu kini diliputi keterkejutan luar biasa, bercampur dengan gairah maskulin yang mendadak bergejolak hebat di dalam dadanya.

"Zhea..." suara bariton Khadafy terdengar begitu serak dan dalam, hampir berupa bisikan berat.

Zheana yang menyadari tatapan Khadafy yang begitu pekat dan tak berkedip seketika merasa seluruh tubuhnya memanas bagai dibakar api. Ia refleks menutup bagian dada dan pahanya dengan kedua tangan, menunduk dalam-dalam tak berani menatap mata suaminya.

"Mas Khadafy..." cicit Zheana gagap, napasnya naik-turun menahan rasa malu yang memuncak.

"Zhea... Zhea ganti baju piyama katun lagi aja ya, Mas? Zhea... Zhea canggung banget..."

Zheana buru-buru memutar tubuhnya hendak kembali melesat masuk ke dalam kamar mandi untuk bersembunyi.

Namun, belum sempat jemari Zheana menyentuh gagang pintu, sebuah langkah kaki yang mantap dan cepat sudah memangkas jarak di antara mereka.

Greb.

Sebuah lengan tegap dan kokoh merayap di pinggang ramping Zheana dari belakang, menahan gerakan gadis itu secara instan. Khadafy menarik tubuh mungil Zheana hingga punggung mulusnya yang hangat menempel erat pada dada bidang suaminya.

Aroma parfum kayu maskulin bercampur aroma sabun maskulin Khadafy menyergap penciuman Zheana dari jarak nol sentimeter.

"Mau lari ke mana, Humaira?" bisik Khadafy dekat sekali di samping telinga Zheana, suaranya terdengar begitu berat, dalam, dan penuh intensitas yang membuat bulu kuduk Zheana meremang hebat.

"Mas Khadafy..." bisik Zheana pasrah, tubuhnya kaku bagai patung dalam dekapan erat suaminya.

"Mas... Zhea malu..."

Khadafy menyelipkan jemarinya di antara jemari tangan Zheana di pinggangnya, lalu menyandarkan dagunya rileks di bahu mulus Zheana yang terbuka. Bibir hangat Khadafy bersentuhan tipis dengan kulit leher sensitif istrinya, membuat Zheana menahan napas sepenuhnya.

"Kamu... cantik sekali, Zhea," tutur Khadafy tulus dan rendah, napas hangatnya menyapu leher Zheana hingga membuat gadis itu merinding hebat.

"Sangat cantik sampai Mas hampir lupa cara bernapas."

Pipi Zheana makin membara. "Mas Khadafy bercanda..."

"Mas tidak pernah bercanda soal penampilan istri Mas," bisik Khadafy lembut. Pria itu memutar tubuh Zheana perlahan hingga mereka kini berhadapan langsung.

Tangan Khadafy yang hangat merayap perlahan merapikan helai rambut hitam Zheana yang menutupi bahunya, mengelus kulit mulus di leher dan bahu istrinya dengan sentuhan yang amat lembut dan protektif. Pandangan mata Khadafy yang pekat terkunci lurus pada manik mata Zheana yang bergetar.

"Jangan pernah bersembunyi lagi dari Mas," bisik Khadafy dengan Binar kesungguhan yang teramat dalam.

"Kamu adalah milik Mas yang paling indah, Zheana."

"Mas Khadafy..." bisik Zhea saat khadafy memutar tubuhnya dan kini mereka saling bertatap mata. Wajah keduanya bahkan sama-sama memerah sampai ke telinga. Tak ada yang bicara diantara mereka beberapa saat itu.

1
nely_48
knp dgn pak bagus ❓ apakah udh d jauhkan dr bu irma yg toxic itu
nely_48
alhamdulillah zheana berasa d dlm keluarga mertua yg hangat n penuh kasih sayang,,
Fitria Syafei
Alhamdulillah Zheana mendapatkan suami dan mertua begitu baik dan pengertian 😇 KK cantik mantaf 😍 terimakasih 😘
sunaryati jarum
Ikut bahagia sekarang kamu hidup damai dan aman Zhea,gas terus Mas Kadaffi jangan kendor ,agar segera hadir Kadaffi yunior
Ambu Rinddiany Thea
namanya juga pengantin baru 🤭
sunaryati jarum
Semoga kalian selalu bahagia ,cinta semakin kuat dengan dukungan keluarga suami .Jangan ada retakan atau celah sedikitpun untuk pelakor atau pebinor masuk.Saling genggam hati dan cinta kalian , hanya maut yang bisa memisahkan
Fitria Syafei
semoga kebahagiaan menyertai keluargamu Khadafi 😇 KK cantik mantaf 😍 kereen 😘
sunaryati jarum
Beruntungnya kamu Zhea mendapatkan suami , mertua,dan saudara ipar yang sangat menyayangi dan melindungi kamu.Jangan ragukan lagi status pernikahan kamu dengan Kadaffi, jangan menganggap kau sebagai penambal malu atau istri sementara lagi.Makinlah bersyukur pasti kau akan aman walau mama tiri merecoki dan saat Niken pulang nanti.Kadaffi sebaiknya minta seseorang yang kau percaya untuk merekam kegiatan Niken yang negatif sebagai senjata jika dia nanti tidak terima pada Zheana .
Fitria Syafei
Alhamdulillah punya Ibu mertua dan Ipar seperti mereka Zheana 🫠 KK cantik mantaf 😍 kereen 😘
nely_48
puji syukur zheana punya mertua n adik ipar berhati baik n penuh kasih🥰🥰🥰
nely_48
udh belah duren az khadafy n zheana,, semoga pernikahan nya langgeng sampe nenek kakek maut memisahkan
Oma Gavin
bersyukurlah zheana kamu dijadikan menantu idaman diratukan khadafi dan keluarganya yg goblok biarkan tolol kabor ini rencana Allah menyatukan kalian berdua
Muji Lestari
makin menarik ceritanya Thor lanjut terus😄💪
sunaryati jarum
Hati emak ikut berbunga - bunga dengan keromantisan kalian.kalian salinglah terus saling menggenggam,saling menguatkan, mensuport dan tentunya saling mencintai
ryuka
👍👍👍👍👍👍👍👍😍😍😍😍😍😍
sunaryati jarum
Jangan goyah apa yang telah kamu ucapkan tadi nanti jika Niken datang.Teguhkan untuk selalu menjaga dan melindungi bZheana
sunaryati jarum
Pegang teguh apa yang kau tulis itu Nak ,Kadaffi .Kamu dan Zheana ,benar bukan barang yang bisa diatur dua orang tersebut.
sunaryati jarum
Akhirnya jadi suami istri seutuhnya
nely_48
lindungilah zheana dr bu irma n niken, aman kan pak bagus, jgn sampe bpak nya zhea d jadikan alat untuk menyakiti zhea
nely_48
sempurna jg pernikahan khadafy n zheana
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!