Bijaklah dalam memilih bacaan.
Berisi konten tentang pernikahan
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon snjan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
33
Hari ini adalah hari di mana akan di selenggarakan acara pesta di kantor abbas untuk merayakan 25 tahun berdiri nya kantor itu.
Layla dan keluarga abbas datang bersama. Dengan menggunakan dres gamis berwan krim dah hidab senada, tas selempang kecil berwarna putih senada dengan hailils yang di kenakan, membuat adelia lirlihat cantik dan elegan. Abbas di buat terpesona oleh kecantikan istrinya itu.
Setelah sampai di kantor abbas, yang baru pertama kali ini layla datang.
Meraka masuk dengan di sambut senyum tamu yang datang ada juga menatap iri dan kecewa dari tamu wanita.
Abbas yang datang menggadeng seorang wanita cantik dan di sebelah wanita itu ada anaknya yang di gandeng oleh wanita yang sebelah tanganya di gandeng abbas. Mereka bertiga menjadi pusat perhatian di acara yang di selenggarakan di kantor keluarga abbas ini.
Acara demi acara telah berjalan dengan lancar.
Layla tersenyum bahagia di saat akan peniupan lilin abbas menjelaskan pada karyawan dan kolega bisnisnya yang hadir. Yang berdiri di sampingnya adalah istrinya, dan meraka tengah menanti buah hati yang sedang di kandung layla. Abbas juga menjelaskan kenapa tidak mengadakan resepsi pernikahan kepada orang yang bertanya, itu karena mereka sudah melakukan resepsi pernikahan secara sederhana di kampung tempat layla tinggal setelah ijab kabul.
Tak hentinya layla mengucap syukur kehidupan nya saat ini. Memiliki abbas dan aqila juga jabang bayi yang sedang tumbuh di rahimnya adalah sesuatu yang membahagiakan bagi layla, ditambah mertua yang baik adalah mimpi layla. Layla juga berharap abbas lah satu-satu nya dan terakhir menjadi nahkoda untuk berlayar mengarungi bahtera rumah tangga nya.
Di sudut ruangan terdapat keluarga adi yang juga di undang ke acara itu oleh kakek abbas, karena mereka adalah rekan bisnis sejak lama, sedang meratapi kesalah mereka. Terutama ibu adi yang menyesali segalanya. Dengan teganya ia dulu telah menuduh layla mandul, tapi dengan sabar layla tak pernah membalas kata-katanya. Dan sekarang ia melihat layla tersenyum bahagia dengan keluarga barunya, menanti buah hati yang ibu adi kira tidak akan tumbuh di rahim layla. Rasa bersalah semakin menggrogoti hatinya.
Sementara adi tersenyum kecut mendapati kebahagian yang tengah di rasakan mantan istrinya itu. Adi tau, jika selam ia menikah dengan layla, kanapa ia dan layla tak kunjung di beri keturunan. Adi tau setiap laporan hasil pemeriksan nya dengan layla, tak pernah mereka bahas. Layla juga diam saja di tuduh mandul oleh keluarga nya, Begitupun adi adi yang diam saja saat layla di rendahkan keluarga nya, karena ia terlalu malu mengakuinya, kalo selama ini ia lah yang kekurangan. Sepengecut itukah adi, mengorbankan perasaan Layla karena malu mengakui kekurangan nya. Tapi saat kemarin ia meminta layla kembali padanya, ia bersuguh-sungguh akan berubah dan akan lebih menjaga layla. Tapi nasi sudah menjadi bubur tidak akan kembali menjadi nasi kembali. Adi kira waktu ia meminta layla kembali padanya, layla belum hamil tapi teryata, semua sudah terlambat. Layla tak mungkin mau kembali padanya yang begitu banyak kekurangan di banding abbas yang sempurna. Sekarang ia hanya bisa manahan rasa sakit hati yang berdarah-darah menyaksikan wanita yang ia sia-siakan tersenyum bahagia dengan keluarga barunya. Layla yang sekarang tak bisa ia jangkau hanya bisa mengiklaskan dan mendo'akan semoga layla akan bahagia dengan keluarga barunya.
.
.
.
.
Delapan bulan Setelah hari di mana acara ulang tahun di kantor abbas. Lahir anak laki-laki Layla dan abbas. Senyum terpancar dari keluarga besar abbas dan layla.
"Terimakasih" ucap abbas pada layla yang berbaring di berangkar rumah sakit, Sedang kan abbas duduk sembari memegang tangan Layla. Layla mengangguk dan tersenyum lemah setelah melahirkan.
Terkadang menjalani bahtra eumah tangga memang pasti ada saja jalan terjalnya, tergantung kita dapat melewati jalan terjalal itu atau tidak. Jika kita tidak kuat lagi berjalan melawati jalan terjal itu maka kita akan berhenti di tengah jalan, tapi jika kita dapat dengan sabar berjalan walaupun itu pelan melewati jalan terjal itu maka kita akan bertemu kembali dengan jalan mulusnya.
.
.
end
🍁🍁🍁🍁🍁🍁
Mampir juga ya di karya keduaku😘💕💕
Terimakasih banyak para readers the love story of dr Layla atas dukungannya.💕💕💕💕
Sekalian rekomen buat yang kesusahan nyari novel yang seru dan bagus, mending coba baca yang judulnya Caraku Menemukanmu
kalo berkenan mampir juga di karya ku "Lihat Aku, dan Buka Hatimu
jangan lupa mampir