Indonesia
NovelToon NovelToon
This Is Cliche!?

This Is Cliche!?

Status: sedang berlangsung
Genre:Action / Fantasi / Sistem / Identitas Tersembunyi / Mengubah Takdir
Popularitas:12.9k
Nilai: 5
Nama Author: It's MEow

Aku Rael, aku merasa kalau hidupku terasa sangat "klise" seperti kebanyakan cerita yang biasa aku baca seumur hidupku sampai-sampai dunia nyataku juga terasa seperti itu.

Sampai aku mendapatkan takdir yang sangat berbeda dari semua orang. Aku menjadi penulis untuk para demigod dan merasa sebagai batu loncatan untuk karakter utama yang aku tulis sendiri. Berpikir aku akan menyadari tujuan hidupku dengan jelas.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon It's MEow, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Ch. 29

Drap! drap! drap! drap! 

“!?”

“Eh!?” aku yakin kami bertiga sekarang terkejut secara bersamaan

“A-apa yang- Tunggu! Tuan mu- tsk! Rael tetap  dibelakangku!” teriak Rain secara tergesa-gesa hampir mengucapkan sesuatu yang tidak seharusnya dia ucapkan

Drap! drap! drap!

“Kenapa suara langkah kakinya terdengar lebih besar?”

“Senior sepertinya itu Wandering cat!”

“Iya, dan sepertinya dia sedang berburu. Kita sedang di situasi yang tidak tepat”

“Wandering cat, seharusnya tak masalah buatku karena monster itu masih ditingkatan portal ini”

Wandering cat merupakan monster yang menyerupai macan, beda seperti macan pada umumnya wandering cat memiliki tanduk di kepalanya dan menyebarkan aura saat berburu atau saat sedang bertarung. Wandering cat ini biasanya setara dengan Bos dungeon kelas D hingga C, mereka tidak dinyatakan sebagai bos karena tempat mereka selalu berpindah dan biasanya tak selalu terlihat kecuali mereka sedang berburu atau sedang beristirahat di dekat portal.

Drap! drap! Drap! 

“Tunggu kalian! Biar aku tangani” pintaku singkat tepat saat wandering cat sudah terlihat, langsung ku maju melewati Rain dan Eric yang mencoba melindungiku

“Rael! Kamu tidak bisa!-”

Terlanjur sudah aku menghadapi pertempuran yang tidak disangka itu. 

“Senior!” Eric terlihat seperti ingin memberitahu Rain kalau mereka perlu membantuku

Rain sendiri sebenarnya juga ingin segera maju untuk menolongku tapi dia mengurungkan niatnya itu dan menahan Eric tetap di tempat setelah melihat diriku yang masih bisa menangani monster itu.

“Kita amati dulu, jika memang dia sudah tidak bisa baru kita maju kedepan” mendengar tanggapan Rain, Eric mengangguk mengerti dan dia memulai merekam pertarungan itu

Tepat setelah aku melewati kedua orang tersebut, meski ada belati kecil di tanganku aku melompat dari jarak yang sudah ditentukan dan melemparkan kakiku terlebih dulu untuk mengenai kepalanya.

BUGH!

“Itu cukup terasa..”

“....”

ROARRR!!!!!

“Yah, ini tak mungkin semudah itu juga, heup!”

Kini aku dan monster itu maju secara bersamaan. Sebenarnya aku berniat langsung menggunakan skill milikku dari awal, tapi jika memang begitu aku tidak akan bisa melatih tubuhku karenanya aku berpikir kali ini aku akan menggunakan skillku jika memang tidak bisa dikalahkan tanpa skill. Aku menggunakan seluruh pengetahuan beladiri yang pernah aku pelajari menyesuaikan dengan pergerakan monster tersebut. Seperti saat dia ingin melemparkan tubuh nya padaku, aku akan menggunakan upper cut dan saat dia akan menggunakan tanduknya alih-alih cakarnya aku menghindari itu dengan melompat diatasnya. Tapi ternyata tak semudah itu, dengan nalurinya yang kuat monster itu mengubah pergerakannya dan mencoba melemparkan cakarannya ke arahku.

“Sial!”

Dengan sekuat tenaga aku menghindarinya selagi masih berada di udara karena lompatanku yang cukup tinggi.

Srak

“Itu hampir saja”

Setelah kejadian tersebut, wandering cat itu mulai mengeluarkan kekuatan aura sebenarnya. Itu tandanya dia mulai menganggapku sesuatu yang berbahaya. Dengan tanduknya itu dia mengumpulkan dan mengeluarkan kekuatannya dari sana.

“Aku pernah membaca tentang wandering cat kalau kekuatannya itu lebih seperti sihir”

Wandering cat itu sekarang mulai menyerangku lagi melemparkan kekuatan cakarannya sambil mengumpulkan kekuatan aura di tanduknya. Karena pergerakannya tidak banyak jadi serangan lemparannya mudah dibaca, namun dengan singkat waktu dia akhirnya mengeluarkan kekuatan auranya dan melemparkannya padaku. 

"Entah bagaimana ini terlihat seperti sebuah laser.. Ya, aku yakin ini laser hanya saja sumbernya adalah aura"

Dengan lasernya itu seluruh tempat yang dikenainya benar benar hancur mengikut arah laser itu, intinya itu mirip seperti laser yang sangat kuat saat ditembakkan. Tidak ada catatan banyak tentang monster yang satu ini, dan saat melemparkan auranya mereka yang pernah menyerangnya tak pernah mengatakan kalau ini terlihat seperti laser, sebaliknya mereka bilang ini seperti sihir. Cara mengalahkannya pun karena kebanyakan dari mereka merupakan orang dengan kelas tinggi, tak ada catatan pasti cara mengalahkannya mereka hanya menulisnya jika kau cukup kuat maka wandering cat bisa dikalahkan. 

"Senior, kurasa ini sudah mulai berbahaya.. Meski lebih lemah dari bos portal wandering cat tetaplah berbahaya untuk anak baru"

"Benar.. Tapi tetap saja kita tunggu dulu, rasanya aku mempunyai firasat untuk yang satu ini"

"...." Mau tak mau mengikut firasat yang dimiliki Rain, Eric hanya menurtinya saja meski masih terlihat khawatir

Monster itu lagi lagi mengumpulkan kekuatannya. Dengan cepat aku mendekatinya mencoba menyerangnya dengan kuat menggunakan tinjuku berpikir apakah dia akan berhenti mengumpulkan auranya itu jika aku menyerangnya langsung.

Bagh! 

"Yah.. Setidaknya aku juga sudah menduga hal ini. Dia tetap melakukannya meski sudah kupukul dengan sangat keras, tapi ini lumayan.."

Lumayan yang aku maksud ini adalah, saat aku memukul monster ini karena dia lebih memilih mengumpulkan auranya itu pukulanku jadi memiliki dampak seakan damage pukulanku menjadi bertambah. Jadi aku berpikir untuk coba terus menerus memukulnya sebanyak yang aku bisa saat dia masih berfokus dengan aura. 

Bagh! Bugh! Bagh! Bugh!-

"Se-senior.. Ini.." Eric terlihat terkejut dengan apa yang aku lakukan

"Aku tahu.. Sepertinya juga dia sengaja melakukannya" Balasnya sambil terpaku melihatku dengan senyum keraguan diwajahnya

"Bagus! Jika terus seperti ini!-"

"!?"

Mulai dari sini kami semua terkejut akan fakta yang belum pernah kami tahu sebelumnya. Wandering cat yang kulawan ini mulai menyebarkan aura yang dikumpulkannya ke seluruh tubuh. Tapi karena aku yang panik di tengah semua kejadian itu dengan refleks aku menggunakan skillku Bleed stab. Rain dan Eric mengamati kejadian itu hampir maju menemuiku namun karena aku mengeluarkan skillku itu mereka menghentikan langkah mereka. 

Stab- stab- stab- jleb! 

"I-itu.. " lirih Eric entah apa yang dia maksud

Bruk-

Monster itu jatuh seusai ku menghabiskannya dengan skillku. Hanya saja, tadi itu termasuk penemuan baru tentang wandering cat membuatku berpikir apa tidak apa-apa aku habiskan monster ini begitu saja.

"Yah, itu semua terjadi karena refleks milikku.."

Aku membalikkan badanku melihat ke arah Rain dan Eric.

"? kenapa mereka diam saja?" langsung ku mendatangi mereka

"Hey kenapa kalian diam saja?"

"...."

"Rael.." lirih Rain

"??" aku memiringkan kepalaku bingung kenapa Rain malah memanggilku

"Apa jangan-jangan dia marah karena aku membunuh monster itu?"

"Tuan mu-! Rael! sejak kapan kamu sekuat ini!?" teriak Rain kegirangan sambil menggoyangkan tubuhku

"Anda tau? tadi itu keren sekali, aku tidak tau kemampuan anda sebagus ini, apa kemarin anda hanya pura pura saja? atau anda diam diam berlatih sangat keras? tapi bagaimana caranya? blablabla..." Rain terus bertanya dan mengoceh tanpa henti masih dengan memegang tubuhku

"Ra..in.."

"Ah!? maafkan saya maksudku aku!" Rain akhirnya berhenti dan tersadar melepaskan diriku

"Ya, tak masalah" balasku sambil membenarkan pakaianku yang kusut karena Rain aku melihat Eric yang masih terdiam tapi dia melihatku sambil termenung

"Kurasa aku tau apa yang sedang dia pikirkan"

"Eric?" tanyaku

"Ah? ya? benar! Videonya!" Teriaknya keras langsung dengan terburu melihat video yang direkam

"Jadi bagaimana?" tanyaki tanpa basa basi

"A-akan saya atur, tapi saya yakin anda sudah bisa naik kelas dengan ini"

"Kalau begitu aku mengandalkanmu" ucapku pada Eric dan dengan semangat dia mengangguk dengan sangat keras

Barulah kami kembali keluar dari portal. Namun di sepanjang perjalanan kembali sambil mendengarkan Rain yang bertanya banyak hal dan mengoceh, Eric menatapku terus-menerus hingga mungkin orang yang tidak punya kemampuan seperti awakener pun akan menyadari tatapan itu.

1
Ikmal
author up 😭
Ikmal
lanjut thor
semangat 💪
Ikmal
lanjut thor 👍
Ikmal
lanjut 👍👍
Ikmal
tetap semangat thor
lanjut
Ikmal
lanjut thor
semangat 💪
It's MEow: Iyaaa makasiihh (⁠*⁠´⁠ω⁠`⁠*⁠)
total 1 replies
Ikmal
first 😌
Ikmal
lanjut thor ❤️
Nameless
rael terlalu mudah percaya Ama org asing
It's MEow: definisi anak baik tp jg nggak
total 1 replies
Nameless
kupikir Noah yatim piatu
Nameless
100x? buset ga ngotak jir
It's MEow: inspirasi dari OPM ༎ຶ⁠‿⁠༎ຶ
total 1 replies
🍾⃝ Nͩɪᷞᴋͧᴇᷡɴͣ🤎
Wehhh apa pendeta ini adalah Villains utamanyaa??
Istrinya Akasa
Ngga suka kali kalau Villains nya lebih hebat daripada heroin. Tapi Thor, bisa dong dibuatin karakter Villains utama yang sulit di kalahkan gitu terus Villains nya harus GANTENG dan juga KEREN huwaaa
It's MEow: iya sabar ya.. ini baru mau masuk cerita utamanya kok! (〃∀〃)ゞ
makasih udah dukung!
total 2 replies
Istrinya Akasa
Sudah ditentukan kalau Pak Eddy adalah husbu baruku!
🍾⃝ Nͩɪᷞᴋͧᴇᷡɴͣ🤎
Bagus banget Thor, bintang lima untukmu
🍾⃝ Nͩɪᷞᴋͧᴇᷡɴͣ🤎
Gimana ya kalau di dunia nyata beneran ada portal masuk ke dunia monster? Ini ceritanya mirip" Solo Leveling kah? Bagus

Semangat Thor
🍾⃝ Nͩɪᷞᴋͧᴇᷡɴͣ🤎: siapp pokoknya ditunggu
total 4 replies
Angel.
semangattt authorr
It's MEow: makasih ^^
total 1 replies
Người này không tồn tại
Karya yang bagus kayak gini pasti harus diikuti sampai akhir 💪
It's MEow: trimakasih ^^
total 1 replies
CantStopWontstop
Wah, keren betul!
It's MEow: makasih 😊
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!