update tiap hari;)
Risa adalah dokter bedah saraf yang sangat bagus dirumah sakit yang bernama Telaksi ,
walaupun Risa dokter baru dirumah sakit itu tapi dia sudah dianggap tangan kanan dari rumah sakit itu karena keahliannya membedah pasien dirumah sakit'itu semakin membuat rumah sakit itu maju.
suatu hari, dimana anak direktur rumah sakit itu datang setelah lama bekerja di rumah sakit John hospital di Amerika, dia bernama adit, setelah 2 tahun adit pergi dari rumah sakit Telaksi. Adit kembali bekerja di rumah sakit ayahnya. karna permintaan ayahnya.
adit sangat terkenal akan akan keahlian juga di bidang bedah saraf.
mau tau kelanjutannya,? yuk baca novel nya
jangan lupa untuk kasih , vote, like'serta komentar, karna ini karya pertama aku.
mohon dukungan nya.
jangan lupa follow ig author.
@yuvita_n
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yuvita Natalia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 33
Pagi hari yang cerah begitu juga dengan dokter Risa dan dokter Adit yang terlihat duduk rapi di meja makan untuk melakukan sarapan pagi bersama.
"Sayang, hari ini kamu periksa kandungan kan?. ayah pasti senang kalau tahu kamu hamil." ucap dokter Adit di sela makan nya berbicara.
"Iya mas, tapi jangan di kasih tahu dulu sama papah." kata dokter Risa dengan wajah khawatir nya menatap dokter Adit.
"Kenapa..."? tanya dokter Adit heran.
"Hmm.. aku takut kalau aku gak hamil, siapa tahu tanda-tanda yang sering muncul selama ini penyakit." ujar dokter Risa dengan lirih sedihnya berbicara.
"Tidak apa-apa sayang. aku yakin kamu hamil." ucap dokter Adit dengan wajah penuh keyakinan berbicara.
"Hmmm... baiklah mas." jawab dokter Risa pasrah.
Sarapan pagi pun terus berlanjut, hingga 30 menit kemudian makanan yang ada di piring dokter Adit dan dokter Risa pun terlihat sudah habis. dengan segera keduanya pergi ke parkiran mobil nya untuk melanjutkan perjalanan menuju rumah sakit Telaksi. mobil pun terus melaju dengan kecepatan sedang.
Sementara itu, di dalam mobilnya dokter Adit dan dokter Risa tak ada yang saling berbicara. dokter Adit terlihat sangat fokus mengemudi mobil nya begitu juga dengan dokter Risa yang hanya menatap suasana perjalanan dari kaca jendela mobilnya. beberapa jam kemudian sampai lah mobil dokter Adit di parkiran rumah sakit Telaksi, dengan segera keduanya keluar dari mobilnya.
"silahkan keluar sayang." ! seru dokter Adit seraya membuka pintu mobil nya untuk istri nya itu.
"Terima kasih sayang." balas dokter Risa lalu keluar dari mobilnya.
Keduanya pun segera berjalan masuk kedalam rumah sakit Telaksi itu. semua dokter dan perawat pun menatap ke arah dokter Adit dan dokter Risa yang terlihat mesra berjalan sambil bergandengan tangan bukan cuman hari ini tapi setiap hari semenjak keduanya sudah menjadi suami istri.
"Wah... kapan yah aku kaya gitu." ujar dokter manda berbicara sambil menatap dokter Risa dan dokter Adit yang sedang berjalan bergandengan.
"Nanti kita berdua kaya begitu." sahut dokter Riko tersenyum menatap dokter manda disamping nya.
"Cih... aku gak mau sama kamu." ucap dokter manda dengan wajah jutek nya.
"Yaudah, kalau begitu aku cari yang lain saja." balas dokter Riko kesal.
***
Di depan pintu ruangan direktur utama rumah sakit, terlihat lah Dokter Risa dan dokter Adit yang berdiri. sementara wajah dokter Risa terlihat khawatir.
"Sayang ! kamu jangan khawatir sama ayah. dia itu gak gampang marah walaupun kamu gak hamil. tapi dia akan lebih marah kalau kita berdua tidak kasih kabar bahagia ini kepada nya." ucap dokter Adit dengan wajah penuh keyakinan nya menatap istrinya itu.
"Hmmm... baiklah mas. aku percaya kok sama takdir kehamilan ku nanti." ucap dokter Risa dengan wajah pasrah nya.
Dokter Adit pun membuka pelan-pelan pintu ruangan kerja ayahnya itu. dan terlihat lah pak Johan yang sedang duduk di kursi kerja nya itu.
"Ayah..." ! panggil Dokter Adit kepada pak Johan.
"Adit, Risa. ayoo silahkan masuk dan duduk di sofa sana." perintah pak Johan tersenyum.
"Baik pah." jawab dokter Risa.
Dokter Adit dan dokter Risa pun segera masuk dan duduk di sofa yang berada diruangan kerja ayahnya itu. begitu juga dengan pak Johan.
"Ada apa ? tumben anakku dan menantu ku datang kemari."? tanya pak Johan penasaran.
"Gimana keadaan ibu dirumah pah, masih sehat kan.? maafin Adit dan Risa masih belum bisa jenguk kalian." ucap dokter Adit sedih.
"Alhamdulillah,,, keadaan kami baik ! kalian berdua bagaimana"? tanya pak Johan.
"Alhamdulillah baik juga pah. sekarang Risa sedang hamil pah." ucap dokter Adit sambil mengelus-elus perut dokter Risa yang terlihat duduk disampingnya itu.
"Apa ? Alhamdulillah akhirnya ayah sekarang akan menjadi kakek." ucap pak Johan dengan wajah senangnya menatap dokter Risa.
"Iya, makanya hari ini aku dan dokter Risa ingin pergi ke dokter kandungan di rumah sakit ini. untuk memastikannya." jawab dokter Adit.
"Iya, silahkan periksa secepatnya, papah sangat senang mendengar nya nanti papah ngasih tahu ibu kamu." sahut pak Johan bahagia.
"iya pah." ucap dokter Adit tersenyum.
"Nak Risa, kamu harus selalu menjaga kesehatan kamu yah nak." ujar pak Johan berbicara menatap dokter Risa.
"Baiklah pah, terima kasih perhatian nya." jawab Risa.
"Kalau begitu, kami berdua mau mendatangi dokter kandungan dulu pah." pamit dokter Adit.
"iya, silahkan..." jawab pak Johan.
Dokter Adit dan dokter Risa pun segera keluar dari ruangan direktur rumah sakit itu. keduanya terlihat berjalan menuju ruangan dokter kandungan yang berada di dalam rumah sakit Telaksi itu. dokter Adit dan dokter Risa pun segera berjalan masuk ke dalam ruangan itu.
Di dalam ruangan, terlihat lah dokter kandungan yang tengah duduk di kursi nya dokter Adit dan dokter Risa pun segera berjalan menghampiri nya.
"profesor Adit dan dokter Risa ada perlu apa kemari."? tanya dokter nisa.
"Saya mau cek kandungan istri saya, silahkan periksa dokter." ! perintah dokter Adit.
"Baiklah, akan saya periksa. silahkan dokter Risa berbaring disini." perintah dokter nisa sambil menunjuk ke arah ranjang pasien.
dokter Risa pun membaringkan tubuhnya dengan posisi terlentang menghadap langit-langit ruangan.
"izinkan saya membuka baju dibagian perut dokter Risa." kata dokter nisa berbicara menatap dokter Adit yang berdiri di samping nya.
"Silahkan dok..." jawab dokter Adit dengan tenang.
Dokter nisa pun membuka baju dokter Risa di bagian perut nya hingga terlihat lah perut dokter Risa dengan segera dokter nisa melakukan pemeriksaan USG kepada dokter Risa, dokter nisa menempelkan alat medis nya di permukaan perut dokter Risa.
Hingga terlihat lah gelombang pantulan gambar dapat di reflensikan dalam bentuk gambar sehingga terlihat lah visual bayi di monitor. dokter Adit terlihat bahagia melihat nya.
"usia kandungan nya sudah 3 Minggu. dan kondisi bayi nya sehat." ucap dokter nisa berbicara setelah selesai memeriksa kandungan dokter Risa.
"Alhamdulillah... mas Adit ternyata memang benar aku hamil." ucap dokter Risa dengan wajah legah nya berbicara sementara matanya sudah basah karena tidak kuat menahan air mata kebahagiaan nya.
"Iya , sayang... aku senang." jawab dokter Adit lansung memeluk istrinya itu. dokter nisa pun hanya tersenyum melihat adegan berpelukan suami istri yang tepat berada di depan nya itu.
"Hmm... ayo kita lanjut berbicara di sana." ! ajak dokter Nisa lansung memotong pembicaraan antara dokter Risa dan dokter Adit.
"Iya, ayo dok." jawab dokter Risa lalu melepaskan pelukan dokter Adit dari tubuhnya dengan segera dokter Risa turun dari ranjang nya itu, dibantu oleh suaminya.
Dokter Adit dan dokter Risa pun berjalan menuju ke kursi kerja dokter Nisa untuk membicarakan keadaan kandungan nya itu.
"Silahkan duduk..." ! perintah dokter Nisa seraya menunjukkan kursi yang berada di depan nya itu.
"Baik terimakasih. Bagaimana kandungan istri saya."? tanya dokter Adit dan dokter Risa bersama setelah duduk di kursi nya itu.
"hasil nya baik. asalkan dokter Risa tidak terlalu capek agar kondisi kehamilan nya tetap terjaga."jawab dokter Nisa menjelaskan.
"Baik dokter Nisa terima kasih kami berdua pamit pergi dulu." jawab dokter Risa dan dokter Adit bersamaan.
bersambung....
Jangan lupa junjungannya...
Next karya😄
Salam dari
Broken Angel'S
jangan lupa mampir
Cinta Rianti 😘
Love me Mr Dante 😘
mampir ya
sedih ya, cerita nya udah end.
lanjut berkarya Thor💪💪💪
dady danzel mendukungmu.
adaiin season 2 nya.
asisten dadakan hadir..😘
mampir yuk
semangat selalu💪