Indonesia
NovelToon NovelToon
MANTAN ISTRI CEO

MANTAN ISTRI CEO

Status: sedang berlangsung
Genre:Penyesalan Suami / Crazy Rich/Konglomerat / Romansa Fantasi
Popularitas:15.7k
Nilai: 5
Nama Author: Ayumi

Dikhianati. Ditinggalkan. Ditindas.
Itu yang Miracle dapat setelah 5 tahun berjuang untuk Morgan mantan suaminya.
Tapi Miracle bukan wanita yang bisa diinjak lalu dibuang. Tiga tahun kemudian, namanya jadi momok di dunia bisnis. Dia kembali bukan untuk balikan. Dia kembali untuk membeli perusahaan itu. Dan untuk membuat Morgan berlutut di hadapannya.
Siapkah kamu menyaksikan seorang "Mantan Istri" merebut kembali tahtanya?
Kita ikuti sepak terjang mantan istri CEO...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ayumi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 34. Dutta Demam.

Nyonya Wijaya duduk di sofa memandang lurus ke depan. Ia merasa putrinya semakin pendiam. Miracle yang menjadi sasaran mata Nyonya Wijaya, duduk diam sambil bekerja. Tangannya terus menari di atas Laptop.

Miracle memang tangguh dalam mengurus perusahaan, persis seperti ayahnya. Tapi dalam percintaan selalu gagal. Dia tidak bisa mengambil hati, terlalu terbuka apa yang mengganjal di hatinya.

Sudah seminggu Miracle tidur di rumah, tanpa penjelasan. Nyonya Wijaya jadi curiga kalau Miracle dan Dutta sudah bercerai. Dutta pasti melakukan kesalahan tidak mungkin putrinya tiba-tiba pulang.

Ia jadi curiga dengan hubungan Miracle dan . Anak itu pasti melakukan kesalahan, tidak mungkin putrinya tiba-tiba pulang. Nyonya Wijaya berdiri dan menuju ke kamarnya.

Ia lalu menghubungi Dutta.

Jam 17.20. Apartement Miracle.

Kriinggg...Kriinggg...Kriinggg

Dutta melihat hapenya, ternyata Nyonya Wijaya menghubunginya, ini kesempatan emas baginya supaya bisa bertemu lagi dengan Miracle. Nyonya Wijaya telah memilih dirinya dari sekian pria yang ingin melamar Miracle.

[Hallo Tante...]

ucap Dutta dengan suara lirih sambil sesekali batuk-batuk kecil.

[Kamu sakit, ada dimana?]

[Dimana lagi aku di Apartment, Miracle pergi]

[Kalian berantem]

[Dia menceraikanku, padahal aku sudah baik dan terus mengalah. Setiap hari dia minta cerai, aku sudah berpura-pura jadi orang bodoh, dia sengaja menindasku]

Nyonya Wijaya tersenyum mendengar pengaduan Dutta, Miracle mungkin punya pertimbangan lain.

[Dutta..kamu benar tidak ada salah, apa kalian sudah cerai sekarang?]

[Aku...aku...cuma berbuat baik dengan cinta pertama saja]

[Kamu tahu kalau Miracle paling benci pada Pengkhianatan, dia trauma perselingkuhan. Tujuan utamanya mencari laki-laki untuk bisa hamil. Kamu harusnya bersyukur dia mau mengajakmu ke Apartmentnya, berarti dia ada rasa padamu]

[Maaf Tante, aku salah...tapi kamu sudah cerai. Aku disini sampai sakit memikirkannya hapeku di blokir]

[Nanti Tante panggilkan ambulance supaya bisa ke rumah sakit]

[Aku tidak mau berobat, biar mati saja]

[Dutta kenapa kamu jadi begini, kamu pewaris Dirgantara ingat itu. Bersikaplah dewasa]

[Tante aku sudah nggak tahan, aku kangen dengan Miracle]

[Dasar budak cinta, tunggu di Apartment]

[Makasi Tante]

Nyonya Wijaya keluar melihat putrinya masih di depan laptop. Dia mendekati dan bertanya hati-hati.

"Sayang...biasanya tidur di Apartment, sudah over kontrak?"

"Maa..itu Apartment ku, aku tidak sewa. Kenapa maa..tumben tanya begitu."

"Mama heran saja karena seminggu ini kamu full di rumah, biasanya istirahat di Apartment. Bagus juga pulang ke rumah, sayang papamu selalu sibuk jadi jarang bisa ketemu."

"Mama sudah bosan melihat aku di rumah?"

"Mana bisa bosan, malah mama senang. Hanya saja mama masih mikirin calon tunangan mu. Kira-kira siapa yang cocok untuk dinikahkan dengan mu."

"Aku tidak mau, sku sudah punya pacar."

"Syukurlah, besok ajak kesini... mama nggak sabaran ingin punya cucu."

"Kalau begitu aku pergi dulu.. " ucap Miracle.

Lamborghini itu melaju dengan kecepatan sedang, Miracle tidak tahu harus pergi kemana. Tadi ia bohong kepada mamanya karena terus di tanya itu-itu aja.

Apa ia harus terus terang, bahwa dirinya sudah hamil? bingung memikirkan ini semua. Akhirnya Miracle mengarahkan mobilnya ke Apartment, ia akan disini semalaman untuk menenangkan pikirannya.

Dutta tiduran di sofa karena kamar di kunci dan kuncinya Miracle yang bawa. Ia sudah putus asa menunggu Miracle. Karena ia yakin wanita itu tidak akan datang.

Dutta mau pulang tapi berdiri saja sudah sempoyongan. Tadi maunya pura-pura sakit supaya Tante Wijaya kasihan, sekarang malah sungguhan, ia menggigil kedinginan.

Untung ada bantal sofa, itu ia peluk.

Miracle heran pintu utama tidak di kunci, ia berpikir Dutta tak mungkin datang, semakin masuk ke dalam dadanya makin berdebar.

Ada sepatu Dutta, Miracle mengganti sandal, dan bersiap marah. Miracle berhenti pas liat Dutta menggigil dengan wajah pucat, bibir kering.

Miracle panik. Paperbag dibuang ke meja. "Dutta."

Dutta merem. Lemah.

"Hmm... kamu datang..."

Miracle mengambil termometer.

"Ya tuhan. Suhu 39,2 derajat Celcius." gumamnya. Dia langsung lari ke dapur, balik membawa kompres dan obat.

"Nggak bilang dari tadi?!"

"Takut ngerepotin..." bisiknya pelan banget. Sedikit akting sedih.

Miracle duduk di lantai sebelah sofa, nempelin kompres. Setelah agak mendingan ia lalu mengangkat kepala Dutta.

"Minum dulu."

Dutta menurut dan terus memegang tangan Miracle.

"Maaf ya..sudah ngerepotin."

"Makan dikit ya, tadi kebetulan beli bubur..."

"Malas makan..pusing sekali." sahut Dutta pura-pura lemah.

"Jangan bandel, ayo duduk aku suapi."

Seperti biasa Miracle selalu mendominasi, ia tidak bisa menolak apapun ucapan Miracle. Ingat sudah cerai Dutta sedih, ia takut kehilangan Miracle. Lebih baik ia tetap sakit.

"Aku bantu bangun...kalau masih sakit kita ke Klinik."

"Nggak usah, aku ingin disini bersama mu."

"Istirahatlah, aku akan menjagamu."

Mata Dutta merem, ia ngantuk sekali habis minum obat. Miracle kembali mengukur suhu tubuh Dutta. Sudah membaik, nafas Dutta teratur.

Satu jam kemudian Dutta terbangun. Miracle masih di situ. Kerja dari laptop di lantai.

"Kamu belum pulang, Sayank?

"Nemenin kamu, masih pusing? masih lapar nggak, aku pesenin ya?"

"Kenapa kamu baik padaku..."

"Kapan aku jahat?" sahut Miracle datar.

Jam 21.00. Miracle mau berdiri.

"Aku ke kamar mandi."

"Jangan pergi..." Dutta menarik lengan Miracle pelan.

"Cuma ke kamar mandi 2 menit."

"Oh."

Pas Miracle balik, Dutta sudah tidur. Napasnya teratur banget. Miracle duduk lagi, ia mengelus rambut Dutta pelan, menatap pria itu dengan seksama. Ganteng. desis Miracle.

Mereka sudah bercerai tapi Dutta kembali datang, ia merasa kasihan kepada pemuda itu. Mungkin keluarganya tidak mengurusnya. pikirnya.

Pukul. 02.30.

Masih di ruang tamu. Lampu redup..Miracle masih duduk di lantai. Laptop sudah ditutup.

Dia ngeliatin Dutta masih tidur. Napasnya... teratur, Miracle menguap beberapa kali.

"Dutta..."

Miracle mengambil termometer digital. Bip. suhunya sudah normal 36.4°C. NORMAL.

Dutta masih merem, wajahnya berkeringat. Miracle tahu Dutta pura-pura tidur.

"Buka matanya." ucap Miracle menarik nafas panjang.

Hening.

"Kalau nggak buka, aku pulang. Beneran."

Dutta akhirnya membuka mata. Kena mental.

"Jangan pergi aku masih sakit." ucap Dutta memegang tangan Miracle, persis seperti anak kecil yang sedang merengek.

Miracle nyilang tangan, wajahnya datar khas CEO marah.

"Sayank...aku masih sakit jangan pergi, apa boleh tidur di kamar, aku ngantuk ingin p*lukan."

"Kita sudah cerai ingat itu, aku sekedar nolongin kamu karena kamu sakit di Apartment ku."

"Aku tidak mau cerai, mending mati saja!!" teriak Dutta.

"Sudah terlanjur, nasi sudah jadi bubur, itu resiko mu yang suka selingkuh." ucap Miracle dingin.

*****

1
✰͜͡v᭄𝐀⃝🥀ⰼ⃞☪🍾
nah kan dimarahin 😁
🦂ALVARENDRA 𝐀⃝🥀
bukan di tendang lagi.. paling di banting 7 kali... hahaha....
trusss aktingnya dutta tapi jangan keterlaluan nty takut di racun kamu sama mira... hihihi...
🦂ALVARENDRA 𝐀⃝🥀
Nasi Sudah Menjadi bubur...
Tapi Kasih Bawang Goreng Dan Irisan Ayam Masih Bisa Di Makan Kok...
Semangat Mira Bertemu Tamu Rahasia....
hihihi
✰͜͡v᭄𝐀⃝🥀ⰼ⃞☪🍾
jngn diganggu mereka lagi bercinta
🦂ALVARENDRA 𝐀⃝🥀
enak itu pelukan bikin hangat uhhhhh...
✰͜͡v᭄𝐀⃝🥀ⰼ⃞☪🍾
jadi beneran ceraii
✰͜͡v᭄𝐀⃝🥀ⰼ⃞☪🍾
kasian sekali kau duttta
🦂ALVARENDRA 𝐀⃝🥀
cuma di blokir kok...
langsung ke apartemen nya aja...
dutta jangan plin plan.... 🤦‍♂️🤦‍♂️🤦‍♂️🤦‍♂️
🦂ALVARENDRA 𝐀⃝🥀
tapi jangan berubah jadi Spider-Gils ea mira.... hihihi....
✰͜͡v᭄𝐀⃝🥀ⰼ⃞☪🍾
untung aja ada yg bantuin km dutta
🦂ALVARENDRA 𝐀⃝🥀
wihhhhh pasrah katanya dutta... di cincang juga mau itu Nadya....
✰͜͡v᭄𝐀⃝🥀ⰼ⃞☪🍾
gmn kalau Mira melihat yaa kalau duttta dipeluk sama org lain
Lee Mba Young
kasian suami miracle yg di jodohkan. krn sdh bekas 2 lelaki pa gk longgar🤣.
janda murce miracle itu..
kl miracle mnerima perjodohan Dr ortu berarti 3 laki yg mniduri miracle kasian yg ke 3 dpt sisa sisa. di Indonesia miracle di genjot terus ma Dutta 🤣.
ayumi: hanya suaminya Morgan saja yg sempat nidurin yg kedua belum, tp g longgar krn sudah operasi perawan ke Thailand🤣
total 1 replies
🦂ALVARENDRA 𝐀⃝🥀
ayo saling mabuk mabukan...
ntah siapa yang menang dari kata mabuk kepayang... yang penting bukan mabuk alkohol
✰͜͡v᭄𝐀⃝🥀ⰼ⃞☪🍾
dalam hati Mira pasti ada rasa cemburu 🤣
soe mihun
dapet salam dari bibah slalu cemunguttt pokoknya 😍🤭
VicSel 1996
hati2 jangan sampai jatuh cinta lagi sma si Morgan..
✰͜͡v᭄𝐀⃝🥀ⰼ⃞☪🍾
ko di pending adegan nya 🤭
🦂ALVARENDRA 𝐀⃝🥀
karna kamu manusia punya perasaan punya nafsu... kalau malaikat gak akan punya itu... semangat Mi... untuk memulai lembaran baru....
🦂ALVARENDRA 𝐀⃝🥀
ide yang bagus itu... lanjutkan aktingnya dutta...
pasti nanti kalian akan berjodoh
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!