Indonesia
NovelToon NovelToon
Suami Culunku Ternyata CEO

Suami Culunku Ternyata CEO

Status: sedang berlangsung
Genre:Menyembunyikan Identitas / Kehidupan di Kantor / CEO
Popularitas:20k
Nilai: 5
Nama Author: Moms TZ

Tolong...bagi yang hanya penasaran jangan buka bab!!!

Sultan Rafsanjani, CEO muda nan tampan, cerdas serta berasal dari keluarga kaya raya, rela menyamar menjadi pria culun dan menyembunyikan identitasnya demi mengejar gadis pujaannya.

Hingga suatu hari dirinya diminta menjadi kekasih pura-pura oleh gadis tersebut hanya untuk memberikan kado istimewa buat ulangtahun eyangnya.

Bersediakah Sultan atau dia malah memanfaatkan keadaan dan meminta menjadi kekasih sungguhan?

Ataukah justru hal lain tak terduga akan terjadi?


Ikuti kisahnya hanya di sini;

"Suami Culunku Ternyata CEO" karya Moms TZ, bukan yang lain!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Moms TZ, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

34.

Usai makan malam bersama, Sultan langsung mengajak Kahiyang masuk ke kamar mereka. Begitu tiba di dalam, pria itu segera menuju walk-in closet. Dia mengambil sebuah daster tali spageti berbahan satin yang sudah disiapkan di sana. Kemudian menyerahkannya kepada sang istri.

Kahiyang mengernyit heran, tetapi tetap menerima daster tersebut. “Kamu... bahkan sudah menyiapkannya?”

Ia sedikit terkejut sekaligus terharu mendapatkan perhatian kecil seperti itu yang ternyata sudah dipikirkan oleh suaminya.

“Bukan aku, tapi Mama,” jawab Sultan sambil tersenyum tipis.

“Begitu aku bilang mau menikah, Mama langsung menyiapkan semuanya. Karena Mama pikir setelah menikah kita akan tinggal di sini,” jelasnya menambahkan.

“Ck... Tadinya aku sudah sempat terharu. Kirain kamu sendiri yang sengaja menyiapkannya untukku. Nggak tahunya... orang lain,” sahut Kahiyang sambil mengerucutkan bibirnya.

Sultan yang melihat ekspresi istrinya itu justru terkekeh geli. Tangannya terulur, lalu dengan lembut menjepit bibir Kahiyang yang masih mengerucut dengan jemarinya sembari mendekatkan wajahnya.

“Jangan bertingkah yang bisa membangkitkan hasratku,” bisiknya dengan suara rendah tepat di samping telinga Kahiyang.

Wajah Kahiyang seketika memanas. Ia buru-buru menundukkan kepala, berusaha menyembunyikan rona merah di pipi yang mulai menjalar hingga ke telinganya.

“Kamu itu...” gumamnya pelan sembari mendorong dada Sultan dengan malu-malu.

Sultan malah semakin geli melihat tingkah istrinya. Bukannya mundur, dia justru kembali mendekat hingga membuat Kahiyang semakin salah tingkah.

“Kenapa?” tanyanya dengan senyum menggoda.

“Ng-nggak ke-napa-kenapa,” jawab Kahiyang cepat seraya menggelengkan kepala, lalu berusaha mengalihkan pandangan.

Suasana di antara mereka perlahan berubah menjadi lebih intim. Kahiyang yang semula gugup akhirnya membiarkan dirinya berada dalam dekapan suaminya.

Namun, tepat ketika mereka hendak melanjutkan momen tersebut, suara dering ponsel tiba-tiba memecah suasana.

Sultan menghela napas panjang, ada raut kecewa tampak di wajahnya. Dia segera mengambil ponsel yang tergeletak di atas meja, tetapi satu tangannya tetap melingkar di pinggang istrinya. Nama Ardan tertera pada layar ponselnya.

“Sebentar, ya,” ucapnya sembari mengecup pelipis Kahiyang sekilas lalu mengangkat panggilan itu setelah mengatur napasnya.

“Ya, Dan. Ada apa?” Suaranya dibuat senatural mungkin.

“Maaf mengganggu malam-malam, Tuan. Saya hanya ingin melapor bahwa saya sudah mendapatkan semua informasi yang Anda minta,” ujar Ardan dari seberang sambungan.

Mendengar nada serius asistennya, raut wajah Sultan seketika berubah. Dia lantas duduk di kursi sambil membawa serta Kahiyang duduk di pangkuannya. Kemudian mulai memusatkan perhatian pada percakapan tersebut.

“Bagaimana hasilnya?” tanyanya serius.

“Untuk Bu Retno dan Cantika, saya sudah mendapatkan data lengkap mengenai keduanya, termasuk identitas keluarga, tempat tinggal, pekerjaan, serta riwayat mereka. Saya juga sudah menelusuri keluarga Cantika dari pihak suaminya, Tedy,” lanjut pemuda itu sedikit menerangkan.

Sultan mengangguk kecil meskipun Ardan tidak dapat melihatnya. “Bagus!"

“Data mengenai Tedy juga sudah saya dapatkan. Mulai dari pekerjaan, perusahaan tempat dia bekerja, posisi yang ditempati, sampai latar belakang keluarganya,” jawab Ardan meyakinkan.

“Seberapa lengkap?” Sultan kembali bertanya.

“Hampir semuanya, Tuan. Bahkan saya sudah memastikan beberapa informasi melalui sumber yang berbeda supaya tidak ada data yang keliru,” ungkap Ardan selanjutnya.

Sultan terdiam sesaat, mencerna laporan tersebut hingga akhirnya memberikan instruksi. “Kalau begitu kirim semuanya ke ponselku. Aku mau membaca laporannya malam ini!" perintahnya tegas.

“Baik, Tuan. Saya kirim sekarang,” sahut Ardan lantas mengakhiri percakapan.

Setelah panggilan berakhir, Sultan menatap layar ponselnya yang beberapa detik kemudian menampilkan notifikasi pesan dari Ardan.

Kahiyang yang sejak tadi duduk di pangkuannya memperhatikan dengan penasaran. “Siapa?” tanyanya pelan.

“Ardan,” jawab Sultan singkat.

“Urusan pekerjaan?” tanya Kahiyang sedikit penasaran.

Sultan menoleh kepada istrinya. “Bukan. Dia baru saja selesai mencari informasi tentang Bu Retno dan Cantika.”

Kahiyang yang semula santai langsung berubah serius. “Bi Retno dan Cantika?”

Tiba-tiba wanita itu teringat kejadian yang dirinya dan sang ibu mertua alami di salon. Kemudian ia pun berinisiatif untuk memberitahu suaminya. "Sebenarnya...tadi waktu aku sama mama di salon, kami sempat bersitegang dengan Bi Retno dan Cantika."

"Lalu...?" tanya Sultan menanggapi singkat.

Meski sudah melihatnya sendiri dari rekaman kamera tersembunyi, tetapi Sultan tetap ingin mendengarnya dari Kahiyang langsung.

Perlahan Kahiyang menceritakan semuanya dari awal hingga akhir tanpa ada yang ditutup-tutupi. Setelah mendengarnya Sultan justru tersenyum sambil menatap istrinya dengan pandangan teduh.

"Sebenarnya aku sudah tahu semuanya," ujarnya seraya memeluk Kahiyang lebih erat.

Wanita itu langsung membulatkan matanya penuh. "Terus...kalau sudah tahu kenapa masih tanya?" sahutnya sedikit kesal.

"Emang kamu tahu darimana? Dari Mama?" Kahiyang balik bertanya memastikan.

"Ya kan, kamu cerita. Jadi sebagai suami yang baik, aku harus mendengarkan ceritamu, dong!" kata Sultan sembari menjawil pucuk hidung istrinya, gemas.

"Lagian aku tahu sendiri, bukan dari Mama," imbuhnya kemudian.

Kahiyang ingin melayangkan protes, tetapi belum sempat berkata apa-apa, Sultan langsung membungkam bibirnya dengan ciuman memabukkan. Pria yang sudah sejak tadi menahan hasratnya itu lantas menyudahinya ketika sang istri nyaris kehabisan napas.

"Sekarang saatnya kita bersenang-senang," bisiknya dengan suara serak berkabut gairah seraya mengeratkan pelukannya.

Kahiyang hanya bisa terdiam, ritme jantungnya berdebar semakin tak beraturan. Tubuhnya seketika merinding seraya menatap suaminya dengan pipi yang mulai memanas, lalu akhirnya hanya bisa pasrah dalam pelukan suaminya.

...

Pagi datang menggantikan malam yang penuh romansa bagi pasangan pengantin baru, Sultan dan Kahiyang. Setelah membersihkan diri serta berganti pakaian, keduanya keluar dari kamar menuju lantai bawah sambil bergandengan tangan. Wajah mereka tampak berseri-seri, menyiratkan kebahagiaan yang sulit disembunyikan.

Begitu tiba di ruang makan, mereka langsung disambut dengan senyuman hangat Tuan Bahtiar dan Nyonya Kirana. Keduanya seolah bisa melihat kebahagiaan yang terpancar jelas dari wajah anak juga menantunya.

"Kalian kelihatan bahagia sekali pagi ini? Apa kalian tidur dengan nyenyak?" goda Nyonya Kirana sambil menahan senyumnya.

Kahiyang seketika salah tingkah, tersenyum kikuk dengan wajah semerah tomat. Ia melirik Sultan sekilas, lalu menundukkan wajah untuk menyembunyikan rasa malunya. Namun, Sultan justru terkekeh pelan. Pria itu lantas menarik kursi untuk istrinya duduk.

"Biarkan saja, Yang. Mama memang suka jahil," bisiknya santai.

Tuan Bahtiar yang sedari tadi memperhatikan mereka pun tersenyum tipis. "Sudah, Ma. jangan ganggu Kahiyang. Menantu kita sangat pemalu," komentarnya bijak. "Lebih baik kita sarapan dulu."

Suasana meja makan akhirnya dipenuhi obrolan dan candaan ringan. Kahiyang yang semula merasa malu akhirnya ikut tersenyum, menikmati sarapan dan kehangatan keluarga suaminya.

Selesai sarapan, Sultan dan Kahiyang berpamitan untuk pulang. Nyonya Kirana mengantar mereka sampai ke depan pintu, sementara Tuan Bahtiar berdiri tidak jauh dari sana.

"Hati-hati di jalan. Kalau sudah sampai, kabari mama," pesan Nyonya Kirana sambil membenahi sedikit kerudung Kahiyang.

"Iya, Ma. Nanti aku kabari," jawab Kahiyang sambil tersenyum.

Sultan kemudian menggenggam tangan istrinya. "Kami pulang dulu, Pa, Ma."

Tuan Bahtiar mengangguk singkat tanpa menjawab. Sultan dan Kahiyang masuk ke dalam mobil kemudian meninggalkan kediaman keluarga Rafsanjani.

Sepanjang perjalanan, Kahiyang lebih banyak diam. Sesekali pandangannya jatuh pada Sultan yang sedang fokus menyetir. Ada sesuatu yang sejak tadi mengusik pikirannya, tetapi ia masih ragu untuk mengatakannya.

Sultan yang merasa terus diperhatikan akhirnya menoleh sekilas. Tangannya kemudian meraih tangan Kahiyang yang terletak di atas konsol tengah.

"Kenapa? Apa yang kamu pikirkan?" tanyanya lembut. "Katakan padaku, jangan kamu pendam sendiri. Kita ini suami istri, satu tim."

Kahiyang menunduk. Jemarinya menggenggam tangan Sultan lebih erat, sampai akhirnya mengumpulkan keberanian.

"Kita sudah menikah hampir empat bulan, tapi aku belum juga ada tanda-tanda kehamilan," ucapnya takut-takut.

Sultan langsung menoleh sebentar, tetapi Kahiyang buru-buru melanjutkan dengan suara bergetar.

"Bagaimana kalau rahimku bermasalah?" Ia menelan ludah, berusaha menahan kecemasan yang sejak tadi memenuhi pikirannya.

"Mama dan Papa pasti akan kecewa..."

1
Evy
ditunggu kelanjutannya mom... semangat trs yaaa... dan selalu jaga kesehatan 🤗🥰
〈⎳ 𝕄𝕠𝕞𝕤 𝕋ℤ ✍️⃞⃟𝑹𝑨: terimakasih beb atas perhatiannya🫰🫶😍
total 1 replies
Nar Sih
semagat momz💪ditunggu kejutan buat cantika dan tedy
〈⎳ 𝕄𝕠𝕞𝕤 𝕋ℤ ✍️⃞⃟𝑹𝑨: 🤭🤭🤭🤭🤭
total 1 replies
Dew666
Tumben update cuma 1 ya
〈⎳ 𝕄𝕠𝕞𝕤 𝕋ℤ ✍️⃞⃟𝑹𝑨: moms lagi puyeng, beb, harap maklum ya, 🫰
total 1 replies
Evy
taaak saaabaaaar menunggu.kehancuran Cantika 🤭🤭🤭
〈⎳ 𝕄𝕠𝕞𝕤 𝕋ℤ ✍️⃞⃟𝑹𝑨: 🫰🫰🫰🫰🫰
total 1 replies
Oma Gavin
cantika kira" jadi bergedel atau rempeyek ini nanti
〈⎳ 𝕄𝕠𝕞𝕤 𝕋ℤ ✍️⃞⃟𝑹𝑨: entahlah oma🤭
total 1 replies
Nar Sih
jdi gk sabar nunggu si cantika di giring polisi besama tedy ke penjaraaa🤣
〈⎳ 𝕄𝕠𝕞𝕤 𝕋ℤ ✍️⃞⃟𝑹𝑨: siap siap
total 1 replies
Aditya hp/ bunda Lia
siap siap kalian pasangan luknut habislah kalian di tangan sultan ... jangan dibawa ke polisi dulu lah siksa dulu tapi jangan sampe metong 🤭🤭
gemes banget
〈⎳ 𝕄𝕠𝕞𝕤 𝕋ℤ ✍️⃞⃟𝑹𝑨: 🫡🫡🫡🫡🫡
total 1 replies
Aditya hp/ bunda Lia
mantap ayolah ayang mungkin sudah saatnya kalian go publik tunjukin siapa suami kamu sebenarnya ... gemes banget sama si Cantika
Patrick Khan
q tunggu cantika di tangkep aja lah🤣🤣
Patrick Khan: kawal sampek polisi jemput cantika🤣🤣🤣
total 2 replies
Nar Sih
rasain kmu cantika tedy habis ini tamat riwayat mu 🤣🤣grgr ulah mu ayang kehilangan calon bayi nya
〈⎳ 𝕄𝕠𝕞𝕤 𝕋ℤ ✍️⃞⃟𝑹𝑨: huumm
total 1 replies
Nar Sih
nah bnr kta suami mu ayang ,pasti alloh sdh siap kan rencana yg baik untuk mu ,jdi nikmati dulu kebersamaan kalian
〈⎳ 𝕄𝕠𝕞𝕤 𝕋ℤ ✍️⃞⃟𝑹𝑨: siap...
total 1 replies
Esther
Bagus Rafa, buat Cantika dan Tedy bangkrut
〈⎳ 𝕄𝕠𝕞𝕤 𝕋ℤ ✍️⃞⃟𝑹𝑨: 🫡🫡🫡🫡🫡
total 1 replies
Patrick Khan
kasian kahiyang..😭😭😭tp gpp nti dapet bonus bayik kembar. 😍😍
Nar Sih: setujuu kakk👍
total 3 replies
@$~~~tINy-pOnY~~~$@
dari kemarin2 kek rafa
@$~~~tINy-pOnY~~~$@: emesshhh ama si rafa. bucin doang bisanya
total 3 replies
Patrick Khan
tenang kahiyang nti bonus mu dapet bayik kembar😍
〈⎳ 𝕄𝕠𝕞𝕤 𝕋ℤ ✍️⃞⃟𝑹𝑨: kayak cenayang loh😂
total 1 replies
Aditya hp/ bunda Lia
Nah .. itu nikmati ajah dulu waktu kalian berdua puas2in sebelum ada anak
〈⎳ 𝕄𝕠𝕞𝕤 𝕋ℤ ✍️⃞⃟𝑹𝑨: huummm
total 1 replies
Nar Sih
sabar ayang ,blm waktu nya aja ,semagat ayang berdoa aja semoga momz lekas kabul kan doa mu
〈⎳ 𝕄𝕠𝕞𝕤 𝕋ℤ ✍️⃞⃟𝑹𝑨: makasih mam🫰
total 1 replies
Aditya hp/ bunda Lia
gak akan kecewa tenang ajah ntar kalo udah resepsi pasti di kasih melendung tuh perutnya sama moms percaya deh ... 🤭
Aditya hp/ bunda Lia: 😂😂😂😂😂
total 2 replies
✍️⃞⃟𝑹𝑨 Mama Mia
satu vote
〈⎳ 𝕄𝕠𝕞𝕤 𝕋ℤ ✍️⃞⃟𝑹𝑨: maaciww, miu miu.. 😘🫰🫶😍
total 1 replies
Aditya hp/ bunda Lia
aku gak sabar banget pengen tau nanti gimana tuh duo lampir emak Ama anaknya pas tau siapa suami Kahiyang sebenarnya 🤭
kayaknya bakalan pingsan 7 hari 7 malem deh 😂😂
〈⎳ 𝕄𝕠𝕞𝕤 𝕋ℤ ✍️⃞⃟𝑹𝑨: 😂😂😂😂😂
total 3 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!