Indonesia
NovelToon NovelToon
Kematian Tanpa Nama

Kematian Tanpa Nama

Status: sedang berlangsung
Genre:Horor / Iblis / Rumahhantu
Popularitas:58.7k
Nilai: 5
Nama Author: novita jungkook

Zora pulang ke kampung halaman Setelah sekian lama tinggal di kota, kepulangan dia kali ini tentu untuk merawat orang tua yang sudah begitu lanjut usia dan hanya Dia anak yang dimiliki oleh keluarga tersebut.

Rumah yang begitu besar dan terkesan begitu menyeramkan sekali bila hanya dilihat dari luar, tapi ternyata bukan hanya di luar dan di dalam telah menyimpan misteri yang begitu mengerikan sekali, bahkan Zora sama sekali tidak menyangka bahwa itu semua bersangkutan dengan dirinya.

Apa yang terjadi dengan rumah itu?

Apa kah Zora bisa bertahan?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon novita jungkook, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 34. Suasana horor

Felix duduk diam sendirian di depan rumah ketika dia memikirkan apa yang akan dia perbuat Ketika nanti sudah mengetahui tentang keluarga Zora itu, Sebenarnya dia telah memiliki prasangka tentang keburukan demi keburukan yang akan dia temui nanti, namun pemuda ini masih belum yakin dan dia berusaha keras untuk mencari tahu Lebih detail lagi.

Kini Felix bisa bergerak dengan leluasa karena Purnama juga sudah memberi izin dan tidak melarang bila memang Felix ingin mengurus dunia seperti itu, pesan dari Purnama hanyalah dia harus bisa menguasai diri dan jangan terbuai dengan apa saja yang akan datang nanti karena telah berani masuk di dunia iblis ini.

Bahkan Purnama langsung memberikan salah satu member dia yang bernama Sagara untuk menemani Felix mengurus tentang masalah tersebut, tentu Hal itu membuat Felix merasa sangat tenang karena dia merasa bahwa Purnama memang percaya bahwa dirinya mampu untuk mengurus masalah seperti ini dan bahkan tak sungkan memberikan bantuan yang sangat layak.

Sisi kosong dalam diri pemuda ini seolah terisi begitu saja, perhatian kecil yang diberikan oleh Purnama terkadang begitu berarti sehingga dia merasa tidak kesepian dan bahkan sudah bisa menerima kematian Nirma yang cukup mengerikan bagi seorang anak kala itu, berkat kasih sayang dari Purnama dan juga Rinjani maka dirinya bisa menjadi pribadi yang lebih legowo.

''Kalau menurutku saat ini itu adalah pesugihan dan mungkin memang warisan dari leluhur.'' Sagara membuka suara.

''Tapi bila itu memang pesugihan maka biasanya ada iblis yang bisa menghalau agar para arwah tumbal tidak menghantui pemilik.'' sanggah Felix.

''Jadi yang sedang mengganggu itu adalah arwah dari tumbal?'' Sagara memang belum tahu karena belum mendatangi rumah tersebut.

''Abi memiliki firasat itu dan sebenarnya aku juga percaya bahwa yang menyakiti Bu Susi itu adalah arwah para tumbal, sebab itu yang menghuni rumah tersebut.'' jelas Felix.

''Dia diganggu oleh iblis yang menunggu rumah itu dan tidak ada yang melindungi.'' Sagara bergumam sendiri.

''Kan biasa nya kalau pesugihan maka iblis itu pasti akan melindungi dari arwah para tumbal.'' ujar Felix kembali.

''Betul juga, lalu kenapa Iblis ini tidak melindungi Bu Susi dan juga sang anak.'' Sagara memikirkan masalah itu dengan kepala pusing sekali.

''Oleh sebab itu aku merasa ragu kalau ini adalah pesugihan.'' ucap Felix.

Pemuda ini memang tidak yakin bahwa keluarga Bu Susi menganut pesugihan, dia sudah merasakan sendiri bahwa iblis itu memang bersemayam di dalam rumah ini dan kemungkinan sudah membuat masalah yang sangat serius, iblis itu tidak datang dari tempat lain dan dia bersemayam di dalam rumah itu bersama dengan para manusia.

''Dia bukan cuma mengganggu tapi dia juga sampai membunuh.'' Felix ingat dengan nasib pembantu di rumah itu.

''Atau mereka ini pemuja aliran sesat untuk memperkuat diri?'' tebak Sagara lagi.

''Inti nya ada iblis di dalam rumah itu dan aku berniat untuk berbicara secara langsung, bahkan yang membuat aku heran ada kuntilanak hitam juga di sana.'' Felix berkata dengan serius.

''Berarti kau harus melakukan ritual untuk memanggil salah satu iblis yang ada di rumah itu.'' Sagara juga sebenarnya agak setuju.

''Mau tidak mau aku harus melakukan hal itu saja untuk memanggil iblis itu keluar.'' Felix mengangguk dengan sangat yakin.

''Eh lebih baik untuk minta tolong kepada Maharani karena dia bisa menghilang dari pandangan mata para iblis.'' Sagara memiliki ide lain.

''Oh Kanjeng Ratu burung hantu itu?'' Felix juga baru ingat.

''Ya, kau cari saja sesuatu yang berwarna-warni sebagai upah untuk dia bekerja.'' Sagara tahu bahwa Ratu burung hantu itu perlu upah juga.

Felix menoleh namun ketika melihat wajah Sagara yang serius itu maka dia pun menjadi mengerti bahwa arwah ini sama sekali tidak bercanda, Felix masih belum pernah melihat bagaimana bentuk Maharani ketika dia sudah berdandan sebagai iblis berwarna-warni dengan sesuatu printilan yang begitu membuat geli.

''Kau sudah yakin sekali memang untuk terjun dalam dunia seperti ini?'' Sagara bertanya dengan serius.

''Em!'' Felix mengangguk dan dia sedikit tersenyum.

''Aku akan menemani kau untuk berpetualang dalam kasus Kali ini, jadi tolong bila ada apa saja katakan kepada diriku.'' pesan Sagara.

''Ya, Aku juga senang karena sekarang memiliki teman.'' Felix sama sekali tidak merasa keberatan.

Sagara tersenyum ketika dia menyadari bahwa pemuda ini memiliki kesabaran yang cukup dalam juga, meski dia tahu bahwa mata yang begitu tajam itu menyimpan kesedihan yang cukup besar namun dia tidak berani banyak bertanya karena nanti justru akan mengorek luka lama yang ada di dalam diri Felix.

...****************...

''Kemana lagi aku harus mencari ini?'' Devano mengusap wajah yang basah karena dia bingung harus ke mana.

''Mamaaaaa!'' teriak Devano dengan suara nyaring.

''Ya allah, Zora juga pasti takut ini di rumah sendirian karena hujan turun sangat deras.'' masih juga Devano memikirkan sang istri.

Padahal sekarang dia dalam keadaan basah kuyup karena hujan turun begitu deras membasahi bumi ini, bingung antara ingin pulang atau tetap berusaha untuk mencari Mama Susi yang menghilang entah ke mana, takut bila nanti sang istri Panik di dalam rumah namun dia juga masih cemas Bagaimana bila Mama Susi menghilang begitu saja.

''Tolong bantu aku sekarang untuk mencari keberadaan Mama ya Allah.'' Devano begitu frustasi.

Krieeeeeet.

''Apa lagi?'' kaget Devano karena suara berderit dari sebelah dia berdiri.

Saat ini Devano berteduh di rumah tua yang terlihat kumuh sekali dan sepertinya juga sudah terlalu lama ditinggalkan, Tadi hanya dia sendirian sehingga sebenarnya suasana horor jauh lebih terasa ketika dia sedang berdiri di bagian depan.

Ceeeek, Ceeeeeek.

''Cicak, sebagian orang mengatakan kalau ada cicak seperti itu maka ada setan yang datang.'' batin Devano dalam hati.

Wuuuuutt.

Wuuuuutt.

''Angin juga sangat kencang sekali seperti ini, Aku harus bagaimana sekarang?'' Devano kebingungan.

Krieeeeeet.

''Siapa itu?'' tanya Devano agak berteriak.

Ceeeeeek, Ceeeeeek.

''Aku tidak bertanya kepada dirimu, jadi tolong jangan berisik terus seperti itu.'' Devano memarahi cicak yang sedang menempel di dinding kayu.

Krieeeeeet.

''Apa ada orang yang berteduh pada bagian sana?!'' teriak Devano dengan suara keras karena dia berharap akan mendapat jawaban juga.

Tapi memang sama sekali tidak ada yang menjawab dan hanya suara kilat yang terus mengisi pendengaran pria ini, pohon-pohon yang begitu rimbun menambah suasana menjadi semakin horor, Devano rasain segera berlari dari rumah itu dan mencari mobil yang dia tinggalkan di tepi jalan tadi lalu kembali ke rumah.

''Bau bangkai.'' jerit hati Devano sambil dia mengusap hidung.

Selama beberapa hari tinggal di desa ini dia memang selalu mencium aroma itu setiap saat, ini malah Muncul lagi ketika suasana sedang tidak baik sehingga sudah pasti rasa takut yang ada di dalam hati Devano semakin cetar membahana.

Selamat sore, jangan lupa like dan komentar kalian semua buat cerita autor Novita Jungkook ya.

1
Betri Betmawati
Nana SMA Suketi ja kalah SMA kuntilanak hitam
Alfiah Agustina
cepatlah datangin purnama biar dibanting iblisnya😄
Fiyan Ayu
siang jg Best...makin seru ini ceritanya..bener² imajinasi othor menembus galaksi..❤❤❤selalu suka karyamu thor
MiilaaManurung
👍👍👍
Ayuk Witanto
lanjut
Ayuk Witanto
moga saja Sora dan devana cepat menemui purnama
Ayuk Witanto
ratu Kunti harus maju nih
Ayuk Witanto
dari pada musnah kan...mending cari aman
Ayuk Witanto
ayo nana
Ayuk Witanto
adakah yang menolong
Ela Jutek
eh N, kirain nama mu mak yg di ukir🤣
Apriyanti
lanjut thor 🙏
Raffaza Direzky87
sama² kuntilanak berseteru
putri wahyu
siang jg Bess.. mantap👍👍
Raffaza Direzky87
halah sudah tinggal pulang aja itu mama susi, lebih kasihan sama istrimu dirumah sendirian keadaan hujan deras+mati lampu
Laila Amalia
lanjut thoor💪💪💪💪💪
Marsiyah Minardi
Yuk lah Zora ,Devano ,jangan telat cari pertolongan
Urusan Bu Susi dan tante Rika biar diberesin sama para member Purnama
V3
Susi psti sdh melakukan perjanjian dg iblis
Apriyanti
lanjut thor 🙏
Laila Amalia
ratu kunti suruh ngadepin kunti hitam
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!