Indonesia
NovelToon NovelToon
Sang Arjuna

Sang Arjuna

Status: tamat
Genre:Romantis / Contest / Tamat
Popularitas:399.6k
Nilai: 5
Nama Author: susi sartika

" Aku selalu mencintaimu.. Tidak ada rasa ini berkurang sedikit pun untukmu.. Selena ku. " Arjuna.

" Mencintai mu tidak harus memiliki ragamu.. hati ini selalu terisi penuh dengan nama mu, Arjuna ku. " Selena.

" Apa Daddy tidak mencintai mommy ku lagi? Daddy sudah melupakan mommy ku? Selena mu? Jadi benar, aku di lahirkan ke dunia karena suatu kesalahan? lalu kenapa Daddy mempunyai anak lainnya? aku membenci mu dad! sangat membenci mu! sebelum aku mencintaimu! " Renard.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon susi sartika, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Berpisah kembali

"Apa kau mengenal tuan Arjuna? apa kalian memiliki hubungan?" Nathan tiba-tiba menanyakannya pada Selena. Nathan heran dengan sikap Arjuna yang seolah peduli pada Selena. Tidak suka jika Nathan memperlakukan Selena dengan buruk. Beberapa tinjuan yang melayang di wajahnya masih ia ingat dengan jelas.

"Iya, aku mengenalnya. Kami satu sekolah waktu SMA." jawab jujur Selena.

"Dan kalian memiliki hubungan?" terka Nathan. Pasalnya kerja sama yang sudah mereka sepakati, tiba-tiba Arjuna membatalkan secara sepihak. Dan itu sangat merugikan perusahaan Nathan.

Selena hanya diam. Tidak mau menjawab ataupun mengakui hubungan yang dulu pernah mereka jalin. Selena merasa bersalah pada Nathan karena telah mengkhianati pernikahan mereka, dengan melakukan hal terlarang dengan Arjuna seminggu yang lalu. Meski pernikahan mereka tidak sebahagia itu, tetapi selama ini Selena sangat setia dan menghargai hubungan suci itu, walaupun hanya derita yang ia rasakan.

"Aku bertanya pada mu!" sentak Nathan karena Selena tak kunjung menjawabnya.

"Itu hanya hubungan masalalu,"

Nathan menghembuskan nafasnya kasar. "Hanya masa lalu tapi mengapa dia bertindak sejauh ini? perusahaan ku mulai guncang karenanya."

"Aku tidak tahu." lirih Selena.

Nathan menatapnya tajam."Minggu depan kita harus pindah dari kota ini. Aku harus menyelamatkan perusahaan utama." ucap Nathan. "Sepertinya dia memang akan membuat perusahaan ku bangkrut!" bagi Nathan, melawan Arjuna tidaklah mudah. Mengingat perusahaan keluarga itu lebih besar dari perusahaan miliknya yang tidaklah sebanding.

"Pindah?" ucap Selena terkejut. "Lalu bagaimana dengan yayasan ku?"

"Kau bisa mengurusnya dari jauh. Utus orang kepercayaan mu untuk mengelolanya."

"Tapi--"

"Jangan membantah!" bentak Nathan. "Jangan harap kau bisa lepas dari ku dengan alasan ini."

***

Arjuna berulang kali menghubungi Selena, berharap Selena mau meninggalkan Nathan dan kembali padanya. Awalnya Selena ingin menerima tawaran dari Arjuna. Tapi Selena mengurungkan niatnya.

"Aku tidak mungkin lagi merebut Arjuna dari Cintya." lirihnya. Selena mendengar kabar bahwa Arjuna dan Cintya segera melangsungkan pertunangan dan tidak lama lagi pernikahan pun akan di gelar.

Rasanya terlalu egois jika Selena ingin kembali dengan Arjuna. Menghancurkan hati wanita lain, serta kedua keluarga besar yang sudah menantikan acara tersebut. Sedangkan dirinya sudah memiliki seorang suami, yang sangat tidak pantas mengharapkan pria lain.

Selena tersadar dari lamunannya ketika seseorang menghampirinya. Duduk di kursi berhadapan dengan nya.

"Rangga.."

"Kau disini juga? dengan siapa?" tanya Rangga.

"Aku sendiri." Selena memang pergi sendiri ke cafe untuk makan siang di luar. "Kau sendiri dengan siapa?"

"Aku menunggu seseorang. Sepertinya sebentar lagi akan datang." jawabnya. "Boleh aku menunggunya disini?"

Selena mengangguk. "Tentu saja."

Tidak lama kemudian, orang yang di tunggu Rangga datang. Tapi alangkah terkejutnya Selena melihat kedatangan Cintya. Ternyata Rangga sedang menunggu Cintya. Menemani wanita itu untuk membeli keperluannya. tentu saja karena perintah dari Arjuna.

"Kau!" tak hanya Selena, Cintya pun terkejut melihat Selena.

"Hai.." Selena menyapanya dengan canggung.

"Kenapa kau ada disini?" tanya Cintya tanpa peduli dengan sapaan Selena. Dalam hati kecilnya sangat takut kehadiran Selena akan mempengaruhi hubungannya dengan Arjuna. Seperti waktu itu.

"Hei, tenanglah Cintya.. duduk dulu." Rangga.

"Rangga. Kenapa kau bisa bersamanya?" Cintya.

"Aku tidak sengaja bertemu dengannya di sini. Memangnya kenapa?" tanya Rangga.

"Tidak apa apa, hanya saja.. " Cintya tak mampu melanjutkannya, mana mungkin dia mengatakan kekhawatirannya.

Selena bisa melihat jelas kecemasan dalam diri Cintya. Hal itu membuatnya semakin tak enak hati. "Aku harus pergi.. ada hal lain yang harus aku urus." pamit Selena. Rangga menganggukkan kepalanya, membiarkan Selena pergi.

"Aku akan bertunangan dengan Arjuna sebentar lagi. Undangan sudah tersebar, jadi aku harap kau tidak membuat masalah." ucap Cintya tiba-tiba. Ketakutan kehilangan Arjuna membuatnya berani mengatakan itu pada Selena.

Selena menghentikan langkahnya, lalu berbalik. "Selamat untuk kalian.. tenang saja, aku sudah menikah dengan pria lain." ucapnya seraya menunjukan cincin yang selalu melingkar di jarinya. Tidak lupa memberikan senyuman. "Jangan khawatir, aku sudah melupakan Arjuna." ucapnya, berharap Cintya percaya.

Cintya bernafas lega mendengar itu. "Terimakasih.." ucapnya seraya tersenyum. Tidak ada lagi yang akan merebut Arjuna darinya. Orang yang di cintai Arjuna sudah menjadi milik orang lain. Rencana pertunangan dan pernikahannya akan berjalan dengan lancar sesuai harapannya.

***

"Tolong lupakan aku." ucap Selena. Arjuna meminta bertemu dengan Selena. Mereka kini berada di rooftop. Selena menemui Arjuna di restoran tempat Arjuna makan siang.

"Apa yang kau bicarakan? kau mau melupakan apa yang telah kita lakukan?" Arjuna tak terima. "Aku akan membantumu lepas dari bajjingan itu."

"Aku tidak akan pernah lepas dari Nathan, walaupun aku ingin."

"Kenapa? bukannya kemarin kau mengatakan jika ingin lepas dari jeratannya?"

"Aku tidak ingin menghancurkan harapan kedua orang tua ku." bohong Selena, nyatanya ia hanya tidak ingin merebut Arjuna dari Cintya.

Arjuna mengusap wajahnya dengan kasar, lalu mendekat ke Selena. "Kau tidak bahagia, lalu kenapa bertahan? kau hanya akan menderita Selena.."

"Aku harus tetap bertahan, meski harus menderita." Arjuna mendekap tubuh Selena dari belakang. Selena tak kuasa menahan tangisannya.

"Aku hanya mencintaimu dan selamanya akan mencintaimu.." ucap Selena di sela isakan tangisannya. "Mencintai tidak harus bersama."

"Tapi bersama akan lebih bahagia, Selena." Arjuna.

"Aku tidak bisa Arjuna."

"Kau tega pada ku!" Arjuna melepas pelukannya.

"Maaf.. maafkan aku.." Selena.

"Kau akan meninggalkan ku lagi? memilih tetap bersama pria itu!" ucap Arjuna begitu pilu. "Kau menyakiti ku lagi.. Selena.. "

"Maafkan aku Arjuna.." berulang kalau hanya kata maaf yang dapat di ucapkan Selena.

"Aku akan membahagiakan mu, Selena. Kembalilah pada ku.. akun sudah memutuskan untuk membatalkan pertunangan dengan Cintya. Dan aku sudah mengatakannya pada keluarga ku." Arjuna masih berharap Selena akan kembali padanya. "Sekarang juga aku akan mengatakannya pada Cintya. Tapi kau mau kan kembali pada ku? aku sungguh tidak berbohong, aku akan menghentikan semuanya."

"Aku tidak membohongi mu.." Arjuna segera merogoh ponselnya yang tersimpan di saku celana, berniat menghubungi Cintya.

"Tidak! jangan lakukan itu!" Selena menghentikan pergerakan Arjuna.

"Kau tidak percaya padaku kan? maka aku akan memutuskannya langsung di hadapanmu agar kau percaya dan mau kembali pada ku!"

"Jangan seperti itu Arjuna.. apapun yang kau lakukan, aku tidak akan kembali padamu.. aku milik suami ku." seru Selena.

Kedua bahu Arjuna luruh, pandangannya pun di penuhi guratan kekecewaan, air mata nya telah menetes. Untuk pertama kalinya, Arjuna menangisi seorang wanita.

"Kau tega, Selena.. apa kau meragukan cinta ku?"

Selena menggeleng, "Bukan seperti itu.."

"Lalu kenapa sulit sekali meyakinkan mu?"

"Aku bukan untuk mu. Tinggalkan aku.." Selena tertunduk saat mengatakan itu. Ucapan yang sangat bertentangan dengan hatinya.

Arjuna melangkah mundur, menggelengkan kepalanya tak percaya. "Aku tidak mengerti dengan mu. Kau membuat harapan ku hancur." Arjuna menghirup nafasnya dalam-dalam, lalu mengatakan. "Baiklah jika itu mau mu..."

"Aku akan pergi sesuai keinginan mu." ucap Arjuna. "Tapi perlu kau ingat, aku akan selalu mencintaimu sampai kapanpun dan kau hanya akan bahagia jika bersama dengan ku. Keputusan yang kau buat telah membuat mu dan aku menderita. Ingat itu!" seru Arjuna.

Selena luruh ke lantai ketika Arjuna sudah pergi dari pandangannya. "Maafkan aku.."

Bersambung...

1
ayu cantik
bagus
Khairul Azam
enak bangt jadi arjina, selena gak bisa lupa apa karna arjuna kaya menjijkkan
Lily
Karma dibayar tunai 😂😂😂
Lily
setuju banget sama kamu Rangga
Lily
tapi menodai pernikahan Selena waktu itu
Lily
kukira cintya bakal mati kecelakaan
Lily
iya, dan karena kebodohan mu itu putramu yg menanggung akibatnya, tidak mendapatkan figur seorang ayah. puas kan kambing sekarang Selena
Lily
cintya tau Selena bego, makanya dia mendatangi Selena seperti waktu itu.
Lily
😭😭😭😭😭
Lily
Selena begonya nggak ketulungan
Lily
hadehh Selena... Selena dibikin ribet aja terus
Lily
kan baru calon, bapaaak
Lily
gugat cerai dong dengan alasan KDRT
Lily
lama banget ayahnya jadi mentri
Lily
Selena bego banget sih. harusnya ngomong dong kalau Selena terpaksa setuju dijodohkan agar ayahnya tidak melukai Arjuna lagi biar Arjuna tau kebenarannya dan mencari solusi terbaik
Lily
Makanya Surya... jangan asal ambil kesimpulan tentang seseorang.kalau belum kenal ya nanya dulu atuh
Lily
Surya apa apaan sih... katanya seorang mentri, tapi main pandang status.
Nggak tau aja Arjuna anak siapa, holang kaya tau nggak
Nia Saniati Nia
Lumayan
Tatik Damara
knp diulang ulang terus babnya
Norintan Nazmie Tim's Sha
happy ending,terima kasih thor,
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!