Indonesia
NovelToon NovelToon
Cinta Luar Biasa

Cinta Luar Biasa

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Cintamanis / Contest / Romansa-Percintaan bebas / Perbedaan usia
Popularitas:98.4k
Nilai: 5
Nama Author: eka y.a.s

Mereka berdua dipertemukan dengan ketidaksengajan...

Ketika kata benci harus berubah menjadi kata Amanah yang harus di penuhi...

Ketika semua itu harus berubah menjadi kata cinta... bagaimana mereka harus menjalani semuanya... sedangkan banyak perbedaan yang terjadi dan masa lalu yang terus membayangi...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon eka y.a.s, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Keberadaan Ibu

"Beb, aku minta maaf dengan apa yang terjadi. Tapi jangan pernah untuk membenciku, jangan pernah beb" ucap Anaza yang mendekati Sari dan berusaha memeluk tubuh Sari Walaupun Sari meronta tapi di peluk Anaza kuat.

"Lepaskan aku" kata Sari yang berusaha untuk melepaskan diri dari pelukan Anaza.

"Tidak akan pernah aku lepaskan, aku tahu aku sudah gila karena terlalu posesif untuk memiliki kamu. Tapi inilah aku yang sebenarnya jika aku sudah mengklaim bahwa dia milikku, aku akan selalu menjaga dia beb" kata Anaza mengelus jiblab Sari.

"Tapi aku membencimu, karena kamu ibu jadi pergi dan sekarang tidak tahu kemana?" isak tangis Sari sambil berkata.

"Beb, membenciku tapi aku sangat menyayangi beb. Aku akan membantu beb untuk mencari ibu" ujar Anaza.

"Anaza bisa tidak di lepaskan pelukannya nanti Septi pulang" kata Sari menatap Azana tajam.

Anaza langsung melepaskan pelukannya dan dia cengengesan sambil menggaruk kepalanya yang tidak gatal.

"Anaza, kamu belum mandinya?" tanya Sari.

"Belum, kenapa?. Baunya" tanya Anaza tertawa.

"Iya bau, mandi sana Anaza" ucap Sari mendorong tubuh Anaza.

"Mandike beb" ucap Anaza manja.

"Dasar gila" gerutu Sari dan menuju ke dapur sambil mengusap matanya yang habis menangis.

Anaza tertawa mendengar gerutuan Sari. Anaza pun berjalan kekamar yang biasa di gunakan oleh Anaza kalau dia sini.

Sari menyiapkan sarapan untuk mereka nanti. Tapi pikiran Sari tetap memikirkan ibu yang tidak tahu kemana.

Angin sepoi-sepoi mengibarkan jiblab yang di pakai oleh seorang wanita yang sekarang lagi duduk di pinggir danau. Wanita tersebut menatap yang ada jauh di sana, wanita itu mengingatkan sosok seorang pria yang sekarang sudah pergi jauh.

Tidak sedikit-sedikit wanita itu mengusap air, yang ada di wajahnya. Tidak tahu apa sebab sampai wanita tersebut menangis.

"Assalamualaikum, Nur kamu disini?. Dari tadi aku mencari kamu" tanya suara seorang perempuan juga.

"Wa'alaikumsalam, iya Dewi" jawab wanita tersebut.

"Kamu pergi dari rumah, kasihan lihat anak-anak kamu. Kita ini sudah tua Nur, bukan anak kecil lagi kalau ada Masalah harus lari. Apalagi kita sudah punya cucu, menurut aku kamu tanya sebab kenapa Sari menolak lamaran tersebut?. Mungkin ada sesuatu yang tidak dapat dia ceritakan" jelas Dewi.

Ternyata wanita yang tadi duduk sendirian di bangku di pinggir danau adalah ibu. Ibu sekarang ada di luar kota tepatnya di Muara Enim. Disana ada sebuah pesantren, dulu ibu menghabiskan waktu masa remajanya disini untuk menimbang ilmu agama. Karena dulu ibu termasuk anak yang nakal jadi orang tuanya menitipkan ibu disini.

Di sinilah ibu pertama kali ketemu ayah dan Dewi, ayah adalah kakak senior ibu dan ayah juga ketua pondok asrama laki-laki. Ibu dan ayah yang awalnya selalu musuhan akhirnya bisa menikah. Ayahlah yang mengajarkan ibu tentang agama dan Semuanya, karena ibu paling malas belajar kalau soal agama.

"Aku akan pulang Dewi, kasihan mereka terutama Sari. Sari itu adalah anak yang paling aku sayangi diantara mereka, aku mendapatkan Sari penuh dengan cerita. Tapi kenapa akhir -akhir ini dia agak berubah jadi pendiam. Aku takut itu penyebabnya adalah Anaza" jelas ibu.

"Anaza, siapa dia?".

"Anaza adalah adik dari Salim calon Septi, mereka ketemu waktu ada acara lamaran di rumah. Dan tiba-tiba mereka akrab dan aku tidak mencegah hal itu Dew. Apalagi waktu mas Irama kasih pesan dan amanah dengan Anaza untuk menjaga Sari" Cerita ibu.

"Amanah apa Nur?".

"Untuk menjaga Sari sampai menikah, dan itu di lakukan oleh Anaza".

"Kenapa tidak kamu nikahi saja mereka?".

Pertanyaan dari Dewi membuat ibu langsung berdiri. "Aku sampai kapanpun tidak akan pernah menginginkan hal itu terjadi" ucap Ibu sewot.

"Kenapa Nur?". tanya Dewi heran dengan ucapan ibu.

"Aku tidak suka Dewi, kamu belum tahu saja siapa Anaza" kata ibu pelan.

"Kenapa" tanya Dewi lagi.

"Kamu mau tahu...pertama Anaza itu umurnya lebih muda dari Sari beda sepuluh tahun... yang kedua dia tidak bekerja dan yang ketiga dia itu gigolo" ucap ibu berapi-api.

" Innalillahiwainahirojium...pantas kamu tidak suka, orang tuanya tahu dengan apa yang dia lakukan?. Dia dari keluarga tidak mampu apa sampai jadi gigolo".

"Orang tuanya kaya, ini tempat semua bisa dibeli oleh orang tuanya. Aku juga tidak tahu kenapa dia seperti itu".

"Tidak mungkin Sari suka dengan dia, aku tahu siapa Sari" kata Dewi menyakinkan ibu.

Ibu hanya mengangguk tapi di hatinya masih ada kejanggalan yang tidak bisa di katakan.

Sari dan Anaza lagi menikmati makan, waktu handphone Sari berbunyi. Sari kira itu telepon dari ibunya ternyata dari rektor di kampus.

"Assalamualaikum" ucap Sari.

"Wa'alaikumsalam" jawabnya.

"Ada apa pak?, hari ini aku tidak ada kelas jadi aku tidak masuk" tanya Sari.

Anaza yang lagi makan memperhatikan Sari yang lagi bicara dengan salah satu rektornya.

"Bu Sari, anda di harapkan untuk datang ke kampus Sekarang juga" ucap pak rektornya.

"Ada apa pak, aku di suruh kesana?" tanya Sari heran sedangkan hari ini tidak ada mata pelajaran.

"Datang saja Bu".

"Baik pak, Assalamualaikum" ucap Sari.

"Wa'alaikumsalam". Sambungan telepon di matikan.

"Ada apa beb" tanya Anaza heran.

"Aku juga tidak tahu Anaza". Sari membersihkan meja makan bekas Mereka makan tadi. Dan Anaza membantu mencuci piring, dari tadi Anaza selalu memperhatikan Sari yang banyak diam.

Sari mengirimkan pesan kepada Septi untuk bertemuan dengannya di kampus saja. Untuk sementara Sari belum menghubungi saudara yang lain. Dia dan Septi akan berusaha untuk mencarinya dulu.

"Beb, aku antar ke kampus ya" tawar Anaza. Setelah melihat Sari sudah bersiap-siap.

"Tidak usah biar aku naik motor" tolak Sari.

"Jangan menolak beb, aku khawatir sama kamu. Aku takut kamu kenapa-kenapa" ucap Anaza.

"Aku tidak kenapa-kenapa, lebih baik kamu pulang Anaza. Biar aku dan Septi yang mencari ibu" kata Sari.

"Tapi aku akan membantu kamu beb" ucap Anaza.

Akhirnya dengan menarik napas Sari mengizinkan Anaza mengantarkannya. Anaza mengantarkan Sari sampai di depan kampusnya.

"Aku masuk dulu Anaza, kalau kamu mau pulang silahkan. Aku akan pulang dengan Septi' ucap Sari sebelum turun dari mobil.

"Aku akan menunggu beb" kata Anaza. Sari pun turun dan tidak menjawab perkataan Anaza.

Sari tiba di ruang rektor, disana sudah ada pak rektor dan wakilnya.

"Assalamualaikum" ucap Sari.

"Wa'alaikumsalam" jawab mereka serempak.

Sari duduk di Sofa yang telah di sediakan dan menunggu pak rektor untuk bicara.

"Aku menyuruh anda untuk datang kesini ingin membicarakan tentang video yang beredar di media sosial saat ini" kata pak rektor.

Sari tidak mengerti dengan apa yang di katakan oleh pak rektor.

"Video siapa pak?" tanya Sari heran karena apa hubungan video tersebut dengan dirinya.

"Video anda" jawab pak rektor.

Sari terkejut dengan jawaban pak rektor.

1
Yani Cuhayanih
Bingung...anaza dan sari...
ekasari
Salam dari ku

Cerita ini akan aku revisi ulang di akun Aku yang baru

Datangnya 😘
Febri adhi
lanjut thor
Febri adhi
ayo thor,semangat,ditunggu kelanjutannya
re
Next.
re
Next
Andi Muhammad Iqbal
lanjutkan
Andi Muhammad Iqbal
mantap
💥NN💥
lanjut dong thor semangat💪💪
Mega Ackerman
Lanjut
Shen月呀: halo kak jangan lupa mampir juga di karyaku 🙃
total 1 replies
Rara Anindya
setelah sekian purnama akirnya up jg thor...
Fhatt Trah (fb : Fhatt Trah)
semangat thor 💪☺️
Fhatt Trah (fb : Fhatt Trah)
semangat thor
Abu Alfin
Semangat Eka
💪💪💪
Hiatus
lanjut kak
Purwaningsih Subiyono
mungkin hamil sari.
Fhatt Trah (fb : Fhatt Trah)
semangat thor
OP_PRO
sayang banget yang ditunggu malah tidur 😂😂 semangat ya kak. maaf kalo aku baru main ke sini 🙏
OP_PRO
semangat ya kak 😊
Mega Ackerman
Hai kak aku mampir
Semangat buat up,makin seru,aku suka banget cerita nya 👍


Salam dari "Cium aku atau bunuh aku"
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!