Indonesia
NovelToon NovelToon
Ketika Hati Menemukan Jalannya

Ketika Hati Menemukan Jalannya

Status: sedang berlangsung
Genre:Teman lama bertemu kembali / Cinta Seiring Waktu / Drama / Bullying dan Balas Dendam / Kontras Takdir / Anak Yatim Piatu / Teen School/College
Popularitas:521
Nilai: 5
Nama Author: Biru_Muda

Amanda yang seorang guru, dihadapkan pada lika-liku sekolah yang semakin hari semakin kehilangan arahnya.

Beban tanggung jawabnya sebagai wali kelas 1A benar-benar tak mudah, karena ia juga mendapatkan tekanan dari berbagai sisi, hingga membuatnya stress dan frustasi.

Disaat Amanda sedang pusing menghadapi berbagai masalah dalam sekolah tempatnya mengajar dan juga masalah bersama sang mantan yang masih kekeh meminta balikan dengannya.

Pertemuanya yang tak terduga dengan Reihan yang merupakan kakak dari salah satu muridnya menambah drama baru dihidupnya.

Membangkitkan kembali kenangan masa kecil yang telah terkubur lama ditambah bayang-bayang masa lalu antara dirinya dan Aqila, teman Reihan membuat hubungan mereka jadi penuh drama.

Kira-kira apa yang terjadi di antara mereka? Apa yang membuat Amanda sampai terlibat dengan Reihan dan Aqila?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Biru_Muda, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Makna Cinta

Mencintai dan dicintai tentu hal yang membuat perasaan bahagia bahkan berbunga-bunga. Namun, cinta juga bisa menjadi racun yang mematikan bagi yang merasakannya.

Cinta memang tak pernah salah alamat, dia akan berlabuh pada hati yang siap dan pantas untuk menerimanya. Namun, dalam perjalanannya, cinta tak pernah seindah yang dibayangkan oleh banyak orang.

Restu yang sulit di dapatkan, obsesi yang berlebihan, mulai hilangnya cinta dan kepercayaan, adanya orang ketiga, dan berbagai masalah yang mengiringi perjalanan cinta setiap orang. Yang pada akhirnya, banyak yang memilih untuk menyerah dan tak lagi mengharapkan apa-apa lagi soal cinta.

Menutup hatinya rapat dari luka yang terlalu dalam untuk bisa disembuhkan dalam waktu dekat.

....

Disambut oleh cuaca yang cukup cerah di SMA Mutiara, ke esokan paginya. Semua siswi memasuki area sekolahan dengan semangat baru dan suasana yang penuh ceria.

Kegiatan belajar mengajar yang sempat mengalami penundaan akhirnya kembali berjalan normal seperti biasanya. Huru hara akibat kasus perundungan pun berangsur membaik dan mengembalikan suasana sekolah yang sebelumnya terasa suram menjadi lebih berwarna.

Tak ada lagi kekerasan, intimidasi, bahkan diskriminasi. Membuat proses belajar mengajar menjadi lebih nyaman. Sekolah pun tak lagi menjadi tempat yang menakutkan untuk dimasuki seperti sebelumnya.

Walau, masih banyak yang mengalami trauma dan butuh proses dalam beradaptasi dengan suasana baru dalam sekolah, yang kini telah berhasil mengatasi soal kasus perundungan. Setidaknya, hal yang dulu membuat suasana sekolah tak kondusif dan kehilangan arahnya, perlahan mulai berangsung ke jalan yang seharusnya.

Amanda yang sebelumnya diberhentikan dari tugasnya pun, juga mulai mengajar kembali. Kehadirannya langsung disambut dengan baik oleh para muridnya dan juga rekan gurunya.

"Wah, akhirnya ada bu Amanda lagi." seru seorang siswi ketika melihat Amanda disekolah.

"Iya, akhirnya bu Amanda bisa mengajar lagi disini." sambut lainnya yang juga ikut merasa senang.

Amanda tersenyum melihat beberapa muridnya mulai mengerubunginya dan memeluknya yang kembali mengajar. Ia tak menyangka kehadirannya begitu disambut dengan baik oleh mereka.

"Terimakasih ya anak-anak, bu Amanda jadi teharu sama sambutan kalian semua." ucapnya, tak bisa menyembunyikan rasa bahagianya mendapat sambutan yang hangat dari beberapa muridnya.

"Kenapa bu Amanda tidak bilang saat menjenguk dirumah sakit?" Dewi ikut bersuara, saat baru mengetahui berita Amanda yang diberhentikan jadi seorang guru setelah masuk ke sekolah lagi.

"Bu Amanda memang sengaja tidak bilang, supaya kamu tidak merasa bersalah, karena bu Amanda sadar ini bukan kesalahan kamu." Amanda mengusap lembut puncak kepala Dewi dengan senyumnya yang lembut.

"Tadinya saya merasa khawatir dan tidak enak sama bu Amanda, karena gara-gara saya, bu Amanda sampai dipecat jadi guru." Dewi masih merasa bersalah pada hal yang di alami oleh Amanda.

"Sudah ya.., yang penting kan sekarang bu Amanda sudah bisa mengajar, lagi?" Amanda kembali menenangkan Dewi.

Semua bersuka cita menyambut kehadiran Amanda yang kembali ke sekolah SMA Mutiara, termasuk rekan guru-gurunya yang ikut bahagia melihatnya kembali mengajar.

"Bu Amanda, selamat datang kembali ya.. "

"Iya, selamat datang ya bu Amanda, saya ikut senang bu Amanda bisa kembali mengajar disini lagi."

Satu per satu mulai memeluk Amanda dan menyalaminya, yang akhirnya bisa kembali mengajar. Ada rasa bahagia, terharu, dan bersyukur yang mengiringi pertemuan mereka.

Pertemuan yang mengajarkan mereka soal cinta yang tak mengenal batas usia, latar belakang, status sosial, profesi bahkan agama.

Dan, mungkin cinta memang tak serumit itu?

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!