Indonesia
NovelToon NovelToon
Biar Luka Itu Kubawa Pergi, Letnan!

Biar Luka Itu Kubawa Pergi, Letnan!

Status: tamat
Genre:Perjodohan / Penyesalan Suami / Menikahi tentara / Tamat
Popularitas:975k
Nilai: 4.8
Nama Author: Deyulia

Selama tiga tahun, Nayra mendedikasikan hidup untuk suaminya, Lettu Ardana Prajakelana. Seorang pria abdi negara yang merangkap profesi sebagai psikolog kesatuan. Semua terjadi karena perjodohan.

Namun, menjelang usia pernikahan yang ke ketiga, sebuah nama lain justru sering digaungkan Ardana. Mantan kekasihnya kembali, mengemis harap dan memohon Ardana menceraikan Nayra. Lalu apa yang akan terjadi dengan pernikahan Ardana dan Nayra setelah mantan kekasih Ardana kembali?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Deyulia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 35 Sebuah Artikel

     Udara pagi di kota kecil Tamalanrea itu, hanya sebentar terasa sejuk. Sekitar jam delapan pagi, hawa terasa mulai hangat dan membuat tubuh cepat gerah. Bisa jadi karena kota Tamalanrea dekat dengan laut.

     Meskipun Tamalanrea bukan kota besar atau pusat kota, akan tetapi kota kecamatan itu punya segalanya.

     Tamalanrea termasuk kawasan yang cukup penting, karena ada kampus besar seperti Universitas Hasanuddin. Banyak perumahan, kos-kosan, dan fasilitas pendukung mahasiswa.

     Lokasinya dekat dengan akses keluar kota dan tidak terlalu jauh dari Bandar Udara Internasional Sultan Hasanuddin.

     Namun, suasana Tamalanrea lebih tenang dibanding pusat kota Makassar.

Sebab sebagian masih ada lahan terbuka yang ditumbuhi pohon-pohon.

     Nayra kini sedang menikmati pagi di kota itu di balkon apartemen, sambil menikmati teh panas dan roti kering sisa bekal yang ia beli di bandara Soeta.

     Flat yang ia tempati berada di lantai 7. Sehingga ia bisa melihat keadaan di bawahnya yang terkesan indah.

     "Tidak aku sangka, aku bisa sampai ke kota ini," gumamnya mendadak sedih. Nayra teringat kembali keluarganya di Bandung. Ibu, Bapak, kedua mertua, Nayma dan tentu saja Ardana.

     Nayra langsung menepis nama itu. Dia tidak ingin sakit hati lagi setiap mengingat namanya. Namun, namanya hidup, nama Ardana tidak bisa hilang begitu saja, apalagi ia baru pergi beberapa hari. Sayangnya, setiap kenangan tentangnya, hanyalah tentang kepahitan.

     "Kamu sekarang bisa lega Mas, bahkan kamu bisa menikahi Mbak Tiana tanpa harus siri. Nay yakin, kamu pasti senang Nay pergi," bicaranya diiringi air mata.

     "Ya Allah, aku ingin melupakan Mas Arda sampai kenangan terkecil sekalipun," bisiknya penuh harap.

     "Aku harus bisa melupakannya, karena aku berada di sini untuk melupakannya."

     "Ting tung."

     Suara bell di depan pintu apartemennya, cukup membuat Nayra terkejut. Ia terburai dari lamunannya. Perlahan ia bangkit dan bergegas menuju pintu.

     "Eh, Bu Ghina! Masuk, Bu."

     Nayra menoleh ke sekeliling, siapa tahu Bu Ghina bersama orang lain. Tapi ternyata tidak, Bu Ghina datang sendiri sambil membawa kantong yang isinya entah apa.

     Bu Ghina masuk dan menyerahkan kantong ukuran sedang itu pada Nayra. "Ini buat kamu. Makan selagi hangat."

     Nayra berbinar sekaligus heran. Hatinya bertanya-tanya, apa gerangan yang diberikan Bu Ghina untuknya? Ia mulai membuka kantong kresek itu. Di dalamnya terdapat wadah kemasan bening yang biasa digunakan para penjual jajanan. Tapi isinya belum Nayra ketahui.

     "Bukalah. Kamu pasti suka. Ini sarapan pagi kamu, sengaja saya bawakan, sebagai ucapan selamat datang karena kamu sudah datang jauh-jauh dari kota kembang," ujarnya tersenyum penuh ketulusan.

     Mereka kini duduk saling berhadapan di depan meja sederhana di dalam apartemen itu.

     Dengan rasa penasaran yang besar, Nayra mulai membuka tutup kemasan itu. Isinya masih hangat dan wanginya menggiurkan.

     "Eumm, apa ini?" gumamnya heran.

     Itu Bassang, bubur jagung khas Makassar yang disajikan panas. Terbuat dari jagung pulut, tepung terigu, dan santan, rasanya gurih dan hangat di perut. Cobalah, mumpung masih hangat," jelas Bu Ghina detil.

     Nayra tersenyum malu-malu, ia merasa sudah merepotkan Bu Ghina, orang yang baru pertama kali dijumpai di dunia nyata.

     "Wangi banget jagungnya. Sangat enak kayaknya," serunya menikmati wangi bassang yang sudah tercium kemana-mana.

     "Biar kamu yakin, segera makan dan rasakan sensasinya," suruh Bu Ghina seperti tidak sabar melihat Nayra makan bassang yang dibawanya.

    Nayra mulai menyendok bubur jagung atau bassang itu. Suapan pertama, ia berhenti mengunyah seakan sedang merasakan dan menilai bagaimana rasa bassang.

     Bu Ghina menatap, menunggu seperti apa reaksi Nayra saat pertama kali menikmati sarapan pertamanya di kota ini dengan makanan khas Makassar.

     "Wahh...ini sangat enak dan menghangatkan. Rasa dan wangi jagungnya sangat saya sukai," pujinya jujur. Padahal Nayra baru pertama kali merasakan bassang sepanjang hidupnya.

     "Di lain waktu, kamu pasti bakal menemukan makanan khas lainnya daerah kami yang tidak kalah enak dari bassang," ujar Bu Ghina bangga.

     Hanya beberapa menit, bassang itu ludes tanpa sisa dari wadah kemasannya. Bu Ghina senang karena Nayra menyukai bassang yang dibawanya.

     "Terima kasih banyak, Bu. Maaf, saya malah merepotkan Ibu," ucap Nayra malu-malu.

     "Tidak apa-apa, kamu tidak usah malu atau merasa merepotkan saya."

    Nayra terharu, ternyata di kota yang baru pertama kali ia singgahi ini, ia mendapat sambutan yang sangat baik dari Bu Ghina.

     "Gimana, kamu suka apartemen ini?" Bu Ghina mengalihkan fokus pembicaraan.

     "Suka sekali, Bu. Sepertinya saya akan betah tinggal di sini. Tapi, nanti saya bayar bulanannya ke siapa atau lewat apa?"

     Bu Ghina menggeleng pelan sambil tersenyum. "Tidak perlu pikirkan bayaran apartemen ini. Sebab apartemen ini merupakan tempat cuma-cuma buat karyawan 'Beranda Makassar'. Kamu hanya tinggal menempati, dan merawatnya dengan baik."

     "Yang benar, Bu?"

     Bu Ghina mengangguk pasti. "Sekarang, kita alihkan obrolan kita pada hal yang lebih serius. Pertama-tama saya ingin bilang bahwa saya salut sama kamu. Salut karena sudah nekad datang ke kota ini, sendirian lagi," ungkap Bu Ghina.

     Bu Ghina bisa mengenal Nayra, karena ia merasa tertarik dengan sebuah artikel atau tulisan di sebuah kolom 'Ruang Netizen' di Beranda Makassar. Beranda Makassar sendiri merupakan surat kabar terbesar di kota Makassar.

     Artikel berjudul, 'Aku Dan Calon Anakku', begitu menyentuh hati Bu Ghina. Sementara di surat kabar Beranda Makassar, belum ada redaksinya yang berani memuat sebuah tulisan tentang itu.

     Setelah Bu Ghina membaca dan mendalami isinya yang sempat membuatnya meneteskan air mata, ia buru-buru mencari nama sang penulis yang tertera. Bu Ghina hanya menemukan alamat IG. Lewat IG tersebut, perkenalannya dengan Nayra berlanjut sampai mereka bertemu.

     "Sudah setahun lebih kita saling kenal, tapi hanya lewat IG. Saya mengenalmu lewat tulisan tanpa mengenal wajahmu. Dan semua tulisanmu di IG itu, semua membuat saya terharu," tutur Bu Ghina berkaca-kaca.

     "Saya salut, ternyata kamu sangat nekad. Kenapa kamu sampai mendatangi kota ini, demi apa? Padahal kamu masih bisa menjadi Redaksi atau Editor lewat jarak jauh, kita ini seperti yang kamu tahu, basisnya online," lanjut Bu Ghina sangat dipahami Nayra.

     "Saya paham, Bu. Tapi...ada hal lain yang membuat saya nekad memutuskan datang ke kota ini." Ucapan Nayra terjeda, ia berpikir beberapa saat.

     "Saya ingin melihat langsung kantornya. Saya akan merasa bangga bila saya bisa mendatangi kantornya di sini," lanjutnya lagi meyakinkan. Namun, sudut hati lain, bukan hanya alasan itu semata yang membuat Nayra memutuskan rela meninggalkan kota kelahirannya Bandung. Melainkan, ingin menjauh dari Ardana.

     "Saya senang mendengarnya. Itu memang akan kamu lalui, kalau ada seminar atau pertemuan langsung dengan pemilik 'Beranda Makassar," pungkas Bu Ghina bangga.

Segitu dulu, lanjut bab 36. Nah, jadi ketahuan kenapa Nayra memutuskan ke Makassar.

1
edi edi 123
lanju6
ℳ𝒾𝒸𝒽ℯ𝓁𝓁 𝒮 𝒴ℴ𝓃𝒶𝓉𝒽𝒶𝓃🦢
ya sayang banget Tiana ga happy ending sm Setyadi padalah kalo nikah bisa namain anaknya Setiana hehe
Lina Zascia Amandia: Heheh.. iya bnr ya Kak? Beneran nih Kakak mau kisah Tiana dan Setyadi? Nanti sy siapin deh. Asal mampir ya... 😄😄🙏🙏
total 1 replies
ℳ𝒾𝒸𝒽ℯ𝓁𝓁 𝒮 𝒴ℴ𝓃𝒶𝓉𝒽𝒶𝓃🦢
Jadinya nama nya Setyadi ya bukan Sutikno 😆
Lina Zascia Amandia: Wkwkwkwkkwk
total 1 replies
ℳ𝒾𝒸𝒽ℯ𝓁𝓁 𝒮 𝒴ℴ𝓃𝒶𝓉𝒽𝒶𝓃🦢
lah kok jd Setyadi wkwk perasaan waktu itu namanya Suktino, inget banget aku sampe komentar : dia selingkuh dr Ardana ke Sutikno 🤣 sekarang malah Setiyadi 🤣 kamu selingkuh berapa kali Tia 😆
Lina Zascia Amandia: Ah yg bnr, biar sy cek. Gini nih kalo nulis gak sy catat nama pemerannya di buku. Suka kelupaan.
total 1 replies
ℳ𝒾𝒸𝒽ℯ𝓁𝓁 𝒮 𝒴ℴ𝓃𝒶𝓉𝒽𝒶𝓃🦢
kasian juga si nepa 3 taun bantu ngurusin mbak nya yg stress mana hubungan persahabatan nya juga jd renggang 🙂
ℳ𝒾𝒸𝒽ℯ𝓁𝓁 𝒮 𝒴ℴ𝓃𝒶𝓉𝒽𝒶𝓃🦢
dih, cemburu sama tama.. tama bukan tiana ya yg stress wkwk tama bisa dikasitau baik2 ga kayak tiana dikit2 tantrum 😛
ℳ𝒾𝒸𝒽ℯ𝓁𝓁 𝒮 𝒴ℴ𝓃𝒶𝓉𝒽𝒶𝓃🦢
disini nih kak bi neni nya wkwk
Lina Zascia Amandia: Wah... nanti sy revisi deh ya... makasih atas ketelitiannya.
total 1 replies
ℳ𝒾𝒸𝒽ℯ𝓁𝓁 𝒮 𝒴ℴ𝓃𝒶𝓉𝒽𝒶𝓃🦢
perasaan di atas nama nya bi neni jd bi ratni 🤣
Lina Zascia Amandia: Siap, nanti sy revisi ya.
total 3 replies
ℳ𝒾𝒸𝒽ℯ𝓁𝓁 𝒮 𝒴ℴ𝓃𝒶𝓉𝒽𝒶𝓃🦢
ya temen situ juga sangat mengecewakan dipikir jd nayra selama tiga taun ga banyak makan ati apa 😏
ℳ𝒾𝒸𝒽ℯ𝓁𝓁 𝒮 𝒴ℴ𝓃𝒶𝓉𝒽𝒶𝓃🦢
setelah ku pikir2 nama tokoh nya trah Ar-ana semua ya wkwk Ardana, Arkana, Aryana cuma beda huruf ketiganya doang 😆
Lina Zascia Amandia: Hehehe... iya Kak..... 🤭🤭
total 1 replies
ℳ𝒾𝒸𝒽ℯ𝓁𝓁 𝒮 𝒴ℴ𝓃𝒶𝓉𝒽𝒶𝓃🦢
lah mama nya arda ganti nama wkwk perasaan karina kok jd kirana 😂
Lina Zascia Amandia: Karina Kak. Wah... kayaknya sy salah tulis. Nanti direvisi ya...
total 1 replies
ℳ𝒾𝒸𝒽ℯ𝓁𝓁 𝒮 𝒴ℴ𝓃𝒶𝓉𝒽𝒶𝓃🦢
wah belum tau dia, perempuan kalo pergi dengan kemarahan & kecewa bisa tiba2 jd mandiri, apalagi kalo ada duit bisa tiba2 ke paris padahal kalo di dalem kota aja gatau mana utara selatan barat sm timur 😂🙏
Lina Zascia Amandia: Betul.. mm
total 1 replies
ℳ𝒾𝒸𝒽ℯ𝓁𝓁 𝒮 𝒴ℴ𝓃𝒶𝓉𝒽𝒶𝓃🦢
wkwk lu kata nayra jin apa ya di suruh muncullah 😆
ℳ𝒾𝒸𝒽ℯ𝓁𝓁 𝒮 𝒴ℴ𝓃𝒶𝓉𝒽𝒶𝓃🦢
HAHAHA kena deh 🫵🏻😛
ℳ𝒾𝒸𝒽ℯ𝓁𝓁 𝒮 𝒴ℴ𝓃𝒶𝓉𝒽𝒶𝓃🦢
harusnya kalo dia tau ardana suami sahabatnya dr awal dia bisa langsung kasitau ardana kalo mbak nya stress wkwk tp gpp walaupun terlambat untung si nepa masih waras ga pro ke pelakor 😂
ℳ𝒾𝒸𝒽ℯ𝓁𝓁 𝒮 𝒴ℴ𝓃𝒶𝓉𝒽𝒶𝓃🦢
ini nepa ga di kenalin sm ardana juga sama si nayra? ga dateng di nikahannya nayra kah? kok pas ketemu ardana di rs dia ga ngenalin ardana juga sebagai suami sahabatnya.. kalo dia tau ardana suami sahabatnya dr lama kan pas di rs dia tau tuh kalo mbak nya berusaha ngejebak dan di nikahin ardana harusnya bisa kasitau ardana dr awal kisah mbak nya jd rumah tangga ardana sm nayra ga gugur bunga 😆
ℳ𝒾𝒸𝒽ℯ𝓁𝓁 𝒮 𝒴ℴ𝓃𝒶𝓉𝒽𝒶𝓃🦢
aku masih bingung ini nepa temenan sm nayra udah lama kan ya? apa cuma temen nongkrong yg kadang2 aja? kok bisa ga tau kakak nya si nepa udah tahunan temenan 🙄 aku kalo udah temenan bertahun tahun apalagi udah sampe main ke rumah pasti sedikit banyak tau kakak/adeknya temen trus ortunya slnya
ℳ𝒾𝒸𝒽ℯ𝓁𝓁 𝒮 𝒴ℴ𝓃𝒶𝓉𝒽𝒶𝓃🦢
kalo jd nepa udah ku bales: mbak emang ga gila cuma jatohnya stress menuju depresi 😆
ℳ𝒾𝒸𝒽ℯ𝓁𝓁 𝒮 𝒴ℴ𝓃𝒶𝓉𝒽𝒶𝓃🦢
lah si nepa ga dateng ke nikahan nya si arda sm nayra? kok ga ngenalin suami dr temen sendiri 😆
ℳ𝒾𝒸𝒽ℯ𝓁𝓁 𝒮 𝒴ℴ𝓃𝒶𝓉𝒽𝒶𝓃🦢
kalo belum nikah sih ini udah ku suruh putus aja nayra sama modelan cowok bingung & ga punya arhan eh arah kayak gini 😩 masalahnya udah nikah, kalo di suruh pisah dosa gasih 🙏
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!