Indonesia
NovelToon NovelToon
Dendam Dan Cinta

Dendam Dan Cinta

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:843
Nilai: 5
Nama Author: indah Mayaddah f

Hukum tidak berpihak pada Anggita, jadi aku yang akan jadi hukumnya. Satu misi yang menjadi tujuanku hancurkan Arvin Teriaz. Aku Nabila Azzahra, topengku sekretaris, senjataku kode. Rencana sempurna begitu sempurna sampai Galen Teriaz, dokter yang membenci darahnya sendiri, mengulurkan tangan dalam misiku.

Apakah misi mereka berhasil dalam, menghancurkan seorang Arvin Teriaz ?

Baca selengkapnya !

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon indah Mayaddah f, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 35 KESAKSIAN YANG TIDAK DIINGINKAN

Pukul 06.30 di ICU Rumah Sakit Bethesda.

Tiit... Tiit...

Sastro membuka matanyanya, dan tenggorokan merasa kering. Namun atensinya teralihkan kepada TV pojok ruangan `DR. GALEN TERIAZ SELAMATKAN NYAWA TERSANGKA`

Perawat ganti infus …

"Bapak tau kan yang operasi Bapak siapa ? Itu Dr. Galen Teriaz, anaknya pak Wijaya Teriaz, keponakannya pak Bram Teriaz, serta sepupunya pak Arvin Teriaz" Ucap Perawat

Sastro terbatuk darah …

UHUK … UHUK … UHUK …

"Teriaz, keluarga iblis itu” Sarkas Sastro yang tidak tahu terima kasih itu

Mendengar apa yang di ucapkan oleh pasiennya, suster itu hanya geleng-geleng kepala. Karena merasa ada orang yang tidak tahu diri, akan perjuangan orang lain kepadanya.

*****

Jam 09.00 Sidang Darurat di Ruang Rapat RS, Live di 3 TV Nasional. Kursi penuh, para wartawan berebut tempat, pintu kebuka Galen Wijaya Teriaz masuk dengan gagahnya.

Gumam langsung pecah di ruangan itu, dengan bisik-bisik wartawan yang baru terjun di dunia bisnis.

"Anaknya Wijaya Teriaz..."

"Keponakan Bram Teriaz, sepupunya Arvin Teriaz."

"Dua orang itu kan otak sindikatnya, keluarga paling jahat di kota ini"

“Keluarga Teriaz yang terkenal dengan keluarga bisnis yang serakah dan angkuh”

Galen duduk dengan eskpresi datar, tapi tangan di bawah meja mengepal. Tak lama hakim membuka kasus.

"Saudara saksi, silakan" Ucap Hakim

Galen berdiri menatap kamera, menatap Sastro yang masih di kursi roda, menatap semua orang.

"Yang Mulia, nama saya Galen Wijaya Teriaz" Ucap Galen

"Saya anak dari Wijaya Teriaz. Saya keponakan dari Bram Teriaz. Dan saya sepupu dari Arvin Teriaz. Meski saya tidak memperkenalkan diri, tapi yang mulia sudah tahu siapa saya" Tambah Galen

Dia berhenti 2 detik.

"Dua nama terakhir itu adalah orang yang saat ini jadi target DPO polisi, karena mereka dalang dari sindikat perdagangan manusia dan penyerangan Rumah Singgah."

"Dan saya... adalah suami dari Nabila, yang sedang hamil 4 bulan, yang kemarin ditembak oleh orang suruhan mereka"

Ruangan hening saat mendengar pemaparan Galen, dna tak lama setelah pemaparan Galen ruangan itu menjadi riuh.

"Saya dipanggil ke sini sebagai saksi dan sebagai dokter, jam 22.20 kemarin terdakwa Sastro dibawa ke IGD saya dalam keadaan kritis karena sebuah peluru menancap di paru"

"Saya bisa pilih untuk tidak mengoperasi, saya bisa pilih untuk balas dendam atas nama keluarga saya yang mereka hancurkan"

"Tapi saya ingat sumpah saya, saya ingat istri saya di ruang sebelah, saya ingat ada bayi 4 bulan di dalam perutnya yang butuh ayah, bukan pembunuh"

Galen menatap lurus ke Sastro.

"Jadi saya operasi selama waktu 2 jam, dan saya menyelamatkan nyawa orang yang bekerja untuk keluarga saya sendiri"

`DUK`

Palu diketuk, para wartawan langsung nulis.

Pengacara Sastro …

"Saksi tidak objektif, dia punya konflik kepentingan dengan keluarganya sendiri!"

Galen senyum, senyum yang lelah.

"Benar, saya punya konflik setiap hari. Tapi konflik itu saya menangkan di meja operasi tadi malam, dengan menyelamatkan nyawa, bukan mengambilnya" Jawab Galen tegas

*****

Selama 1 jam sidang berlangsung, dan selesai selama 1 jam akhirnya sidang selesai. Galen keluar untuk mendinginkan pikirannya, dia melngkah ke arah taman yang ada di rumah sakit itu.

"Galen..." Panggil Sastro

Galen menoleh ke arah suara, dan melihat Sastro di kursi roda dengan eajahnya pucat.

"Kamu gila ya" Kata Sastro.

"Nolong gue. padahal gue kerja buat om dan Sepupu lo. Bram dan Arvin Teriaz, orang yang paling benci sama lo" Lanjut Sastro

Galen jongkok di depan Sastro dengan suaranya pelan dan tajam.

"Aku benci mereka juga, aku benci karena mereka pake nama Teriaz buat kejahatan. Aku benci karena karena mereka istriku yang hamil 4 bulan jadi sasaran" Jawab Galen

Sastro diam …

"Jadi aku nolong kamu bukan karena mereka, tapi supaya kamu bisa ngomong" Ujar Galen

"Siapa yang di atas Bram dan Arvin ? Siapa yang nyuruh 'Rumah Singgah punya Galen Teriaz harus rata' ?" Tanya Galen mengulik informasi

Sastro menunduk, karena merasa bersalah

"Ada... ada orang tua, namanya gue gak tau tapi dia yang pegang uangnya Bram dan Arvin" Jawab Sastro

“Bagaimana ciri-cirinya ? Bisa kamu jelaskan ?” Tanya Galen merasa penasaran

“Dia …” Jawab Sastro terpotong

"DOKTER GALEN!! BU NABILA KRAM PERUT!!" Teriak Perawat

Galen langsung berdiri dan lari, meninggalkan 1 kalimat yang menggantung ‘Orang tua’

*****

Di ruang rawat inap, Nabila meringis dan tangannya memegang perutnya. Galen yang baru masuk langsung melihat, wajah pucat Nabila, dengan tangan yang meremas perutnya.

Galen langsung genggam tangannya …

"Tenang sayang, tari sapas. Kamu pasti kuat buat dedek, kamu wanita paling kuat" Ucap Galen sambil mengelus kening sang istri

“Sakit banget mas, mas tolongin aku” Jawab Nabila

Galen memecet tombol darurat, dan tak lama kemudian dokter masuk untuk memeriksa Nabila. Melihat kondisi Nabila yang kesakitan, dokter menyuntikkan obat penguat kepada air infusnya dan membuat kondisi Nabila stabil.

“Pasien jangan terlalu banyak pikiran, karena akan beresiko kepada janin” Ucap Dokter

“Baik dok” Jawab Nabila

Setelah stabil, Nabila berbisik.

"Kamu ketemu siapa?" Tanya Nabila

"Sastro" Jawab Galen jujur.

"Dia bilang ada 'orang tua' di atas Bram dan Arvin" Tambah Galen

Nabila menutup mata.

"Jadi selama ini... yang kita lawan bukan cuma paman dan sepupu kamu, tapia da orang lain ?” Tanya Nabila

Galen mengangguk, Galen menempelkan telinganya ke perut Nabila.

"Ayah janji, ayah akan bersihin nama Teriaz. Biar kamu lahir gak bawa aib" Ucap Galen

Dari luar, berita TV:

`WAH, DR. GALEN TERIAZ LAWAN KELUARGA SENDIRI DEMI KEADILAN`

`POLISI: BURU "ORANG TUA" DALANG SINDIKAT TERIAZ`

“Kita akan jalani semuanya dengan sama-sama, kamu tidak sendirian mas” Ucap Nabila

1
Rima Rismawati
Ternyata kakeknya sendiri, yang ada di balik semua ini 😡. Lanjut Thor makin seruuu ceritanya 🥰
indah Mayaddah f: Di tunggu yah kak 🙏
total 1 replies
Rima Rismawati
Gedek banget sama si bram, semoga cepat dapat azab 😡
Rima Rismawati
Akhirnya galen dan nabila menikah juga 🤗
Rima Rismawati
Wah... ternyata hakimnya teman arisan ibunya nabila 😂
Rima Rismawati
ada-ada aja kelakuan ibunya Nabila 🤣, novel serame ini kok sepi pembaca sih thor
Ilfa Yarni
itu orang ga ada kapok2nya ya lagian polisi knp diam aja klo tau orang yg didalam sel merencakan kejahatan yg barublg
Ilfa Yarni
aduh Galen jgn lengah Bram duluan beraksi tuh
Rima Rismawati
Lanjut thor makin seru ceritanya 🙏🏻😊
indah Mayaddah f: Di tunggu ya kak 🙏😊
total 1 replies
Rima Rismawati
Ternyata bu RT dan kedua orang tua Nabila kocak juga 🤣
Rima Rismawati
Ada ya keluarga seperti itu, kepada saudara kandungnya sendiri 😡
Ilfa Yarni
seru jg ceritanya sebuah kluarga yg memperebutkan harta warisan
indah Mayaddah f: Terima kasih 🙏
total 1 replies
Rima Rismawati
Novel baru thor
indah Mayaddah f: Iya kak, semoga suka ya 🙏
total 1 replies
indah Mayaddah f
👍🏻
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!