Dua kali menikah dengan pria dari keluarga yang sama, freya sasmita tak menyangka cinta dan takdirnya akan menikah dua kali. yang lebih membuatnya tak percaya adalah pernikahanya yang biasa disebut turun ranjang.
ya, istilah untuk pernikahan yang dilakukan dengan menikahi kakak/adik dari pasangan kita.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Putri_uncu, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bahagia setiap hari
setelah pikiran tenang dan badan rileks, freya dan mila pergi berbelanja untuk amunisi lemburnya malam ini. arka baru saja mengabari bahwa ada keperluan dan akan datang terlambat dari hari yang ditentukan
hal itu membuat freya ingin menghabiskan malam liburnya dengan mila yang juga masih jomblo saat ini. belum menemukan pengganti dika sejak satu tahun lalu putus
"bu udah banyak nih makanannya, ayo pulang nanti kemalaman" mila sudah tak bisa membawa lagi belanjaan ditangannya
"baru juga sebentar mil, ya udah deh kita beli sambil perjalanan pulang aja ya" freya masih belum puas. sejak menikah jjadi tak berfikir untuk diet lagi karena arka terus menyebutnya terlalu kurus dan terlalu mudah untuk digendong
"ibu pasti bahagia sama pak arka ya bu" mila berani bertanya pada freya karena sejak menikah kedua ini freya tak pernah punya mood buruk. harinya dipenuhi dengan wajah bersinar
"emang keliatan ya mil?" freya tak bisa menyimpan perasaannya jika memang benar arka membuatnya bahagia
"semoga ini jadi yang terakhir ya bu, ibu dan bapak bahagia selalu" ucao mila mendoakan freya diperjalanan pulang
"pak berhenti pak, saya mau beli sate" freya melihat daging dipanggang diatas bara, membuatya berselera
"biar saya saja yang turun bu, disini ramai" pak supir tak membiarkan freya sampai menyebrang dijalanan ramai dan memutuskan untuk membelikannya
"terima kasih pak, ini uangnya" freya juga memesan makanan yang ada disekitarnya
"dek, dek" freya memanggil salah satu anak kecil yang berdagang makanan "jual apa dek?" freya penasaran dan senang melihat anak kecil sudah pandai berjualan, meski ada rasa sedihnya juga karena tak seharusnya anak kecil berkeliaran dijalan untuk mencari uang
"ini kerupuk ikan bu"
"mil kamu suka ngga?" freya bertanya pada mila
"suka bu, enak itu bu" mila memang suka ngemil
"semuanya berapa dek, ini ibu beli semua terus ibu minta lima aja sisanya bagikan ke orang-orang ya" freya memborong makanan dari anak kecil
"semua tiga ratus ribu bu, terima kasih ya bu"
"ini sisanya kamu tabung, sekolah yang rajin ya" freya memberikan lima ratus ribu dan mengambil lima bungkus kerupuk saja.
setelah supirnya kembali perjalanan dilanjutkan untuk mengantarkan freya pulang
"mil kamu nginap ya" tak menunggu jawaban mila " pak ke apartemen aja soalnya dirumah sepi pada ke rumah acha"
freya ingin mengunjungi kerponakannya lagi nanti saat suaminya pulang dan pergi bersama
"iya bu"
*******
sampai diapartemen, mila dan freya mandi terlebih dahulu dan makan malam dengan berbagai makanan yang dibeli dan sebagian masukan kulkas untuk besok jika mau atau biasnya mila yang mau membawa pulang, lumayan makanan gratis menghemat uang makannya
"bu, ini bisa kita kerjakan sambil makan deh, saya kirim ke email ya bu" mila mulai memilih bagian yang peling penting sampai pekerjaan yang sebenarnya masih lama tapi karena sekalian lembur dan juga besok mila ingin bangun siang menikmati waktu liburnya
tak terasa sudah jam satu malam, dan freya memutuskan untuk tiidur saja. sudah lelah juga kasihan dengan mila yang masih muda tapi sering diajak begadang oleh freya
"mil, tidur di kamar saya aja yuk. tiba-tiba agak serem tidur sendiri" freya sudah beberapa hari tidur ada temannya dan cukup aneh untuk tidur sendirian
"siap bos" mila tetap tak mau satu ranjang meski tidur di kamar bosnya, mila memilih sofa panjang dan bisa untuk kasur yang nyaman untuk tidur
keduanya langsung terlelap tapi ponsel mila terus berbunyi " halo ada pak vero?" mila mengecilkan suaranya
"bu freya dimana? pak arka sudah didepan apartemennya"
"oh baik saya bukakan pintu dulu" mila perlahan keluar kamar freya dan mengintip benar adanya arka datang malam-malam begini
"pak arka kenapa malam-malam?" mila masih sedikit takut karena hampir jam dua malam arka datang
ternyata arka menyusul freya ke rumah ibunya dan rumah acha, sayangnya mereka tak tahu dimana freya sampai arka ingat freya punya apartemen dekat dengan mila
"masuk pak" mila ingin keluar sambil menguap
"kamu juga masuk, vero kamu tidur diruang tamu saja malam ini. ada kamar satu lagi kan? kamu tidur dikamar satunya aja udah malam jangan keluar lagi" arka meminta mila pindah kamar dan vero tidur diruang tamu
arka masuk ke kamar istrinya, melihat freya sudah tertidur sangat pulas
"maaf ya istriku, aku belum bisa mengatur banyak waktu untukmu" arka ikut berbaring di ranjang dan memeluk freya
"freya, apakah kamu tahu aku sangat mencintaimu" arka terus menatap wajah cantik istrinya, rasanya tak pernah bosan untuk terus menatapnya
arka juga lelah karena banyak urusan yang diselesaikan dengan cepat karena ingin segera bertemu istrinya, arka menyusul tidur dengan nyaman dalam pelukan freya
"mila, alarm mu berisik!!!" freya berteriak karena masih mengantuk
"milaa!!!!" matanya masih lengket dan tak mau terbuka tapi telinganya mendengar
"hssttt sayang" arka mematikan alarm ponselnya dan kembali memeluk freya dilihatnya masih jam lima pagi lalu memutuskan untuk tidur sebentar lagi