Linggar Angkasa adalah seorang pria yang sudah memiliki istri, menjalin cinta terlarang dengan seorang wanita yang tidak lain adalah karyawannya sendiri, istrinya seorang model majalah yang sering berada di luar kota.
Tania... wanita berusia 25 tahun yang menjabat sebagai sekretaris perusahaan retail,, atas dasar cinta, dia rela menjadi simpanan dari pemilik perusahaan tempatnya bekerja.
3 tahun menjalin asmara tanpa kepastian kemana arah hubungan akan berlabuh, tiada hari tanpa desahan, kepuasan dan... cinta bertepuk sebelah tangan.
Jalinan cinta terlarang keduanya membuahkan hasil... tanpa ikatan... tanpa tuntutan... yang ada hanya sebuah kesadaran dari kesalahan...
Apakah Tania dan Linggar akan tetap bertahan? ataukah Tania mundur dan memutuskan hidup tanpa perlindungan...
Selamat membaca ya guys... semoga terhibur.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Dewi ars, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 35
Beberapa hari setelah bertemu dengan si kembar, Linggar kembali ke Jakarta dengan hati yang semakin tidak tenang. Bayangan tentang 2 anak laki laki terus membayanginya.
Bahkan untuk melupakan anak anak itu, Linggar bekerja keras dengan lembur setiap malam, tetapi... Bayangan tentang anak anak tetap melekat di ingatan.
" Aku tidak asing dengan kalian, tapi siapa? , bahkan aku melihat kalian dalam diriku." gumam Linggar.
" Ga, datang kesini" panggil Linggar singkat.
Tidak lama kemudian Angga masuk ke ruangan Linggar.
" apa jadwal ku satu minggu ini?" tanya Linggar.
Angga membacakan agenda Linggar, salah satunya dia ada perjalanan ke kota di mana kedua anak kembar itu tinggal.
" Tanyakan pada dokter Tiyas, apakan anak anak kembarnya boleh aku ajak jalan jalan." perintah Linggar.
Angga menyatukan kening karena heran, tetapi tetap menjalankan perintah atasannya.
" Dokter Tiyas dan suami tidak keberatan jika anda ingin jalan jalan bersama anak mereka." jelas Angga dengan sikap formal.
" kosongkan jadwal untuk 1 hari bersama mereka, dan aku butuh asisten yang bisa di percaya untuk mengelola yayasan serta mengawasi pembangunan hotel di sana" kata Linggar pada Angga yang masih setia berdiri di depannya.
" Dokter Tiyas memiliki adik ipar seorang perempuan, yang kabarnya pernah bekerja sebagai sekertaris di Jakarta, saat ini dia menjadi admin di yayasan dan merangkap menjadi guru les di desa tempat tinggalnya, kalau anda berminat saya akan menghubungi dia" jawab Angga.
" hemmm kelihatannya bukan ide yang buruk, selain kita bekerja sama dengan klinik dokter Tiyas, pasti adik ipar dokter tiyas sudah paham job disk sebagai asisten jika riwayat yang kamu sebutkan benar." kata Linggar.
" Baiklah... Kamu hubungi ketua Yayasan, adakan rapat bulanan sekalian hadirkan admin tersebut." perintah linggar.
" Apakah kita perlu menyelidiki latar belakang admin tersebut pak?" tanya Linggar.
" Tidak perlu, Yakin saja... Jika dia adik dari Pak Arga, pasti kinerjanya sebaik kakaknya." balas Linggar.
Arga saat ini bekerja sebagai manager di perusahaan milik Linggar, istrinya dokter Tiyas pemiliki klinik, bekerjasama dengan yayasan anak yatim dan panti jompo.
Selama bertahun tahun menjadi partner, mereka berdua cukup disiplin dan bisa di andalkan. Hal itu yang menjadi pertimbangan Linggar bisa langsung menerima adik ipar dokter Tiyas, tanpa mencari tahu biodatanya.
Semua berjalan lancar, ketua yayasan sudah mempersiapkan meeting bulanan di kantor Yayasan, dan meminta Tania untuk hadir, karena setelah meeting dia akan langsung interview dengan pemilik Yayasan yang tidak lain adalah Linggar.
Pesawat yang di naiki Linggar mendarat sempurna, di luar gedung terminal, 1 driver telah setia menunggu kedatangan Linggar dan Angga, lalu mereka singgah terlebih dulu ke perusahaan sebelum rapat ke Yayasan.
" Selamat pagi Pak Linggar, selamat pagi pak Angga" sapa Arga.
" Selamat pagi Pak Arga," singkat kata dari Angga.
Mereka bertiga langsung masuk ke ruang produksi, semua karyawan menunduk hormat, sebab Arga di perusahaan itu terkenal tegas.
Sekarang.... Tiga pria tanpa senyum ramah memasuki area produksi, tentu membuat mereka tidak ada yang berani mengangkat kepala.
" Grafik penjualan cukup bagus pak Arga, anda benar benar menguasai bidang ini secara keseluruhan. Bahkan saya sudah merasakan hasil produksi langsung." puji Linggar apa adanya.
" Terimakasih pak Linggar, saya mendapatkan ilmu secara otodidak karena keadaan, dan saya terapkan saat saya bekerja di perusahaan anda ini." jawab Arga dengan merendah.
" Tetapi memang tidak di ragukan, kemampuan anda berinovasi membuat perusahaan ini semakin berkembang. Terimakasih pak Arga, bonus anda bulan ini saya naikkan" kalimat hangat yang membahagiakan Arga tentunya.
Angga mencatat setiap kalimat yang keluar dari mulut Linggar tanpa di perintah.
" Alhamdulillah pak... Terimakasih..." jawab Arga dengan sangat bahagia.
Bagaimana tidak bahagia, sedang dia tahu betul bahwa Linggar tidak akan memberikan bonus dalam jumlah yang sedikit.
" Bisa jalan jalan nih ketiga ucil ku" batin Arga.
Linggar dan Angga pamit untuk pergi ke yayasan,, sebab hari sudah mendekati siang. Arga sempat menawari makan siang, tetapi Linggar menolak.
" Selamat siang pak Arga" pamit Angga.
" Selamat siang pak Linggar, pak Angga" jawab Arga.
Mobil langsung menuju ruang rapat, akan ada perubahan posisi untuk semua pengurus yayasan, ini di adakan 1 tahun sekali agar semua pengurus mampu menyesuaikan diri di segala bidang, tidak termasuk juru masak, sebab ahli gizi langsung merangkap menjadi juru masak untuk memastikan nilai gizi yang di konsumsi semua anak anak dan orang tua.
Langkah tegap dan suara sepatu pantofel seperti musik yang mengiringi langkah dua petinggi yayasan. Bau parfum langsung semerbak menusuk hidung ketika pintu terbuka.
Deg!!!!
" Bau parfum ini..." Tania yang tidak asing langsung menoleh ke arah pintu, tetapi pandangannya terhalang tubuh pria yang berdiri di sampingnya.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Selamat membaca manteman... Semoga kalian terhibur... Dan semoga kita semia sehat selalu.
Jangan lupa like , komen dan follow ya... Terimakasih...
yg kabur.... krna takut klo kndungannya disuruh gugurin linggar😔😔
pasti km akn mnyesal dan trluka... klo smpe mereka tak menerimamu linggar...
dlu seenteng itu km mngtakn tak akn prnh mnikahi tania... bhkn tk mnginginkn ank drinya....
dan bgitu jg dgn yuka.... km pun enteng bgt mnyetujui prtunangan....
karna mulut tajammu mnolak seandainya tania hamil....
tania hnya mmprtahnkn ank yg tak brdosa linggar.... tania prgi krna takut km memaksanya untuk mnggugurkn kndungannya....
jdi.... mkan tuh tuduhan kejimu trhdp tania...🙄🙄🙄