Indonesia
NovelToon NovelToon
Pernikahan Kontrak Dengan Ceo Dingin Mantan Kaka Iparku

Pernikahan Kontrak Dengan Ceo Dingin Mantan Kaka Iparku

Status: tamat
Genre:Crazy Rich/Konglomerat / Cinta Seiring Waktu / CEO / Tamat
Popularitas:7.2k
Nilai: 5
Nama Author: Atha Diyuta

Alena tidak pernah menyangka akan dinikahi oleh Aditya Pradana, CEO dingin yang juga mantan kakak iparnya.

Tujuannya satu: menjadi ibu untuk Sean, anak tiri berandal yang membencinya setengah mati.

Sean melakukan segala cara untuk mengusir Alena.

Balapan liar, berkelahi, membolos.

Tapi Alena yang berjilbab ini tidak takut.

Ia lawan balik Sean di arena balap dan di lapangan futsal.

Hingga Sean diam-diam kagum dan berbisik, "Siapa sebenarnya kamu, Bunda?"

Di sisi lain, Aditya Pradana yang dibantu Rendra, mulai menyadari...

Adik iparnya yang dulu pendiam itu, kini menjadi wanita yang tidak bisa ia lepaskan.

Pernikahan kontrak ini, apakah akan berakhir dengan cinta?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Atha Diyuta, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 35

Hari-hari menunggu baby pink launching semua orang selalu waspada,apa lagi Alena sekarang jadi sering bolak balik kamar mandi dan kakinya semakin hari semakin bengkak.Setiap malam selalu susah tidur.

Hari ini, Sabtu jam 16.30 sore ditaman belakang semua orang sedang berkumpul,kebetulan cuaca sore sangat bagus, tidak terlalu panas,hawa sejuk.Alena duduk di kursi taman sembari menikmati mangga muda yang dicocol garam,entah mengapa meskipun usia kandungannya sudah 38 Minggu Alena masih saja ngidam mangga muda, mungkin ngidam terakhir sebelum lahiran kata Aditya.

Di sebelah ada Aditya, Sean, Naya yang sedari tadi merasa ngilu melihat Alena begitu asik menikmati mangga muda yang benar-benar masih muda.

" Sayang kenapa diem,ko muka kamu pucet banget sayang." Aditya mulai panik karna wajah Alena mendadak berubah dan Alena diam tanpa kata.

"Mas,akuu..."

Alena memegangi perutnya namun sebelah tangannya berpegangan kuat pada kursi,entah kesakitan atau mulas karna makan mangga muda 2 biji sekaligus.

" Sayang,kamu kenapa,sakit ,perut kamu mules atau kenapa sayang jangan bikin mas panik!" kini bukan hanya Alena yang pucat namun Aditya juga sama,pucat karna melihat Alena yang merintih namun belum tau apa penyebabnya.

Alena terus merintih , "Mas,ini kaya ada yang keluar ,kaya pipis tapi bukan pipis Mas,keluar begitu saja ,ini kaya.."

belum selesai kata-kata Alena tiba-tiba Sean berteriak karna melihat air menetes dari bawah kursi Alena.

" bunda itu air apa bund,kursi bunda basah itu air apa bund?" Sean panik.

Bi Ijah yang memang sudah pengalaman Begu mendengar kata air langsung lari dan berteriak.

" Astaghfirullah,itu air ketuban Bu.Ibu pecah ketuban,pak cepat bawa ibu ke RS sekarang pak itu bahaya,ibu mau melahirkan."

Semua orang langsung panik begitu mendengar kata ketuban.

Aditya sigap menggendong Alena ala bridal style, air terus saja merembes dari celah kaki Alena.

"Sean koper! Naya tisu! Bi Ijah selimut!" teriak Aditya sambil lari gendong Alena menuju mobil.

Sean lari ke garasi 3 koper sudah siap didalam bagasi mobil, Naya sigap membawa tisu, karna kaki Alena basah,dan Bi Ijah membawa selimut untuk menutupi bagian bawah tubuh Alena karna daster yang Alena pakai basah dan belum sempat untuk diganti .

Jam 16.35 mobil Aditya keluar dengan kecepatan tinggi menuju ke RS karna kondisi Alena yang sudah tampak lemas dan pucat,apa lagi air ketuban itu tidak kunjung berhenti tetap rembes.Sesekali Alena meringis kesakitan karna kontraksi hilang timbul 5 menit sekali didalam mobil.

Aditya meraih tangan Alena, menggenggam nya erat seolah tengah menyalurkan kekuatan, "Sabar ya sayang sebentar lagi kita sampai ke RS."

" huuuh huuh sakit mas,ini sakit sekali." rintih Alena.

" Bunda,sabar ya bunda sebentar lagi sampe ko." kini giliran Naya yang menenangkan Alena sembari terus mengusap kening Alena yang berkeringat dingin.

16.50 akhirnya mereka sampai di Pondok Indah Hospital,mereka langsung diarahkan ke lantai 5 , Dokter Tania yang sudah ditelepon Aditya tadi di jalan juga sudah siap.

Alena dibawa langsung masuk ke ruang bersalin VIP, perawat langsung sigap pasang infus.

Dokter Tania langsung mengecek pembukaan, "Bu Alena ini sudah pembukaan 2 Bu,air ketuban juga sudah pecah baby girl 3,1 kita tunggu sampai pembukaan 10 ya Bu,ibu jangan mengejan dulu,atur pernafasan rileks dan tetap tenang." ucap dokter Tania.

Didepan ruang bersalin sean Naya dan bi ijah terus berjaga,jam 17.00 - 20.00, 3 jam paling panjang sepanjang sejarah di keluarga Pradana.

Aditya,ceo itu selalu siaga disamping Alena, memberikan air minum,bahkan aditya ikut atur nafas sesuai arahan dokter untuk Alena.

Kontraksi Alena makin intens dari 5 menit sekali kini 3 menit sekali dan rasanya semakin sakit,ada tekanan dari dalam yang seolah menggebu-gebu ingin menerobos pertahanannya.

Alena menggenggam tangan Aditya dengan kencang sampai tangan Aditya merah dan sakit , namun itu tidak sebanding dengan rasa sakit yang sedang dirasakan Alena.

" Huuuh huuuuh mas sakit mas,sakit banget." rintih Alena membuat Aditya semakin tidak tega.

" dok ini kenapa baby pink belum juga keluar ya dok!" keluh Aditya karna tak tahan melihat Alena kesakitan.

" Sabar pak,nanti kalau pembukaannya sudah penuh pasti baby pink akan menuntun jalanya sendiri dan keluar dari perut bundanya.

Aditya pasrah, " Tarik napas sayang, hembuskan perlahan sayang, sebentar lagi kita ketemu baby girl sayang."

Jam 20.15, dokter Tania kembali melihat pembukaan Alena apakah sudah lengkap atau belu.

" bagaimana dok ini sakit sekali dok,rasanya ada yang mau keluar dari bawah sana dok." ucap alena.

"Bu Alena ,ini sudah pembukaan 10 Bu! Lengkap Bu! Ayo Bu kita mengejan pelan-pelan,atur nafas Bu tenang dan mengejan dengan rileks."

Alena yang sudah keringetan, rambut berantakan, perut bulat besar 38 minggu kenceng keras, angguk.

"1, 2, 3, mengejan Bu"

Alena mengejan sekuat tenaga sesuai arahan dari dokter Tania , Aditya terus menggenggam tangan Alena meksipun dia juga terlihat pucat, "Ayo sayang kamu bisa sayang!"

Mengejan pertama, kepala baby kelihatan.

Mengejan kedua,

"OEEEKKKK! OEEEKKKK! OEEEKKKK!"

Suara tangisan baby girl terdengar nyaring di ruang bersalin VIP lantai 5.

"Allhmdulillah." semua orang mengucapkan syukur.

Alena meneteskan air matanya, akhirnya dengan perjuangan beberapa jam rasa sakit itu sudah terbayar dengan melihat bayi mungilnya yang masih sangat merah berada didekatnya didepan matanya.

Baby pink lahir dengan sehat dan sempurna, berat badan 3,15kg sementara panjang badannya 47cm.

"Selamat Bu Alenan Pak Aditya baby girlnya cantik dan sehat.

" Trimakasih sayang,kamu sudah berjuang dengan hebat demi memberikanku putri cantik jelita yang imut dan menggemaskan ini." cup cup berkali-kali Aditya mencium kening Alena yang masih basah karna keringat.

Sean,Naya dan bi ijah juga masuk ke ruang bersalin setelah baby dan ibunya dibersihkan.

" Akhirnya aku jadi KK ya bund,haii baby girl ini Kaka Sean,kamu cantik sekali sperti bunda." ucap sean,binar bahagia tampak begitu jelas di wajahnya.

Jam 21.00, baby dan ibunya dipindahkan ke ruang perawatan ibu & anak diruangan VIP.

Alena tidur pulas setelah memberikan asi pertamanya, sementara disebelahnya ada Naya dan Sean yang menemani.

Sedangkan Aditya duduk di sebelah Alena,ia menggendong putri kecilnya untuk pertama kali dengan tangan yang gemetar.

"Hai baby girl,ini ayah sayang, akhirnya kita bertemu.Trimakasih sudah berjuang bersama bunda untuk datang ke dunia ini."

1
Atha Diyuta
silahkan diramaikan
Atha Diyuta
trimakasih kk😊
Rian Moontero
mampiiirrr👍👍
Atha Diyuta
Karya terbaruku bantu ramaikan teman-teman ☺️☺️
Atha Diyuta: oke siap ka diperbaiki trimakasih kk ☺️☺️
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!