Indonesia
NovelToon NovelToon
PUTRIKU DITUKAR, KINI AKU MENGGUNCANG DUNIA

PUTRIKU DITUKAR, KINI AKU MENGGUNCANG DUNIA

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Mengubah Takdir / Balas Dendam
Popularitas:8.7k
Nilai: 5
Nama Author: kiyoe

Nabila tidak pernah menyangka jika putri yang selama enam tahun ia besarkan dengan kemewahan ternyata adalah anak palsu. Darah dagingnya yang asli, Luna Wegan, diam-diam ditukar saat lahir oleh keluarga suaminya sendiri dan terpaksa hidup menderita sebagai pengemis jalanan. Takdir akhirnya mempertemukan Nabila dengan seorang gadis kecil penuh luka memar di depan mall, di mana sebuah tahi lalat di balik telinga membongkar pengkhianatan keji masa lalu. Bersama suaminya, sang CEO kejam Leon Wegan, Nabila kini siap menghancurkan siapa pun yang telah berani menyiksa putri kandung mereka.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon kiyoe, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 35

Leon Wegan menghukum perusahaannya secara langsung karena kelancangan anaknya yang bodoh di hari pertama sekolah.

"Batal! Batalkan semua pertemuanku hari ini!" teriak Anton berdiri dari kursinya dengan panik.

"Siapkan mobilku sekarang juga! Aku harus pergi ke kediaman utama keluarga Wegan detik ini juga!" perintah Anton berlari keluar ruangan meninggalkan sekretarisnya yang kebingungan.

Anton menyetir mobilnya sendiri dengan kecepatan gila-gilaan membelah kemacetan ibu kota.

Otaknya terus berpikir mencari cara untuk menyelamatkan perusahaannya dari ancaman kebangkrutan mutlak yang sudah di depan mata.

Dia sangat tahu bagaimana nasib Tante Rosalina yang dihancurkan oleh Leon Wegan minggu lalu, dan dia tidak mau bernasib sama seperti wanita tua itu.

Sesampainya di depan gerbang utama kediaman Wegan yang sangat tinggi dan megah, mobil Anton dihadang oleh sepuluh orang satpam berbadan kekar.

Anton turun dari mobilnya dengan wajah memelas dan berlari menghampiri kepala satpam yang berjaga.

"Pak Satpam, tolong izinkan saya masuk. Saya harus bertemu dengan Tuan Leon Wegan sekarang juga!" mohon Anton mengatupkan kedua tangannya.

"Apakah Anda sudah membuat janji temu dengan Tuan Besar kami?" tanya kepala satpam itu menatap Anton dengan dingin.

"Belum Pak, tapi ini sangat darurat! Tolong sampaikan nama saya Anton dari Perusahaan Viona," bujuk pria paruh baya itu dengan putus asa.

Kepala satpam itu menekan alat komunikasinya dan berbicara pelan dengan seseorang di dalam rumah.

Setelah menunggu beberapa menit yang terasa seperti berjam-jam di bawah terik matahari, balasan akhirnya datang.

"Tuan Besar sedang sibuk menemani Nona Muda makan siang, beliau tidak mau diganggu oleh tamu tidak diundang," jawab satpam itu menolak permintaan Anton.

"Saya mohon Pak! Saya bersedia berlutut di depan gerbang ini sampai Tuan Leon mau menemui saya!" teriak Anton benar-benar menjatuhkan harga dirinya sebagai direktur.

Dan Anton benar-benar melakukan ancamannya. Pria paruh baya berjas rapi itu langsung berlutut di aspal panas depan gerbang rumah keluarga Wegan.

Beberapa orang yang lewat di depan perumahan elit itu menatap kejadian memalukan tersebut dengan pandangan penasaran dan berbisik-bisik.

Tapi Anton sudah tidak peduli pada rasa malunya lagi. Harga dirinya sama sekali tidak ada artinya jika perusahaannya harus bangkrut dan semua asetnya disita bank.

Di dalam ruang makan kediaman Wegan, Leon dan Nabila sedang menemani Luna menikmati makan siang.

"Pelan-pelan sayang makannya, nasinya bisa tersedak kalau kamu buru-buru begitu," tegur Nabila membersihkan sisa saus di sudut bibir Luna.

"Ayam goreng ini enak sekali Mama! Dagingnya sangat empuk," puji Luna terus mengunyah dengan lahap.

Asisten Budi masuk ke dalam ruang makan dan berjalan mendekati kursi Leon.

"Tuan Besar, pria bernama Anton itu bersikeras untuk bertemu dengan Anda. Dia bahkan sedang berlutut di depan gerbang depan sekarang," lapor Asisten Budi berbisik pelan.

Leon meletakkan sendok garpunya dan mengambil serbet putih untuk membersihkan bibirnya.

"Biarkan saja anjing itu berlutut di luar sana sampai kakinya melepuh terbakar aspal panas," jawab Leon dengan nada tidak peduli.

"Aku akan menemuinya setelah selesai menemani putriku tidur siang nanti," putus sang CEO kejam itu kembali memotong daging steak di piringnya.

Setelah selesai makan siang, Luna menguap lebar sambil mengusap matanya yang mulai mengantuk.

Nabila menggendong putrinya dan membawanya naik ke lantai atas untuk tidur siang di kamarnya.

Setelah memastikan istri dan anaknya sudah aman di lantai dua, Leon akhirnya berjalan keluar dari pintu utama rumahnya.

Dia berjalan santai dengan kedua tangan di dalam saku celana menyusuri jalan masuk yang panjang menuju gerbang depan.

Saat gerbang besi itu terbuka perlahan, Anton yang sudah berlutut selama satu jam di aspal panas langsung mendongakkan kepalanya.

Wajah Anton sudah merah padam terbakar terik matahari dan kemejanya basah kuyup oleh keringat.

"Tuan Leon! Terima kasih Anda bersedia menemui saya!" teriak Anton merangkak maju mencoba memeluk sepatu kulit Leon.

Tapi Asisten Budi dengan cepat melangkah maju dan menendang dada Anton hingga pria itu terjengkang ke belakang.

"Jangan berani mengotori sepatu Tuan Besar dengan tanganmu yang menjijikkan itu," ancam Asisten Budi dengan mata melotot.

Anton batuk-batuk menahan sakit di dadanya namun dia tidak berani marah sedikit pun.

"Tuan Leon, saya mohon ampun atas kelancangan putri saya, Chloe, di sekolah tadi pagi," tangis Anton bersujud memohon ampun.

"Chloe masih anak kecil yang tidak tahu apa-apa, saya mohon jangan hukum perusahaan saya karena kesalahan anak kecil," bujuk pria paruh baya itu dengan sangat menyedihkan.

Leon menatap Anton dengan pandangan merendahkan dari atas ke bawah.

"Kesalahan anak kecil selalu berasal dari didikan orang tuanya yang sombong dan bodoh," desis Leon dengan suara beratnya.

"Anakmu berani menyuruh putriku pindah tempat duduk dan menghina tas sekolah pemberian istriku. Apa kau pikir itu cuma kesalahan kecil?" lanjut Leon mengintimidasi Anton.

"Saya berjanji akan menghukum Chloe dengan sangat keras Tuan! Saya akan pindahkan dia dari sekolah itu besok pagi juga!" tawar Anton mencoba memberikan solusi.

Leon tertawa pelan mendengar janji kepanikan dari Anton tersebut.

Hahaha.

"Kau pikir aku akan mengampuni perusahaanmu hanya dengan memindahkan anak nakal itu?" ejek Leon menggelengkan kepalanya pelan.

"Tiga kontrak pasokan utama untuk perusahaanmu tetap dibatalkan selamanya. Anggap saja kerugian puluhan miliar itu sebagai uang jajan untuk menebus rasa kaget putriku pagi ini," vonis mutlak dari mulut Leon Wegan.

Anton langsung jatuh lemas di atas aspal mendengar putusan kejam dari sang raja bisnis ibu kota tersebut.

Kerugian puluhan miliar rupiah berarti perusahaannya harus melakukan pemutusan hubungan kerja massal dan menanggung hutang bank dalam jumlah besar.

Hanya karena mulut sombong anak perempuannya di hari pertama sekolah, jerih payah Anton membangun bisnis selama belasan tahun hancur berantakan dalam setengah hari.

"Tuan Leon... tolong kasihanilah kami," isak Anton meratapi nasib perusahaannya.

"Aku sudah sangat berbaik hati membiarkan perusahaanmu tetap hidup meskipun harus menanggung hutang. Kalau kau berani merengek lagi, aku akan membeli perusahaanmu dan membakarnya rata dengan tanah besok pagi," ancam Leon melangkah berbalik masuk ke dalam gerbang rumahnya.

Klang!

Pintu gerbang besi yang menjulang tinggi itu kembali ditutup rapat mengurung Anton di luar dalam keputusasaan yang mendalam.

Kabar tentang direktur Viona Kosmetik yang berlutut di aspal panas depan rumah Leon Wegan langsung menyebar cepat di kalangan elit ibu kota sore itu juga.

Berita ini menjadi peringatan keras kedua bagi semua pengusaha dan sosialita kaya raya di kota tersebut.

Satu pesan yang sangat jelas dari sang CEO kejam Jangan pernah sekalipun berani menyentuh sehelai rambut pun dari pewaris utama Wegan Group, Luna Wegan, jika tidak ingin bisnis keluargamu hancur lebur tanpa sisa.

1
Thewie
lanjuuuttt💪💪💪
kiyoe: hehehe siap kaka
total 1 replies
Meee
,KLO bisa jangn ada yng mau adopsi sibianca.biar hidupnya. menderita itu karma atas perbuatan biadad orang tuanya😬😬
kiyoe: hehehe iyaa kak bener biar menyesal si Bianca 🤭
total 1 replies
Astiana 💕
kenzo memang teman terbaik🫰🏻
kiyoe: hehehe Kenzo besti nya Luna kak 🤭
total 1 replies
Astiana 💕
cerita nya makin bagus thor, gak sabar nunggu luna gede🤭
kiyoe: heheh makasih kak Astiana
total 1 replies
Astiana 💕
seharusnya hallo princess papa🤭
kiyoe: hehehe makasih kak pokok semangat terus 🤗🥰
total 3 replies
Meee
Luna harusnya di bekali ilmu bela diri,agar bisa melindungin diri sendiri.meski bnyak pengawal jaga" dari bahaya ke DPN ya sebagai seorang pewaris,dan jangn terlalu percaya dngn orang terdekat,musuh yng g bisa terbaca terjadi karena orang terdekat.😬😬
kiyoe: heheh terimakasih atas masukannya kak boleh di coba itu Luna di bekalin PSHT
total 1 replies
Adinda
pasti nanti bianca di adopsi sama orang kaya dan balas dendam sama leon takutnya nanti luna jadi sasarannya
kiyoe: heheh di tunggu update bab selanjutnya aja yaa kak 🤭
total 1 replies
Fauziah Daud
trusemangattt n lanjut
kiyoe: terimakasih Kaka Fauziah Daud ☺️
total 1 replies
Astiana 💕
apakah nanti gede nya tidak menaruh dendam thor pada Luna.🤔
Astiana 💕: haduh jadi penasaran 🤭
total 2 replies
Thewie
bawa ke psikiater anakmu wegan. kasihan traumanya blom hilang
ceuceu
ikutan nangis terharu/Sob/
kiyoe: hehehe baca novel nya sambil ngupas bawang merah yaa kak makanya sampai nangis 🤭😄
total 1 replies
ceuceu
Ya Allah kasihan banget luna/Sob/
Dewiendahsetiowati
Rosalina siap2 aja dirimu dapat kado istimewa dari ponakanmu, sudah tua tetep aja jahat
kiyoe: hehehe
total 1 replies
ceuceu
Hadir thor.
baru mulai baca
kiyoe: Terimakasih Kaka ceuceu semoga suka yaa sama ceritanya ☺️
total 1 replies
Thewie
akhirnya kebohongan itu terungkap juga. othor luar biasa memainkan emosi akuuuuu
kiyoe: wah Terimakasih kak Bintang Lima sehat selalu kak Thewie ☺️🙏
total 1 replies
Thewie
seru thor👍👍😍
kiyoe: Heheh terimakasih kak Thewie
total 1 replies
Astiana 💕
Semangat 💪🏻
Cerita nya bagus banget
Astiana 💕: oke sama-sama ya☺️
total 2 replies
Astiana 💕
cerita nya bagus banget thor, gak bertele-tele
kiyoe: Terimakasih kak Astiana 🙏
total 1 replies
Fauziah Daud
trusemangattt n lanjuttt
kiyoe: Terimakasih kak atas dukungan nya
total 1 replies
Fauziah Daud
kesian Luna
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!