Indonesia
NovelToon NovelToon
Biar Luka Itu Kubawa Pergi, Letnan!

Biar Luka Itu Kubawa Pergi, Letnan!

Status: tamat
Genre:Perjodohan / Penyesalan Suami / Menikahi tentara / Tamat
Popularitas:972.3k
Nilai: 4.8
Nama Author: Deyulia

Selama tiga tahun, Nayra mendedikasikan hidup untuk suaminya, Lettu Ardana Prajakelana. Seorang pria abdi negara yang merangkap profesi sebagai psikolog kesatuan. Semua terjadi karena perjodohan.

Namun, menjelang usia pernikahan yang ke ketiga, sebuah nama lain justru sering digaungkan Ardana. Mantan kekasihnya kembali, mengemis harap dan memohon Ardana menceraikan Nayra. Lalu apa yang akan terjadi dengan pernikahan Ardana dan Nayra setelah mantan kekasih Ardana kembali?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Deyulia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 5 Sebuah Perjodohan

     Nayra sedikit terkejut, namun ia segera menguasai keadaan. Walaupun begitu, Nayra merasa sedikit malu, ternyata pulangnya justru keduluan Ardana.

     Ardana masih berdiri menatap tajam ke arahnya. Membuat Nayra serba salah.

     "Iya, Mas, Nay baru pulang. Mas Arda sudah lama?" sahut Nayra tidak berani menatap lama suaminya yang kini menghampiri dan masih menatapnya tajam seperti saat tadi pertama melihat Nayra datang. Kebahagian yang dirasakan di kafe saat halal bihalal tadi, kini lenyap sudah.

     Ardana mendekat, ia memerhatikan Nayra dari atas sampai bawah. Nayra sangat berbeda di matanya. Dandanannya lebih mirip anak muda yang asik pulang dari tongkrongan.

     Ada getar dalam dada Ardana, ketika melihat betapa ternyata Nayra begitu cantik dengan dandanan minimalisnya. Gayanya yang anak muda benar-benar tidak memperlihatkan kalau Nayra sudah menikah.

     "Dengan siapa saja di sana?" tanyanya kemudian, tanpa menjawab pertanyaan Nayra tadi.

     Nayra mendongak, lalu menatap sekilas Ardana. Saat itu pandangan mata mereka bertemu, tapi Nayra segera menunduk. "Banyak, Mas. Ada laki-laki dan perempuan."

     "Hmmmm."

     Ardana tidak bicara apa-apa. Dia hanya berdehem, kemudian menjauh.

     Nayra pun segera berlalu, menuju tangga untuk ke kamar. Sementara itu, Ardana diam-diam menatap kepergian Nayra. Jantungnya tiba-tiba berdebar kencang saat punggung itu perlahan menjauh dan menghilang di balik tembok.

     Sosok lemah lembut masih muda dan sangat mencintainya, tapi semua itu tidak cukup buat Ardana membalas cinta Nayra.

     Ardana mendesah, ada dua rasa yang kini tiba-tiba menghantam dadanya. Antara istri yang masih belum dicintainya dan mantan kekasih yang kembali hadir dengan kondisi yang membuatnya prihatin.

     "Apa ini semua salahku?" gumamnya.

Flash back

     Tiga tahun yang lalu, sebuah perjodohan itu terjadi ketika Tiana kekasih Ardana sedang meniti karir sebagai Pramugari di salah satu maskapai penerbangan nasional.

     Ardana sempat menolak dengan alasan dia sudah memiliki kekasih. Namun kedua orang tua Ardana memaksa, terlebih mereka memang tidak setuju kalau Ardana menjalin kasih dengan seorang Pramugari. Poin penting dalam perjodohan itu adalah, ternyata kedua orang tua Ardana memang sudah berniat menjodohkan Ardana dengan anak dari sahabat mereka, sejak sebelum Nayra lahir.

     "Nanti, kalau anakmu salah satunya ada yang perempuan, maka aku ingin anak perempuanmu dijodohkan dengan Ardana anakku," seru Bu Karina, Ibunya Ardana kala itu, saat usia Ardana baru lima tahun.

     Rencana dua sahabat itu disepakati dengan senang hati oleh kedua belah pihak. Lalu anak perempuan pertama Bu Lila lahir, dan dua tahun kemudian Bu Lila melahirkan lagi anak perempuan yang kedua, yang diberi nama Nayra. Bu Karina ternyata lebih menyukai Nayra, dan memilih Nayra yang ingin dijodohkan dengan Ardana.

     Ardana tidak bisa menolak, terlebih saat itu Tiana pun begitu sibuk dengan karirnya, sehingga hubungan Ardana dan Tiana mulai renggang karena jarang bertemu, dan komunikasi pun mulai jarang. Sehingga Ardana berada di posisi jenuh, lalu mengambil keputusan yang sama sekali tidak pernah ia bayangkan sebelumnya. Ardana menerima perjodohan, namun terpaksa.

Flash back off

     Lalu setelah usia pernikahan Ardana dan Nayra akan menginjak tiga tahun, tiba-tiba Tiana hadir kembali, dengan membawa perubahan. Tiana datang, mengemis harap dengan menyertakan kenyataan pahit, bahwa setelah kabar pernikahan Ardana dan Nayra sampai di telinganya, Tiana stres.

     Dia down sampai sempat mengalami gangguan mental. Setidaknya itu yang Ardana dengar dari pengakuan Tiana, membuat Ardana merasa sangat prihatin dan bersalah. Saat ini pun Tiana sedang menjalani terapi psikologis di salah satu rumah sakit Angkatan Udara, dan Ardana menjadi salah satu terapis atau konselor bagi Tiana. Sehingga pertemuan itu tidak terelakkan lagi.

     Hari-hari berjalan masih dengan irama yang sama. Tidak banyak terjadi interaksi, selain ajakan makan, ucapan hati-hati dan perhatian kecil lainnya yang selalu Nayra sampaikan. Ia masih belum lelah mengejar dan berharap cinta Ardana. Namun, sikap Ardana masih sama, dingin.

     Nayra tidak akan menyerah, ia yakin kalau ia hamil, Ardana pasti berubah. Sebab menurut feelingnya, Ardana hanya akan berubah ketika ia mengandung.

     Malam menjelang. Setelah makan malam Nayra segera menuju kamar. Yang ia lakukan di dalam kamar itu gelisah dan termenung. Namun ketika derap langkah kaki Ardana mulai terdengar menuju kamar, Nayra buru-buru menaiki ranjang lalu merebahkan diri.

     "Kriettt...."

     Pintu kamar terdengar berderit, Ardana memasuki kamar. Pemandangan di depannya sudah beberapa kali ia dapati dalam seminggu ini, Nayra sudah terbaring membelakanginya.

     Sejenak ia menatap punggung itu seperti biasanya. Tiba-tiba ponsel Ardana berdering. Ia tersenyum kala nama Tiana muncul di layar ponsel. Ardana menjauh dari ranjang, ia keluar menuju balkon dan menerima panggilan dari Tiana di sana.

     "Gimana, kamu sudah mulai baikan kan? Dengar saran dokter Arka kemarin, kamu jangan tidur malam-malam dan jangan sampai bergadang. Ingat, kamu harus jaga tingkat stres kamu," peringatnya lembut.

     "Iya, Mas aku juga akan tidur, tapi ingin mendengar suara kamu dulu," balas suara di sana manja.

     "Sudah, jangan membuat sambungan telpon ini menjadi lama. Mas tidak mau kamu stres . Nanti pengobatan kamu akan berjalan lama." Ardana memperingatkannya lagi dengan nada sangat perhatian.

     "Baiklah. Aku sudah agak baikan kalau sudah mendengar suaramu, Mas."

     Sambungan telpon itu pun berakhir, karena Ardana memaksanya. Sebab kalau tidak begitu, maka kesehatan Tiana akan kembali kambuh. Dia akan mudah stress.

     Nayra kembali mendesah, ia tahu Ardana sedang berbicara dengan perempuan yang bernama Tiana.

     "Siapa Tiana itu? Apakah aku tanyakan saja besok sama Mas Arda?" gumamnya sedih.

     Keesokan harinya, tepat di hari Minggu. Ardana sudah terlihat bersiap dengan out fit olah raganya. Kebiasaan yang selalu Ardana lakukan setiap Minggu.

     "Mas...tidak sarapan dulu?" Nayra menahan langkah Ardana.

     Ardana menoleh lalu berkata. "Tidak usah."

     "Mas...sudah lama kita tidak ke rumah Ibunya Nay. Nanti siang kalau Mas Arda tidak ada kegiatan lagi, kita ke sana, Mas?" ajak Nayra.

     Ardana memejamkan mata. Ia tersadar, memang sudah lama hampir kurang lebih enam bulan tidak berkunjung ke rumah mertuanya itu.

     "Kamu pergilah dulu sendiri, aku masih ada urusan hari ini. Nanti berikan saja uang dariku. Aku transfer buat Ibumu."

     Nayra menunduk mendapat penolakan Ardana. Ia kecewa, lagi-lagi Ardana menolak ajakannya. Padahal kali ini untuk menengok orang tuanya.

     "Mas... apakah Mas Arda mau bertemu perempuan bernama Tiana hari ini? Kalau boleh tahu, siapa Tiana itu?"

     Langkah kaki Ardana benar-benar terhenti, ia memutar tubuhnya pelan, menata Nayra begitu tajam. Sorotnya memperlihatkan bahwa ia tidak suka kalau Nayra ikut campur dengan urusannya.

     "Sudah aku katakan, kamu nggak perlu tahu urusanku. Apa masih belum paham juga? Aku tidak suka. Atau...kamu memang ingin tahu siapa Tiana?" balas Ardana dengan nada kesal.

     Nayra mengangguk sangat yakin.

     "Baiklah, aku katakan kalau Tiana adalah...."

     Kringggg

     Dering ponsel Ardana terpaksa memotong kalimatnya, Ardana meraih ponselnya dengan wajah dipenuhi senyum.

Jangan lupa dukungannya ya. Dan bagi yang belum follow, follow dulu ya. Makasih.

1
ℳ𝒾𝒸𝒽ℯ𝓁𝓁 𝒮 𝒴ℴ𝓃𝒶𝓉𝒽𝒶𝓃🦢
ya sayang banget Tiana ga happy ending sm Setyadi padalah kalo nikah bisa namain anaknya Setiana hehe
Lina Zascia Amandia: Heheh.. iya bnr ya Kak? Beneran nih Kakak mau kisah Tiana dan Setyadi? Nanti sy siapin deh. Asal mampir ya... 😄😄🙏🙏
total 1 replies
ℳ𝒾𝒸𝒽ℯ𝓁𝓁 𝒮 𝒴ℴ𝓃𝒶𝓉𝒽𝒶𝓃🦢
Jadinya nama nya Setyadi ya bukan Sutikno 😆
Lina Zascia Amandia: Wkwkwkwkkwk
total 1 replies
ℳ𝒾𝒸𝒽ℯ𝓁𝓁 𝒮 𝒴ℴ𝓃𝒶𝓉𝒽𝒶𝓃🦢
lah kok jd Setyadi wkwk perasaan waktu itu namanya Suktino, inget banget aku sampe komentar : dia selingkuh dr Ardana ke Sutikno 🤣 sekarang malah Setiyadi 🤣 kamu selingkuh berapa kali Tia 😆
Lina Zascia Amandia: Ah yg bnr, biar sy cek. Gini nih kalo nulis gak sy catat nama pemerannya di buku. Suka kelupaan.
total 1 replies
ℳ𝒾𝒸𝒽ℯ𝓁𝓁 𝒮 𝒴ℴ𝓃𝒶𝓉𝒽𝒶𝓃🦢
kasian juga si nepa 3 taun bantu ngurusin mbak nya yg stress mana hubungan persahabatan nya juga jd renggang 🙂
ℳ𝒾𝒸𝒽ℯ𝓁𝓁 𝒮 𝒴ℴ𝓃𝒶𝓉𝒽𝒶𝓃🦢
dih, cemburu sama tama.. tama bukan tiana ya yg stress wkwk tama bisa dikasitau baik2 ga kayak tiana dikit2 tantrum 😛
ℳ𝒾𝒸𝒽ℯ𝓁𝓁 𝒮 𝒴ℴ𝓃𝒶𝓉𝒽𝒶𝓃🦢
disini nih kak bi neni nya wkwk
Lina Zascia Amandia: Wah... nanti sy revisi deh ya... makasih atas ketelitiannya.
total 1 replies
ℳ𝒾𝒸𝒽ℯ𝓁𝓁 𝒮 𝒴ℴ𝓃𝒶𝓉𝒽𝒶𝓃🦢
perasaan di atas nama nya bi neni jd bi ratni 🤣
Lina Zascia Amandia: Siap, nanti sy revisi ya.
total 3 replies
ℳ𝒾𝒸𝒽ℯ𝓁𝓁 𝒮 𝒴ℴ𝓃𝒶𝓉𝒽𝒶𝓃🦢
ya temen situ juga sangat mengecewakan dipikir jd nayra selama tiga taun ga banyak makan ati apa 😏
ℳ𝒾𝒸𝒽ℯ𝓁𝓁 𝒮 𝒴ℴ𝓃𝒶𝓉𝒽𝒶𝓃🦢
setelah ku pikir2 nama tokoh nya trah Ar-ana semua ya wkwk Ardana, Arkana, Aryana cuma beda huruf ketiganya doang 😆
Lina Zascia Amandia: Hehehe... iya Kak..... 🤭🤭
total 1 replies
ℳ𝒾𝒸𝒽ℯ𝓁𝓁 𝒮 𝒴ℴ𝓃𝒶𝓉𝒽𝒶𝓃🦢
lah mama nya arda ganti nama wkwk perasaan karina kok jd kirana 😂
Lina Zascia Amandia: Karina Kak. Wah... kayaknya sy salah tulis. Nanti direvisi ya...
total 1 replies
ℳ𝒾𝒸𝒽ℯ𝓁𝓁 𝒮 𝒴ℴ𝓃𝒶𝓉𝒽𝒶𝓃🦢
wah belum tau dia, perempuan kalo pergi dengan kemarahan & kecewa bisa tiba2 jd mandiri, apalagi kalo ada duit bisa tiba2 ke paris padahal kalo di dalem kota aja gatau mana utara selatan barat sm timur 😂🙏
Lina Zascia Amandia: Betul.. mm
total 1 replies
ℳ𝒾𝒸𝒽ℯ𝓁𝓁 𝒮 𝒴ℴ𝓃𝒶𝓉𝒽𝒶𝓃🦢
wkwk lu kata nayra jin apa ya di suruh muncullah 😆
ℳ𝒾𝒸𝒽ℯ𝓁𝓁 𝒮 𝒴ℴ𝓃𝒶𝓉𝒽𝒶𝓃🦢
HAHAHA kena deh 🫵🏻😛
ℳ𝒾𝒸𝒽ℯ𝓁𝓁 𝒮 𝒴ℴ𝓃𝒶𝓉𝒽𝒶𝓃🦢
harusnya kalo dia tau ardana suami sahabatnya dr awal dia bisa langsung kasitau ardana kalo mbak nya stress wkwk tp gpp walaupun terlambat untung si nepa masih waras ga pro ke pelakor 😂
ℳ𝒾𝒸𝒽ℯ𝓁𝓁 𝒮 𝒴ℴ𝓃𝒶𝓉𝒽𝒶𝓃🦢
ini nepa ga di kenalin sm ardana juga sama si nayra? ga dateng di nikahannya nayra kah? kok pas ketemu ardana di rs dia ga ngenalin ardana juga sebagai suami sahabatnya.. kalo dia tau ardana suami sahabatnya dr lama kan pas di rs dia tau tuh kalo mbak nya berusaha ngejebak dan di nikahin ardana harusnya bisa kasitau ardana dr awal kisah mbak nya jd rumah tangga ardana sm nayra ga gugur bunga 😆
ℳ𝒾𝒸𝒽ℯ𝓁𝓁 𝒮 𝒴ℴ𝓃𝒶𝓉𝒽𝒶𝓃🦢
aku masih bingung ini nepa temenan sm nayra udah lama kan ya? apa cuma temen nongkrong yg kadang2 aja? kok bisa ga tau kakak nya si nepa udah tahunan temenan 🙄 aku kalo udah temenan bertahun tahun apalagi udah sampe main ke rumah pasti sedikit banyak tau kakak/adeknya temen trus ortunya slnya
ℳ𝒾𝒸𝒽ℯ𝓁𝓁 𝒮 𝒴ℴ𝓃𝒶𝓉𝒽𝒶𝓃🦢
kalo jd nepa udah ku bales: mbak emang ga gila cuma jatohnya stress menuju depresi 😆
ℳ𝒾𝒸𝒽ℯ𝓁𝓁 𝒮 𝒴ℴ𝓃𝒶𝓉𝒽𝒶𝓃🦢
lah si nepa ga dateng ke nikahan nya si arda sm nayra? kok ga ngenalin suami dr temen sendiri 😆
ℳ𝒾𝒸𝒽ℯ𝓁𝓁 𝒮 𝒴ℴ𝓃𝒶𝓉𝒽𝒶𝓃🦢
kalo belum nikah sih ini udah ku suruh putus aja nayra sama modelan cowok bingung & ga punya arhan eh arah kayak gini 😩 masalahnya udah nikah, kalo di suruh pisah dosa gasih 🙏
ℳ𝒾𝒸𝒽ℯ𝓁𝓁 𝒮 𝒴ℴ𝓃𝒶𝓉𝒽𝒶𝓃🦢
heran deh sm pasien (orang lain) bisa sabar giliran sm istri kok berasa kesabarannya di uji, emang kampring ni manusia 😤
Lina Zascia Amandia: Heheheh.... biasa itu Kak... pria yg tak bersukur.
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!