Indonesia
NovelToon NovelToon
ISTRI PEMBUAT ONAR SANG MAFIA KEJAM

ISTRI PEMBUAT ONAR SANG MAFIA KEJAM

Status: sedang berlangsung
Genre:Perjodohan / Mafia / Action
Popularitas:1.2M
Nilai: 5
Nama Author: Mae_jer

Jeremy Aslan, kepala mafia paling ditakuti, mengira menikahi Claire, putri wakil presiden akan memberikan keuntungan besar pada bisnis senjata yang sedang dia jalankan. Ternyata, yang ia dapatkan adalah ... menghadapi perempuan paling bikin sakit kepala sepanjang dia hidup.

Alih-alih fokus dengan bisnis dunia gelapnya, ia malah fokus dengan segala tingkah laku random Claire seperti, diam-diam menciptakan bom dan meledakkan kantor polisi hanya karena ia punya dendam dengan polisi, merusak rumah pribadi politisi yang dia anggap sering merendahkan ayahnya, dan bekerja di perusahaan Farmasi hanya untuk membuktikan mantan pacarnya adalah gay.

Bagi Jeremy, mengendalikan ratusan anak buah bersenjata jauh lebih mudah daripada menghadapi satu istrinya yang nakal dan sama sekali tidak mengenal kata takut. Jeremy hampir menyerah pada semua kenakalan perempuan itu, sampai Claire tiba-tiba di culik, saat itulah dunia Jeremy hancur. Karena akhirnya ia menyadari, Claire adalah dunianya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mae_jer, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kehebohan di pagi hari

BRAKKK

"ARGKHHH!"

Bunyi benda jatuh dan teriakan keras Claire bersamaan memenuhi ruangan kamar besar itu. Untungnya kamar ini di lengkapi dengan pengedap suara, jadi siapapun di luar sana tidak akan mendengar teriakan yang super duper menyakiti telinga orang yang mendengarnya.

Jeremy kaget bukan main. Bukan hanya badannya yang sakit karena di tendang sampai jatuh dari atas kasur. Tapi suara teriakan Claire bisa membuatnya tuli.

"Diam!"

Saking kesalnya, suara Jeremy meninggi. Siapa yang tidak kesal coba? Sedang asyik-asyiknya tidur, dia malah di tendang sampai jatuh. Pria itu masih duduk di lantai, mengusap-usap pinggangnya yang sakit. Istri sialan. Tatapannya tajam dan mengintimidasi.

Di atas sana, Claire sudah berdiri di atas kasur sambil memegangi selimut tebal yang menutupi tubuhnya yang telanjang.

"Kamu ... Kamu ... Semalam ngapain aku? Kok aku telanjang kayak orang porno gini? Ya ampun, kamu perkosa aku?! Astaga, aku belum siap. Aku belum siap! Hwaaaaa.... Papa, mama... Anak kalian di perkosaaaa... Anak kalian udah gak perawan lagi hiksss ..."

Claire menangis tanpa airmata. Dramatis banget pokoknya. Jeremy sampai tercengang dibuatnya.

"Ternyata suami yang aku nikahin ini cuma gay jadi-jadian. Aslinya dia serigala berbulu macan. Aku yang polos di bikin telanjang begini hwaaaa... Kan malu dan dilihatin sama cogaan ..."

Kali ini Jeremy menutup matanya dalam-dalam. Okey, kesabarannya hampir habis. Padahal semalam gadis itu yang mabuk dan menyerangnya dengan berani. Tapi pagi ini, bangun-bangun malah bilang dia diperkosa.

"Aku bilang diam,"

"Tapi mulutku nggak bisa diem. Aku memang cerewet, kenapa? Nggak suka?!"

"Diam Claire, diam!"

"Gak bisa. Cari aja remote sakti sana kalo kamu bisa bikin aku diam. Jangan lihat ke sini. Aku malu karena kamu cogan udah liat tubuh aku yang seksi ini. Ya ampun, tubuh seseksi ini jelaslah siapa aja pasti khilaf. Termasuk si kanebo kering itu."

Jeremy berkacak pinggang dan menghembuskan nafas kesal.

"Hufftt!"

"Kau bilang aku memperkosamu?"

Claire menatap pria itu lagi dan menganggukkan kepala.

"Bener kan? Aku kan cantik, tubuhku seksi. Jelaslah kamu tergoda bidadari."

Jeremy mendengus keras sambil mengangguk-angguk. Wanita setengah waras seperti Claire ini memang tidak cukup bukti dengan kata-kata saja. Untung kamarnya ini dilengkapi dengan cctv hanya bisa dilihat olehnya seorang. Dia harus menunjukkan cctv apa yang sebenarnya terjadi semalam, biar perempuan ini tahu yang yang memperkosa siapa.

"Kau mau bukti?"

"Emang ada?"

Jeremy tertawa kesal lalu mengambil remote dari atas meja tengah kamar dan memutar layar TV besar yang tertempel di dinding. Ia langsung memutar cctv sekitar jam 10 lebih 15 menit semalam. Tepat saat Claire keluar kamar mandi dan beraksi dalam keadaan mabuk.

Jeremy menekan tombol putar, dan layar lebar di dinding segera menyala, menampilkan rekaman jelas dari sudut pandang kamera yang terpasang diam-diam. Cahaya lembut malam itu tergambar nyata, memperlihatkan setiap gerakan tanpa ada yang tersembunyi sedikit pun.

Claire masih berdiri di atas kasur, memeluk selimut erat-erat, matanya melotot waspada tapi juga penasaran. Ia berniat membuktikan tuduhannya, tapi baru beberapa detik melihat layar, mulutnya perlahan terbuka lebar dan tangisannya yang dibuat-buat seketika terhenti total.

Di rekaman itu terlihat jelas, dirinya sendiri yang keluar dari kamar mandi hanya dengan handuk melilit tubuh, berjalan sempoyongan dengan tatapan sayu dan wajah memerah. Ia terlihat tidak sadar sepenuhnya, lalu tanpa ragu langsung melompat naik ke pangkuan Jeremy yang sedang duduk santai. Bahkan terlihat jelas bagaimana tangannya sendiri yang mencengkeram wajah suaminya, menariknya mendekat, lalu menempelkan bibirnya sendiri ke bibir Jeremy dengan penuh semangat.

Belum sampai di situ, rekaman terus berjalan. Terlihat jelas bagaimana Jeremy mencoba menahan bahunya, berusaha menjauhkan wajah Claire dengan nada bicara yang tegas namun tetap lembut. Lalu saat Jeremy sedikit bergerak, handuk itu terlepas dan melorot jatuh ke lantai. Jeremy langsung memalingkan wajah.

"Lihat baik-baik," kata Jeremy dengan nada dingin namun penuh tekanan, matanya tak lepas dari layar.

"Siapa yang menyerang siapa? Siapa yang telanjang tanpa disuruh?"

Claire hanya bisa ternganga, matanya makin melotot lebar saat melihat kelanjutan adegan itu. Ia melihat dirinya yang terus meronta, terus mencium dan memeluk Jeremy tanpa henti, bahkan ...

Ya ampun, ya ampun.

Dalam layar tampak jelas ia membuka baju pria itu bahkan menyentuh dan menghisap kejantanan Jeremy!

Wajah Claire perlahan berubah merah padam, bukan lagi karena kesal, tapi karena malu yang menyelimuti seluruh tubuhnya. Ia merasakan panas menjalar dari ujung rambut sampai ujung kaki. Ternyata apa yang ia tuduhkan tadi sama sekali terbalik, ia sendiri yang bertindak gila.

Rekaman berhenti tepat saat Jeremy mematikan layar itu. Ia menatap Claire lama. Tatapan itu tajam namun tetap saja tidak berhasil mengintimidasi seorang Claire yang sepertinya memang sudah terbiasa menghadapi berbagai jenis sifat manusia.

"Ahh, ternyata yang nyerang itu aku toh? Aku megang punya kamu? Astaga, berani banget aku ya? Kamu kaget? Maaf, maaf. Maklum orang desa. Hehehe." Claire menyengir lebar tanpa dosa.

"Jangan trauma ya. Aku kan mabuk. Lagian kita suami istri." Claire terus menyengir, sementara Jeremy terus menatap gadis itu tanpa suara dan tatapannya datar sekali. Sekarang ia sudah duduk di sofa tempat terjadinya adegan nakal Claire terhadapnya kemarin.

Apa yang dilakukan gadis itu padanya semalam masih jelas dalam ingatannya. Dan yang membuatnya kesal adalah, dia tidak bisa melupakan hisapan nikmat itu.

"Mandilah, setelah sarapan kita balik ke negaramu. Jet pribadiku sudah siap."

Mata Claire langsung melotot lebar.

"Udah mau pulang? Tapi kan aku pengen kita bulan madu. Memangnya gak ada? Kan semua pasangan yang baru nikah harusnya ada bulan maduu ..." katanya setengah keberatan, setengah merengek.

"Menurutmu pernikahan kita berdua normal seperti pasangan yang lain? Tidak ada cinta, kita menikah karena perjodohan. Sama-sama saling menguntungkan. Kau belum benar-benar mengenal sekejam apa pria sepertiku. Kalau kau tahu, kau pasti kabur.

Mata Claire menyipit tajam sekaligus kesal. Dia lalu membuang muka dari Jeremy dan berjalan ke kamar mandi dengan handuk tebal yang masih menutupi tubuh polosnya.

"Hmph! Suami ngeselin!"

Umpatnya sebelum menghilang di balik kamar mandi. Jeremy hanya mendengus pelan lalu mengusap pangkal hidungnya. Sebenarnya bisa saja dia bertahan beberapa hari di sini dan menemani gadis itu jalan-jalan, tapi masih banyak pekerjaan yang harus dia selesaikan di Indonesia. Banyak pekerjaan yang mendesak.

Dia juga tidak mau terlalu banyak terlibat dengan si putri wakil presiden. Tidak boleh membiarkan gadis itu jatuh cinta padanya atau sebaliknya. Karena tahu suatu hari nanti, saat urusan bisnisnya dengan ayah gadis itu selesai, mungkin saja dia akan meninggalkan gadis itu. Daripada memupuk perasaan yang belum tumbuh, lebih baik menjauh bukan?

1
Riska Baelah
kara ,, udh lama gak dengar omongan kara yg polos tp mematikan,,🤣😄🤣😄😄😄😄😄
aman2 semua ydh move on,,,🤣😄😄😄😄
👍👍👍👍
🍒WINA🍒
Claire cukup satu aja mister jem milik kamu, jangan serakah ingin miliki pierre juga mantan terindah🤣🤣🤭
mister jem lagi ngeluarin tanduknya tuh, cemburu kamu masih ingat sama mantan terindah🤭

siap claire dapat hukuman lagi🤣🤣🤣semuanya hanya bisa menahan tawa, melihat kelakuan random istrinya jeremy yg rada ngomongnya kagak filter...

istri nakal kamu selalu bikin stress dan sakit kepala kelakuannya, rada-rada gila tapi pintar dan jenius agar ceroboh...
dami merasa lega melihat jeremy telah menemukan penggantinya....
memei
ya iyalah Jeremi dari pada mikirin kamu Dami , sekarang Jeremi udah dapat pengganti yg lebih segalanya dr Dami dan Claire lebih sempurna cantik alami tidak oplas🤣🤣
memei
wah dami ngatain Claire tidak sempurna pdhl dirimu yg tidak sempurna karna oplas... sorry dami aku bela Claire KRNA Claire itu unik dan jenius juga kaya bahkan cantik masih muda lagi , baik dan tidak memandang rendah pelayan2 di rumah Jeremi. Claire pembasmi orang2 jahat , betapa sempurnanya kan Claire hingga membuat Jeremi yg kaku smpai klepek klepek
memei
wah dami ngatain Claire tidak sempurna pdhl dirimu yg tidak sempurna karna oplas... sorry dami aku bela Claire KRNA Claire itu unik dan jenius juga kaya bahkan cantik masih muda lagi , baik dan tidak memandang rendah pelayan2 di rumah Jeremi. Claire pembasmi orang2 jahat , betapa sempurnanya kan Claire hingga membuat Jeremi yg kaku smpai klepek klepek
🍒WINA🍒
takdir kalian bertemu lagi dami dan jeremy, masalalu biar berlalu sudah bahagia dengan pasangan masing-masing...

dami melihat Jeremy bersikap lembut sama claire dan penuh kasih sayang, bagus jeremy akhirnya bahagia sama perempuan sangat dicintainya....

dami dan jeremy jadi teman yg baik, kalian juga dah bahagia sama pasangan masing2.....
Hanima
🤭🤭
sibung
Good job claire🤣🤣🤣🤣
Hanima
hmmm
sibung
Yg paling tulus emng bima damiiii udah jgn flashback 🤣🤣
Riska Baelah
itu karna claeir iblis kecil kesayngan jeremy,😍😍😍😍
udh iy dami saling mengikhlaskan kan saja dami puny bima,, mister jem puny caleir👍👍👍👍👍
Maharani Rani
lanjutt😄😄😄
......bunga
❤️
NUR..8537
good job kak mae👍 makasih unt up..nya🙏😘
NUR..8537
jgn kaget Dami..si Jeremy skrg sdh move on dan bucin sm istri nakal..nya😁
Sulastri Lastri
lah maumu apa Dami, ya sudahlah toh kamu juga udah sama bima
memei: sudah di bilang Dami ini plin plan
total 1 replies
Qiqi Maryam
ya sdh lah masa lalu cukup jd masa lalu
Daneen
Uhuy ketemu mantan
Hanima
oo
Atik Marwati
itu rumah Jeremy dami🙄🙄🙄
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!