Indonesia
NovelToon NovelToon
Lilin Terakhir EMEI

Lilin Terakhir EMEI

Status: sedang berlangsung
Genre:Action / Epik Petualangan / Fantasi
Popularitas:600
Nilai: 5
Nama Author: Chandra Arbara

Di malam terakhir, kepala biara wafat di aula yang kosong dan dingin.

Tidak ada murit, tidak ada upacara, hanya Jingyue yang menemani sampai fajar.

Sebelum menghembus kan nafas terakhir nya, sang guru berbisik:
"selama masih ada satu orang yang menyapu pelataran ini.... Emei belum mati"

Bukan untuk mencari ketenaran.
Bukan karena dia kuat.
Tapi karena kalau dia juga pergi, maka emei akan benar-benar hilang dari dunia.

Di Jianghu yang berisik, seorang gadis paling tenang berjalan....

Untuk membuktikan bahwa sekte nya belum padam.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Chandra Arbara, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 6. Aula Beifeng

..."kegelapan paling takut bukan pada pedang, tapi pada dua orang yang berani berdiri bersama"...

semalaman bai ling dan jing Yue tidak bisa tidur, mereka mengikuti jejak lumpur dari gudang dan jejak nya berhenti di dermaga paling ujung.

mereka melihat ada 1 kapal besar di sana, dengan lambang nya berwarna hitam dan berbentuk harimau di cakar pedang, itu merupakan lambang yang di miliki oleh 'darah besi'.

bai ling menunjuk kapal itu "itu dia, kapal yang akan membawa barang 'fitnah' itu ke ibu kota, kalau barang 'fitnah' itu berhasil sampai, maka 8 sekte dan emei pasti akan perang.

Jing Yue mengepal " ayo, kita naik sekarang".

bai ling mengangguk, dia jauh lebih tua dari jing Yue, tapi pada malam ini dia tegang.

"aku akan maju duluan, kau mengikuti aku dari belakang. ingat, tujuan kita bukan untuk membunuh, tapi mencari bukti dan menangkap bos lei hidup-hidup" ucap bai ling tegas.

Kapal besar itu di jaga oleh 6 orang, mungkin mereka anak buah bos lei yang setia.

bai ling langsung berlari dan melempar kipas nya.

Duar. keluar asap yang menutupi dermaga.

"serangan dari Kunlun" teriak anak buah bos lei.

Saat 4 orang sibuk mencari sumber asap, jing Yue menyerang dari sisi lain.

"gaya emei 'emei tongbi quan' jing Yue mengeluarkan gerakan tanpa pedang, sederhana tapi cepat.

2 orang terakhir jatuh tanpa suara, karena titik tidur nya kena.

Di dalam kabin kapal, bos lei lagi membakar surat, di depan bos lei ada meja dengan 10 surat, yang isi nya sama semua.

"emei berkhianat 5 tahun lalu, di tandatangani oleh 8 sekte"

Itu bukti fitnah nya.

bai ling menendang pintu kabin dengan keras "berhenti" teriak nya.

Bos lei menoleh dengan santai, tato harimau di leher nya terlihat jelas.

Dia tertawa.

"anak Kunlun dan bocah emei? kalian telat".

Dia mengangkat obor ingin membakar semua bukti.

Srett.

Jing Yue bergerak lebih cepat, pedang kayu nya menepis obor, membuat api ober itu padam seketika.

Bos lei marah besar. dia mencabut golok dari pinggang nya, dia maju menyerang bai ling, gaya nya liar dan tenaga dalam nya kasar.

bai ling menangkis dengan kipas "jing Yue, sekarang!"

Jing Yue berputar ke belakang "gaya emei 'emeici' " pedang kayu nya menghancur kan golok bos lei dan membuat dia terhempas keluar kapal.

Jing Yue mengikat tangan bos lei menggunakan tali dari jubah nya sendiri.

Bos lei meraung marah, dia di tahan oleh 2 orang sekaligus, membuat dia tidak bisa lepas.

Kurang dari satu menit bos lei di tangkap.

bai ling berlari memasuki kabin kapal, dan buru-buru mengumpulkan 9 surat yang belum terbakar, cuma 1 surat yang sudah jadi abu.

Dia membuka 1 surat, dan tangan nya gemetar "benar, ini tanda tangan palsu wudang, Shaolin, Kunlun.... semua nya palsu, mereka ingin membuat 8 sekte membenci emei".

Jing Yue menatap sungai, matahari sudah naik.

bai ling berjalan mendekati jing Yue, dia berdiri dengan tegas, mencabut belati kecil nya, dan menggores telapak tangan nya.

Darah menetes.

"aku bai ling, murid inti dari Kunlun, bersumpah di hadapan jing Yue murid emei dan langit, akan mengembali kan nama baik emei, aku akan membawa kau ke aula 8 sekte dan kita umum kan kebenaran ini bersama"

Dia mengulur kan tangan berdarah ke jing Yue.

Jing Yue menatap mata bai ling dan diam selama 3 detik, lalu ikut menggores tangan nya.

Darah mereka bertemu.

"sumpah emei 'aku tidak akan balas dendam dengan buta' aku akan membangun kembali emei... bersama 8 saudara"

Saat matahari naik dengan tinggi, bos lei di kawal menuju ke aula beifeng.

Di haluan kapal, bai ling berdiri di samping jing Yue.

Bukan lagi sebagai orang asing, tapi rekan yang dapat di percaya.

Di dalam aula beifeng, 8 sekte besar dan 1 klan yang kuat duduk dengan tenang.

Di depan semua orang, jing Yue berdiri lurus, tidak gemetar, dan tidak menunduk.

Di kursi utama duduk lah tetua yunshan yang merupakan ketua aliansi dan di samping nya nyonya yunshan.

Di kanan mereka ada nangong lie bersama putri nya nangong Xue dan putra nya nangong chen.

Semua orang menunggu utusan emei meminta bantuan mereka.

Tetua yunshan membuka suara "utusan emei, katakan, apa kau mau 100 murid? mau dana? atau mau kami bangun kan gunung untuk mu?"

Nyonya yunshan berjalan dan menghampiri jing Yue, dia menggenggam lembut tangan jing Yue "anak ku, kau tidak perlu menanggung beban berat ini sendirian"

Jing Yue melakukan sujud penghormatan, lalu berdiri, mata nya tenang dan suara nya jelas.

"ketua aliansi dan nyonya, serta para tetua dan klan nangong" dia menarik napas m, "aku tidak minta di bangunkan, dan aku juga tidak minta di kasihani, aku memilih pergi"

Seluruh aula terkejut.

"aku akan melakukan perjalanan ke jianghu yang luas, dan menuju ke setiap rumah persaudaraan di jianghu" jing Yue menatap mata mereka semua dengan tenang "aku tidak pergi meminta sedekah, aku pergi untuk memperkenalkan emei lagi, agar mereka ingat, emei bukan cerita 5 tahun lalu, emei masih ada, dan emei ingin berjalan bersama kalian, bukan di belakang kalian"

nangong lie mengerut "perjalanan itu berbahaya, kau masih cukup muda"

Jing Yue menatap nya tegas "karena berbahaya, maka nya aku harus pergi, kalau aku menunggu di gunung, orang akan lupa, kalau aku datang ke pintu mereka... mereka akan ingat"

Bai ling di belakang nya menahan napas bangga.

Nyonya yunshan menatap suami nya dan tersenyum "anak ini... hati nya seperti air, tenang, tapi menembus batu"

Tetua yunshan berdiri, dia menatap jing Yue lama.

lalu dia mengangguk pelan.

"baik" suara nya menggema di aula.

"aliansi 8 sekte dan di tambah dengan klan nangong memutuskan 'kami akan menunggu'."

"kami tidak akan kirim orang ke emei dulu, kami akan menunggu utusan emei datang ke tempat kami, pintu wudang, Shaolin, Kunlun, tang, Ming, mount gua, huashan, kongtong dan klan nangong, semua nya terbuka untuk mu"

Tetua yunshan menyerahkan bros Giok awan ke jing Yue.

"ini bukan hadiah, ini lencana jalan, tunjuk kan ini, maka semua sekte wajib menjamu dan mendengarmu"

Nyonya yunshan memeluk jing Yue "Hati-hati nak, kalau capek, ingat, ada rumah di wudang yang menunggumu pulang"

nangong Xue maju "jing Yue, kami akan menunggumu di klan nangong, bawakan cerita emei yang baru untuk kami"

Jing Yue menerima bros itu dan menunduk dalam "aku jing Yue dari emei, akan datang ke setiap pintu, bukan sebagai peminta, tapi sebagai saudara"

saat keluar aula, bai ling jalan di samping nya "kemana tujuan pertama, utusan?" tanya bai ling.

Jin Yue menatap peta di tangan nya dengan tenang "ke mount hua dulu, karena itu tempat untuk bunga bunga mekar."

1
Oppojaya
👍👍
Oppojaya
👍👍👍
Oppojaya
ditunggu karya selanjutnya
Oppojaya
🤗
Pena Quality
👍
Oppojaya
Keren... ditunggu lagi lanjutan episode berikutnya 👍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!