Indonesia
NovelToon NovelToon
Genius Yang Disembunyikan

Genius Yang Disembunyikan

Status: sedang berlangsung
Genre:Reinkarnasi / Fantasi / Balas Dendam
Popularitas:6.6k
Nilai: 5
Nama Author: Dwinanda

Yun Luofeng dikenal sebagai sampah Klan Yun—tak bisa berkultivasi, tergila-gila pada Putra Mahkota, bahkan menjadi bahan tertawaan seluruh Kota Kekaisaran.

Namun setelah sebuah percobaan bunuh diri, Yun Luofeng yang lama telah tiada.

Kini, di dalam tubuhnya hidup seorang genius medis dari dunia lain, membawa Kitab Dewa Medis dan rahasia yang mampu mengguncang Benua Longxiao.

Mereka bilang dia sampah? Dia akan menjadi kultivator yang membuat para genius menundukkan kepala.

Mereka menghina keluarganya? Dia akan membuat mereka membayar.

Dan Putra Mahkota yang membuangnya?

Maaf, bahkan untuk menjadi pelayannya pun belum tentu memenuhi syarat.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Dwinanda, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 6 — Melepas Kekuasaan

“Paman Kedua harus keluar dari tempat ini.”

Pernyataan Yun Luofeng membuat Yun Luo menghela napas panjang. Dia memahami alasan cucunya, tetapi memindahkan Yun Qingya bukan perkara sederhana.

“Feng’er, keadaan pamanmu berbeda. Selama dunia menganggapnya mati, dia masih aman. Kalau kabar bahwa Qingya hidup tersebar, orang-orang yang dahulu memburunya pasti akan kembali. Dengan kekuatan Klan Yun sekarang, kita belum mampu menghadapi mereka.”

Yun Luofeng tersenyum tipis. Dia sudah memikirkan masalah itu sejak melihat kondisi ruangan bawah tanah ini.

“Kalau begitu, kita tidak perlu membiarkan siapa pun tahu.”

Yun Luo mengangkat alis.

“Kakek bisa mengumumkan bahwa aku pergi ke pegunungan untuk memulihkan kesehatan. Semua orang tahu tubuhku bermasalah dan aku tidak bisa berkultivasi, jadi alasan itu tidak akan mencurigakan. Setelah tempatnya disiapkan, pindahkan Paman Kedua secara diam-diam ke sana.”

Dengan begitu, Yun Qingya dapat meninggalkan ruang bawah tanah tanpa muncul di hadapan orang luar. Yun Luofeng juga memperoleh tempat tenang untuk mengobatinya sekaligus mempersiapkan kultivasinya sendiri.

Yun Luo mempertimbangkannya, lalu mengangguk.

Yun Qingya justru menatap keponakannya dengan rasa bersalah. Dia mengangkat tangan dan mengusap lembut kepala Yun Luofeng.

“Feng’er, kau seharusnya bisa menikmati kehidupan nyaman di kediaman. Sekarang malah harus tinggal di pegunungan karena Paman.”

Senyum pahit terukir di wajahnya.

“Kalau kakiku memang tidak bisa disembuhkan, tidak perlu memaksakan diri. Setelah sepuluh tahun, aku sudah menerima nasib.”

Menerima nasib?

Yun Luofeng memandang pria di kursi roda itu.

Dari cerita Yun Luo, Yun Qingya dahulu adalah pemuda paling berbakat di Longyuan. Pada usia lima belas tahun, namanya sudah mengguncang kerajaan. Orang seperti itu seharusnya berdiri dengan kepala tegak, bukan menghabiskan hidup dalam ruang bawah tanah sambil menganggap dirinya tidak berguna.

“Aku belum menyerah, jadi Paman juga tidak boleh menyerah.”

Yun Qingya terdiam.

Yun Luofeng kemudian menoleh kepada kakeknya.

“Kakek, masih ada satu masalah mengenai Klan Yun.”

“Katakan.”

“Pernah mendengar ungkapan bahwa jasa yang terlalu besar bisa membuat penguasa merasa terancam?”

Ekspresi Yun Luo berubah.

“Sekarang Kakek memegang jutaan prajurit dan baru kembali setelah memenangkan perang besar. Rakyat memujamu, para prajurit menghormatimu, dan kerajaan-kerajaan lain takut kepadamu. Menurutmu, apakah Kaisar bisa tidur dengan tenang?”

Keheningan memenuhi ruangan.

Yun Luo bukan orang bodoh. Setelah puluhan tahun berada di medan perang dan istana, dia memahami politik lebih baik daripada kebanyakan orang.

Justru karena itulah perkataan cucunya terasa begitu tepat.

“Kali ini aku kembali membawa kemenangan besar,” katanya pahit. “Kaisar memberiku penghargaan dan kehormatan, tetapi semakin tinggi kedudukanku, semakin besar pula kewaspadaannya.”

Yun Luofeng mengangguk.

“Kembalikan kekuasaan militer.”

Yun Luo menatapnya tajam.

“Serahkan kendali pasukan kepada Kaisar sebelum dia sendiri yang mencoba mengambilnya.”

Saat ini Yun Luofeng belum cukup kuat untuk menghadapi keluarga kekaisaran. Di atas kerajaan bahkan masih terdapat klan-klan tersembunyi dan kekuatan besar yang mampu mengguncang sebuah negara. Sebelum memiliki kekuatan sendiri, Klan Yun tidak membutuhkan ancaman dari istana.

“Tanpa pasukan, Kakek memang hanya menjadi jenderal dalam nama,” lanjutnya. “Tapi kekuatan pribadi Kakek tidak ikut hilang. Selama salah satu kultivator terkuat Longyuan masih berdiri di Klan Yun, siapa yang berani sembarangan menyentuh kita?”

Yun Luo perlahan tersenyum.

Masuk akal.

Namun senyum Yun Luofeng justru semakin licik.

“Tentu saja, kita tidak menyerahkannya secara cuma-cuma.”

“Apa lagi yang kau rencanakan?”

“Kakek harus menukar kekuasaan militer itu dengan sesuatu.”

Yun Luofeng menghitung dengan jarinya.

“Pertama, minta medali kekebalan hukuman mati untuk Klan Yun. Kedua, selesaikan pembatalan pertunanganku dengan Gao Ling.”

Dia berhenti sejenak.

“Dan ketiga, aku menginginkan titah yang membebaskanku dari kewajiban berlutut di hadapan siapa pun dari keluarga kekaisaran.”

Yun Luo tercengang.

Dua permintaan pertama masih masuk akal.

Tetapi yang terakhir…

“Feng’er, medali dan pembatalan pertunangan mungkin bisa diurus. Namun titah seperti itu—”

“Kenapa tidak?”

Sorot mata Yun Luofeng mendadak berubah.

“Aku bahkan tidak akan berlutut kepada langit. Apa hak Kaisar dan keturunannya memaksaku berlutut?”

Yun Qingya terdiam.

Yun Luo juga menatap cucunya cukup lama sebelum tiba-tiba tertawa keras.

“Hahaha! Bagus!”

Tawanya menggema di ruangan batu.

“Begitulah seharusnya cucu Yun Luo!”

Dia menepuk pahanya.

“Bukankah Kaisar memberiku sebuah titah kosong sebagai hadiah kemenangan? Serahkan masalah ini kepadaku!”

Yun Luofeng tersenyum puas. Dia tidak peduli bagaimana kakeknya bernegosiasi. Yang penting hasilnya sesuai keinginannya.

“Kakek, aku juga membutuhkan uang.”

“Untuk apa?”

“Aku sedang mempelajari pengobatan. Aku membutuhkan banyak tanaman obat.”

Wajah Yun Luo langsung cerah.

Tanpa bertanya berapa jumlahnya, dia melemparkan serangkaian kunci kepada Yun Luofeng.

“Itu kunci perbendaharaan Klan Yun. Ambil sebanyak yang kau butuhkan. Kalau mau mengosongkannya sekalipun, terserah.”

Yun Luofeng menangkapnya dan memandang kakeknya dengan geli.

“Murah hati sekali. Kukira Kakek hanya akan memberiku beberapa keping uang lalu mengusirku.”

“Bocah kurang ajar!”

Yun Luo bangkit dan menendang pantatnya.

Yun Luofeng buru-buru melarikan diri sambil menahan tawa.

“Kalau berani, jangan lari! Akan kuhajar pantatmu sampai—”

Yun Luo berhenti.

Yun Qingya menunduk, menahan senyum. Dia sebenarnya ingin mengingatkan ayahnya agar tidak mengucapkan ancaman aneh yang pada akhirnya juga akan mengenai dirinya sendiri.

Namun demi keselamatan, dia memilih diam.

---

Beberapa waktu kemudian, Restoran Feng Yu.

Restoran termewah di Kota Kekaisaran itu dikabarkan memiliki hubungan dengan keluarga kerajaan. Bahkan anak-anak bangsawan yang biasanya arogan tidak berani membuat masalah di sana.

Di sebuah ruang pribadi mewah, Gao Ling menenggak araknya dengan wajah muram.

Seorang pemuda berpakaian brokat yang duduk di seberangnya akhirnya tertawa.

“Yang Mulia, bukankah kau baru kembali dari Kediaman Jenderal? Siapa yang berhasil membuat wajahmu seperti hendak membunuh seseorang?”

“Siapa lagi kalau bukan Yun Luofeng!”

Gao Ling membanting cangkirnya.

“Aku membawa Jing Lin untuk memberinya kesempatan memperbaiki tubuhnya sebagai ganti pembatalan pertunangan. Tapi perempuan itu menolak. Dia pasti masih mencari cara agar bisa terus terikat denganku.”

Pemuda berpakaian brokat membuka kipasnya.

“Kalau dia sampai rela tetap menjadi sampah demi menikahimu, cintanya cukup mengagumkan. Kenapa tidak kau terima saja?”

Tatapan Gao Ling langsung membeku.

“Bahkan menjadi selirku saja terlalu tinggi untuknya. Pertunangan itu harus dibatalkan.”

Pemuda itu tersenyum penuh arti.

“Karena itu kau mencari seseorang dengan postur tubuh mirip dirimu, memakaikannya pakaianmu, lalu membiarkan Yun Luofeng salah mengenalinya?”

Tangan Gao Ling berhenti.

“Jenderal Yun menguasai jutaan prajurit. Kalau aku membatalkan pertunangan tanpa alasan, keluarga kerajaan akan menghadapi kemarahannya.”

“Jadi kau menghancurkan reputasi Yun Luofeng agar kesalahan berada di pihaknya.”

Pemuda itu menutup kipas.

“Tapi kudengar gara-gara rencanamu, dia sampai mencoba bunuh diri.”

Gao Ling mendengus.

“Memangnya reputasinya pernah bagus? Setelah dia dituduh merebut pria di jalan, siapa yang akan membelanya?”

Tidak ada sedikit pun rasa bersalah di wajahnya.

“Kalau dia mati karena tidak tahan menghadapi akibat perbuatannya sendiri, masyarakat tetap akan menyalahkannya. Jenderal Yun pun tidak memiliki alasan untuk menuntut keluarga kerajaan.”

Tatapannya berubah kejam.

“Sayangnya, sampah itu malah selamat.”

Pemuda brokat memandangnya beberapa saat, lalu pandangannya beralih ke jendela.

Tiba-tiba dia tersenyum.

“Oh?”

“Ada apa?”

“Yang Mulia,” katanya sambil menunjuk keramaian di bawah, “bukankah itu tunanganmu?”

Gao Ling mengikuti arah pandangannya.

Di tengah jalan Kota Kekaisaran yang ramai, seorang gadis berpakaian putih berjalan santai di antara kerumunan.

Yun Luofeng.

Tatapan Gao Ling seketika menjadi sedingin es.

......................

Bersambung...

1
Nonik Anda Swl
next please 🙏hadeh lagi seru-seru nya, tahu- tahu habis
Pelangi Jingga
semangat tor 💪
Pelangi Jingga: siap tor
total 2 replies
Arix Zhufa
up
Murni Dewita
double up thor dan tetap semangat
Dwinanda: Asiiaap🫡.... mksi kak stay tun ya🫶
total 1 replies
Arix Zhufa
up
Pelangi Jingga
kurang bnyk up nya tor 😂😂
Pelangi Jingga: semangat tor💪😍
total 2 replies
Pelangi SUCI
Bacaan yang menarik, semoga tamat sampai akhir 👍
Pelangi SUCI
Mantap Thor, saling dukung yuk karyaku RUANG SAKRAL SANG BELADIRI 💪
Dwinanda: "Terima kasih banyak, Kak! Siap, meluncur ke Ruang Sakral Bela Diri. Sukses terus ya buat karyanya/Pray/🫶
total 1 replies
Quinza Azalea
next
Arix Zhufa
cerita nya bagus,alur nya tidak ber tele tele,bahasa mudah di pahami. Semangat thor 😍
Dwinanda: Terimakasih kak😊.... sehat selalu dan bnyak rezekinya🫶🙏
total 1 replies
Arix Zhufa
Ternyata Yun xiao menyamar
Arix Zhufa
kasihan klan Mu 😄
Arix Zhufa
apakah ini jodoh nya??
Arix Zhufa
wanita dari zaman modern dilawan
Dwinanda
"Halo! Selamat datang di ceritaku. Semoga betah membaca sampai bab akhir ya😊🫶
Arix Zhufa
cerita nya menarik
Dwinanda: Makasih ka😊....stay tun ya🫶
total 1 replies
Arix Zhufa
suka sekali sm kakek jendral
Arix Zhufa
mampir thor
Dwinanda: Makasih udah mampir, Kak! Happy reading, ya! Jangan lupa tambahkan ke rak buku kamu. 🥰
total 1 replies
Murni Dewita
👣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!