Indonesia
NovelToon NovelToon
Kehidupan Kedua: Pengantin Pengganti Sang Mafia

Kehidupan Kedua: Pengantin Pengganti Sang Mafia

Status: sedang berlangsung
Genre:Mafia / Pengantin Pengganti / Penyesalan Keluarga
Popularitas:7.9k
Nilai: 5
Nama Author: riri-can

Serena mati tersambar petir saat bermain hujan di tengah malam karena bosan, Serena berpikir dia akan ke alam baka. Siapa sangka jiwa Serena malah masuk ke tubuh seorang gadis bernama Serena juga, seorang gadis malang yang dikorbankan keluarganya sebagai pengganti kakaknya untuk menikahi seorang mafia kejam untuk melunasi hutang.

Sebagai seorang pecinta dunia mafia, Serena sangat menikmati hidupnya didunia baru ini. Serena berencana akan memikat hati mafia kejam itu hingga jatuh ke pelukannya.

Bagaimana kehidupan Serena di dunia ini, apakah Serena mampu meluluhkan hati sang mafia? Ataukah Serena malah menjadi mainan mafia itu sendiri?. Stay tune!.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon riri-can, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Turun Pangkat

Kamar utama berukuran luas itu mendadak terasa begitu sunyi. Serena duduk di tepi ranjang berukuran besar dengan balutan nuansa gelap yang mendominasi seluruh ruangan. Ia mengedarkan pandangannya ke sekeliling, memperhatikan dinding berwarna abu-abu gelap dan interior maskulin yang terkesan suram namun tetap terlihat mewah.

​"Apakah rata-rata kamar seorang mafia memang harus selalu bernuansa dark begini ya?" gumam Serena pelan sambil geleng-geleng kepala.

​Sebelumnya, Zayden sempat mengantarnya ke kamar ini sambil membawakan beberapa kebutuhan. Di sepanjang perjalanan singkat tadi, mereka sempat berbincang akrab, dan Zayden bahkan mulai memanggilnya dengan sebutan Nyonya. Topik obrolan mereka tidak jauh-jauh dari dunia hitam para gangster, yang ditanggapi Serena dengan antusiasme luar biasa membuktikan bahwa ia memang benar-benar menggilai segala hal tentang fiksi dan realitas dunia mafia.

​Kini, Serena hanya mengenakan sebuah kemeja hitam polos berukuran besar milik Sergio. Ia menggaruk tengkuknya yang tidak gatal sambil menatap nanar ke arah tumpukan pakaian aslinya yang entah ke mana perginya, sepertinya sengaja dibuang atau disembunyikan oleh para pelayan atau pengawal demi menggantinya dengan pakaian sang suami.

​Serena menarik napas dalam-dalam, lalu menghembuskannya perlahan. Jantungnya berdegup sedikit lebih cepat dari biasanya.

"Entah kenapa aku merasa gugup sekali," ucapnya sambil tertawa kecil salah tingkah.

"Jujur saja, ini pertama kalinya aku akan melakukan hubungan badan... dan langsung dengan seorang mafia kelas kakap. Tapi ya sudahlah, tidak apa-apa, wajahnya kan tampan luar biasa."

​Cklek!

​Pintu kamar tiba-tiba terbuka lebar. Sosok Sergio melangkah masuk dengan aura tajam yang langsung mendominasi udara di dalam ruangan. Mata biru terang milik sang mafia menyorot tajam, terkunci pada tubuh Serena yang saat itu tengah terbalut kemeja hitam miliknya yang kebesaran, memperlihatkan jenjang kaki mulusnya.

​"Sepertinya kamu memang sangat bersemangat ingin tidur denganku, Nyonya Ziegler," ucap Sergio sinis, suaranya terdengar berat dan merendah penuh intimidasi.

​Serena langsung berdiri, merapikan sedikit kemeja yang melekat di tubuhnya lalu nyengir lebar tanpa dosa.

"Kalau dibilang iya banget sih tidak juga, Tuan. Sebenarnya semua bajuku hilang entah ke mana. Sepertinya ada yang sengaja menyembunyikan atau membuangnya, jadi ya... terpaksa aku memakai kemejamu ini. Maaf ya, Suami Mafia," balas Serena santai tanpa beban.

​Alih-alih marah, Sergio justru menyipitkan mata, merasa tertantang dengan keberanian gadis di depannya. Tanpa aba-aba, Sergio melangkah cepat mendekat. Sebelum Serena sempat bereaksi, tangan kokoh pria itu sudah melingkar di pinggang rampingnya, menarik tubuh Serena hingga menempel sempurna di dada bidang sang suami.

​"Mulutmu itu licin sekali, Serena," bisik Sergio tepat di dekat telinga gadis itu, membuat bulu kuduk Serena meremang.

"Tetapi... aku mendadak mengurungkan niat untuk tidur denganmu malam ini."

​Mendengar kalimat itu, mata Serena sontak melotot lebar. Ia mendorong pelan dada Sergio, menatap pria itu dengan ekspresi kecewa yang teramat sangat.

"Hah?! Kok gitu sih?! Kenapa dibatalkan?!" protes Serena kesal.

​Sergio menatap ekspresi protes di wajah istrinya dengan sebelah alis terangkat tinggi. "Sepertinya kamu lebih cocok menjadi pelayan di mansion ini untuk sementara waktu. Sekarang, turun ke bawah dan masakkan sesuatu!" perintah Sergio mutlak, lalu melepaskan pelukannya dari pinggang Serena begitu saja sebelum berbalik melangkah menjauh.

​Serena benar-benar mencak-mencak di tempat. Ia menghentakkan sebelah kakinya ke lantai berkali-kali karena sebal luar biasa.

"Ihh, kok jahat banget sih?! Padahal aku kan sudah siap mental dan semangat banget jadi istri mafia, eh malah diturunkan pangkat jadi tukang masak! Nggak seru!" gerutu Serena dengan bibir mengerucut sebal.

​Sergio, yang baru saja hendak melangkah keluar pintu kamar, menghentikan langkahnya sejenak mendengar omelan protes sang istri. Sudut bibirnya berkedut menahan senyum, namun ia segera memasang kembali wajah dinginnya sebelum berjalan menuju lantai bawah.

​Mau tidak mau, dengan perasaan gerutu yang masih menggunung, Serena akhirnya menyeret langkahnya turun menuju dapur utama mansion yang luas dan megah.

​Setibanya di area dapur yang bersih mengkilap, Serena membuka lemari pendingin besar yang ternyata sudah terisi penuh oleh berbagai bahan makanan segar berkualitas tinggi. Sambil bersungut-sungut melampiaskan kekesalannya karena batal malam pertama, Serena mulai mengeluarkan beberapa bahan.

​"Awas saja ya, kalau nanti masakanku enak, dia pasti menyesal karena sudah menolakku jadi istri malam ini," gumam Serena sambil memotong sayuran dengan gerakan asal-asalan. Ia benar-benar menghentakkan pisaunya ke talenan, meluapkan kekesalannya lewat suara ketukan yang cukup keras.

​Tanpa disadari oleh Serena, di sisi lain area ruang makan terbuka yang tersambung langsung dengan dapur, Sergio duduk tenang di kursi utamanya sambil menikmati segelas air mineral. Pria itu menopang dagunya dengan sebelah tangan, memandangi setiap gerak-gerik Serena dari kejauhan.

​Sergio menatap dengan pandangan aneh dan penuh keheranan. Baru kali ini ada seseorang di mansion nya yang berani memasak dengan gaya mencak-mencak sambil mengomel sendiri layaknya anak kecil yang tidak dibelikan permen. Entah apa yang sedang diracik oleh gadis itu di kitchen set sana, bunyi wajan berderincing dan suara bahan makanan yang dilempar sesekali terdengar nyaring.

​Sergio menggelengkan kepalanya perlahan. Sejujurnya, ia sama sekali tidak berniat memakan hasil masakan Serena malam ini. Pikirannya hanya ingin menguji seberapa jauh batas kesabaran dan tingkah laku ajaib gadis yang mendadak menjadi istrinya itu.

​"Nona... eh, maksud saya Nyonya, apa butuh bantuan?" tanya seorang koki senior mansion yang kebetulan lewat, merasa ngeri melihat cara Serena mengaduk panci.

​"Tidak usah! Biar saya saja yang urus. Suami saya yang dingin dan menyebalkan itu minta dilayani, jadi saya harus buktikan kalau saya bukan cuma istri pajangan!" jawab Serena setengah berteriak agar terdengar sampai ke meja makan, membuat koki tersebut langsung membungkuk ngeri dan berlalu pergi.

​Sergio yang mendengar teriakan itu dari meja makan hanya bisa menghela napas panjang. Bibirnya tanpa sadar tertarik membentuk senyuman tipis yang sangat langka. Rumah besar dan dingin yang selama bertahun-tahun dihuninya dengan aura kematian dan darah kini mendadak terasa begitu hidup, semua berkat kehadiran seorang gadis bernama Serena Amaryllis yang benar-benar di luar nalar.

Bersambung...

Ya ampun ngakak banget, berharap tidur bareng membuat bayi malah jadi pesuruh.😭

1
Ita Putri
kasihan nasib Callum setelah ini....jangan terlalu kejam hukum Callum nya sergio
It's me Ri🥕: Kayaknya bakalan di bunbun dehh🙏😭
total 1 replies
Mia Camelia
seru banget ngliat tingkah polos serena🤭
Mia Camelia
sergio bisa lembut juga 🤭
Dessy Rinda
klo serenanya jago nela diri sm nembak keren kak thor🤭😁🙏
Dessy Rinda: siiippp
total 2 replies
Mia Camelia
mampir thor🤭
cerita nya bagus thor, pliss jangan di hapus lgi kya 2 judul yg kemarin itu ya😔🤭🤔
Dessy Rinda: semangat nulisnya kk thor,semoga di berikan ide2 cemerlang sehat2 ya kak💪👍
total 2 replies
Sumawita
saya suka dengan cerita nya bagus bangett 🥰🥰🥰🥰
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!