Indonesia
NovelToon NovelToon
MY DEAR SECRETARY

MY DEAR SECRETARY

Status: tamat
Genre:Cintapertama / CEO / Diam-Diam Cinta / Tamat
Popularitas:3M
Nilai: 5
Nama Author: zarin.violetta

Dia hanyalah sekretaris tak menarik dan berkacamata yang selalu terlihat sibuk dengan tugasnya.

Tapi di balik penampilannya yang polos, Cassia Manon diam-diam menyimpan rasa pada bos playboy, Maxence Kingsford.

Sayangnya, Maxence tak pernah menggodanya meskipun dia seorang playboy karena mungkin di matanya—Cassia sama sekali tak menarik.

Sampai suatu malam dalam sebuah pesta bisnis, Max dijebak dengan minuman perangsang oleh seorang wanita yang menginginkan dirinya.

Cassia Manon yang selalu bersamanya—akhirnya menyelamatkannya, tapi konsekuensinya berat, satu malam menjadi pelampiasan hasrat bosnya. Dan Cassia justru menyerahkan tubuhnya dengan sukarela.

Pagi harinya, Cassia mengira semuanya selesai. Tapi ternyata Maxence tak ingin berhenti.

Bagaimana hubungan mereka selanjutnya? Apakah tetap tanpa ikatan dan hanya sekadar pelampiasan semata? Ataukah akan ada benih-benih cinta di hati Max untuk Cassia yang semakin lama cintanya semakin besar?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon zarin.violetta, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Ke Butik

Tepat pukul delapan malam, mobil taksi berhenti di depan butik mewah yang namanya sering Cassia dengar dari bibir rekan-rekan kantor—namun tak pernah sekalipun dia bayangkan akan menginjakkan kaki ke sana.

Itu adalah butik eksklusif yang hanya melayani kalangan terbatas. Di etalase kacanya, gaun-gaun menggantung indah.

Cassia menarik napas dalam-dalam. Ini hanya tugas, ulangnya dalam hati. Membeli gaun untuk pesta bisnis minggu depan.

Perintah langsung dari Max Kingsford, bosnya yang terkenal perfeksionis.

Begitu pintu kaca terbuka, lonceng kecil berbunyi pelan. Seorang wanita paruh baya dengan setelan blazer krem dan rambut disanggul rapi segera menyambutnya.

Sikapnya sopan, membungkuk sedikit, bahkan terlalu hormat untuk sekadar menyambut pelanggan biasa.

"Selamat siang, Nona. Selamat datang di butik kami."

Cassia mengangguk. "Aku Cassia, sekretaris Tuan. Kingsford."

Wajah manajer itu berubah. Matanya melebar sekejap, lalu tersenyum lebih lebar, lebih hangat, lebih penuh perhatian. "Ah, tentu. Tuan Kingsford sudah menginformasikan kedatangan Anda. Aku Elizabeth, manajer butik ini. Mari aku antar."

Cassia diantar melewati lorong. Di sekelilingnya, gaun-gaun mahal itu bergantung. Harga-harga yang bahkan tidak terpampang.

"Ini untuk acara apa, Nona?"

"Pesta bisnis. Minggu depan. Aku menginginkan gaun hitam tertutup,” sahut Cassia. "Hitam, sederhana, dan tertutup."

Elizabeth mengangguk. "Tentu, kami punya banyak pilihan."

Mereka berhenti di ruang VIP.

"Silakan duduk sebentar. Aku akan mengambil beberapa koleksi."

Cassia duduk, mencoba rileks, tapi punggungnya tetap tegak. Di kantor, dia terbiasa dengan kemewahan.

Max Kingsford tidak tinggal di dunia biasa. Tapi mengunjungi butik seperti ini, sendirian, membuatnya merasa seperti aktor yang naik panggung tanpa latihan.

Lima belas menit kemudian, Elizabeth kembali. Di belakangnya, dua asisten membawa beberapa gaun. Kain hitam. Hitam pekat.

"Ini koleksi terbaru kami, Nona. Beberapa di antaranya hanya tersedia untuk klien VIP." Elizabeth mengatur gaun-gaun itu di rak gantung. "Tapi aku punya satu rekomendasi khusus. Mungkin berbeda dari yang anda pesan, tapi aku yakin kau akan setuju setelah melihatnya."

Cassia mengerutkan keningnya. "Tapi aku ingin yang tidak mencolok, tertutup, dan sederhana."

"Dan aku mengerti sepenuhnya." Elizabeth mendekat. "Tapi dengan segala hormat, Nona, pesta bisnis bukan sekadar acara formal. Ini panggung. Dan Tuan Kingsford pasti tidak ingin membawa sekretaris biasa ke panggung seperti itu."

Cassia terdiam. Elizabeth benar. Max memang tidak pernah membawanya ke pesta bisnis sebelumnya. Ini pertama kalinya. Dia harus tampil sempurna, agar tak mempermalukan Max.

"Boleh aku tunjukkan?" Elizabeth sudah mengambil satu gaun dari lemari kaca di sudut ruangan. Bukan dari rak yang dia tunjukkan sebelumnya.

Gaun itu hitam. Hitam yang pekat dan elegan. Tapi saat Elizabeth membuka penutup plastiknya, Cassia menarik napas.

Gaun itu panjang, dengan belahan tinggi di satu sisi pahanya. Bagian bawahnya jatuh sempurna. Dari pinggang ke atas, kainnya membentuk korset yang ramping. Tapi bagian yang membuat Cassia terpana adalah bahunya.

Seluruh bagian bahunya terbuka. Dari ujung lengan kiri ke kanan, gaun itu hanya memiliki garis leher yang menjuntai bebas, memperlihatkan leher, bahu, dan punggung bagian atas.

Hanya dua potong kain tipis yang akan menahan gaun itu di lengan, seperti gaun tanpa tali pengikat, tapi lebih terbuka.

"Tidak." Cassia menggeleng cepat. "Ini terlalu ... terbuka. Aku minta gaun tertutup."

"Biarkan aku menjelaskan, Nona." Elizabeth meletakkan gaun itu dengan lembut di sofa. "Gaun tertutup membuat wanita terlihat aman. Nyaman. Tidak mencolok. Tapi anda adalah sekretaris Tuan Kingsford, tidak boleh tidak mencolok. Aku cukup mengenal selera Tuan Kingsford.”

Cassia menatap manajer butik itu. Elizabeth tersenyum, bukan senyum penjual, tapi senyum seorang wanita yang sudah puluhan tahun mendandani wanita-wanita paling berpengaruh di kota ini.

Mungkin para mantan pacar Max selalu membeli pakaian di sini hingga Elizabeth akhirnya bisa tahu selera Max.

"Tuan Kingsford tidak pernah membawa sekretarisnya ke acara sosial dalam tiga tahun terakhir. Tiba-tiba dia memilih Anda. Bukan karena dia ingin Anda terlihat seperti wanita lain di ruangan itu." Elizabeth menatap Cassia lurus. "Dia ingin Anda terlihat berbeda. Dan perbedaan dimulai dari keberanian."

Cassia menelan ludah. Argumen Elizabeth membuatnya bingung.

"Boleh aku coba?" suara Cassia pelan, sedikit ragu.

Elizabet tersenyum puas. "Tentu saja. Mimi, tolong bantu Nona." Elizabeth memanggil salah satu pegawai.

*

*

1
Aii Amora
Udah Thor ganti aja Female Lead nya terlalu benalu.Obses bgt.Parah
Aii Amora
ceneh bgt ama Si Cassie
Aii Amora
Muak banget sama perempuan2 Playing Victim kaya Cassia....Jatuh nya udh bukan Cinta lagi Sih.Tapi Obses...Ngeri ama orang2 Kaya gitu.Dy yh salah tapi seolah paling tersakiti.Dy yg insecure tapi semua orang harus memaklumi dan ngertiin dy.Gedek bgt jdi nya
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
Hmmm Tamat juga padahal lagi anget²nya penganten baru.🤣🤣🤣
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
Sudah mendekati End nih.🤭🤭🤭
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
Akhirnya masa di mana Lorenzo menikahi Lyra datang juga.👏👏👏
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
Sat Sit Set Enzo, gercep ga perlu drama dulu.👍👍👍
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
Jangan lah Thor, kasihan Lyra baru juga bahagia masa sudah mau di kasih ujian lagi.🤭
Septi
eh ternyata Tamat
Septi
pagi pertama lebih tepatnya 😅
Syavira Vira
🥰❤️❤️❤️🙏🙏🙏
HR_junior
mp di pagi hari ya....
Anonim
Aq suka novel kk ZARIN ini, yah ini ilustrasinya pas.. Gambarnya kayak kita bisa visualisasi pemerannya.... Duh aq yg melted
Adam Markelov izaan
 🌷🌸🌷🌸
🌸🌷🌸🌷🌸
Λ🌷🌸🌷🌸🌷
( ˘ ᵕ ˘🌷🌸🌷
ヽ つ\ /
UU / 🎀 \
⬜🟥⬜⬜⬜🟥⬜
🟥🟥🟥⬜🟥🟥🟥
🟥🟥🟥🟥🟥🟥🟥
⬜🟥🟥🟥🟥🟥⬜
⬜⬜🟥🟥🟥⬜⬜
⬜⬜⬜🟥⬜⬜⬜
delvia afrilianti
selalu suka karya author satu ini, best pokoknya 👍🏼
Bunda
Hai kak,ijin baca ya🙏
imoe nawar
👍
JR Rhna
akhirnya tamat..tq thor.jalan ceritanya menarik
Una_awa
Hahhh kok tamat😩
💫yeeagustina
tak bosan sama karya kak Zarin, mantul /Kiss/
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!