Indonesia
NovelToon NovelToon
Ketika Donatur Memilih Mundur

Ketika Donatur Memilih Mundur

Status: sedang berlangsung
Genre:Penyesalan Keluarga / Balas Dendam / Janda
Popularitas:13.6k
Nilai: 5
Nama Author: Leni Anita

Sebagai seorang wanita karir dengan gaji milyaran pertahun, Raisya tidak keberatan membantu keluarga suami nya.

Termasuk membiayai kebutuhan keluarga kakak ipar nya, serta biaya kuliah adik ipar nya. Bahkan semua kekuarga suami nya minta tinggal bersama di rumah nya, Raisya tidak keberatan.

Tapi saat Neta hamil di luar nikah, mertua nya meminta Raisya untuk mengadakan acara pernikahan mewah untuk putri nya.

Raisya menolak keinginan mertua nya, sehinga semua kebaikan Raisya selama ini langsung lenyap dalam waktu sekejap.

Mertua dan keluarga suami nya Raisya bahkan dengan tega membawa wanita lain sebagai calon madu untuk Raisya, agar dia mau menuruti keinginan mereka.

Raisya menolak dan memilih untuk berpisah, tapi malah Raisya yang di usir dari rumah nya sendiri.

Raisya tidak tinggal diam di tindas oleh suami dan keluarga nya, dia membalas semua nya dengan menghentikan semua bantuan keuangan yang selama ini dia berikan, dan dia mengusir mereka semua dari rumah nya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Leni Anita, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

08

Dimas pun akhir nya duduk di meja makan, satu persatu semua anggota keluarga nya pun datang ke meja makan.

"Istri mu mana Dim?" Tanya Mama Rika.

"Bi Lilis bilang dia sudah berangkat!" Jawab Dimas.

"Dia sengaja berangkat lebih dulu, dia ingin menghindari pembahasan tentang resepsi pernikahan Neta dan Rian!" Tebak Mama Rika.

"Mas, pokok nya aku tidak mau tahu. Resepsi pernikahan ku dan mas Rian harus di gelar secara mewah!" Ucap Neta sambil menyuap kan sarapan ke dalam mulut nya.

"Kamu tenang saja, resepsi itu pasti akan terjadi!" Jawab Dimas.

Dimas lalu mulai sarapan, sejak dulu Dimas memang tidak bisa melihat keluarga nya kesusahan. Apalagi saat Alvin kehilangan rumah nya dan seluruh harta nya, Alvin melakukan korupsi di tempat kerja nya. Sehinga semua aset nya di sita dan Dimas membawa sang kakak beserta istri dan anak nya untuk tinggal di rumah ini.

"Ma, Dimas berangkat dulu. Masalah resepsi itu biarlah menjadi urusan Dimas, Dimas yang akan memaksa Raisya!" Janji Dimas lagi.

"Iya Dimas, Mama percaya sama kamu!" Jawab Mama Rika.

Dimas pun segera berangkat ke kantor tempat bekerja, Dimas bertekad dia akan membuat Raisya mengeluarkan uang nya demi resepsi mewah adik nya.

*******

Hari ini Raisya pulang lebih awal dari kantor, tapi Raisya tidak langsung pulang ke rumah. Dia pergi ke toko perhiasan imitasi, Raisya ingin mengambil pesanan perhiasan imitasi milik nya.

"Ini bagus sekali, sama persis peserta asli nya. Aku yakin, mereka pasti tidak menyangka bahwa semua ini palsu!" Guman Raisya.

Raisya tersenyum puas saat melihat perhiasan yang dia pesan, semua nya tampak sesuai dengan yang di inginkan oleh Raisya.

"Terima kasih!" Ucap Raisya setelah dia membayar semua nya.

Raisya segera pergi dari sana, dia menuju ke toko yang menjual berbagai jenis kamera cctv. Raisya membeli sebuah kamera dengan kualitas yang paling bagus, rencana nya kamera pengintai itu akan dia pasang di kamar nya.

Raisya yakin, jika dia tidak memberikan uang lagi pada keluarga suami nya. Maka mereka pasti akan menjarah kamar nya kembali, dan mengambil apa saja yang bisa mereka jadikan uang.

Setelah mendapatkan apa yang dia ingin kan, Raisya bergegas pulang ke rumah. Dia tidak sabar lagi ingin menyimpan perhiasan itu di tempat nya semula, begitu pula dengan kamera pengawas nya. Dia ingin memasang nya segera, untuk mengetahui rencana jahat mereka.

"Bi, mereka ada di mana?" Tanya Raisya pada bi Lilis.

"Mereka sedang berkumpul di kamar nya Nona Neta, Nyonya!" Jawab Bi Lilis.

"Bi, ikut aku sebentar ya!" Ajak Raisya.

"Baik Nya!" Jawab Bi Lilis.

Raisya segera mengajak bi Lilis naik ke lantai atas, dia ingin bi Lilis mengawasi dari ujung tangga. Takut nya ada di antara mereka yang naik ke atas, saat dia sedang memasang kamera itu.

"Bi, bibi tunggu di sini. Kasih kode sama aku jika mereka datang!" Ujar Raisya pada bi Lilis.

"Baik Nya!" Jawab bi Lilis.

Raisya segera masuk ke dalam kamar nya, dia meletakkan kembali semua perhiasan imitasi yang dia pesan tadi di tempat biasa dia menyimpan perhiasan milik nya. Dia sengaja mengatur posisi nya seperti semula, agar tidak ada yang curiga jika semua itu bukan lagi yang asli.

"Aku tidak sabar lagi melihat mereka mengambil semua ini!" Guman Raisya sambil tersenyum.

Setelah itu Raisya langsung menutup kembali lemari milik nya seperti semula, Raisya lalu mulai memasang beberapa kamera yang dia beli tadi. Kamera pengintai yang di beli oleh Raisya berukuran kecil, dan Raisya pun menyimpan nya di tempat yang tidak terduga.

"Kamera pengintai ini akan membuktikan apa yang mereka lakukan di kamar ini!" Guman Raisya.

Tidak ingin membuat mereka curiga, Raisya pun melakukan nya dengan cepat. Lalu dia pergi menemui bi Lilis yang masih setia di ujung tangga.

"Giman bi? Mereka tidak datang kan?" Tanya Raisya.

"Aman Nya, mereka tidak datang!" Jawab Bi Lilis sambil mengacungkan jempol nya.

"Bagus, sekarang bibi bisa kembali ke belakang!" Perintah Raisya.

"Baik Nya!" Jawab Bi Lilis.

Bi Lilis bergegas menuruni tangga, dan saat bi Lilis tiba di lantai bawah, ketiga orang itu kekuar dari dalam kamar nya Neta.

"Apa yang bibi lakukan dia atas? Kenapa bibi seperti nya buru - buru sekali?" Tanya Mama Rika sambil memperhatikan Bi Lilis.

"Tadi bibi di panggil oleh Nyonya Raisya, dia minta bibi membuatkan jus mangga!" Jawab Bi Lilis memberikan alasan.

"Aoa Raisya sudah pulang?" Tanya Mama Rika.

"Sudah Nya!" Jawab Bi Lilis sambil mengangguk kan kepala nya.

"Saya permisi Nyonya!" Bi Lilis pun pergi dari hadapan mereka.

'Untung lah mereka percaya!' Guman bi Lilis di dalam hati.

"Ma, ayo kita temui Raisya. Malam ini aku pengen banget beli sepatu baru, aku mau minta uang sama mbak Raisya!" Ajak Neta.

"Iya Ma, aku juga pengen ke salon!" Ajak Cika.

"Ya udah ayo!" Jawab Mama Rika.

Ketiga nya langsung naik ke lantai atas, mereka ingin menemui Raisya.

"Mbak Raisya,,,!" Panggil Neta yang langsung masuk ke dalam kamar nya Raisya.

"Ada apa ini?" Tanya Raisya heran.

Raisya mengernyitkan dahi nya, melihat ketiga nya langsung masuk ke dalam kamar nya.

"Mbak, aku lagi ngidam nih. Minta duit dong!" Ujar Neta dengan manja nya sambil menadahkan tangan nya pada Raisya.

"Uang mbak udah habis Net, gajian baru satu minggu lagi!" Jawab Raisya memberikan alasan.

"Sya, Mama gak percaya uang mu udah habis. Gaji kamu itu kan besar!" Ujar Mama Rika.

"Ma, gaji aku memang besar. Tapi pengeluaran di rumah ini juga besar, apalagi mas Dimas tidak pernah memberikan ku uang!" Jawab Raisya.

"Raisya, buat apa Dimas ngasih uang sama kamu? Gaji kamu kan jauh lebih besar dari gaji nya Dimas, kamu bisa kan memenuhi semua nya sendiri. Jadi kenapa harus bawa - bawa Dimas sih?" Mama Rika berkata dengan kesal nya.

"Ma, mas Dimas itu kepala keluarga di rumah ini. Jadi dia lah yang punya kewajiban memenuhi semua kebutuhan kita semua di rumah ini, Mama salah jika bilang mas Dimas lepas tangan gitu aja!" Jawab Raisya mulai kesal.

"Raisya, kok bicara kamu jadi kemana - mana. Padahal kan tadi Neta cuma minta uang sama kamu, dia lagi ngidam Raisya. Bukan nya kamu kasih uang nya, ini kamu malah ngajak ribut!" Bentak Mama Rika.

"Ma, aku gak ngajak ribut. Aku cuma bilang, bahwa saat ini aku sedang tidak punya uang lagi!" Jawab Raisya lagi.

"Mbak, kok sekarang mbak pelit banget sih! Aku tuh lagi ngidam mbak, ini buat ponakan mbak juga!" Ucap Neta.

Neta mulai memasang wajah cemberut nya, tapi kali ini Raisya tidak akan terpengaruh lagi. Jika dulu, saat Neta mulai cemberut Raisya tidak tega dan selalu menuruti keinginan keinginan nya. Tapi tidak dengan sekarang, Raisya sudah muak di jadikan donatur saat mereka butuh.

1
Lee Mba Young
bner bner kluarga benalu mereka itu.
stela aza
1 keluarga benalu semua
Ramadhani Putra
loh dah selesai to..kirain masih panjang
Ramadhani Putra
numpang...tp pada ga tau diri
Ma Em
Dimas dan keluarganya tdk tau diri hdp cuma jadi benalu tapi merasa dia yg berkuasa dan mengakui punya orang , ada lagi si Alvin hdp nya cuma mengandalkan orang lain padahal sdh punya istri tapi tdk mau usaha heran ini orang orang otaknya apa ditaro didengkul .
Bunga Seruni
😄😄😄
di dunia nyata ada gk ya modelan org2 bgni .. 😄
Ayunda
keluarga benalu
Ma Em
Ayo Raisya cepat usir para benalu itu buat si Dimas , Bu Rika Beta juga Cika dan Alvin serta gundiknya Dimas usir mereka semua biar mereka menjadi gembel , hdp cuma numpang saja sombong nya kebangetan , ditunggu Thor eksekusinya .
Lilik Lailiyah
lanjut kak penasaran
Oma Gavin
wah ngga sabar lihat drama pengusiran dan dita yg ngereog habis duit banyak hasil utangan ngga dapat rumah idaman
Melinda Cen
makin seru aja , biar tau rasa tuh keluarga toxic lanjutkan💪
Lee Mba Young
lanjuttt
Lilik Lailiyah
keluarga toxsis
Melinda Cen
penasaran mau liat semua keluarga dimas di usir, dan semua org tau kebusukan dita biar tau rasa. Raisya ceriakan dimas , dan dimas menyesal. lanjut💪
Ma Em
Silahkan Dimas kamu menikah dgn Dita dan Dita katanya mau menguasai rumahnya Raisya tdk taunya setelah Dimas menikah lagi dgn Dita nanti diusir sama Raisya jadi gembel mereka nanti .
Oma Gavin
biarkan dimas bahagia menikahi dita hbs itu langsung gugat cerai dan usir semua keluarganya bila perlu jual rumah tsb dan belikan rumah baru yg tidak meninggalkan kenangan pahit keluarga toxic suami mu
Ma Em
Raisya kamu wanita yg. sukses jgn mau diinjak injak harga dirimu oleh Dimas dan keluarganya , lbh baik cepat usir para benalu yg tdk tau malu itu
Noor hidayati
itu maksudnya apa ya"kalian tamu"terus"lada"
Rapika Ramie
udah sampai bab 15 ayatnya itu" aja
Noor hidayati
apa maksud kalimat itu thor di aman alamatnya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!