Indonesia
NovelToon NovelToon
Kehidupan Kedua: Pengantin Pengganti Sang Mafia

Kehidupan Kedua: Pengantin Pengganti Sang Mafia

Status: sedang berlangsung
Genre:Mafia / Pengantin Pengganti / Penyesalan Keluarga
Popularitas:9.1k
Nilai: 5
Nama Author: riri-can

Serena mati tersambar petir saat bermain hujan di tengah malam karena bosan, Serena berpikir dia akan ke alam baka. Siapa sangka jiwa Serena malah masuk ke tubuh seorang gadis bernama Serena juga, seorang gadis malang yang dikorbankan keluarganya sebagai pengganti kakaknya untuk menikahi seorang mafia kejam untuk melunasi hutang.

Sebagai seorang pecinta dunia mafia, Serena sangat menikmati hidupnya didunia baru ini. Serena berencana akan memikat hati mafia kejam itu hingga jatuh ke pelukannya.

Bagaimana kehidupan Serena di dunia ini, apakah Serena mampu meluluhkan hati sang mafia? Ataukah Serena malah menjadi mainan mafia itu sendiri?. Stay tune!.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon riri-can, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Jadi Kapan Buat Penerusnya?

Serena benar-benar kapok. Ia bersumpah dalam hati tidak akan pernah lagi mencoba-coba mengerjai Sergio seumur hidupnya. Sialnya, ia sama sekali tidak menyangka bahwa sang mafia memiliki mata dan telinga di mana-mana. Padahal tadinya ia sangat yakin kalau Sergio begitu fokus pada tabletnya hingga tidak akan menyadari aksi liciknya di dapur.

​Kini, bibir Serena tampak memerah terang dan sedikit bengkak akibat tersiksa oleh sup buatannya sendiri. Ingatannya kembali berputar pada kejadian beberapa menit lalu di meja makan. Saat ia kepedasan hebat, Sergio sempat memberikannya segelas air es. Sialnya, air es itu justru membuat lidahnya semakin terbakar dan tersiksa.

​Melihat Serena yang meronta-ronta kesakitan, Sergio sempat berdecak kesal dan mengomelinya panjang lebar sebelum akhirnya memaksa mencekokinya dengan sekotak susu dingin. Karena terlalu panik, susu putih itu tumpah ruah membasahi dagu hingga lehernya.

Dapur yang sunyi saat itu, Sergio sempat menegang kaku. Pria berdarah dingin tersebut bahkan terlihat meneguk ludahnya sendiri dengan susah payah, sementara mata birunya berkilat aneh, kilatan penuh hasrat tersembunyi yang membuat Serena yakin seratus persen bahwa kepala suaminya itu sedang memikirkan hal-hal mesum nan berbahaya.

​Dan sekarang, setelah meninggalkan kekacauan total di area dapur, Sergio menyeret Serena kembali ke kamar utama dengan langkah lebar, sementara Serena masih meringis kesakitan menahan sisa rasa terbakar di mulutnya.

​Tanpa banyak bicara lagi setelah insiden dapur yang berantakan itu, Sergio menyeret Serena kembali ke kamar utama, meninggalkan kekacauan sup pedas di meja makan.

​Sesampainya di kamar, siksaan itu belum juga usai. Rasa pedas yang membakar lidahnya membuat Serena terus-menerus merintih dan mengeluarkan erangan kecil sambil memegangi mulutnya. Suara isakan kecil itu lama-lama membuat Sergio yang duduk di sofa kamar merasa terganggu.

"Sshhtttt.... Pedas banget" desisnya mengeluarkan lidahnya.

​"Diam, Serena!" bentak Sergio dingin, menatap tajam ke arah istrinya yang masih meringis kesakitan.

​Serena menggeleng-gelengkan kepalanya panik, air matanya menetes di pipi. "Tapi... hiks... pedas banget, Tuan... lidahku serasa mau copot..." isak Serena dengan suara sengau yang memprihatinkan.

​Sergio mendengus kasar. Ia bangkit dari sofa, melangkah mendekati Serena dengan aura dominan yang mengintimidasi. Pria itu berdiri tepat di hadapan Serena, lalu dengan gerakan cepat mencengkeram dagu gadis itu, memaksa Serena mendongak menatapnya.

​"Diam sebelum kumasukkan air mendidih ke mulut ini, Nyonya Ziegler!" ancam Sergio dengan suara rendah, tajam, dan penuh mutlak yang membuat Serena langsung menahan napasnya ketakutan.

​Serena melotot kaget, matanya yang basah oleh air mata menatap horor ke arah suaminya. "Air mendidih?! Yang benar saja!" batin Serena histeris.

Kalau mulutnya dimasukkan air mendidih, bukan cuma pedasnya yang hilang, tapi seluruh kulit bibir dan lidahnya pasti akan melepuh seketika!.

​"Pedasss..." isak Serena tertahan, suaranya terdengar sangat memelas di balik cengkeraman tangan Sergio di dagunya.

​Sergio melirik sekilas ke arah bibir Serena yang membengkak merah. Meskipun ada bagian dari dirinya yang merasa gemas melihat tingkah konyol istri barunya itu, sifat dingin dan kejam seorang mafia tetap mendominasi.

​"Itu salahmu sendiri, siapa suruh cari gara-gara padaku?" balas Sergio acuh tak acuh, sama sekali tidak menunjukkan rasa iba. Ia melepaskan cengkeraman di dagu Serena dengan sedikit dorongan kasar.

"Sekarang tutup mulutmu rapat-rapat dan jangan bersuara lagi, atau ancaman ku tadi bukan cuma sekadar gertakan."

​Serena benar-benar ciut. Dengan buru-buru, ia menggunakan kedua tangannya untuk membekap mulutnya sendiri erat-erat, berharap suara tangisannya atau keluh kesahnya tidak lolos keluar.

"​Ya ampun, pria ini benar-benar tidak ada manis-manisnya sama sekali!" keluh Serena dalam hati dengan cucuran air mata.

"Pantesan dipanggil mafia kejam. Istrinya lagi tersiksa kepedasan setengah mati bukannya ditiupin atau dihibur, malah diancam mau disiram air mendidih! Sialan, salah gaet suami aku tuh!"

​Sergio kembali melangkah menjauh, duduk kembali ke sofa seraya melipat tangan di dada, mengawasi Serena dengan tatapan tajam seolah memastikan istrinya benar-benar mematuhi perintahnya untuk diam.

​Serena berjalan tertatih-tatih ke arah sudut kamar, duduk bersimpuh di dekat karpet sambil memeluk lututnya. Ia masih sesenggukan, namun berusaha keras meredam suaranya sekecil mungkin agar tidak mengundang kemarahan sang suami lagi. Lidahnya masih terasa berdenyut-denyut panas, namun ancaman air mendidih tadi sukses membuatnya menutup rapat bibirnya rapat-rapat.

​Suasana kamar mendadak kembali hening, diisi oleh suara napas Serena yang tidak beraturan. Sergio melirik sekilas ke arah istrinya yang tampak merana di sudut ruangan. Sudut bibir pria itu berkedut tipis, menahan senyum geli melihat bagaimana cara ampuh yang ia gunakan berhasil membuat gadis berisik itu terdiam seribu bahasa.

"​Setidaknya, malam pertama ini diisi dengan drama yang cukup menghibur," batin Sergio dingin, meskipun jauh di lubuk hatinya, kehadiran Serena berhasil memecah kesunyian malam di mansion megah tersebut dengan warna yang sama sekali baru.

Setelah beberapa menit dan merasa baikan, Serena memilih duduk disamping Sergio, melirik pelan ke arah sang suami. Merasa penasaran karena malam pertama mereka batal gara-gara ulahnya sendiri, Serena memberanikan diri untuk bersuara dengan nada pelan.

​"Umm... Suami Mafia..." panggil Serena hati-hati, takut-takut kalau suaminya itu kembali mengancamnya dengan air mendidih.

​Sergio membuka sebelah mata birunya, menatap tajam ke arah Serena. "Apa lagi, Serena? Jangan menguji kesabaranku malam ini."

​Serena mengerjap pelan, lalu bertanya dengan polos namun penuh rasa ingin tahu, "Soal rencana kita bikin penerus... jadi ditunda sampai kapan, nih? Mumpung bibirku masih bengkak, kan lumayan kalau ditunda seminggu ke depan..."

​Mendengar pertanyaan frontal dan blak-blakan itu, mata Sergio terbuka lebar sempurna. Pria itu menolehkan kepalanya, menatap Serena dengan ekspresi tidak percaya. Otak sang mafia besar itu kembali mengalami korsleting mendadak menghadapi jalan pikiran istrinya yang sama sekali tidak bisa ditebak.

​"Kamu ini... perempuan macam apa sebenarnya, hah?" desis Sergio gemas, sebelah tangannya secara refleks mencubit pipi Serena pelan namun cukup kuat hingga gadis itu mengaduh kesakitan.

​"Aww! Sakit, ih! Suka banget main fisik!" protes Serena sambil mengusap pipinya yang memerah, sementara Sergio hanya bisa menghela napas panjang, merasa bahwa hari-harinya ke depan bersama Serena Amaryllis akan menjadi petualangan paling melelahkan sekaligus paling menarik di sepanjang hidupnya.

Bersambung...

Malu ih Serena, jadi cewek gatal banget.😭

1
Mia Camelia
sergio mah ngancem mulu🤭🤭🤭
Mia Camelia
chapter nya kurang banyak thor🤭🤭🤭🤭
It's me Ri🥕: Padahal author up 4 yang terupdate 1, baru di cek🙏
total 1 replies
Ita Putri
kasihan nasib Callum setelah ini....jangan terlalu kejam hukum Callum nya sergio
It's me Ri🥕: Kayaknya bakalan di bunbun dehh🙏😭
total 1 replies
Mia Camelia
seru banget ngliat tingkah polos serena🤭
Mia Camelia
sergio bisa lembut juga 🤭
Dessy Rinda
klo serenanya jago nela diri sm nembak keren kak thor🤭😁🙏
Dessy Rinda: siiippp
total 2 replies
Mia Camelia
mampir thor🤭
cerita nya bagus thor, pliss jangan di hapus lgi kya 2 judul yg kemarin itu ya😔🤭🤔
Dessy Rinda: semangat nulisnya kk thor,semoga di berikan ide2 cemerlang sehat2 ya kak💪👍
total 2 replies
Sumawita
saya suka dengan cerita nya bagus bangett 🥰🥰🥰🥰
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!